15/01/2026
PENERIMAAN SANTRI BARU
KUTTAB AL MADINAH
Tahun Ajaran 2026/2027
"Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqon: 74)
Dengan berharap ridha dan bimbingan Allah Ta'ala kami buka kembali penerimaan santri baru. Semoga berkah & melimpah pahala kebaikan bersama.
Kami mengundang putra-putri ayah dan bunda untuk menjadi bagian dari santri di Kuttab Al Madinah. Tunggu apalagi, daftarkan segera anak ayah/bunda sekarang juga!!
=====
Link Pendaftaran :
bit.ly/psbkuttabalmadinah
Info Pendaftaran :
+62 853-1410-5107 (Ikhwan)
+62 813-9464-4973 (Akhwat)
=====
KUTTAB AL MADINAH
JL. Mayor Suherman, no. 118 Desa Jati, Kec. Tarogong Kaler, Kab. Garut, Jawa Barat 44151
07/02/2023
PENERIMAAN SANTRI BARU
KUTTAB AL MADINAH
Tahun Ajaran 2023/2024
_"Ilmu tanpa adab seperti api tanpa kayu bakar dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh"_ (Adabul Imla' wal Istimla')
Dengan berharap ridha dan bimbingan Allah ta'ala kami buka kembali penerimaan santri baru. Semoga berkah dan berlimpah pahala kebaikan bersama
=====
Link Pendaftaran :
https://forms.gle/KpQGTcyNAaCGwCfu9
Info Pendaftaran :
083174853949 (Ust. Hamdani)
082140031164 (Ustzh. Nurhanifah)
=====
KUTTAB AL MADINAH
Komplek Yayasan Hikmah (LEC) Asrama Ash Sholihin | Jl. Guntur Sari, no. 982 Haurpanggung, Kec. Tarogong Kidul, Kab. Garut, Jawa Barat 44151
12/01/2023
ما نحل والد ولده أفضل من أدب حسن
“Tiada suatu pemberian yang lebih utama dari orang tua kepada anaknya selain pendidikan yang baik.” (HR. Al Hakim: 7679)
=====
Coming soon...
09/07/2022
"1 - 10 Dzulhijjah adalah hari terbaik umat muslim dan ternyata puncak hari terbaik itu adalah PENGORBANAN." (Ust. Budi Ashari, Lc)
====
Keluarga Besar
KUTTAB AL MADINAH
Mengucapkan SELAMAT HARI RAYA 'IDULADHA 1443 H.
Semoga Allah ﷻ Menjadikan Kita Keluarga Shaleh yang Senantiasa Istiqamah Menghidupkan Sunnah Nabi Muhammad ﷺ.
تقبل الله منا ومنكم كل عام وأنتم بخير
21/02/2022
PENERIMAAN GURU
KUTTAB AL MADINAH 2022
(Gelombang II)
"Kurikulum yang istimewa, fasilitas pendidikan yang lengkap. Kesiapan generasi untuk belajar tidak akan banyak menghasilkan ketika pendidik tidak disiapkan sebaik-baiknya." (Ust. Budi Ashari, Lc)
Ruh utama pendidikan adalah seorang guru yang 'alim dan shaleh. Guru yang tak sekedar memberikan ilmu tapi turut serta membersamainya mendidik dengan adab
Mari shalihin dan shalihat bergabung bersama dalam "jihad" pendidikan, wujudkan generasi yang lebih baik. Generasi izzah, generasi nubuwwah
13/12/2021
PENERIMAAN SANTRI BARU
KUTTAB AL MADINAH
Tahun Ajaran 2022/2023
"Dengan memperhatikan adab maka akan mudah meraih ilmu, sedikit perhatian pada adab maka ilmu akan disia-siakan". (Syeikh Sholeh al 'Ushoimi)
Dengan berharap ridha dan bimbingan Allah ta'ala kami buka kembali penerimaan santri baru. Semoga berkah dan berlimpah pahala kebaikan bersama
=====
Link Pendaftaran :
http://bit.ly/psbkuttabalmadinah
Gabung grup WA PSB :
https://chat.whatsapp.com/IQCvCaUEK0PGSOh74KGkHD
Info Pendaftaran :
08882173508 (Ust. Aziz)
083820206610 (Ustzh. Imas)
=====
KUTTAB AL MADINAH
Komplek Yayasan Hikmah (LEC) Asrama Ash Sholihin | Jl. Guntur Sari, no. 982 Haurpanggung, Kec. Tarogong Kidul, Kab. Garut, Jawa Barat 44151
29/11/2021
"Barangsiapa yang dengan sengaja tidak mengajarkan apa yang bermanfaat bagi anaknya dan meninggalkannya begitu saja, berarti dia telah melakukan suatu kejahatan yang sangat besar. Kerusakan pada diri anak kebanyakan datang dari sisi orangtua yang meninggalkan mereka dan tidak mengajarkan kewajiban-kewajiban dalam agama berikut sunnah-sunnahnya". (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)
29/09/2021
وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
“Dan beristighfarlah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [QS. Al-Baqarah : 199]
28/09/2021
BUKAN UNTUK BERMAIN, AKU DICIPTAKAN !
