Ma'had Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah

Ma'had Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah Ma'had Tahfidzul Qur'an dan Pendidikan Ilmu Syar'iyah Al Hasyimiyyah

21/04/2025

PROFIL PONDOK PESANTREN AL HASYIMIYYAH

A. IDENTITAS LEMBAGA

Nama Instansi: Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah

Alamat: Jl. TGH. Muh. Saleh, Dusun Gapuk, Desa Gapuk, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat

Bentuk Lembaga: Pondok Pesantren, dengan unit-unit pendidikan di bawah naungan yayasan:
- Ma’had Tahfidzul Qur'an dan Diniyah Al Hasyimiyyah
- SMP IT Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah
- SMA IT Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah
Seluruh unit telah terdaftar resmi pada kementerian terkait (Kemenkumham, Kementerian Agama, dan Kementerian Pendidikan).

Tahun Berdiri: 2017

Pendiri: Al-Muqri' Al-Muhaddits As-Sayyid Abu ’Ashim Nabil bin Hasyim bin Abdullah Al-Ghamry Al-Husaini _Hafidzahullah Ta’ala_

B. SEJARAH SINGKAT

Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah didirikan pada tahun 2017 oleh seorang ulama asal Makkah, yaitu Sayyid Nabil bin Hasyim Al Ghamry sebagai bentuk kepedulian beliau terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Beliau mempercayakan kepemimpinan pesantren ini kepada murid beliau yang telah lebih dahulu kembali ke tanah air, yakni TGH. M. Ahyad bin TGH. Muhammad Idris Kediri, yang kemudian ditunjuk sebagai Mudir ‘Aam pertama.

Di masa awal, dalam menjalankan roda organisasi dan pendidikan, beliau didampingi oleh para tokoh agama setempat, antara lain:
- (Alm.) TGH. M. Syathir Idris Kediri,
- TGH. M. Zafir Idris Kediri,
- TGH. Hasbullah Munir Batu Mulik,
- TGH. Basyirun M. Shaleh Ombe dan beberapa tokoh penting lainnya.

Pada mulanya, pondok pesantren ini bernama Al Hasyimiyyah, yang diambil dari nama Bani Hasyim (keluarga besar Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wasallam) dan dari nama ayah pendiri sendiri, yaitu Sayyid Hasyim bin Abdullah Al Ghamry. Namun karena nama tersebut telah digunakan oleh lembaga lain dalam sistem administrasi Kemenkumham, maka diputuskan oleh dewan yayasan untuk memberikan tambahan nama pendiri sehingga menggunakan nama resmi: Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah.

Nama lengkap sebagaimana dicetuskan oleh pendiri adalah:
Ma’had Tahfidzul Qur'an dan Pendidikan Ilmu Agama Al Hasyimiyyah (dalam Bahasa Arab: معهد الهاشمية لتحفيظ القرآن وتعليم العلوم الشرعية). Nama ini menjadi filosofi dan identitas visual pondok pesantren.

Santri pertama mulai menimba ilmu pada tanggal 6 September 2017 sebanyak 25 orang. Waktu itu selain oleh para guru, mereka dibimbing juga oleh tiga pengurus (Mudabbir) utama yang merupakan murid dari TGH. M. Ahyad, yaitu: Ust. Jamiluddin, Ust. Mubarak dan Ust. M. Abd. Bari.

Hingga akhir tahun 2024, jumlah santri yang telah tercatat pernah menempuh pendidikan di pesantren ini mencapai 360 orang lebih.

C. VISI DAN MISI

Visi

Membentuk generasi penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya guna bagi masyarakat, berdasarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.

Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan Tahfidz Al-Qur'an secara intensif dan terpadu.

