17/01/2026
Follow:
Aceng Aum Umar Fahmi
Muhibbin dan Santri Pangeresa KH. Aceng Aum Umar Fahmi, Lc., S.Th.I, M.A.
17/01/2026
Follow:
Aceng Aum Umar Fahmi
05/01/2026
Wilujeng Tepang Taun Pangeresa Aceng Aum Umar Fahmi
Pembacaan Kitab Tajridushorih dan Ijazah Sanad Shohih Bukhori bersama Syaik Muhammad Amin Asyinqithi
03/12/2025
Pangeresa Aceng Aum Umar Fahmi bersama Syekh Muhammad Amin Asyinqithi
30/09/2025
Nama Lengkap: Aceng Aum Umar Fahmi
Gelar: S.Th.I (Sarjana Tafsir-Hadis / atau setara)
Ayahnya bernama KH Aceng Muhammad Ali, beliau merupakan bagian dari garis atau keluarga ulama di daerahnya.
Asal Keluarga / Domisili Aktivitas: Umumnya dikenal aktif di daerah Pasundan, khususnya Garut dan sekitarnya.
Pendidikan
Pendidikan Pesantren awal: belajar di Pesantren Fauzan, Garut sebagai titik awal pembentukan ilmu keagamaan.
Pernah melanjutkan studi di Pondok Pesantren Muhibbin di Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.
Di bidang perguruan tinggi:
S1 di bidang Hadis / Tafsir-Hadis di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
S2 / Magister: ia telah menyelesaikan tesis di program Magister Pengkajian Islam dengan konsentrasi Hadis dan Tradisi Kenabian di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tesis yang diujikan: “Dinamika Interpretasi Hadis Baiat: Studi Kasus Pemahaman Hadis Baiat Jamaah Negara Islam Indonesia di Garut Selatan”.
Pada 28 Agustus 2024, ia telah diuji tesisnya dan dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan sebagai Magister ke-2719 di program tersebut.
Karier, Aktivitas, dan kiprah
KH Aceng Aum Umar Fahmi dikenal sebagai mubaligh / penceramah / pengajar agama yang aktif di berbagai majelis dan pesantren di wilayah Pasundan (termasuk Garut).
Ia juga aktif dalam kajian hadis, fikih, dan aspek tradisi kenabian dalam Islam.
Ia kerap mengisi pengajian hadis, seperti kajian “Hadits Shahih Muslim” di Sekretariat MWCNU Sukaresmi, Komplek Pesantren Fauzan, Garut.
Di lingkungan pesantren Fauzan, ia memiliki kedekatan sebagai pengasuh / pengajar (atau setidaknya bagian dari kepengurusan pengasuh).
Dalam komentar publik, beliau juga dikenal menyampaikan pesan seperti pentingnya bersyukur kepada guru dan terus menuntut ilmu sepanjang hayat.
Pemikiran / Topik Kajian
Beberapa poin pemikiran atau hasil penelitian yang dapat diambil dari tesisnya dan aktivitasnya:
1. Hadis Baiat & Interpretasi
Dalam tesisnya, Aceng mengkaji bagaimana sebagian jamaah (misalnya NII Cipaganti) memahami hadis baiat secara literal sebagai syarat keislaman seseorang. Namun, ia membandingkan pemahaman tersebut dengan para ulama klasik yang lebih memandang konteks dan interpretasi.
2. Kritik terhadap pemahaman ekstrem “takfiri”
Salah satu latar belakang penelitiannya adalah protes terhadap fenomena takfiri — di mana sebagian kelompok mengkafirkan muslim lain berdasarkan pemahaman ekstrem terhadap teks hadis atau syarat ritual.
3. Pentingnya Adab kepada Guru dan Belajar Terus-menerus
Dalam ceramahnya, beliau menyebut bahwa “orang paling bodoh adalah yang tidak tahu berterima kasih kepada guru,” serta menekankan bahwa seorang ulama atau ajengan pun harus terus belajar agar tidak keliru atau menyesatkan.
Capaian & Pengakuan
Di publikasi “Cari Ustadz”, beliau dinyatakan sebagai mubaligh wilayah Pasundan dan sedang menyelesaikan studi magister di bidang Hadis dan Tradisi Kenabian.
Lulus ujian tesis pada 28 Agustus 2024 dengan predikat sangat memuaskan.
Memiliki kehadiran aktif di media sosial dan kajian daring (YouTube, Facebook) sebagai medium dakwah dan penyebaran ilmu.
Catatan & Keterbatasan Informasi
Beberapa informasi detail seperti tanggal lahir, nama ibu, riwayat masa kecil, atau daftar lengkap karya tulis belum saya temukan dari sumber terbuka.
Karena keterbatasan publikasi, mungkin ada perbedaan kecil atau tambahan data yang belum tercantum.
Perlu verifikasi dari sumber primer (wawancara langsung, biodata resmi) untuk memastikan keakuratan semua data.
Himbauan Ketua PCNU Kab. Garut
13/09/2025
13/09/2025
Agenda Hari Ahad, 14 September 2025
13/09/2025
Agenda Hari ini, Sabtu 13 September 2025