Darul Qur'an Musthofa

Darul Qur'an Musthofa

Share

Jl. H. Saaba Raya Gg. Bunga RT. 006/05 No.5 Meruya Selatan Kembangan Jakarta Barat Indonesia.

13/12/2023

'MUTIARA HIKMAH ABAH GURU SEKUMPUL'

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ﷺ

1- Hidup di akhir zaman ini, jalan menuju Allah yang paling selamat ialah dengan memperbanyak sholawat.

2- Aku dijalankan guruku dijalan sholawat, maka aku juga menjalankan muridku dijalan sholawat (memperbanyak baca sholawat).

3- Perbanyaklah Beribadah sebelum nikah, supaya keturunan kita hidupnya nyaman.

4- Kalau dari baligh sampai tua yang diurusnya hanya dunia, maka jahannam sudah menunggu diakhirat, hendaknya orang memikirkan dunia sekedar perlunya saja.

5- Khusus jam 2 malam sampai subuh adalah majlis orang Sholeh, bangunlah walau sebentar supaya mendapatkan madad mereka, karena pada jam itu semua Auliya' bangun mendoakan muslimin dan muslimat.

6- Bila tidak penting tidak usah keluar rumah, tidak usah kumpul-kumpul yang tidak memberi manfaat, perbanyaklah Membaca sholawat, membaca Alquran, jaga hati dari sifat merasa hebat, merasa memiliki, merasa suci, ingat-ingat akan mati harta diwarisi keluarga, jasad diwarisi cacing, ilmu kembali pada sang maha pencipta hanya dosa yang kita bawa maka syafaat Rasulullah yang kita dambakan.

7- Timbulnya keramat dan sampainya seseorang kepada derajat wali karena istiqomah mengamalkan sunnah Rasulallah SAW.

8- Sekecil atau seringan apapun sunnah Nabi disitu ada sirr (rahasia,hikmah) didalamnya.

9- Jalan paling cepat washil (sampai,mencapai makrifat) kepada Alloh dan Rasulullah adalah menyenangkan Rasulullah dan guru.
Ada 2 hal yg utama Yang dapat menyenangkan Rasulullah;
~Hadir majlis ilmu dan mengamalkan ilmu.
~Memuji, mencintai dan menyayangi Rasulullah termasuk ahlul bait keturunan Rasulullah, ulama dan guru.

10- Tiada jalan untuk selamat diakhir zaman ini melainkan mendekati dan mengambil berkah ulama atau wali baik yg masih hidup maupun sudah wafat. Maksud mendekati dan mengambil berkah yaitu mencintai, membantu, bersilaturrahim, hadir majlis, mengamalkan segala ilmu, wiridan dan nasehat mereka, ziarah kekubur mereka apabila sudah wafat.

11- Ciri orang tawadhu (rendah diri) ialah mau menerima kebenaran meskipun kamu dengar dari mulut anak kecil.

12- Menutup aurat wajib hukumnya dan menutupi kemuliaan diri lebih wajib hukumnya. Biasa-biasa sajalah jadi orang itu.

13- Usahakanlah dirimu ada dihatinya wali karena hati wali selalu dipandang Allah dengan hujanan rahmat-Nya. Jika kamu ada dihati mereka maka kamu pun mendapat hujanan itu.

14- Diantara obat penerang hati:
1- Baik sangka kepada Allah 2- Baik sangka kepada Rasulullah 3- Baik sangka kepada Auliya' Allah. 4- Baik sangka kepada orang islam 5- selalu bersyukur dengan apa yang ada.

15- Ciri orang yang cinta adalah yang didengarnya cuma ucapan kekasihnya, yang disebut cuma nama kekasihnya.

16- Ibadah orang Arif Billah cuma mendzohirkan MAHABBAH kepada Allah saja, bukan karena mengharap surga atau takut masuk neraka.

17- Supaya disayangi para Auliya' Allah yaitu sering sering kirim Fatihah kepada mereka.

18- Barang siapa cinta orang Sholeh dan membesarkannya, maka Allah akan memberikan keturunan yang Sholeh.

19- Supaya hidup penuh barokah sayangilah, cintailah para Auliya Allah.

20- Aku selalu berada didalam ruh pecinta pecintaku apabila ada rasa rindu dihati kalian berarti aku maujud sudah dibatin kerinduan kalian.

Supaya mati beriman, jangan melihat a'ib orang lain. Selama masih melihat a'ib orang lain maka pasti kita buruk sangka, apabila buruk sangka pasti kita merasa lebih bagus dari orang itu.

Selama mengaku lebih bagus dari orang walau sedikit, maka tertutup pintu Husnul khotimah dan terbuka pintu su'ul khotimah."