2. Menyediakan pembelajaran ilmu agama dan ilmu umum secara seimbang.

3. Menanamkan nilai-nilai akhlak islami dalam kehidupan santri sehari-hari.

4. Membentuk pribadi santri yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki daya saing.

D. KURIKULUM DAN PROGRAM PEMBELAJARAN

Pondok Pesantren Al Hasyimiyyah menerapkan kurikulum terpadu, yaitu integrasi antara kurikulum pesantren dengan kurikulum nasional melalui satuan pendidikan formal di bawah yayasan.

Fokus Pendidikan

- Tahfidzul Qur'an sebagai program utama
- Penguatan pendidikan keislaman dan karakter

Mata Pelajaran Keagamaan (Diniyah):

1. Ilmu Al-Qur'an, mencakup: Tajwid, Tilawah, Ushul Tafsir dan Qira'at yg Tujuh

2. Ilmu Hadits, seperti: Mushthalah dan Matan-matan Hadits

3. Aqidah dan Akhlak

4. Fikih, berupa: Ushul, Qawa’id dan Furu’

5. Bahasa Arab, seperti: hafalan kosa kata, Nahwu, Sharaf, Imla' dan Khath

6. Sejarah Islam, berupa: Sirah Nabawiyah, kisah para Nabi dan Tarikh Khulafa'

Pendidikan Formal

Santri juga mengikuti pendidikan formal di bawah naungan:
- SMP IT Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah
- SMA IT Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah
Keduanya telah memiliki legalitas operasional dan terdaftar di Kementerian Pendidikan.

E. PENUTUP

Profil ini disusun sebagai gambaran umum mengenai Yayasan Pondok Pesantren Al Hasyimiyyah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses pengembangan lembaga ini. Semoga catatan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi referensi dalam mengenal lebih jauh visi, misi, dan program pendidikan kami.

Disusun berdasarkan Catatan Hasyimiyyah Tgl. 02 Maret 2022 yg telah diperbaharui

21/04/2025
CATATAN HASYIMIYAHNo. : 003/MH.C/VI/2022DEWAN GURU TAHFIDZ DAN DINIYAH Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyah Gapuk, Gerung,...
11/06/2022

CATATAN HASYIMIYAH
No. : 003/MH.C/VI/2022

DEWAN GURU TAHFIDZ DAN DINIYAH

Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyah Gapuk, Gerung, Lombok Barat merupakan badan hukum yang mengambil peran di bagian pendidikan khususnya pada bidang menghafal Al Qur'an dan mempelajari ilmu-ilmu agama Islam.

Ma'had Al Hasyimiyah yang didirikan oleh salah satu Dzurriyat Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam yakni As Sayyid Nabil bin Hasyim Al Ghamry ini telah mendapatkan Pengesahan Pendirian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau Kemenkumham pada tahun 2017.

Dalam menjalankan peran khususnya dalam mendidik para santri Ketua Umum sekaligus Mudir 'Aam yang merupakan murid Sayyid Nabil sendiri yakni TGH. M. Ahyad Idris saat itu pertama-tama bekerja sama dengan beberapa tokoh, yang di antaranya adalah: TGH. L. Ibrahim Luqman Kediri, TGH. Taufiqurrahman Gerung di bidang Al Qur'an dan TGH. Basyirun M. Shaleh Ombe di bidang Al Qur'an dan Ushul; TGH. Hasbullah Munir Batu Mulik di bidang Hadits; TGH. M. Syathir Idris Kediri di bidang Imla' dan TGH. M. Zafir Idris Kediri di bidang Lughah 'Arabiyah. Sedang TGH. M. Ahyad Idris sendiri di bidang Qawa'idullughah.

Saat itu dibantu juga oleh Ust. H Muhajirin di bidang Akhlaq; Ust. H. Makki Hanbali bidang Al Qur'an dan beliau pernah belajar di Makkah di Sayyid Nabil dan di Madrasah Shoulatiyah; kemudian Ust. H. Ilhamuddin Ridwan bidang Lughah 'Arabiyah, Ust. H. M. Id bidang Tauhid dan Ust. H. Sofwan Hadi bidang Fiqh yang di mana mereka bertiga pernah berguru kepada Al Habib Zen bin Smith di Madinah Al Munawarah. Lalu ada juga Ust. H. A. Romzi yang pernah belajar di Makkah dan Ust. H. M. Irfan di Madinah.

