Lembaga Pers Mahasiswa Kinerja FE UNSRI

Lembaga Pers Mahasiswa Kinerja FE UNSRI Media Informasi Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya

27/09/2016

Pasca Kebakaran di Pasar Indralaya

Hiruk pikuk di pasar indralaya tidak lagi seperti hari-hari sebelumnya. Pasca terjadi peristiwa kebakaran pada Sabtu (24/9) lalu, pasar Indralaya menjadi lengang. Belum banyak pedagang yang mulai memperbaiki lapaknya. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material yang dialami pedagang ditaksir cukup parah. (wel/wdy)

27/09/2016

Pendaftaran Balon Gubma kembali Dibuka

INDRALAYA, KINERJA – Setelah sempat absen selama satu hari, stand pendaftaran Balon Gubma FE akhirnya kembali dibuka. Bahkan kali ini stan turut aktif dibuka di Kampus Palembang.
“Hari ini (yang ambil formulir) ada dua di Indralaya, satu di Palembang”, tukas Supiyandi, Ketua Komisi Pemilihan Raya (KPR) FE UNSRI. Masa pendaftaran direncanakan akan terus berlangsung hingga tanggal 3 Oktober mendatang, dilanjutkan dengan verifikasi berkas Balon Gubma pada 4 Oktober. Kira-kira siapa saja yang akan maju hingga PEMIRA tanggal 19 Oktober mendatang? (Ed_/Wel)

Pasca Kebakaran di Pasar IndralayaHiruk pikuk di pasar indralaya tidak lagi seperti hari-hari sebelumnya. Pasca terjadi ...
27/09/2016

Pasca Kebakaran di Pasar Indralaya

Hiruk pikuk di pasar indralaya tidak lagi seperti hari-hari sebelumnya. Pasca terjadi peristiwa kebakaran pada Sabtu (24/9) lalu, pasar Indralaya menjadi lengang. Belum banyak pedagang yang mulai memperbaiki lapaknya. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material yang dialami pedagang ditaksir cukup parah. (wel/wdy)

Pendaftaran Balon Gubma kembali DibukaINDRALAYA, KINERJA – Setelah sempat absen selama satu hari, stand pendaftaran Balo...
27/09/2016

Pendaftaran Balon Gubma kembali Dibuka

INDRALAYA, KINERJA – Setelah sempat absen selama satu hari, stand pendaftaran Balon Gubma FE akhirnya kembali dibuka. Bahkan kali ini stan turut aktif dibuka di Kampus Palembang.
“Hari ini (yang ambil formulir) ada dua di Indralaya, satu di Palembang”, tukas Supiyandi, Ketua Komisi Pemilihan Raya (KPR) FE UNSRI. Masa pendaftaran direncanakan akan terus berlangsung hingga tanggal 3 Oktober mendatang, dilanjutkan dengan verifikasi berkas Balon Gubma pada 4 Oktober. Kira-kira siapa saja yang akan maju hingga PEMIRA tanggal 19 Oktober mendatang? (Ed_/Wel)

Misi KPR : PEMIRA Pertama Pasca Sembilan Tahun AklamasiPALEMBANG, KINERJA - Menanggapi isu perpanjangan masa pendaftaran...
24/09/2016

Misi KPR : PEMIRA Pertama Pasca Sembilan Tahun Aklamasi

PALEMBANG, KINERJA - Menanggapi isu perpanjangan masa pendaftaran Balon (Bakal Calon) Gubma FE, Supiyandi, selaku Ketua Pelaksana Pemilihan Raya Fakultas Ekonomi (PEMIRA FE) menyatakan bahwa perpanjangan tersebut adalah keputusan bersama komisi dan terlepas dari kepentingan berbagai pihak.

“Harapan dari pihak dekanat juga adalah agar PEMIRA ini benar-benar menjadi Pemilihan Raya sebagaimana mestinya, dimana yang mencalonkan diri sebagai Gubma bukan hanya satu orang (aklamasi), seperti sembilan tahun terakhir”, ujar mahasiswa EP yang kerap disapa Supi ini.”Di samping itu juga, pembukaan stan pendaftaran di Kampus FE Bukit baru sempat berlangsung sehari karena masalah perizinan. Harapan kami perpanjangan masa pendaftaran ini akan menarik minat mahasiswa FE Kampus Palembang untuk mendaftarkan diri sebagai Balon Gubma ”, tambahnya.

Perpanjangan masa pendaftaran Gubma ditentukan secara resmi melalui rapat terakhir KPR, Rabu (21/09) lalu. Tenggat akhir pengump**an berkas Balon Gubma akan jatuh pada tanggal 19 Oktober 2016 mendatang.

