PERGURUAN PRANA SAKTI KAWASAN TIMUR INDONESIA

PERGURUAN PRANA SAKTI KAWASAN TIMUR INDONESIA Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from PERGURUAN PRANA SAKTI KAWASAN TIMUR INDONESIA, Education, Prof. Aloe Saboe kompleeks Alkhairaat dembe, Gorontalo.

Perguruan Prana Sakti Kawasan Timur Indonesia beraqidah Islamiyah berhaluan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dengan menempuh manhaj mazhab empat : Hanafi, Maliki, Hambali dan Syafi’i.

01/02/2020

COPAS
"JADILAH GARAM LAUT YG MELAUT "
"Garam berkata kepada sang laut:
Siapakah sesunguhnya kamu...???
Dengan tersenyum sang laut pun
Berkata:
Kalau kamu ingin tau sapa AKU, maka ceburkanlah dirimu kedalam AKU.
Nanti kamu akan tau siapa aq sebenarnya."
Tanpa berpikir panjang lagi, sang garam menceburkan dirinya kedalam sang laut.
Semakin dalam ia menyelami laut, maka semakin hancur dirinya kedalam laut, sehinga ketika partikel yg paling kecil dan terakhir dalam diri sang garam hancur, maka garam pun memahami dan mengenal HAKEKAT JHOHIR dan batinnya.
Sang garam bukanlah sang laut
Dan sang laut bukanlah sang garam.
Karena sang garam berasal dari sang laut, maka sang garam harus melaut agar bisa menyandang gelar garam laut, bukan hanya jadi garam dapur, garam di super market, garam yg dipasar maupun garam yg dimasak.
Karena gembiranya sang garam pun berteriak kegirangan dan berkata:
"Sekarang aq tau sapa aq".

29/12/2019

Kami dakwah melalui atraksi...

