Ponpes Putri Modern At Taqwa Gunung Putri

Ponpes Putri Modern At Taqwa Gunung Putri SMP khusus Putri yang berbasis Pesantren Modern At Taqwa, semua peserta didik di asramakan dengan pe

Tiada waktu untuk bermalas diri dimanapun tempat tetap beribadah belajar dan berhasil ............Aamiin
05/05/2016

Tiada waktu untuk bermalas diri dimanapun tempat tetap beribadah belajar dan berhasil ............Aamiin

05/05/2016
Upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016
02/05/2016

Upacara Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2016

candle in the dark
01/05/2016

candle in the dark

Kartini kartinicantik Ponpes Putri Modern At Taqwa Gunung Putri
21/04/2016

Kartini kartinicantik Ponpes Putri Modern At Taqwa Gunung Putri

Hari pertama ujian dgn suasana ruang kelas yang bersih dan sejuk......semoga berjalan lancar Aamiin YRA
01/03/2016

Hari pertama ujian dgn suasana ruang kelas yang bersih dan sejuk......semoga berjalan lancar Aamiin YRA

28/02/2016
16/02/2016

ASMAUL HUSNA

13/02/2016
08/02/2016

ILMU
Muslimah Wajib Baca : Inilah 5 Gaya Berjilbab Yang Dilarang Oleh Islam

Jaman modern, sedikit demi sedikit wanita mulai sadar, bahwa jilbab ternyata bukan hanya menjadi penutup aurat, tapi dengan jilbab, pancaran aura kecantikan justeru semakin kentara. Nuansa kelembutan kelihatan sebagai cermin khas wanita dan itu menarik.

Muslimah Wajib Baca : Inilah 5 Gaya Berjilbab Yang Dilarang Oleh Islam

Namun demikian, seiring waktu berjalan mode beralasan modis menggerus tujuan berjilbab sebagai penutup aurat sedikit demi sedikit. Dengan alasan mode dan kemoderenan, mengubah tujuan jilbab dari yang semestinya, bahkan perubahan itu sampai 180 derajat. Jilbab tetaplah jilbab, tapi justeru ada jilbab yang dilarang menggunakannya terutama bagi muslimah.

Wanita dikatakan sebagai muslimah, jika berperilaku sesuai dengan ajaran islam dan aturan islam dalam segala hal, termasuk dalam berpakaian. Seperti halnya disyariatkannya jilbab. Jilbab seharusnya tidak hanya menjadi gaya-gayaan dan mengikuti trend mode saja. Mode tidak dilarang tapi patron utamanya tetaplah menutup aurat sesuai perintah Allah dalam al-Quran.

Cantik dengan jilbab membuat kaum hawa rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mengikuti trend. Namun, berhati-hatilah wahai sahabatku para muslimah. Tahukah kita aturan-aturan berjilbab yang sesungguhnya? Jangan sampai kita masuk dalam kategori jilboob, gelar yang sebenarnya menurunkan derajat muslimah yang berjilbab. (baca: kenapa jilboob diharamkan)

Ketahuilah para muslimah, ada beberapa gaya jilbab yang dilarang buat muslimah. Pelarangan ini dikarenakan gaya jilbab justeru menjauhi tujuan berjilbab yang sesungguhnya. Gaya jilbab yang dilarang buat muslimah, antara lain sebagai berikut:

gaya jilbab yang dilarang buat muslimahgaya jilbab yang dilarang buat muslimah3Pertama, memakai jilbab tapi ketat, atau berjilbab tapi justeru pakaian selain jilbab yang dipakai ketat. Bukankah sudah digariskan dalam surah an-Nur dan surah al-Ahzab? Bahwa tujuan berjilbab, untuk menutupi dada, menghindari gangguan, mudah dikenali, selain dari semua itu, berjilbab adalah perintah. Tahu atau tidak tujuannya, wajib dilaksanakan. (baca: manfaat lain dari memakai jilbab)

