Pramuka MA Yarobi Grobogan Gudep:01.119/01.124

Pramuka MA Yarobi Grobogan Gudep:01.119/01.124 "Ikhlas Bhakti Bina Bangsa, Berbudi Bawa Laksana"

31/10/2019
Monggo di wangsuli
14/12/2018

Monggo di wangsuli

inilah kebersamaan kepramukaan di MA YAROBI
02/06/2018

inilah kebersamaan kepramukaan di MA YAROBI

mungkin ada yang minat dr ambalan kita..???
01/05/2018

mungkin ada yang minat dr ambalan kita..???

09/04/2018

Semoga bermanfaat

Membangun Generasi Milenium BerkualitasKwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan Ikatan Ibu-Ibu Kwarnas (IIK) saat ...
23/12/2016

Membangun Generasi Milenium Berkualitas

Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan Ikatan Ibu-Ibu Kwarnas (IIK) saat menggelar Seminar Nasional dan Pencanangan Gerakan Ibu Menyelamatkan Keluarga Indonesia di Aula Pandan Sari Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur (21/12) | Foto: Adnan/Humas Kwarnas
PRAMUKA.OR.ID, JAKARTA – Menyambut Hari Ibu tahun 2016, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan Ikatan Ibu-Ibu Kwarnas (IIK) menggelar Seminar Nasional dan Pencanangan Gerakan Ibu Menyelamatkan Keluarga Indonesia di Aula Pandan Sari Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur (21/12). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 anggota Pramuka dan masyarakat umum yang berada di Jabodetabek.

Para peserta seminar tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Respon mereka pun positif. “Bagus sekali acara yang diadakan Kwarnas dan Ibu-Ibu Kwarnas ini. Materi yang disampaikan dua narasumber sangat bermanfaat,” ujar salah satu peserta yang tak ingin disebutkan namanya.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengatakan, seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin cepat seperti sekarang ini, rasa kebersamaan dan interaksi sosial sesama keluarga sudah mulai menghilang.

Karena itu, menurut moderator seminar Kak Indra, seminar dengan tema Membangun Generasi Milenium yang Berkualitas ini sangat tepat. “Hubungan ibu dan anak saat ini tidak seerat dulu. Ini jadi masalah, apalagi saat ini Indonesia menghadapi banyak masala yang bisa merusak karakter dan etika anak,” demikian prolog moderator seminar.

Dr. Dewi Inong, SpKK sebagai narasumber pertama mengatakan, Indonesia tak bisa diserang seperti dulu yang pernah dihadapi oleh para pahlawan yang telah gugur di medan perang. “Sebaliknya, ini adalah proxy war !!! Perang tanpa senjata,” ujarnya dengan nada mulai meninggi.

Dokter spesialis kulit dan alat kelamin ini mencontohkan, di beberapa sekolah sudah diajarkan bahwa seks tak apa-apa asal dengan menggunakan kondom. “Ini salah, karena kondom juga tidak aman 100 persen, pori kondom lebih besar sehingga virus HIV/AIDS bisa lewat, dan hanya bisa mengurangi 20 persen tertular HIV/AIDS,” jelasnya.

“Karena HIV/ AIDS ini, negara harus mengalami beberapa kerugian. Di antaranya, biaya pengobatan sekitar Rp254.000-Rp500.000 per bulan seumur hidupnya harus ditanggung negara, tenaga kerja produktif hilang,” paparnya.

Kak Rani Razak sebagai narasumber kedua mengatakan, Indonesia saat ini sedang mendapatkan bonus demografi, sehingga kita ada lebih banyak tenaga kerja berusia produktif. “Kalau Indonesia banyak yang kena HIV/ AIDS, maka tenaga kerja Indonesia yang berusia produktif malah penyakitan. Yang ada nanti malah jadi bencana demografi ,” jelasnya.

“Yang harus kita kembangkan dari anak-anak kita seharusnya adalah sosio-emosional, fisik, spiritual dan intelligence,” nasehatnya.

Setelah seminar, para peserta membubuhkan tanda tangannya di sebuah karton putih sebagai wujud setuju dan siap menjadi motor penggerak Gerakan Ibu Selamatkan Keluarga Indonesia. “Siap kak, saya akan berikan tanda tangan saya dan dukung gerakan membangun generasi milenium yang berkualitas,” tandas Kak Nova, salah satu peserta. (MSA)

20/09/2016

Salut buat kalian para penerus pramuka MAYGAN angkatan IV&V. Lanjutkan perjuangan kami para perintis sebelumnya. Buat kami lebih bangga lagi dengan mencetak para penerus selanjutnya yg lebih membanggakan.
Spirit to be winner

04/01/2016

Kedudukan dan keanggotaan di Gerakan Pramuka berdasarkan Usia :
Peserta didik, Anggota Muda dan Dewasa Muda.
1. Pramuka Siaga : 7 – 10 Tahun
2. Pramuka Pengalang : 11 - 15 Tahun
3. Pramuka Penegak : 16 – 20 Tahun
4. Pramuka Pandega : 21 - 25 Tahun

Anggota Dewasa, Pembina dan Pembantu Pembina :
Pembina Pramuka dan Pembantu Pembina Pramuka diatur sebagai berikut:

Pembina Siaga sekurang-kurangnya berusia 21 tahun,
Pembantu Pembina Siaga sekurang-kurangnya berusia 17 tahun.
Pembina Penggalang sekurang-kurangnya berusia 21 tahun,
Pembantu Pembina Penggalang sekurang-kurangnya berusia 20 tahun.
Pembina Penegak sekurang-kurangnya berusia 25 tahun,
Pembantu Pembina Penegak sekurang-kurangnya berusia 23 tahun.
Pembina Pandega sekurang-kurangnya berusia 28 tahun,
Pembantu Pembina Pandega sekurang-kurangnya 26 tahun.
Andalan dan Anggota Majelis Pembimbing
sekurang-kurangnya berusia 26 tahun, kecuali Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kerja Pramuka yang ex-officio menjadi anggota kwartir/andalan.

28/10/2015

selamat memperingati hari sumpah pemuda 28/10/28,28/10/15...
87 tahun sudah hari dimana sejarah para pemuda di indonesia brkumpul dan bersatu dalam sebuah ikrar yg sakral..
smoga smangat para pemuda 87 thun yg lalu masih bisa kita lanjutkan di hari ini dan seterusnya.

Syukuri apa yg telah kita punya, dan kita dapatkan. Tapi kalau punya Nadzar harus ditepatin ya kakak.... Semoga Sukses.
15/10/2015

Syukuri apa yg telah kita punya, dan kita dapatkan. Tapi kalau punya Nadzar harus ditepatin ya kakak.... Semoga Sukses.

22/09/2015

ingat akan jiwa korsa... smngat !!!!

Address

Jalan P. Puger Gang Kauman No. 10 Km. 06 Grobogan
Grobogan
58152

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pramuka MA Yarobi Grobogan Gudep:01.119/01.124 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category