22/08/2026
Banyak yang mengira kuliah Jurnalistik itu hanya belajar menulis berita.
Padahal, fondasi utamanya adalah mental dan karakter.
Rasa ingin tahu, keberanian untuk bertanya, kepekaan melihat detail, sampai kemampuan untuk tetap adil di tengah tekanan. Itulah yang membedakan jurnalis profesional dengan sekadar pembuat konten.
Coba cek, Sahabat IISIP, berapa poin yang sudah ada pada diri kamu?
Jika kamu merasa memiliki tanda-tanda di atas, mungkin ini saatnya mengasah potensi tersebut di tempat yang tepat.
Program Studi Ilmu Jurnalistik di IISIP Jakarta tidak hanya mengajarkan cara menulis, tapi membentuk kamu menjadi jurnalis yang kritis, kreatif, dan siap bersaing di industri media.
Berapa poin yang kamu dapat? Tulis di kolom komentar ya, Sahabat IISIP.