Sedangkan pengurus yang bertugas mengontrol santri dan tetap tinggal di pondok sejak saat itu dan tetap hingga sekarang antara lain: Ust. Jamiluddin yang juga memegang Akhlaq, Ust. Mubarak Sukamdani memegang Nahwu dan Ust. M. Abd. Bari yang mana mereka bertiga adalah murid dari TGH. Ahyad.

Bulan November tahun 2017 dari Makkah Al Mukarramah Sayyid Nabil memulangkan tiga orang murid beliau untuk ikut membantu mengurus Ma'had. Selain men-Tasmi' atau menerima setoran hafalan Al Qur'an santri, mereka juga mengurus dan memegang bidang tertentu. Mereka adalah Ust. H. Ahmad bin Shabruddin yang dulunya pertama-tama memegang bidang Tajwid lalu pada akhirnya ditambah Ushuluttafsir dan Akhlaq, Ust. H. Abdullah Sami'an bidang Imla' kemudian Lughah 'Arabiyah dan Ust. H. Abd. Azim Azzurqoni bidang Hadits yang kemudian ditambah Tarikh, Musthalah dan Sharf.

Tahun Pelajaran 2018-2019 Ma'had Al Hasyimiyah dalam bidang Tasmi' memasukkan Ust. H. Akmaluddin, Ust. H. A. Sya'roni yang pernah belajar di Darul Musthafa Yaman yang pada akhirnya juga memegang Nahwu ke dalam Anggota Dewan Guru dan Ust. M. Khairi di bidang Khath yang kemudian juga memegang Tasmi'. Pada tahun ini Ust. H. Yasir Hasbullah yang pulang dari Makkah pun ikut membantu di Ma'had.

Tahun Pelajaran 2019-2020 Ust. H. A. Shalahuddin Khulaifi murid yang dikirim pulang oleh Sayyid Nabil dari Makkah bergabung untuk ikut mengurus dan memegang pelajaran Fiqh. Selama di Makkah beliau juga pernah belajar di Madrasah Shoulatiyah.

Adapun pada Semester Kedua Tahun Pelajaran ini Ust. H. Abd. Aziz Gazi gabung dan memegang Imla' yang di kemudian hari ditambah Tasmi', beliau juga adalah murid Sayyid Nabil dan pernah belajar di Shoulatiyah kemudian Universitas Ummul Quro Makkah.

Di Semester Genap TP. 2020-2021 Ust. H. A. Sulton Hasan Basri yang pernah belajar di Sayyid Nabil sekaligus Madrasah Shoulatiyah Makkah ikut bergabung ke dalam Anggota Dewan Guru dan memegang Fiqh. Di tahun ini dimasukkan juga nama Ust. Husaeni untuk memegang Tilawah.

Pada penghujung Semester Genap Ust. H. A. Rosikh yang juga murid Sayyid Nabil dan baru pulang dari Makkah bergabung untuk men-Tasmi' santri, mengurus dan memegang Fiqh, Ushul, Nahwu dan Fara'idh. Juga Ust. H. Hazli selaku murid Sayyid Nabil yang sebelumnya juga bersama TGH. Ahyad berguru kepada Habib Zen Madinah bergabung ikut mengurus Ma'had.

Semester Satu TP. 2021-2022 Ust. M. Sobirin dimasukkan memegang Sharf, lalu kemudian Ust. H. Abu Bakr Syamsul Adzkiya' yang pernah belajar di Makkah di Sayyid Nabil dan di Shoulatiyah ikut bergabung, beliau memegang Tarikh. Dan di penghujung Semester Ganjil ini juga murid Sayyid Nabil yaitu Ust. H. A. Zubaidi yang baru pulang dari Makkah ikut bergabung dan memegang Tasmi' dan Hadits. Disusul Ust. H. Isma'il Haqqi yg juga pernah belajar di Shoulatiyah dan Sayyid Nabil memegang Tasmi' dan Tajwid.