Oleh : Ust. Budi Ashari, Lc
Bermain sih memang dunia anak-anak…
Kalimat ini seperti telah menjadi sebuah aksioma tak terbantahkan. Saya pun tidak sedang ingin membantah. Saya sepaham dengan kalimat ini.
Kalau begitu apa yang mau dibahas di tulisan ini?
Tulisan ini merupakan mukaddimah untuk konsep utuh yang Islami tentang dunia permainan bagi anak-anak –biidznillah-.
Apakah harus segitunya…?
Oh ya, karena Nabi sendiri yang memilihkan, menyetujui dan mengarahkan tentang permainan anak-anak di zaman terbaik itu. Bahkan para ulama juga bicara tentang hal ini.
Sebenarnya para ahli kesehatan dan pendidikan hari ini juga mengingatkan berulang-ulang tentang bahaya sebuah permainan tertentu.
Apalagi jika kita baca ayat berikut ini,
يَا يَحْيَى خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ وَآتَيْنَاهُ الْحُكْمَ صَبِيًّا
“Wahai Yahya! Ambillah (pelajarilah) Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh.”Dan Kami Berikan hikmah kepadanya (Yahya) selagi dia masih kanak-kanak.” (Qs. Maryam: 12)
Kata shobiyya di ayat ini terasa spesial, karena di dalam Al Quran tidak ada orang yang diberi Allah hikmah di usia kanak-kanak selain Yahya. Ada penekanan yang sangat kuat pada kata shobiyya (usia kanak-kanak). Menurut Al Qurthubi dalam tafsirnya, menukil kalimat Muqotil dan Qotadah bahwa usianya baru 3 tahun saat dianugerahi hikmah.
Dan berikut penjelasan Ibnu Katsir dalam tafsirnya,
(Dan Kami Berikan hikmah kepadanya (Yahya) selagi dia masih kanak-kanak.) yaitu: pemahaman, ilmu, kesungguhan, tekad, menyambut kebaikan, serius menjalaninya dan bersungguh-sungguh di dalamnya pada usia belia.
Abdullah bin Mubarak berkata: Ma’mar berkata: anak-anak kecil berkata kepada Yahya bin Zakariya: Ayo kita bermain…
Yahya menjawab: Bukan untuk bermain, aku diciptakan.
Ma’mar berkata: Karena itulah Allah menurunkan ayat ini.
Jelas sekali, ada hasil yang luar biasa dari ketidakbermainan Yahya di usia kecilnya untuk mendapatkan sejak awal: pemahaman, ilmu, kesungguhan, tekad, menyambut kebaikan dengan serius dan bersungguh-sungguh dalam menjalaninya.
Jika ditanyakan kepada kita semua. Siapa yang tidak ingin generasinya mempunyai semua kemuliaan itu sejak kecil? Jawabannya: semua kita menginginkannya.
27/09/2021
Perhatikan pertumbuhan jiwanya, sebagaimana engkau khawatir akan pertumbuhan tubuhnya.