(Al Alimul 'Allamah Al' Arifbillah As Syekh Mawlana KH. Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani)
Abah Guru Sekumpul,
Mursyid Thoriqoh Samaniyah,
Sekumpul Martapura.

Lahumul Al-Fatihah..

Bararakallhu fiikum,
Rahmatan lil aalamiin.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ﷺ

🔴CERAMAH HAUL SOLO‼️Al Habib Jindan bin Novel bin Jindan | Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi. 09/11/2022

HAUL SOLO YANG MENARIK SEMUA HATI
==========================
Ada yang bertanya, "Habib, kenapa kok haul Habib Ali al-Habsyi begitu banyak yang hadir laksana lautan manusia, bahkan yang tak hadirpun merasa resah karena tidak dapat hadir???"

Masya Allah ...
Itu semua terjadi karena mujahadah Shohibul Maulid Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi yang sangat hebat dalam beribadah dan menjaga perintah Allah SWT dan dalam menerapkan sunnah Nabi SAW sehingga beliau dicintai oleh Allah SWT. Sebagaimana janji Allah SWT bagi hambanya yang ia cintai disebutkan dalam hadist

( ﻳُﻮﺿَﻊُ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﻘَﺒُﻮﻝُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ )
[ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ]

"Allah akan jadikan dirinya dicintai oleh semua hati manusia bahkan semua makhluk pun mencintainya."

Sehingga beliau laksana magnet yang menarik semua hati walaupun jauh. Subhanallah ...

Hal ini sebagaimana isyarat dari guru besar beliau al-Habib Abubakar bin Abdullah al-Aththas, beliau berkata :

ﻳَﺎ ﻋَﻠِﻰ ﺑﺎَﺗَﻜُﻮﻥ ﻣَﻐﻨَﺎﻃِﻴﺲ ﺍﻟﻘُﻠُﻮﺏ

"Engkau akan menjadi magnet nya hati (semua hati akan tertarik dan mendekat padamu)"

Al Habib Abdul Qodir bin Qudban pernah berkata kepada al-Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi :

"Ya Habib Ali, kenapa setiap aku melihat arwah para salaf Ahli Tarim dan aku bertanya kepada mereka, hendak kemanakah kalian wahai para salafku, maka mereka menjawab kami akan ke Ali Habsyi ..."

Al-Habib Ali menjawab : "Wahai Abdul Qodir, itu semua karena aku telah memegang ketuanya. Aku memegang teguh Muhammad Sayyidil Wujud Shallallau 'Alaihi Wa Sallam."

اللهم صل وسلم وبارك على سيد نا محمد و على اله وصحبه اجمعين


🔴CERAMAH HAUL SOLO‼️Al Habib Jindan bin Novel bin Jindan | Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi. ✍ Kalam Imam Al Haddad ======================="Sebaik-baik tempat didunia adalah ketika bersama dengan orang-orang Sholeh. Karena mereka bagaikan bintang-bin...

06/08/2022

BERSHOLAWATLAH, KARENA SHALAWAT ADALAH IBADAH PALING DAHSYAT >>>
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
Guru Mulia Al Alim Al Allamah Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz Bin Syech Abu bakar bin Salim berkata:

“Kadang-kadang bangun malam (untuk shalat tahajjud) dan puasa sunnah malas, tapi derajat di surga ingin paling tinggi; namun kita yang malas bangun malam dan puasa sunnah masih ada kesempatan untuk mendapatkan ridha Allah SWT dan menempati surga paling tinggi.

“Caranya perbanyaklah membaca shalawat kepada Rasulullah SAW dan disertai juga berdoa untuk bisa mengerjakan bangun malam dan puasa sunnah.

“Dengan memperbanyak bacaan shalawat inilah Allah akan menurunkan rahmat-Nya kepada pembaca shalawat.

“Kalau orang mendapatkan rahmat Allah, maka ia akan mudah sekali bangun malam dan puasa sunnah.”

Syaikh Ibnu ‘Athaillah As-Sakandari berkata tentang keutamaan membaca shalawat :

من فاته كثرة الصيام والقيام

Barang siapa yang luput kepadanya banyak puasa
sunnah dan bangun malam

فليشتغل بالصلاة على رسول الله صلى الله عليه وسلم

maka hendaklah ia menyibukkan dengan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW

فانك لو فعلت فى جميع عمرك كل طاعة ثم صلى الله عليك صلاة واحدة

Karena sesungguhnya jika engkau mengerjakan semua ketaatan sepanjang masa usiamu, kemudian Allah bershalawat (memberikan rahmat) kepadamu dengan satu kali shalawat

رجحت تلك الصلاة الواحدة منه على كل ما عملته فى عمرك من جميع الطاعات

Maka lebih berat satu shalawat dari Allah itu dibandingkan setiap ketaatan yang engkau kerjakan di sepanjang usiamu

لأنك تصلى على قدر وسعك وهو يصلى عليك على حسب ربوبيته وكرمه

Karena sesungguhnya engkau bershalawat menurut kadar kekuatanmu, sedangkan Allah bershalawat (memberikan rahmat) kepadamu menurut kadar Ketuhanan dan Kedermawanan-Nya.