“Karena aklamasi yang sudah terjadi sembilan tahun berturut-turut, bisa dibilang FE termasuk fakultas dengan tingkat partisipasi politik yang rendah”, ujar Supi saat ditanyai melalui akun Line-nya. “Harapan untuk ke depannya adalah agar mahasiswa FE lebih aktif berpartisipasi dalam menyukseskan PEMIRA FE 2016”.

Hingga kini terhitung baru satu nama yang mengembalikan formulir dan berkas pendaftaran kepada KPR. (Ed_)

Ajang Semarak Kakak-Adik UNSRIPalembang, KINERJA – Dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat kekerabatan antara K...
21/08/2016

Ajang Semarak Kakak-Adik UNSRI

Palembang, KINERJA – Dalam rangka menjalin silaturahmi dan mempererat kekerabatan antara Kampus Indralaya dan Kampus Palembang, Sabtu (21/08) lalu, BEM KM UNSRI, dengan mengusung tajuk “Semarak Kemerdekaan bersama Ormawa Palembang” telah sukses melaksanakan pawai mahasiswa. Meski diniatkan untuk melibatkan segenap fakultas di UNSRI, namun hanya empat dari total 11 fakultas yang berpartisipasi dalam pawai tersebut. Kontingen Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik nampak paling mendominasi banjaran dengan warna hijau dan ungu. Turut hadir p**a dalam acara itu Rektor UNSRI Prof. Dr. Ir. H. Anis Sagaff, MSCE, yang resmi membuka acara pawai tersebut dan rangkaian lomba setelahnya.

"Kalian semua adalah saudara, kakak dan adik. Hindari perkelahian, gunakan waktu untuk hal yang produktif", tutur Rektor UNSRI, Anis Sagaff, dalam menyampaikan kata sambutannya. Dalam kata sambutan tersebut p**a, rektor turut menyatakan niatnya menggalang kembali Rektor Cup, ajang keolahragaan tingkat warga UNSRI. “Kalau rencananya, nanti juara satu sepakbola kategori dosen dan juara satu sepakbola mahasiswa akan diadu. Tapi dosen banyak yang protes, lebih baik mengalah daripada harus melawan mahasiswa. Dari fisik saja kalah besar”, lawak Pak Anis, disambut tawa peserta pawai.

Pawai tersebut berlangsung melalui rute Padang Selasa, Fakultas Pertanian Palembang, Kampus Pascasarjana, Kampus FKIP Ogan dan berakhir di lapangan sepakbola UNSRI, disambung aneka lomba yang diadakan untuk mahasiswa.
Di tengah terik matahari siang, semangat peserta lomba pun tak turut menguap. Lomba-lomba yang dilangsungkan antara lain : tarik tambang, makan kerupuk, balap bakiak, ranking 1, orasi dan panjat pinang.

Rangkaian acara Semarak Kemerdekaan tersebut ditutup dengan pelelpasan balon dan penyerahan hadiah pada petang harinya. Himafisipal, yaitu himpunan mahasiswa FISIP Palembang, lolos menjadi juara umum dalam perlombaan tersebut. Sementara FE sendiri memenangkan nomor lomba balap kaki tiga (juara I), tarik tambang putra (juara II) dan makan kerupuk (juara III). (Ags/Sgt/Ard/Ed_)

Rayakan Hari Kemerdekan, Mahasiswa Evaluasi Pemerintah         Indralaya, KINERJA - Hari kemerdekan RI yang ke-71 diraya...
18/08/2016

Rayakan Hari Kemerdekan, Mahasiswa Evaluasi Pemerintah

Indralaya, KINERJA - Hari kemerdekan RI yang ke-71 dirayakan mahasiswa Unsri dengan cara berbeda. Sudah 71 tahun Indonesia merdeka menjadi momentum yang tepat untuk merefleksikan makna kebebasan yang sesungguhnya.

Aksi yang diusung oleh Aliansi GARDA SRIWIJAYA ini betujuan untuk pencerdasan masyarakat pada umumnya dan mahasiswa Unsri pada khususnya bahwa hari kemerdekaan bukanlah hanya suatu seremonial saja, tapi harus diisi dengan aksi nyata untuk negeri. Tidak hanya itu, momentun kemerdekaan ini dirasa tepat untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Jokowi-JK yang dalam kampanyenya dahulu ingin merealisasikan dua program unggulannya dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
Aksi ini diawali dengan aksi long march dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dilanjutkan dengan mengelilingi fakultas lain yang di Kampus Indralaya menuju gerbang depan UNSRI. Sepanjang jalan, riuh nyanyian para mahasiswa yang diselingi dengan teriakan semangat melalui orasi dari gubernur berbagai fakultas.

Ada hal yg tak biasa pada Aksi kali ini, umumnya pengibaran bendera diiringi yang lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta. Namun, lagu Mengheningkan Cipta sengaja dinyanyikan sebelum pengibaran bendera sebagai perwujudan rasa berkabung atas kondisi Indonesia saat ini.