16/12/2019

MAKAM DIRI
Pada diri peribadi seorang manusia terdapat “tempat” yg disebut ” makam diri”. Tempat ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami, sebab apabila sebuah makam tersebut tidak pernah kita kunjungi atau tidak pernah kita perdulikan maka bencanalah yang akan melanda diri peribadi baik di dunia maupun di akhirat.
Kita selalu berjiarah ke makam (kuburan) orang lain, sementara makam diri sendiri tidak pernah di jiarahi tentu naif jadinya. Makam orang lain kita buat bersih tanpa rumput sama sekali, namun disayangkan makam peribadi karena tidak pernah dijiarahi kondisinya penuh rumput belukar sehingga dipastikan bersemayam segala binatang melata yang berbisa, ironisnya.
Mengapa Demikian?
Iblis laknatulloh telah besumpah dihadapan Allah bahwa Dia tidak akan pernah tunduk kepada adam, bahkan saking antipatinya Iblis akan terus menggoda Adam dan anak cucu Adam dengan misi menyesatkan / menjerumuskan ke lembah nista dan menjadikan koloni sesat.
Dimanakah Mereka Bersemayam Dan Berkuasa?
Didalam wadah maksiat mereka bersemayam. Didalam wadah Amarah mereka bersemayam, Didalam wadah takabbur mereka bertengger, dan banyak lagi tempat mereka dapat membangun kerajaannya. Makanya jangan heran apabila pada diri peribadi seorang manusia akan terkandung sifat-sifat tercela yang mengotori jiwa seperti:
• Hasad atau Iri hati
• Haqad atau Dengki / benci
• Suuzzan atau Prasangka buruk
• Kibir atau Sombong
• Ujub atau Merasa sempurna diri dari orang lain
• Riya atau Mempamerkan kelebihan
• Suma’ atau Cari-cari nama atau kemashuran
• Bukhul atau Kikir
• Hubbul mal atau Cinta kebendaan
• Tafahur atau Membanggakan diri
• Ghadab atau Pemarah
• Qhibah atau Pengupat
• Namimah atau Bicara ngelantur dibelakang orang
• Kijib atau Dusta
• Khianat atau Munafik
• Dan sebagainya
Istana Iblis Dimana?
Subhanallah…Istananya adalah diri peribadi seorang manusia.
Lantas Masuk Iblis Melalui Apa?
Melalui mata mereka merasuk, melalui telinga mereka menusuk, melalui hidung mereka berjalan, melalui mulut mereka berkendaraan dengan kencangnya. Dan seterusnya segala lubang ditubuh seseorang jadi sarana masuknya iblis keistana.
• Mulut jalan masuk memakai kendaraan dusta dan qhibah
• Mata jalan masuk memakai kendaraan melihat yang haram
• Telinga jalan masuk kendaraan biasa mendengar cerita kosong
• Hidung jalan masuk kendaraan biasa menimbulkan rasa benci
• Tangan jalan masuk kendaraan merusak
• Kaki jalan masuk kendaraan biasa berjalan berbuat maksiat
• Perut jalan masuk biasa diisi makanan haram
• Kemaluan dan dubur jalan masuk syahwat juga berjina
Apabila iblis sudah bersemayam didiri seseorang maka celakalah…!!! Mereka akan berkuasa terhadap segala tingkah laku seseorang sebagai Pilot.
Begitu Pentingkah Makam Itu Diketahui?
Lebih penting dari tidur, Lebih penting dari makan.
Mengapa Begitu Penting?
Apabila makam tersebut dijadikan istana oleh iblis sebagai tempat bersemayam maka hancurlah dan celakalah diri seseorang dari dunia sampai akhirat….Nauzubillah!!!
Adapun makam diri 7 (tujuh) peribadi seorang manusia adalah:
1. Makam Qalbi/ LATIFAH QALBI
2. Makam Roh/ LATIFAH RUH
3. Makam Sirri/ LATIFAH SIRRI
4. Makam Khafi/ LATIFAH KHAFI
5. Makam Akhfa/ LATIFAH AKHFA
6. Makam Nafsun Natiqa/ LATIFAH NAFSI
7. Makam Kullu Jasad/ LATIFAH QOLAB
Dengan Apa Peribadi Seorang Membersihkan Makam Diri Yang Kotor…?
Sabda Rasululloh SAW:
لِكُلِّ شَيْءٍ صَقَلَةٌ وَصَقَلَةُ الْقَلْبُ ذِكْرُاللهُ
“Segala sesuatu ada alat pembersihnya dan alat pembersih hati yaitu mengingat Allah{zikrullah)”.
Untuk membersihkan kotornya makam diri adalah dengan Dzikrullah, yaitu berzikir kepada Allah. Disini kita memakai pembersihnya dengan Asma’ Allah atau Nama Allah. dibaca: “Allah-Allah” pada setiap makam.
Apa Keuntungan Utama Melebihi Segalanya dari Bersihkan makam Diri Itu?
Kebersihan adalah sebagian dari pada iman, dan kebersihan itu pangkal kesehatan. Tentunya, kalau makam diri sudah bersih dan senantiasa dijaga kebersihannya maka prilaku seseorang itu akan sehat dan iman seseorang itu akan kokoh tidak berbuat sesuatu yang tercela.
Dengan seseorang memiliki perbuatan terpuji itu baik lahir maupun bathinnya tentulah permukaan bumi ini akan aman dan kehancuran akibat tangan manusia tadi tidak akan terjadi. Tidak akan saling mengahancurkan satu sama, dan masih banyak lagi cerita indah yang tidak cukup dilukiskan disini.
Dari semua itu, ada keuntungan utama melebihi semua yang saya sebutkan sebelumnya yaitu Sucinya “Makam Robbaniyah”. Dialah implementasi Roh yang Suci dan paling halus yang disebut “Hakekat diri sebenarnya diri.”
Dialah induk dari semua makam. Dialah yang dapat mendekati Tuhan. Rasululloh bersabda:
“Di dalam tubuh anak adam ada segumpal daging apabila baik, maka baiklah seluruh jasad dan apabila rusak maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah bahwa dia itu adalah “Hati”
Oleh karena itu, dengan mendahulukan penelitian dan pengenalan diri sendiri akan menjadi kunci mengenal “Sang Maha Pencipta.” Mengenal Sang Maha Pencipta” itu adalah awal agama.

" INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROJI'UN "Telah Meninggal Dunia Guru Kami Bang ALI HAYAN Pelatih Dari Almarhum KH. HAMZAH TIKU...
27/10/2019

" INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROJI'UN "

Telah Meninggal Dunia Guru Kami Bang ALI HAYAN Pelatih Dari Almarhum KH. HAMZAH TIKU Guru Besar PRANA SAKTI Kawasan Timur Indonesia..
Inshaa Allah Husnul Khatimah.

Kenangan yg dulu hanya ada dalam ingatan kini terekam sempurna dlm lembaran (saat itu 6 tahun yg lalu thn 2013)

05/10/2019

أَكْثِرُوْا ذِكْرَ اللهِ حَتَّى يَقُوْلُوْا مَجْنُوْنٌ (رواه أحمد والبيهقي وأبو يعلى عن أبي سعيد مرفوعا وكذا ابن حبان والحاكم وابن معين وصححوه)
“Perbanyaklah kalian menzikirkan Allah hingga mereka (orang2 munafik) mengatakan gila.” (HR. Ahmad, Baihaqi, Abu Ya’la dari Abu Said al-Khudri secara marfu. Hadis ini juga diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, Hakim dan Ibnu Muin, mereka telah menshahihkan hadis tersebut)
أَكْثِرُوْا ذِكْرَ اللهِ حَتَّى يَقُوْلَ الْمُنَافِقُوْنَ إِنَّكُمْ مُرَاؤُوْنَ. (رواه البيهقي عن أبي الجوزاء رفعه مرسلا)
“Perbanyaklah kalian menzikirkan Allah hingga orang-orang munafik mengatakan, ‘sesungguhnya kalian orang-orang riya (pamer).’” (HR. Baihaqi dari Abu al-Jauza sebagai hadis Marfu Mursal).

18/09/2019

RAHASIA ZIKIR MENGGUNAKAN TASBIH KAYU

Jika bertasbih, pakailah tasbih kayu, jangan gunakan tasbih selainnya, terlebih tasbih digital. Karena tasbih kayu yang sering kita gunakan untuk berzikir, kelak diyaumil mahsyar, ia akan berubah menjadi pohon yang akan menaungi penggunanya, sehingga tidak terlalu merasakan panas di hari dimana matahari berjarak sejengkal diatas kepala

Nasehat Hubabah Waliyyah binti Salim AlHamid

Rahasia Bertasbih Menggunakan Tasbih Kayu Oleh Al-'Allāmah Syaikh Dr 'Alī Jumu'ah حفظه الله - M***i Mesir :

استحسن المشايخ أن يذكر الذاكر الذكر مع الكون ؛ لأن عقيدة المسلم أن ذلك الكون الذي حولنا يذكر ربنا ذكر حال،

Para Masyāyikh (syaikh-syaikh) menganggap baik (menggalakkan) agar berzikir si penzikir akan zikir beserta (dengan menggunakan) Al-Kaun (Alam/Makhluq) ; kerana ‘aqīdah Muslim, sesungguhnya Al-Kaun yang wujud disekililing kita itu berzikir (mengingati) Tuhan kita (Allāh) secara Zikir Ḥāl.

وأهل الله قد سمعوا الأشياء تُسبّح ذكر مقال،
Sesungguhnya (ada dikalangan) Para Ahlullāh (wali-wali Allāh) mereka telah mendengar alam/mahkhlūq itu berzikir secara maqāl (zikir dalam bentuk sebutan/lafaz).