Semester Dua TP. 2021-2022 sebanyak lima orang yang pulang dari Makkah dan belajar di Sayyid Nabil Al Ghamry ikut bergabung. Mereka adalah: Habib Muhajir bin Syaikh Abu Bakar memegang Fiqh dan Ust. H. A. Kamal Ba'asyir yang mana mereka berdua juga memegang bidang Tasmi'; kemudian Ust. H. Doifurrahman memegang Tahsin dan Tilawah, disusul Ust. H. M. Azmi memegang Imla', lalu Ust. H. Musthafa Syar'an memegang Lughah 'Arabiyah.

Sebagai akhir berikut kesimpulan berupa nama-nama yang tercatat sebagai Anggota Dewan Guru Al Hasyimiyah semenjak Ma'had ini didirikan berdasarkan urut abjad:

1. TGH. Basyirun M. Shaleh
2. TGH. Hasbullah Munir
3. TGH. Lalu Ibrahim Luqman
4. TGH. Muhammad Ahyad Idris
5. TGH. Muhammad Syathir Idris (alm)
6. TGH. Muhammad Zafir Idris
7. TGH. Taufiqurrahman

8. Habib Muhajir bin Syaikh Abu Bakr
9. Ust. H. Abdul Azim Azzurqoni
10. Ust. H. Abdul Aziz Gazi
11. Ust. H. Abdullah Sami'an
12. Ust. H. Abu Bakr Syamsul Adzkiya'
13. Ust. H. Ahmad bin Shabruddin
14. Ust. H. Ahmad Kamal Ba'asyir
15. Ust. H. Ahmad Romzi
16. Ust. H. Ahmad Rosikh
17. Ust. H. Ahmad Shalahuddin
18. Ust. H. Ahmad Sulton Hasan Basri
19. Ust. H. Ahmad Sya'roni
20. Ust. H. Ahmad Zubaidi
21. Uat. H. Akmaluddin
22. Ust. H. Doifurrahman
23. Ust. H. Ilhamuddin
24. Ust. H. Isma'il Haqqi
25. Ust. H. Makki Hanbali
26. Ust. H. Muhajirin
27. Ust. H. Muhammad Azmi
28. Ust. H. Muhammad Hazli
29. Ust. H. Muhammad Id
30. Ust. H. Muhammad Irfan
31. Ust. H. Musthafa Syar'an
32. Ust. H. Sofwan Hadi
33. Ust. H. Yasir Hasbullah
34. Ust. Husaeni
35. Ust. Jamiluddin
36. Ust. Mubarak Sukamdani
37. Ust. Muhammad Abdul Bari
38. Ust. Muhammad Khairi
39. Ust. Muhammad Sobirin

CATATAN HASYIMIYAHNo. : MH.C/002/III/2022Pondok pesantren di Kec. Gerung, Lombok Barat dengan nama Yayasan Nabil Hasyim ...
21/03/2022

CATATAN HASYIMIYAH
No. : MH.C/002/III/2022

Pondok pesantren di Kec. Gerung, Lombok Barat dengan nama Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyah didirikan oleh As Sayyid Nabil Al Ghamry. Dan pada catatan kali ini kami akan membahas sedikit tentang biografi dari sang pendiri.

Lebih lengkapnya beliau bernama As Sayyid Nabil bin Hasyim bin Abdullah bin Ahmad Al Ghamry
(المقرئ المحدث الفقيه السيد نبيل بن الفقيه السيد هاشم بن العلامة الفقيه المحدث العابد الزاهد السيد عبد الله بن السيد أحمد بن السيد عبد الله بن العالم العامل العلامة السيد أحمد بن السيد النبيل محمد باعبود الملقب بالغمري)
dan Kuniah beliau adalah Abu 'Ashim (أبو عاصم). Kini beliau berusia lebih dari 60 tahun dan tinggal di Makkah Al Mukarramah, tepatnya di jalur menuju Hudaibiyah jika berangkat dari Masjidil Haram.

