26/07/2025
Literasi Anak Cerdas, Perayaan Hari Anak Nasional 2025 di SMP Islam Cendekia Tenajar Lor Bersama Relima dan Perpustakaan S16 Indramayu sebagai wilayah penting jalur Pantura harus tampil sebagai wajah masyarakat yang cerdas. Pendidikan tingkat menengah harus hadir dalam memfasilitasi perkembangan kognitif, pisikomotorik, dan afektif seorang pelajar. SMP Islam Cendekia Tenajar Lor adakan kegiatan perayaan Hari Anak Nasional 2025 dengan berkegiatan Literasi Anak Cerdas yang bekerja sama dengan Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Lokus Kabupaten Indramayu dan Perpustakaan S16 Indramayu.Kegiatan Literasi Anak Cerdas diisi beberapa kegiatan seperti salat Dhuha, doa bersama, membaca buku bersama, sosialisasi literasi, dan bermain bersama. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pagi hari agar dapat memberikan asupan nutrisi pikiran yang positif. Taqiyudin Karsidi, S.Pd. selaku kepala sekolah SMP Islam Cendekia Tenajar Lor merasa perlu adanya gerakan literasi semacam ini disetiap sekolah sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan. "Merespon tantangan zaman dibutuhkan oleh lembaga pendidikan agar dapat adaptif dan mampu berada pada ekosistem berkemajuan. Literasi untuk anak lebih cerdas dibutuhkan suatu kolaboratif kebijakan. Pemerintah harus hadir baik kebijakan maupun pendanaan dalam meningkatkan literasi anak." ujar Taqiyudin.Ahmad Khoeri, M.Pd. selaku Relima Perpusnas RI tahun 2025 melakukan aksi literasi sangat bersemangat. Kegiatan tersebut didampingi para dewan guru dan tim relawan literasi Perpustakaan S16. "Kegiatan Literasi Anak Cerdas yang kami lakukan secara kerjasama agar dapat membangun ekosistem literasi yang lebih kolaboratif. Karena kerja-kerja literasi membutuhkan banyak orang untuk terlihat. Maka penyampaian yang menyenangkan dan menggembirakan secara semangat harus hadir memberikan kesan positif pada peserta yang hadir." ujar Khoeri.Amar Ma'ruf, S.Pd. selaku pengurus Perpustakaan S16 merasa apresiasi pada program Relima Lokus Indramayu dengan mengadakan kegiatan keliling sekolah dan taman bacaan masyarakat. Hal senada juga diungkapkan oleh pengurus YPI Al-Mimbar H. Ahmad Dasuki, M.Pd. bahwa gerakan literasi yang sudah dilakukan oleh Relima dan Perpustakaan S16 harus terus didukung guna menumbuhkan minat baca masyarakat Indramayu pada umumnya. "Gerakan literasi yang dilakukan Khoeri bersama kawan-kawannya patut didukung dengan memberikan ruang untuk literasi tumbuh dan berkembang. Yayasan Pendidikan Islam Al-Mimbar terbuka untuk siapapun dalam ulaya peningkatan kualitas diri generasi penerus agar lebih baik." ujar Dasuki.Kerja kolektif dalam gerakan kebaikan harus diwujudkan dengan penuh kesemangatan. Hal itu agar para penggerak tetap dalam kondisi baik dalam berkegiatan. Sehingga kebaikan akan tampil dalam penampilan yang terbaik.