TERUS berselawat & istighfar
استغفر الله العظيم
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

04/09/2019

Assalamualaikum.
Silahkn yg mau mengamalkanya .
3 Amalan Yang bersambung kepada Rosuulullooh SAW...
yang di dapat dari para 'Alim 'Ulama.
'Amalan dari Al Habib 'Umar Bin Muhammad Bin Hafiidz Bin Syeikh Abubakar Rohimahullooh...
1. Barangsiapa yang membaca HASBIYALLOOHU WANI'MAL WAKIIL... Sab'ah Marroh (7x) diwaktu pagi dan petang dengan 'amalan tersebut kita dapat limpahan anugrah dari Allooh SWT.
2. Barangsiapa yang membaca..HASBIYALLOOHU LAA ILAAHA ILLAA HUU 'ALAYHI TAWAKKALTU WAHUWA ROBBUL 'ARSYIL 'ADZHIIM...(7x) waktu pagi dan petang.. Niscaya Allooh akan mencukupkan baginya apa apa yang menyusahkan baik percaya atau tidak..
3. Dari Al Habiib 'Abdullooh Bin Muhammad Bin Syahab..Rohimahullooh..
Barang siapa yang membaca SUURAT AL-INSYIROH (Alam Nasyroh) 1X sambil dipegang dadanya dibaca waqtu selesai sholaat fardlu... Allooh akan hilangkan segala kegundahan/keresahan dihati...
Hafalkan, 'amalkan, istiqoomahkan..dan ajarkan kepada keluarga, saudara, shahaabat, teman, kerabat, murid...dll.. dengan ajaran Nabi SAW. ini..
Walloohu A'lam Bishshowab

JANGAN BANGGA DULU KETIKA KITA TELAH MEMILIKI ILMU AGAMA & TELAH BERAMAL DENGAN ISTIQOMAH ۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِ...
31/08/2019

JANGAN BANGGA DULU KETIKA KITA TELAH MEMILIKI ILMU AGAMA & TELAH BERAMAL DENGAN ISTIQOMAH

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

DIALOG ANTARA, PEMABUK DENGAN SULTAN AULIA SYEKH ABDUL QODIR AL JAELANI

Suatu ketika Sultonul Auliya' Syekh Abdul Qodir Jaelani Ra. bersama murid muridnya berpapasan dengan seorang pemabuk yang sudah mabuk berat.
Bertanyalah pemabuk itu dengan 3 pertanyaan kepada Syekh Abdul Qodir Jaelani :

1. Yaa syekh apakah ALLAH SWT mampu merubah pemabuk sepertiku menjadi ahli ta'at?
Syekh Abdul Qodir Jaelani menjawabnya : Pasti Mampu.

2. Apakah ALLAH SWT mampu merubah ahli ma'siat sepertiku menjadi ahli ta'at setingkat dirimu??
Sangat mampu, jawab Syekh Abdul Qodir Jaelani.

3. Apakah ALLAH SWT mampu merubah dirimu menjadi ahli ma'siat sepertiku..???
Tanpa menjawab pertanyaan tersebut, Seketika itu Syekh Abdul Qodir Jaelani MENANGIS dan Tersungkur, Bersujud kepada ALLAH SWT.

Murid-murid syekh Abdul Qodir Jaelani kebingungan dan bertanya, ada apa wahai Tuan Syekh..??
Betul sekali orang ini, kata syekh Abdul Qodir Jaelani kepada murid muridnya. Kapan saja ALLAH SWT mampu merubah nasib seseorang termasuk diriku. Siapa yang bisa menjamin diriku bernasib baik, meninggal dalam keadaan Khusnul khotimah.

Sekelas Sultonul Auliya Syekh Abdul Qodir Al Jaelani aja, SANGAT khawatir dengan dirinya dan TIDAK pernah bangga dengan maqam kewaliannya, APALAGI dengan kita yang belum jelas kedudukan disisi ALLAH SWT. Tak ada alasan untuk kita bangga diri dengan amal...