As Sayyid Hasyim Al Ghamry yang merupakan bapak beliau adalah sahabat dekat dari Qadhi Makkah yakni Asy Syaikh Hasan Al Masysyath dan juga murid dari Shohibul Karomat Asy Syaikh Baha'uddin Al Afghany. Adapun kakek beliau yang bernama As Sayyid Abdullah Al Ghamry dulu adalah M***i Madzhab Syafi'i di Makkah yang wafat sebelum tanah suci dikuasai oleh keluarga Saud atau Negara Arab Saudi.

Al Ghamry adalah fam atau nama marga Ahlul Bait keturunan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam lewat jalur Sayyidina Husain yang mulai muncul pada masa buyut dari Sayyid Ahmad Al Ghamry. Buyut beliau bernama Sayyid Muhammad Ba'abud yang hijrah dari Kota Tarim Hadhromaut menuju Madinah Al Munawwarah. Jadi, dulunya keluarga ini masih dikenal dengan fam Ba'abud. Tetapi di zaman Sayyid Muhammad yang di mana beliau sangat terkenal akan kemurahan hati dan kedermawanannya membuat orang-orang mengatakan: (يا سيد غمرتنا بفضلك) yang maksudnya "Wahai Sayyid, engkau membanjiri/meliputi kami dengan kemurahanmu". Disebabkan kata (غمرتنا) atau "meliputi" inilah membuat beliau dan keturunan beliau dikenal dengan keluarga Al Ghamry.

Sayyid Nabil telah menjadi yatim semenjak usia 2 tahun. Di usia masih muda beliau menekuni ilmu agama dengan menghafal Al Qur'an dan belajar berbagai disiplin ilmu kepada para ulama yang ada di Makkah, Madinah dan sekitarnya. Beliau juga belajar kepada para ulama dari negara luar yang datang untuk melaksanakn haji, umroh, ziarah Nabi atau yang beliau pergi ziarahi sendiri. Guru-guru beliau yang tidak asing bagi para penuntut ilmu di antaranya:

1. Al Quthb Al Habib Abdul Qadir bin Ahmad As Segaf, Jeddah. Sayyid Nabil belajar dari beliau Fiqh, Tashawuf dan banyak ilmu lainnya. Juga mengambil Thariqah dari beliau.

2. Al Mu'ammar Al Muqri' Asy Syaikh Makki bin Kiran Al Fasy, Maghrib (Maroko). Guru utama beliau di bidang Qiro'atussab' (Qiro'at yang Tujuh) dan Sayyid bermulazamah kepada beliau selama 13 tahun.

3. Al Qadhi Asy Syaikh Hasan Al Masysyath, Makkah. Kepada beliau Sayyid Nabil belajar Fiqh.

4. As Sayyid Ahmad Ar Ruqaimy. Belajar kepada beliau dalam tempo yang lama khususnya di bidang Fiqh dan bermulazamah hingga 3 tahun.

5. Al Faqih Asy Syaikh Ahmad Jabir Jibran, Makkah. Juga kepada beliau Sayyid banyak belajar Fiqh selama lebih dari 10 tahun.

6. Al Muhaddits As Sayyid Muhammad bin 'Alawy Al Maliki Al Hasani, Makkah. Sepeninggal Syaikh Hasan Masysyath Sayyid Nabil banyak belajar Hadits kepada Sayyid Muhammad dalam kurun waktu 24 tahun.