Sadar atau tidak, banyak yang mengabaikan tujuab berjilbab yang sudah digariskan. Bukannya untuk menghindari gangguan, malah menciptakan gangguan dengan berjilbab tapi berpakaian ketat. padahal jilbab bagi muslimah dengan tujuan agar menutupi kulit serta lekuk tubuh yang menggoda para kaum adam. Pada dasarnya, wanita demikian sudah berjilbab, namun tidak sesuai dengan aturannya karena lekuk tubuh mereka masih sangat nampak.

gaya jilbab yang dilarang buat muslimah1Kedua, wanita yang memakai jilbab tapi desain, gaya, dan modenya yang mirip pakaian pria. Banyak kita temukan, wanita berjilbab, cantik, menarik, menutup aurat, tidak ketat, tapi sayang, pakaiannya juga pada dasarnya pakaian yang biasa dipakai oleh laki-laki. Namun, wanita seakan tidak tahu dengan hal tersebut. Bukankah wanita itu lembut, baik dari sifat dan gerak geriknya, dan pria itu gagah perkasa. Jangan dibalik!

Ketiga, wanita berjilbab tapi menggunakan bahan tipis bahkan transparan. Memakai jilbab dengan bahan tipis alias transparan memang terlihat modis. Dan bahan ini sangat cocok bagi para muslimah yang berada di daerah yang panas. Namun, jilbab dengan bahan inilah yang justru membuat dosa dan tidak diperbolehkan oleh agama. Logikanya, buat apa ditutupi kalau toh tembus pandang. Bahkan Rasul saw melaknant pakaian seperti ini.

Gaya jilbab yang dilarang buat muslimah2Keempat, wanita berjilbab yang menyerupai wanita selain muslimah. Banyak wanita muslimah, ikut-ikutan saja, bahkan tanpa ingin mempelajari yang mana jilbab dalam islam, maupun jilbab dalam agama lain. Agama lain juga memakai kain penutup, tapi itu bukanlah jilbab, hanya bentuknya saja yang mirip dengan jilbab.

Gaya jilbab yang dilarang buat muslimah4Kelima, wanita berjilbab, tapi mirip punuk unta. Banyak kita dapati wanita muslimah seperti ini. Alih alih ingin menutupi aurat, tapi seakan ingin memperlihatkan gelembung rambutnya dan mirip bentuk punuk unta. Jelas Rasul saw melarang hal ini. “Ada dua golongan ahli neraka yang aku belum pernah melihatnya. Pertama. golongan yang membawa cambuk yang seperti ekor sapi dimana dengan cambuk tersebut mereka mencambuki orang-orang. Kedua, golongan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, yang cenderung (tidak taat kepada Allah) dan mengajarkan orang lain untuk meniru perbuatan mereka. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang miring, dan mereka tidak akan masuk surga dan tidak mencium baunya. Padahal sungguh bau surga akan tercium dari jarak perjalan seperti ini seperti ini (jarak yang jauh). (H.R. Muslim).

Demikian sahabat muslimah 5 gaya jilbab yang dilarang buat muslimah. Sebagai muslimah sejati, jangan karena mode dan gaya, kita mempertaruhkan hal yang sebenarnya dilarang. Ketahuilah, dengan jilbab muslimah akan makin cantik, meski dengan mode dan gaya sederhana saja.

Sumber : muslimah-id.com

08/02/2016

RABU, 03 FEBRUARI 2016 ILMU
Ingin Doa Terkabul? INILAH 14 Waktu TERBAIK untuk Berdoa, No. 4 Jarang yang Tahu!



“Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi, ia berkata: ‘Hadits hasan shahih’)
Apakah Anda memiliki keinginan yang belum terwujud? Sudahkah berdoa dan memohon pada Allah dengan merendahkan hati?

Sesungguhnya ada waktu-waktu tertentu yang mustajab, artinya ketika memohon pada Allah dalam doa di waktu tersebut, in syaa Allah akan dikabulkan oleh-Nya.

Kapan sajakah 14 waktu yang dimaksud?