25/08/2019

"PENYEBAB HATI TETAP GELISAH MESKI RAJIN BERIBADAH"

Berikut ini sebuah cerita dari Abu Yazid Al-Busthami, yang insya Allah, dapat kita ambil pelajaran daripadanya;

Di samping seorang sufi, Abu Yazid Al Busthami juga adalah pengajar tasawuf. Di antara jamaahnya, ada seorang santri yang juga memiliki murid yang banyak.
Santri itu juga menjadi kyai bagi jamaahnya sendiri. Karena telah memiliki murid, santri ini selalu memakai pakaian yang menunjukkan kesalihannya, seperti baju putih, serban, dan wewangian tertentu.

Suatu saat, muridnya itu mengadu kepada Abu Yazid, “Tuan Guru, saya sudah beribadat tiga puluh tahun lamanya. Saya shalat setiap malam dan puasa setiap hari, tapi anehnya, saya belum mengalami pengalaman ruhani yang Tuan Guru ceritakan. Saya tak pernah saksikan apa pun yang Tuan gambarkan.”

Abu Yazid menjawab, “Sekiranya kau beribadat selama tiga ratus tahun pun, kau takkan mencapai satu butir pun debu mukasyafah dalam hidupmu.”

Murid itu heran, “Mengapa, ya Tuan Guru?”

“Karena kau tertutup oleh dirimu,” jawab Abu Yazid.

“Bisakah kau obati aku agar hijab itu tersingkap?” pinta sang murid.

“Bisa,” ucap Abu Yazid, “tapi kau takkan melakukannya.”

“Tentu saja akan aku lakukan,” sanggah murid itu.

“Baiklah kalau begitu,” kata Abu Yazid, “sekarang tanggalkan pakaianmu. Sebagai gantinya, pakailah baju yang lusuh, sobek, dan compang-camping.
Gantungkan di lehermu kantung berisi kacang. Pergilah kau ke pasar, kumpulkan sebanyak mungkin anak-anak kecil di sana. Katakan pada mereka, “Hai anak-anak, barangsiapa di antara kalian yang mau menampar aku satu kali, aku beri satu kantung kacang.” Lalu datangilah tempat di mana jamaah kamu sering mengagumimu. Katakan juga pada mereka, “Siapa yang mau menampar mukaku, aku beri satu kantung kacang!”

“Subhanallah, masya Allah, lailahailallah,” kata murid itu terkejut.

Abu Yazid berkata, “Jika kalimat-kalimat suci itu diucapkan oleh orang kafir, ia berubah menjadi mukmin. Tapi kalau kalimat itu diucapkan oleh seorang sepertimu, kau berubah dari mukmin menjadi kafir.”

Murid itu keheranan, “Mengapa bisa begitu?”

Abu Yazid menjawab, “Karena kelihatannya kau sedang memuji Allah, padahal sebenarnya kau sedang memuji dirimu. Ketika kau katakan: Tuhan mahasuci, seakan-akan kau mensucikan Tuhan padahal kau menonjolkan kesucian dirimu.”

“Kalau begitu,” murid itu kembali meminta, “berilah saya nasihat lain.”

Abu Yazid menjawab, “Bukankah aku sudah bilang, kau takkan mampu melakukannya!”

Cerita ini mengandung pelajaran yang amat berharga. Abu Yazid mengajarkan bahwa orang yang sering beribadat mudah terkena penyakit ujub dan takabur. “Hati-hatilah kalian dengan ujub,” pesan Iblis.

Dahulu, Iblis beribadat ribuan tahun kepada Allah. Tetapi karena takaburnya terhadap Adam, Tuhan menjatuhkan Iblis ke derajat yang serendah-rendahnya.

Takabur dapat terjadi karena amal atau kedudukan kita. Kita sering merasa menjadi orang yang penting dan mulia. Abu Yazid menyuruh kita menjadi orang hina agar ego dan keinginan kita untuk menonjol dan
dihormati segera hancur, yang tersisa adalah perasaan tawadhu dan kerendah-hatian. Hanya dengan itu kita bisa mencapai hadirat Allah swt.