7. Al Musnid Asy Syaikh Yasin bin Isa Al Fadani, Makkah. Dari beliau banyak belajar tentang sanad keilmuan.

8. Al Muhaddits As Sayyid Abdullah Al Ghumary Al Hasani, dari beliau banyak juga belajar ilmu Hadits.

9. Al Mu'ammar Asy Syaikh Abdullah Dardum, kepada beliau belajar Nahw.

Dan masih banyak lagi guru-guru beliau yang lain sesuai dengan yang disebutkan di dalam kitab Tsabat beliau yang bernama Al I'Tizaz Bi Dzikri Man Laqitu Wasami'tu Waman Ajaz.

Sedangkan kitab-kitab karya Sayyid Nabil antara lain:

1. Fathul Mannan Syarah dan Tahqiq Musnad Imam Ad Darimy, kitab hadits yang terdiri dari 10 jilid besar.

2. Itmamul Ihtimam tentang Musnad Abu Muhammad bin Bahram.

3. Manahilusy Syifa Wamanahilush Shofa Tahqiq Kitab Syaraful Musthafa tentang Syama'il Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang terdiri dari 6 jilid.

4. Al Busyro Takhrij Al Khosho'ishul Kubro Lil Imam As Suyuthi juga tentang Syama'il Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan terdiri dari 8 jilid.

5. Taqribun Naf'i Wataisirul Jam'i karya beliau di bidang Qiro'at, terdiri dari 2 jilid. Disertai dengan I'lam Ahlil Qur'an tentang sanad Syaikh Makki bin Kiran.

6. Iltimasul 'Udzr tentang hal-hal yang luput dari Imam Ibnu Hajar di Fathul Bary Syarh Shahih Bukhary.

7. Ithafud Daniy tentang kekhususan Kitab Sunan Nasa'i, 2 jilid.

8. Ghayatul I'tizaz Takhrij sanad Imam Adz Dzahaby, 2 jilid.

9. Ath Thoriqatus Saniyah yang merupakan kumpulan wirid Thariqah Ba'alawiyah dan Syadziliyah.

10. Ifadatuth Tholibis Sa'id Takhrij Nuskhah Darraj 'An Abil Haitsam 'An Abi Sa'id.

11. Al Aswarul Musyrifah 'Ala Masyyakhah Waasanid Syaikh Makkah Al Musyarrafah.

12. Ithaful 'Asyirah Bi Washli Asanid Syaikh Makkah Bil Kutubisy Syahirah.

13. Al Mahfudzul Marwy Min Asanid Muhammad Al Hasan bin 'Alawy.

Adapun murid-murid beliau tidak terhitung jumlahnya, baik yang berasal dari Makkah, Madinah, Jeddah, Thaif dan wilayah lainnya di negara Saudi Arabia ataupun yang berasal dari negara lain seperti Yaman, Falestina, Algeria, Banglades, Thailand, Malaysia, Indonesia dan lainnya.

Semoga Allah Memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang shaleh serta mengumpulkan kita bersama orang-orang yang Dia Ridhoi dari dunia ini hingga akhirat nanti, Amin.

04/03/2022

CATATAN HASYIMIYAH
No. : MH.C/001/III/2022

Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyah adalah pondok pesantren yang beralamatkan di Jl. TGH Muh Saleh Dusun Gapuk, Desa Gapuk, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB.
Ia didirikan oleh Al Muqri' Al Muhaddits As Sayyid Nabil bin Hasyim bin Abdullah Al Ghamry Alu Ba'abud Ba'alawi Al Husaini yang tinggal di Makkah Al Mukarramah.

Semenjak diresmikan pd tahun 2017 Sayyid Nabil menunjuk salah satu murid terbaik beliau yg sudah lebih dulu pulang ke Lombok yaitu TGH. Muhammad Ahyad bin TGH. Muhammad Idris Kediri sebagai Mudir 'Aam Pertama.

Dalam menjalankan urusan yayasan beliau juga dibantu oleh (Alm.) TGH. Muhammad Syathir Idris Kediri, TGH. Muhammad Zafir Idris Kediri, TGH. Hasbullah Munir Batu Mulik, TGH. Basyirun Muhammad Shaleh Ombe dan lainnya.