Setelahnya, aksi dilanjutkan dengan pembacaan Proklamasi yang dipimpin oleh Presiden Mahasiswa UNSRI, Khairunnas yang diikuti oleh seluruh masa aksi dan pembacaan tuntutan terhadap Presiden Republik Indonesia. Adapun tuntutan yang diberikan, yaitu : 1) Pemerintah harus lebih serius dalam kasus pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. 2) Menagih janji jokowi agar konsisten dan berkomitmen dalam merealisasikan dua program unggulan kampanyenya dalam bidang kesehatan dan pendidikan. 3) Mendesak pemerintah untuk membatalkan semua kebijakan yang dikeluarkan Kementrian ESDM pada masa Arcandra Tahar karena kontroversi legalitasnya sebagai mentri. 4) membatasi kuota impor pangan dan mendesak segera memperbaiki regulasi dalam penyelenggaraan ketahanan pangan nasional.

Aksi ini di tutup dengan menyanyikan lagu Darah Juang oleh seluruh masa aksi.(DMA/NHA)

11/08/2016

UKT Sulit Mahasiswa Menjerit

INDRALAYA, KINERJA – Meski sudah memasuki tahun keempat UNSRI memberlakukan UKT (Uang Kuliah Tunggal), tetap saja, seolah sudah jadi aksi rutin tiap tahun, mahasiswa kini kembali turun ke lapangan demi menggalang dana.

Rabu (10/08) malam lalu, sebuah pesan berantai beredar di sosial media. Isi pesan tersebut tak lain adalah ajakan bagi mahasiswa UNSRI untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan dana esok harinya, Kamis (11/08). Dana tersebut dikumpulkan semata-mata untuk turut menolong mahasiswa-mahasiswa UNSRI yang terhambat dalam melunasi pembayaran UKT. Sentilan ‘Uang Kuliah Tunggal atau Uang Kuliah Tinggi’ dalam pesan tersebut terasa menohok, namun juga membangunkan kesadaran akan apa yang tengah dihadapi mahasiswa kini.

“Ada banyak sekali mahasiswa besaran biaya kuliahnya adalah pada level delapan atau Rp. 6.500.000,-per semester dan ada p**a yg diatas sembilan juta. Tak ayal sampai hari ini masih banyak mahasiswa-mahasiswa yang belum membayar UKT. Maka dengan ini, Atas nama PAKAM (Pejuang Advokasi Kampus) UNSRI mengajak seluruh Mahasiswa Unsri terlibat dalam gerakan "AKSI SOSIAL GALANG DANA UKT". Kamis, 11 Agustus 2016 di lingkungan Universitas Sriwijaya”, begitulah potongan pesan tersebut.

Pesan tersebut, bagaimanapun, berkaca dari fakta. Beberapa mahasiswa ‘generasi UKT’ baru mampu melunasi pembayaran UKT-nya pekan ini, meski masa pembayaran sejatinya sudah berakhir. Salah satunya adalah mahasiswa FE angkatan 2013, sebut saja AS.

“Baru hari ini bisa bayar, kemaren-kemaren masih kerja di tempat Uwak. Tadi baru ngurus ke Rektorat, minta tandatangan Rektor”, ujar AS usai membayar UKT-nya di bank. AS hanya salah satu diantara banyak mahasiswa lainnya. “Kemaren antrenya panjang, malah banyak yang sampe sore masih belum bisa ngurus”, timpalnya.

Gerakan PAKAM hari ini adalah dampak dari kondisi yang berulang-ulang tersebut. Puluhan mahasiswa berbagai fakultas di Universitas Sriwijaya yang berkonsolidasi dengan BEMF masing-masing melakukan aksi serentak galang dana. Aksi serentak dilakukan di seluruh fakultas di UNSRI Kampus Indralaya dan Kampus Palembang. Bahkan mahasiswa FKIP turun ke lapangan demi memperluas jangkauan aksi, mulai dari FMIPA hingga FASILKOM. (Des/Wel/Ed_)

INDRALAYA, KINERJA - Dalam perjalanan menggunakan angkutan umum di Indralaya, tampaklah pemandangan tak menyenangkan ini...
11/08/2016

INDRALAYA, KINERJA - Dalam perjalanan menggunakan angkutan umum di Indralaya, tampaklah pemandangan tak menyenangkan ini. Foto diambil sebelum pukul tujuh pagi, atau dengan kata lain sebelum waktu masuk sekolah.

Tanpa perlu like atau berkomentar ‘aamiin’, silakan renungkan gambar ini.