Orang-orang yang s**a mengaji juga dapat jatuh kepada ujub. Mereka merasa telah memiliki ilmu yang banyak.
Suatu hari, seseorang datang kepada Nabi Shalallahu 'alaihi wasallam, “Ya Rasulallah, aku rasa aku telah banyak mengetahui syariat Islam. Apakah ada hal lain yang dapat kupegang teguh?” Nabi menjawab, : ”Katakanlah: Tuhanku Allah, kemudian ber-istiqamah-lah kamu.”

*_Ujub seringkali terjadi di kalangan orang yang banyak beribadat. Orang sering merasa ibadat yang ia lakukan sudah lebih dari cukup sehingga ia menuntut Tuhan agar membayar pahala amal yang ia lakukan. Ia menganggap ibadat sebagai investasi. Orang yang gemar beribadat cenderung jatuh pada perasaan tinggi diri. Ibadat dijadikan cara untuk meningkatkan statusnya di tengah masyarakat. Orang itu akan amat tersinggung bila tidak diberikan tempat yang memadai statusnya. Sebagai seorang ahli ibadat dan ahli dzikir, ia ingin disambut dalam setiap majelis dan diberi tempat duduk yang paling utama._*

Tulisan ini saya tutup dengan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam musnad-nya;

Suatu hari, di depan Rasulullah saw Abu Bakar menceritakan seorang sahabat yang amat rajin ibadatnya. Ketekunannya menakjubkan semua orang. Tapi Rasulullah tak memberikan komentar apa-apa. Para sahabat keheranan. Mereka bertanya-tanya, mengapa Nabi tak menyuruh sahabat yang lain agar mengikuti sahabat ahli ibadat itu.
Tiba-tiba orang yang dibicarakan itu lewat di hadapan majelis Nabi. Ia kemudian duduk di tempat itu tanpa mengucapkan salam. Abu Bakar berkata kepada Nabi, “Itulah orang yang tadi kita bicarakan, ya Rasulallah.”
Nabi hanya berkata, “Aku lihat ada bekas sentuhan setan di wajahnya.”

Nabi lalu mendekati orang itu dan bertanya, “Bukankah kalau kamu datang di satu majelis kamu merasa bahwa kamulah orang yang paling salih di majelis itu?” Sahabat yang ditanya menjawab, “Allahumma, na’am. Ya
Allah, memang begitulah aku.” Orang itu lalu pergi meninggalkan majelis Nabi.

Setelah itu Rasulullah saw bertanya kepada para sahabat, “Siapa di antara kalian yang mau membunuh orang itu?” “Aku,” jawab Abu Bakar.

Abu Bakar lalu pergi tapi tak berapa lama ia kembali lagi, “Ya Rasulallah, bagaimana mungkin aku membunuhnya? Ia sedang ruku’.”

Nabi tetap bertanya, “Siapa yang mau membunuh orang itu?” Umar bin Khaththab menjawab, “Aku.” Tapi seperti juga Abu Bakar, ia kembali tanpa membunuh orang itu, “Bagaimana mungkin aku bunuh orang yang sedang bersujud dan meratakan dahinya di atas tanah?” Nabi masih bertanya,
“Siapa yang akan membunuh orang itu?” Imam Ali bangkit, “Aku.” Ia lalu keluar dengan membawa pedang dan kembali dengan pedang yang masih bersih, tidak berlumuran darah, “Ia telah pergi, ya Rasulullah.” Nabi
kemudian bersabda, “Sekiranya engkau bunuh dia. Umatku takkan pecah sepeninggalku….”