Nama yang sebenarnya untuk pondok pesantren ini adalah Al Hasyimiyah yang diambil dari nama keluarga besar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yakni Bani Hasyim dan juga nama bapak sang pendiri sendiri yaitu As Sayyid Hasyim bin Abdullah Al Ghamry. Tetapi dikarenakan sudah ada yg terdaftar atas nama tersebut maka anggota Dewan Pembina, Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas sepakat untuk membubuhkan nama pendiri di awal sehingga menjadi Yayasan Nabil Hasyim Al Hasyimiyah.
Sebenarnya Al Hasyimiyah juga memiliki nama lengkap yang berasal dari Sayyid Nabil sendiri yaitu Ma'had Tahfizul Qur'an dan Pendidikan Ilmu Agama Al Hasyimiyah dan di dalam Bahasa Arab ditulis:
معهد الهاشمية لتحفيظ القرآن وتعليم العلوم الشرعية
yang walaupun nama itu tidak tertulis secara resmi, tetapi diabadikan pada logo yayasan dan lembaga. Dan itu mewakili visi dan misi dari pondok pesantren ini.

Adapun metode pembelajaran di pondok ini adalah yang paling utama fokus kepada menghafal Al Qur'an lalu diajarkan juga ilmu-ilmu agama, di antaranya:
- Ilmu Al Qur'an seperti: Tajwid; Tilawah; Ushulut Tafsir; Tafsir dan Qiro'atussab',
- Ilmu Hadits seperti Mushthalhul Hadits dan Mutun Hadits,
- Ushuluddin atau Aqidah,
- Suluk atau akhlak dan Tashawuf,
- Ilmu Fiqh seperti Ushulul Fiqh; Qawa'id Fiqh dan Fiqh Syafi'i,
- Ilmu Bahasa Arab seperti Nahw; Sharf; Imla' dan Khath,
- Sirah seperti Tarikh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam; Kisah para nabi dan Tarikh para Khalifah.
Dan diajarkan juga ilmu umum dikarenakan santri yg mondok di sini terdaftar sebagai siswa SMP IT Nabil Hasyim Al Hasyimiyah dan SMA IT Nabil Hasyim Al Hasyimiyah.

Santri angkatan pertama dulunya terdiri dari 25 orang yang mulai mondok pada tanggal 06 September 2017, dan mulai dari bulan yang sama pertama-tama mereka dibimbing oleh 3 orang Mudabbir utama, mereka adalah Ust. Jamiluddin, S.Sos, Ust. Mubarak, S.Sos dan Ust. M. Abd. Bari, S.Sos yang mana mereka bertiga adalah murid dari Mudir Pertama TGH. M. Ahyad Idris.

Sampai dengan hari ini tanggal 02 Maret 2022 tercatat sudah 226 santri yang pernah belajar di pondok ini. Banyak dari mereka yang sudah berhenti atau diberhentikan, karena di antara pesan dari sang pendiri untuk kami selaku pengurus dan murid beliau adalah lebih baik sedikit tapi tekun dari pada banyak tapi malas.

Kepada pihak-pihak yang bertanya tentang Ma'had Al Hasyimiyah kami mengucapkan untuk sementara hanya ini gambaran singkat tentang pondok yang bisa kami tuliskan. Semoga bermanfaat, mohon maaf dan terimakasih.

Peringatan Isro' Mi'roj Nabi tercinta Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam tahun 1443 H di Masjid Al Abbasiyah Ma'had N...
04/02/2022

Peringatan Isro' Mi'roj Nabi tercinta Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam tahun 1443 H di Masjid Al Abbasiyah Ma'had Nabil Hasyim Al Hasyimiyah

30/12/2019

Address

TGH. Muh. Saleh
Gerung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ma'had Nabil Hasyim Al Hasyimiyyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category