Satu kali shalawat (limpahan rahmat) saja dari Allah bisa mengungguli semua ketaatan kita, apalagi dua, tiga kali shalawat dari Allah kepada kita.

سبحان الله

Sedangkan Rasulullah SAW telah bersabda :

من صلى علي واحدة صلى الله عليه عشرا.
رواه مسلم، ابو داود، النسائ وابن حبان

“Barangsiapa bershalawat kepadaku dengan satu kali shalawat, maka Allah bershalawat kepadanya dengan sepuluh kali shalawat.” (HR. Muslim, Abu Daud, An-Nasai, dan Ibn Hibban)
-----------------
Allahumma Sholli Alaa Sayyidina Muhammad Wa Aalihi Wa Shohbihi Wasallim.
---------------------------------------


04/08/2022

"Cinta dan berbaik sangka bisa menjadikan orang biasa ikut serta dalam golongan orang-orang mulia."

Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur


11/06/2022

Kenikmatan yang sempurna adalah kecukupan

Habib Munzir Al Musawa berkata :

"Hakikat kekayaan dan kemiskinan bukanlah ukuran senang dan susah, bukanlah ukuran kenikmatan dan kesengsaraan, karena apa?, karena jika Allah subhanahu wata’ala mencabut kenikmatannya maka si pemilik harta itu akan merasa lebih susah dari orang yang miskin, banyak orang-orang yang kekayaannya dan hartanya berlimpah ruah tetapi ia sakit tidak bisa makan ini dan itu. Rumahnya, mobilnya, kantornya semua ber AC, tetapi ia tidak boleh menikmati makanan yang enak-enak, makan daging tidak boleh, makanan ini dan itu tidak boleh, makanan yang manis-manis tidak boleh, harus selalu makan yang pahit-pahit, maka ia akan iri dengan para petani atau para kuli, karena mereka ses**anya bisa makan nasi tiga kali sehari sebanyak-banyaknya dengan semua lauk yang di inginkan karena dia tidak sakit apa-apa, maka ia akan iri pada petani atau kuli itu dengan makanan-makanannya tetapi ia tidak boleh menyentuh dan memakannya karena takut gula darahnya akan naik, kolesterolnya naik dan lain sebagainya, ia seperti di penjara padahal ia dalam kekayaan, namun orang yang susah melihat orang kaya dengan pikirannya : “enak sekali ia tidak kepanasan di pagi, siang, sore atau malam, selalu sejuk dengan AC sedangkan kita selalu kepanasan, malam diserang nyamuk, siang diserang lalat terus kita dalam kesusahan ”, padahal kesemuanya dalam kesusahan jika tidak diberi kenikmatan oleh Allah, tetapi jika Allah memberi kenikmatan maka orang yang di penjara pun tetap bisa tertawa terbahak- terbahak, orang miskin atau gelandangan yang di jalanan pun bisa tersenyum dan tertawa, namun kenikmatan sempurna yang diberikan oleh Allah adalah kecukupan. Jika ia membutuhkan suatu hajat maka dicukupi oleh Allah, apalagi yang ia butuhkan selain hajatnya?, kalau hajatnya dikabulkan dan diberi oleh Allah sebelum ia meminta, apalagi yang ia butuhkan selain terus mendekat kepada Allah?!, ini adalah balasan Allah untuk para pengikut sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam

05/03/2022

YANG MATI DAN YANG HIDUP

قال عمر بن عبد العزيز رحمه الله:
SAYYIDINA UMAR BIN ABDUL AZIZ رحمه الله BERKATA :

الأموات محبوسون في قبورهم نادمون على ما فرطوا

Para penghuni kubur terbelenggu di dalam kuburnya, mereka menyesal atas kelalaian mereka di dunia.

والأحياء في الدنيا يقتتلون على ما ندِم عليه اهل القبور

Yang masih hidup di muka bumi bertikai memperebutkan sesuatu yang di sesali ahli kubur.

فلا هؤلاء الى هؤلاء يرجعون، ولا هؤلاء بهؤلاء معتبرون...

Sungguh ironis yang telah di kubur tak mungkin bisa kembali, dan yang belum di kubur tak mau mengambil pelajaran..