Dari kisah ini pun kita dapat mengambil hikmah:
*Selama di tengah-tengah kita masih terdapat orang yang merasa dirinya paling salih, paling berilmu, dan paling benar dalam pendapatnya, pastilah terjadi perpecahan di kalangan kaum muslimin.* Nabi memberikan pelajaran bagi umatnya bahwa perasaan ujub akan amal salih yang dimiliki adalah penyebab perpecahan di tengah orang Islam. Ujub menjadi penghalang naiknya manusia ke tingkat yang lebih tinggi. Penawarnya hanya satu, belajarlah menghinakan diri kita. Seperti yang dinasihatkan Abu Yazid Al-Busthami kepada santrinya.🙏

24/08/2019

RAHASIA KALIMAH LAA ILAA HA ILLALLAH:-

IMAM AL-HABIB ABDULLAH BIN 'ALAWI AL-HADDAD berkata:

Jadikanlah Kalimah Tauhid LAA ILAA HA ILLALLAH sebagai
wirid yang senantiasa anda baca. Sesungguhnya Kalimah ini adalah RUH (pokok) dari SEGALA DZIKIR, dan kepadanya kembali seluruh DZIKIR. Maknanya semua DZIKIR juga tercakup di dalam Kalimat Tauhid ini.

Jadi kalau anda punya masa terluang dan juga bingung mahu membaca dzikir apa, ambillah Kalimat Tauhid sebagai Dzikir yang menemanimu sehari-hari. Sambil jalan ke- sekolah, naik kendaraan, sebelum tidur dan lain-lainnya daripada sibuk melamun, elok " cari pahala " dengan berdzikir LAA ILAA HA ILLALLAH.

HABIB JAKFAR BIN AHMAD ALYDRUS tiap hari wiridnya adalah kalimah LAA ILAA HA ILLALLAH sebanyak 70,000 kali.

SAYYIDINA AL-FAQIH AL- MUQADDAM MUHAMMAD BIN 'ALI BA'ALAWI setiap hari berdzikir 100,000 kali
LAA ILAA HA ILLALLAH,
HABIB ABDULLAH BIN HUSEIN BIN THOHIR tiap hari membaca 25,000 kali KALIMAH LAA ILAA HA ILLALLAH, 25,000 kali YA ALLAH dan 25,000 kali SHOLAWAT.

PARA 'ARIF BILLAH berkata :
أكثر من لا اله الا الله حتى تصير كلك لا اله الا الله
Artinya, " Perbanyakkanlah Kalimah " LAA ILAA HA ILLALLAH "
hingga tiap tarikan nafasmu dan tiap degupan jantungmu menyatu dengan kalimah ini."

HABIB UMAR BIN HAFIDZ berkisah :
HABIB ABDUL QODIR BIN AHMAD ASSEGAF JEDDAH r.a. adalah termasuk seorang ulama yang s**a melazimi DZIKIR LAA ILAA HA ILLALLAH.

Beberapa tahun sebelum wafat beliau ditimpa sakit keras hingga para dokter angkat tangan dan berkata bahwa kematian beliau sudah dekat.

Anehnya, terdapat seorang dokter dari Sudan yang memeriksa detik jantung beliau. Detik jantungnya normal. Dan yang luar biasa, dengan kecanggihan alat modern, dokter tersebut berkata, "Jantung orang ini mengucap KALIMAH
LAA ILAA HA ILLALLAH.

Jasadnya memang lumpuh tak bergerak, alat-alat kedokteran berada di seluruh badannya, tak mampu diajak berkomunikasi, namun hati dan jantungnya tak pernah lalai dari Dzikir nama Allah SWT. Dan beliau senantiasa berada di HADRATILLAHI TA'ALA.

Keluarganya pun memutuskan membawa beliau p**ang dan dirawat di rumah mengikuti saran seorang sholeh. Si dokter berkata, "Jika anda lepas semua peralatan ini, maka aku pastikan umurnya berakhir. " Hmm... umur manusia di tangan Allah, bukan di tangan dokter atau manusia siapapun.

Alat-alat kedokteran pun dilepas dari tubuhnya...seketika itu p**a beliau membuka matanya dan bergerak. Ketika sampai di rumah, beliau berjalan, pulih kesehatannya, berkat dzikir yang beliau lazimi, berkat keagungan nama Allah yang telah menguasai seluruh hati dan jiwa raganya.

