11/07/2026
NAK�
Kelak, waktu akan berjalan menua. Kalian akan tumbuh dewasa, melangkah jauh meninggalkan ruangan mengaji yang sederhana ini untuk mengejar cita-cita kalian. Kalian mungkin akan menjadi orang-orang hebat, pemimpin, pengusaha, atau apa pun yang kalian impikan. Namun, satu pintaku sebagai gurumu: jangan pernah lepaskan Al-Qur'an dari dadamu. Biarkan ia menjadi kompas yang menuntun langkahmu di tengah badai kehidupan.
Jika suatu hari nanti aku sudah terbujur kaku di bawah tanah, tertimbun senyapnya liang lahat, dan tak ada lagi suara serakku yang mengoreksi bacaanmu... aku memohon kepadamu, kirimkanlah lantunan ayat yang pernah kuajarkan kepadamu sebagai penerang kuburku.
Dan andai kelak kalian tidak menemuiku di surga, andai aku tertahan karena dosa-dosaku yang menggunung, tolong carilah aku, Nak. Katakan kepada Allah, "Ya Allah, selamatkanlah guruku, karena dialah yang dahulu mengenalkan bait-bait suci-Mu kepadaku."
Tetaplah mengaji, tetaplah menjaga cahaya itu di dalam dadamu. Perjalananmu masih panjang, namun ketahuilah, doa dan cinta gurumu ini akan selalu memeluk ragamu, menembus jarak dan waktu, hingga kita dikumpulkan kembali di jannah-Nya yang abadi.