Kita abai. Sebagai cendikiawan di bidang ekonomi, selama ini kita cukup menganggap rokok sebagai produk olahan tembakau penyumbang pendapatan pajak yang tinggi bagi negara. Mengisap rokok sebelum bekerja kita anggap tradisi, lalu lihatlah sekarang bagaimana anak-anak dan adik-adik kita ‘meneruskan’ tradisi tersebut! Bisa jadi industri rokok akan terus bertahan puluhan tahun ke depan, tapi keturunan kitalah kelak yang akan menjadi sumber permintaannya. Relakah kita?
Mahasiswa ekonomi, sehat? (Wel)

Pengabdian Jaket Kuning di Kep**auan Terluar BintanBINTAN, KINERJA (31/07/16) - Sebanyak 15 mahasiswa dari 11 universita...
07/08/2016

Pengabdian Jaket Kuning di Kep**auan Terluar Bintan

BINTAN, KINERJA (31/07/16) - Sebanyak 15 mahasiswa dari 11 universitas se-Indonesia yang tergabung dalam KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kebangsaan 2016 ditempatkan di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kep**auan Riau untuk melakukan pengabdian, termasuk di dalamnya Universitas Sriwijaya. Sebelas universitas tersebut adalah Universitas Sriwijaya, UIN SUSQA Riau, Universitas Hasanudin, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Jambi, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Nusa Cendana, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Jember dan Univeristas Riau.

Selama satu bulan ke depan, 11 universitas ini akan berkolaborasi mengembangkan potensi ekowisata bahari Desa Malang Rapat.
"15 orang mahasiswa dari 11 universitas ini akan melakukan program kerja yang sudah ditetapkan oleh panitia dan Kemenristek Dikti sesuai dengan tema yang diberikan, yaitu tentang ‘Pengembangan Ekowisata Bahari di Daerah 3T Kep**auan Riau sebagai Strategi Menjaga Kedaulatan NKRI’", ujar Alfiandri selaku DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Desa Malang Rapat yang berasal dari UMRAH.

Desa Malang Rapat menyimpan banyak potensi ekowisata bahari yang sangat bagus untuk dikembangkan. Hal ini disampaikan oleh Merli Anjani, salah satu peserta dari Universitas Sriwijaya.
"Beberapa hari ini kita sudah melakukan survei keliling desa. Kita melihat bahwa potensi ekowisata Desa Malang Rapat ini sangat bagus untuk dikembangkan. Berhubung letaknya di daerah pesisir dan lautnya yang kaya akan keindahan dan sumber daya, tidak kalah hebatnya dengan Pulau Bali, menurut saya Malang Rapat adalah harta karun yang masih terpendam. Ini adalah kesempatan serta peluang yang pas untuk mengembangkan potensi ekowisata bahari di p**au 3T", ucap Merli Anjani.

Desa Malang Rapat memiliki tujuh p**au kecil dengan keindahan laut di sekitarnya. Tujuh p**au kecil tersebut masih kosong dan cocok dijadikan destinasi wisata. Selain memiliki potensi laut yang bagus, Malang Rapat juga memiliki potensi pertanian yang cukup bagus. Program kerja akhir yang akan dihasilkan dari pengabdian mahasiswa KKN ini adalah pembuatan website tentang Desa Malang Rapat untuk memberikan informasi dan mempromosikan Desa Malang Rapat seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia.

Kegiatan KKN Kebangsaan ini direncanakan berlangsung dari 25 Juli hingga 25 Agustus mendatang. Diharapkan KKN Kebangsaan ini dapat membantu pengembangan potensi ekowisata Malang Rapat. (HMD)

Telah terjadi lakalalin di Simpang Sekip, Palembang. Tiga orang dinyatakan kritis saat ini. Bagi mahasiswa yang hendak b...
01/08/2016

Telah terjadi lakalalin di Simpang Sekip, Palembang. Tiga orang dinyatakan kritis saat ini. Bagi mahasiswa yang hendak berangkat ke UNSRI, baiknya mengambil jalur alternatif dan turut berhati-hati jika membawa kendaraan pribadi (HMD)

Sumber foto : Grup Line BEM UNSRI

30/07/2016

Segenap pengurus LPM KINERJA FE UNSRI turut mengucapkan selamat kepada Bapak Dr. Imam Asngari, S.E, M.Si. dan Dr. Yulia Saftiana, S.E., Ak., M.Si atas gelar doktor yang diperoleh. Semoga menjadi motivasi dan inspirasi bagi punggawa Fakultas Ekonomi lainnya :)

Address

Lantai 2 Gedung Perkuliahan 2 Zona A Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, Indralaya, Ogan-ilir
Inderalaya
30662

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lembaga Pers Mahasiswa Kinerja FE UNSRI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Lembaga Pers Mahasiswa Kinerja FE UNSRI:

Shortcuts

Share

Category