Mari kita agungkan nama Allah di hati kita. Kita hidupkan hati kita dengan senantiasa berdzikir kepadaNya, menyebut namaNya, mencintaiNya sepenuh hati, hingga diri kita menjiwai KALIMAH
LAA ILAA HA ILLALLAH.
Kita mengakhiri hidup kita dengan kalimah
LAA ILLAA HA ILLALLAH. Allah bangkitkan kita di hari kiamat dengan KALIMAH LAA ILAA HA ILLALLAH dan di bawah bendera LAA ILAA HA ILLALLAH AMIIIN YAA RABBAL 'ALAMIIIN.

📚(Dikutip dari ceramah HABIB UMAR BIN HAFIDZ dalam DARS ROUHAH KITAB WASHOYA AN NAFI'AH)

23/08/2019

perbedaan kita dg para wali/ Ulama hanyalah sedikit saja,
- para ulama/wali sedikit-sedikit sholat sunat, kita sholat sunatnya sedkit
- Para ulama/Wali sedikit makan, kita makannya sedikit-sedikit.
- Para ulama/Wali sedikit tidurnya, kita sedikit-sedikit tidur.
Smoga yg sedikit ini bisa kita jadikan amalan yg sempurna. Aamiin

13/08/2019

�HILANGKAN SAMPAH DI HATIMU�

�Seorang laki-laki yg berbeda paham dengan seorang Guru Sufi mengeluarkan kecaman dan kata-kata kasar meluapkan kebenciannya kepada Sang Guru.

�Sang Guru hanya diam, mendengarkannya dengan sabar, tenang dan tidak berkata apa pun.

�Setelah lelaki tersebut pergi, si murid yg melihat peristiwa itu dengan penasaran bertanya :
"Mengapa Sang Guru diam saja tidak membalas makian lelaki tersebut."

�Beberapa saat kemudian, maka Sang Guru bertanya kepada si murid :
“Jika seseorang memberimu sesuatu, tapi kamu tidak mau menerimanya, lalu menjadi milik siapa kah pemberian itu ?”

"Tentu saja menjadi milik si pemberi”, jawab si murid.*

"Begitu p**a dengan kata-kata kasar itu”, tukas Sang Guru.

“Karena aku tidak mau menerima kata-kata itu, maka kata-kata tadi akan kembali menjadi miliknya.
Dia harus menyimpannya sendiri.
Dia tidak menyadari, karena nanti dia harus menanggung akibatnya di dunia atau pun akhirat, karena energi negatif yg muncul dari pikiran, perasaan, perkataan, dan perbuatan hanya akan membuahkan penderitaan hidup”.

�Kemudian, lanjut Sang Guru :
” Sama seperti orang yg ingin mengotori langit dengan meludahinya. Ludah itu hanya akan jatuh mengotori wajahnya sendiri.
Demikian halnya, jika di luar sana ada orang yg marah-marah kepadamu ... biarkan saja … karena mereka sedang membuang .SAMPAH HATI mereka:

� Jika engkau diam saja, maka sampah itu akan kembali kepada diri mereka sendiri, tetapi kalau engkau tanggapi, berarti engkau menerima sampah itu.”

“Hari ini begitu banyak orang di jalanan yg hidup dengan membawa sampah di hatinya ( sampah kekesalan, sampah amarah, sampah kebencian, dan lainnya ) … maka jadilah kita orang yg BIJAK”

�Sang Guru melanjutkan nasehatnya :

“Jika engkau tak mungkin memberi, janganlah mengambil”

“Jika engkau terlalu sulit untuk mengasihi, janganlah membenci”

“Jika engkau tak dapat menghibur orang lain, janganlah membuatnya sedih”

“Jika engkau tak bisa memuji, janganlah menghujat”

“Jika engkau tak dapat menghargai, janganlah menghina”

“Jika engkau tak s**a bersahabat, janganlah bermusuhan”

۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِه و صحبه اجمعين.

Address

Prof. Aloe Saboe Kompleeks Alkhairaat Dembe
Gorontalo

Telephone

+82290544851

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PERGURUAN PRANA SAKTI KAWASAN TIMUR INDONESIA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category