1. Saat adzan berkumandang
Dari Sahl bin Saad bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Ada dua yang tidak tertolak atau jarang tertolak: Doa pada saat adzan dan doa tatkala perang berkecamuk.” (HR. Abu Daud, Baihaqi, dan Hakim)

2. Doa di antara Adzan dan iqamah
Dari Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Doa antara adzan dan iqamah tidak ditolak, maka berdoalah kamu” (HR. Ahmad)

3. Sebelum Salam pada saat Shalat Wajib
“Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: “Diakhir malam dan diakhir shalat wajib” (HR. Tirmidzi, 3499)

Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam Zaadul Ma’ad (1/305) menjelaskan bahwa yang dimaksud ‘akhir shalat wajib’ adalah sebelum salam. Dan tidak terdapat riwayat bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dan para sahabat merutinkan berdoa meminta sesuatu setelah salam.

4. Di hari Rabu, antara Dzuhur dan Ashar
Sunnah ini belum diketahui oleh kebanyakan kaum muslimin, yaitu dikabulkannya doa di antara shalat Zhuhur dan Ashar dihari Rabu. Ini diceritakan oleh Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu:

“Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam berdoa di Masjid Al Fath 3 kali, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir : ‘Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa,dan saya mendapati dikabulkannya doa saya‘”

“Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Zhuhur dan Ashar” (HR. Ahmad, no. 14603, Al Haitsami dalam Majma Az Zawaid, 4/15, berkata: “Semua perawinya tsiqah”, juga dishahihkan Al Albani di Shahih At Targhib, 1185)

5. Saat bangun tidur pada malam hari bagi orang yang sebelum tidur dalam keadaan suci
Dari Amr bin Abasah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya.” (HR. Ibnu Majah)

6. Saat berbuka puasa bagi orang yang berpuasa
Dari Abdullah bin Amr Ash bahwa dia mendengar Rasulullah SAW bersabda,”Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak” (HR.Ibnu Majah dan Hakim)

7. Doa pada waktu sujud dalam shalat
Doa di kala sujud yaitu sujud dalam shalat atau sujud-sujud lain yang diajarkan Islam seperti sujud syukur, sujud tilawah, dan sujud sahwi. Dari Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Saat yang paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah doa.” (HR. Muslim)

8. Saat sedang kehujanan
Dari Sahl bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dua doa yang tidak pernah ditolak, doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan.” (HR. Hakim)

9. Saat Melihat Sakratul Maut
Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah SAW mendatangi rumah Abu Salamah pada hari wafatnya, dan beliau mendapatkan kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau memejamkannya, kemudian berkata, ”Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya.” Semua keluarga histeris. Beliau lalu bersabda, ”Janganlah kamu berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan.”(HR. Muslim)

10. Sesaat di Hari Jumat
“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari Jumat kemudian beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” (HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu)

11. Pada malam Lailatul Qadar
Allah SWT berfirman, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Q.S Al-Qadr :3-5)

12. Doa pada hari ‘Arafah
Dari Amr bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya bahwa Rasulullah SAW bersabda,”sebaik-baik doa adalah pada hari ‘Arafah” (HR.Al-Tirmidzi)

13. Sepertiga akhir malam
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tuhan kita yang Maha Berkah dan Maha Tinggi turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir dan berfirman,“Barangsiapa berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan, barangsiapa meminta kepada-Ku pasti Aku beri, dan barangsiapa yang memohon ampunan-Ku pasti Aku ampuni’” (HR.Bukhari)

Amr bin Abasah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Saat yang paling mendekatkan seorang hamba dengan Tuhannya adalah saat ia dalam sujudnya dan jika ia bangun melaksanakan shalat pada sepertiga malam yang terakhir. Karena itu, jika kamau mempu menjadi orang yang berzikir kepada Allah pada saat itu maka jadilah.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

14. Saat Minum Air Zamzam
“Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah, 2/1018. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah, 2502)

Address

Jln. Raya Ciangsana No. 15 Rt. 03/04 Ciangsana Kec. Gunung Putri Kab. Bogor
Gunungputri
16962

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ponpes Putri Modern At Taqwa Gunung Putri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category