27/11/2017
Memilih teman yang baik dalam pergaulan adalah sesuatu yang tidak bisa dianggap remeh. Karena seorang teman memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap temannya. Teman dapat mempengaruhi agama, pandangan hidup, kebiasaan dan sifat seseorang. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan kita memiliki teman yang baik dan shalih, karena mereka memiliki manfaat di dunia dan akhirat kelak. ▪
Teman yang shalih punya pengaruh untuk menguatkan iman dan terus istiqamah karena kita akan terpengaruh dengan kelakuan baiknya hingga semangat untuk beramal. Begitupun sebaliknya, apabila teman kita sering bermalas-malasan dalam beramal dan beribadah maka kita pun akan tertular seperti itu.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian.” (HR. Abu Daud, no. 4833)
▪
Manfaat berteman dengan orang shalih di dunia adalah ia akan selalu mengingatkan kita untuk terus beramal shalih, mengingatkan ketika kita terjatuh dalam kesalahan, dan juga selalu didoakan dalam kebaikan. Sedangkan di akhirat nanti, manfaat dari teman shalih kita tersebut adalah akan dibangkitkan bersama pada hari kiamat.
Dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Ada yang berkata pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Ada seseorang yang mencintai suatu kaum, namun ia tak pernah berjumpa dengan mereka.’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, ‘Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” (HR. Bukhari, no. 6170; Muslim, no. 2640)
▪
Mulailah mencari teman yang baik, yang menuntun kita untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat dalam bergaul. Bukan berarti menjauhi mereka yang belum baik, tapi rangkul mereka,niatkan dalam hati untuk mulai mendakwahi dan memperbaiki dirinya, jangan sampai diri kita sendiri yang menjadi korban pengaruh buruk dari lingkungan