31/01/2022

7 KEMULIAAN UNTUK ORANG YANG MENGAJI TAPI TAK PAHAM : >>>
•••••••••••••••••••••••••••••••••
قال أبو الليث من جلس عند عالم ولم يقدر علی حفظ شيء من العلم نال سبع كرامات :
١- فضل المتعلمين .
٢- حبسه عن الذنوب .
٣- نزول الرحمة عليه حال خروجه من داره .
٤- إذا نزلت الرحمة علی أهل الحلقة حصل له نصيبه .
٥- يكتب له طاعة ما دام مستمعا .
٦- إذا ضاق قلبه لعدم الفهم صار غمه وسيلة لحضرة الله لقول الله تعالی أنا عند المنكسرة قلوبهم من أجلي أي جابرهم وناصرهم
٧- يرد قلبه عن الفسق ويميل طبعه للعلم .

المنهج السوي

Imam Abu al Laits rahimahuLlâh berkata :

Barang siapa berada di tempat orang âlim, semantara ia tak mampu untuk memahami ilmu yang tengah disampaikan, ia akan mendapat 7 kemuliaan ;

1. Pahala orang yang tengah mencari ilmu.

2. Tertahan dan tercegah dari berbagai dosa.

3. Mendapatkan rahmat Allâh ketika ia keluar dari rumah sang âlim.

4. Saat turun rahmat di perkumpulan/majlis sang âlim, ia mendapatkan bagian rahmat itu.

5. Ditulis untuknya pahala tha'at selama dia mendengarkan pengajian dari sang âlim.

6. Ketika dia menjadi sedih karena tidak paham akan apa yang disampaikan oleh sang âlim, kesedihanya akan menjadi perantara menuju ke hadlirat Allâh Ta'âlâ, karena sesuai dengan firman Allâh Ta'âlâ dalam hadits qudsi;
"Aku bersama dengan mereka yang sedih dan susah hatinya karena Aku" . Maksudnya, Allâh Ta'âlâ akan menutup segala kesusahan dan kesedihan mereka serta menolong mereka.

7. Hatinya akan dijauhkan (oleh Allâh Ta'âlâ) dari kefasikan dan perangainya menjadi condong dan cinta pada ilmu.

Wa-Llâhu Ta'âlâ A'lam.

Teruslah mengaji..
Paham ora paham, pokok'e selalu ngaji, serta mendekat dan cinta pada orang âlim.




‏‏‎

09/12/2021

BEGITU DAHSYATNYA ILMU, SEHINGGA PEMILIKNYA AKAN TETAP ABADI

Berkata Ibn Sayyid al-Bathliyusy Al-Andalusy (1052-1127 M)

أخو العلم حي خالد بعد موته # وأوصاله تحت التراب رميم
وذو الجهل ميت وهو ماش على الثرى # يظن من الأحياء وهو عديم

Orang-Orang Berilmu akan tetap hidup dan abadi setelah Wafatnya, meski tubuhnya telah berkalang Debu menjadi serpihan tak berarti

Sementara Orang yang bodoh tak ubahnya bangkai yang berjalan di atas Tanah, ia dianggap Hidup padahal ia telah Mati

Begitu Dahsyatnya Ilmu sehingga pemiliknya akan tetap Abadi, karena Ilmunya akan terus bermanfaat dan dimanfaatkan oleh Umat setelahnya, dan Namanya akan terus dikenang, kiprah perjuangannya akan terus dilanjutkan, dan semangatnya dalam Al-Hats ‘Ala Al-Khair (Mendorong pada perbuatan baik) akan menular dari generasi ke generasi, dari masa ke masa.

Tidak demikian halnya dengan Orang yang tak Berilmu, ia ada namun tiada, ia bersama namun tak berguna, tak ada kebaikan yang bisa diambil darinya. Keberadaannya justru menjadi kegusaran Masyarakat, sepak terjangnya seringkali membawa bencana, baik itu bencana Jasmaniah maupun Ruhaniyah

Orang tak berilmu bukan hanya Orang-Orang yang tidak pernah belajar, "Ngaji", sekolah dan "Nyantren'’. Tapi orang yang tak Berilmu juga termasuk Orang yang tak mau mendengar nasehat, tak menghargai Ulama, tak punya sopan-santun kepada yang lebih tua, merasa dirinya paling pandai, merasa pendapatnya paling benar, merasa Ilmunya paling hebat, dan s**a berbuat onar di tengah Masyarakat

Orang-Orang seperti ini bukan hanya rusak secara individu, tapi juga berpotensi kuat merusak Masyarakat. Pantaslah jika mereka dilabeli orang yang "Mati" sebelum kematiannya yang hakiki. Mati Jasmani tidak lebih berbahaya ketimbang mati Nurani, karena mati Jasmani sudah menjadi ketentuan Allah Swt, sedangkan mati Nurani berakibat tak mendapat Cahaya Hidayah dari Allah Swt. Saat hidup ia akan menjadi fitnah dan saat mati ia akan menjadi Orang yang hina di mata Manusia maupun di Sisi Allah SWT.


Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jalan H. Saaba Raya
Jakarta
11650