SDIT Abdul Latif Sukandi

SDIT Abdul Latif Sukandi Sekolah Dasar Islam Tepadu (SDIT) Abdul Latif Sukandi Leuwigoong Garut merupakan sekolah berbasis pesantren diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu.

03/08/2024

Dulu Aktor Kelas Papan Atas, Kini Ken Ken 'Wiro Sableng' Habiskan Masa Tua Sebagai Petani

Sekarang Herning Sukendro alias Ken Ken begitu menikmati kehidupannya sebagai seorang petani. Ya, setelah sempat meraih kejayaan sebagai selebriti melalui perannya sebagai Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 di sinetron 'Wiro Sableng', ia kini memilih menjauhi hiruk pikuk kota dan menggantungkan hidupnya pada bertani.

Dalam penampilan yang sederhana layaknya seorang petani, wajah Ken Ken tampak semringah kala ia menerima kedatangan kumparan di kediamannya di Cimande, Caringin, Bogor, baru-baru ini. Sambil mengajak kami berjalan-jalan di kebun, ia berbagi kisah mengenai kehidupan terkininya.
"Saya s**a di pertanian. Badan saya gemuk sekarang. Saya senang," ucap Ken Ken diselingi tawa kecil.

Bermula kala menyadari aset yang tersisa dan dapat dimanfaatkannya hanya lahan, Ken Ken kemudian mulai belajar mengenai ilmu pertanian. Ia yakin, bidang tersebut cukup menjanjikan jika dikelola dengan baik di negara agraris ini.

Sebenarnya ketertarikan ken ken terhadap pertanian telah ada sejak ia masih aktif berlaga di layar kaca sebagai Wiro Sableng. Di sela syuting, tak jarang ia memperhatikan kehidupan penduduk desa di sekitar lokasi syuting dan sedikit demi sedikit berbincang-bincang dengan mereka.
"Di pertanian itu yang terpenting adalah senang dulu, enggak ujug-ujug langsung bertani," ujarnya.

Lelaki kelahiran 1957 itu kemudian mengaku lebih dahulu belajar banyak hal mengenai pertanian sebelum benar-benar menjalani pekerjaan barunya tersebut. Hanya saja, lantaran merasa tak cukup, Ken Ken memutuskan untuk terjun langsung menjadi petani.

"Saya belajar bertani dari nol banget. Awalnya baca buku. Enggak ngerti, akhirnya terjun ke pertanian yang belum pernah saya lakukan ketika masih hidup glamor. Awalnya, sih, repot. Aneh saja memang awalnya. Tapi, lama-lama terbiasa berteman sama petani sampai saya punya pegawai.

Ada dua lahan yang digunakan Ken Ken untuk menjalankan aktivitas bertaninya. Satu di Cianjur, seluas 6 hektar. Sementara itu, satu lainnya terletak di Cimande dan mempunyai luas 5,8 hektar. Keduanya merupakan gabungan lahan milik Ken dan anggota keluarganya.

Ken Ken bersama keluarga memilih membudidayakan tanaman Korea di lahan yang terletak di Cianjur. Pada 2004, ia mulai dengan menanam melon Korea. Setelah berhasil, barulah kemudian lelaki kelahiran 1957 itu menjajal tanaman Korea lainnya, seperti kuari gochu, daikon, alkali, nasubi, hingga hobak.

"Dilihat dari harga, karena ini tanaman yang eksklusif dan enggak biasa ditanam di Indonesia, harganya cukup bagus. Harganya juga tetap, enggak akan turun," ujar Ken Ken mengenai alasannya memilih membudidayakan tanaman Korea.

Untuk mengelola lahan keluarganya, Ken Ken tak lagi hanya bekerja bersama adik-adiknya. Ia telah mempekerjakan 14 orang, terlebih mengingat panen dilakukan setiap hari untuk tanaman yang berbeda.

Dulu, hasil pertanian tersebut dikirim ke Jakarta. Namun, kini Ken Ken dan keluarganya hanya menyediakan hasil panen untuk diambil sendiri oleh pihak supplier.

Dalam satu hari, keuntungan yang didapatkan tak menentu, berkisar Rp 700 ribu hingga Rp 5 juta. Hasil itu kemudian dibagi, sekitar Rp 2,5 juta per minggu untuk pegawai, dan sisanya untuk Ken Ken beserta keluarga.

Sementara itu, Ken Ken membudidayakan tanaman rempah kapulaga jawa atau kapol dan pepohonan jabon di lahan yang terdapat di Cimande. Terdapat sekitar lima ribu pohon jabon di sana yang kayunya akan dijual nantinya

Meski telah merasa bahagia dengan hidup sebagai petani di desa, Ken Ken mengaku belum puas. Ternyata masih ada keinginan dalam dirinya untuk kembali berkarya di dunia akting.

"Saya tidak akan puas. Saya mau berkarya terus karena saya dilahirkan sebagai entertainer. Saya sangat rindu. Saya ingin menghibur mereka yang melalui media sosial sering meminta saya kembali berakting," tandasnya sembari tersenyum.

Lihat honornya https://s.shopee.co.id/5fUglG8afb

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Husein Taufiq Rahman, Mahkota Ratu Jaya, Hendra Juhana...
03/08/2024

Terima kasih kepada pengikut terbaru saya! Senang Anda bergabung! Husein Taufiq Rahman, Mahkota Ratu Jaya, Hendra Juhana, Junaidin Basri, Omen, Dodi Santosa, Verabella, Untungsutarman, Endang Transpot, Faulia Syarif

Ayo Sekolah Disini !!!
23/04/2022

Ayo Sekolah Disini !!!

Ramadhan Mubarak !
23/04/2022

Ramadhan Mubarak !

17/02/2020

Sekolah Dasar Islam Tepadu (SDIT) Abdul Latif Sukandi Leuwigoong Garut merupakan sekolah berbasis pesantren diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu.

17/06/2017
SAATNYA HANDPHONE KITA MENJADI SUMBER PENGHASILAN BAGI KITAMengubah pengeluaran menjadi pendapatan. Mengapa harus pakai ...
14/03/2017

SAATNYA HANDPHONE KITA MENJADI SUMBER PENGHASILAN BAGI KITA

Mengubah pengeluaran menjadi pendapatan. Mengapa harus pakai PayTren ?

Bukankah sangat mengasyikkan apabila Anda bisa isi pulsa reguler dan membeli paket data dari HP Anda sendiri ??? Anda tidak perlu repot-repot pergi ke konter hanya untuk beli pulsa atau paket data... Di PayTren Anda dapat melakukan transaksi :
Pembelian pulsa all operator, token PLN prabayar, tiket pesawat, Kereta Api, dll

Pembayaran rutin bulanan PLN, PDAM, Speedy, Telkom,TV kabel (Indovision, Aora TV, dll), Kredit mobil, motor, elektronik (Adira, FIF, WOM, dll).

Iuran bulanan BPJS Kesehatan

Melalui PayTren, dengan sekali sentuhan di Smartphone anda,
semua transaksi dapat dilakukan dengan MUDAH, EFEKTIF dan EFISIEN selayaknya mesin ATM ada digenggaman Anda....

Manfaat dan keuntungan lain yang Anda peroleh di Paytren adalah sbb :

Anda akan mendapatkan CASHBACK atau royalti disemua transaksi, baik transaksi pribadi atau dari transaksi mitra PayTren anda lainnya, sesuatu yang tidak Anda peroleh jika bertransaksi di ATM dan loket-loket pembayaran.

PayTren adalah bisnis Member Get Member yang BERBEDA dari lainnya . . .

Di PayTren TIDAK ADA yang namanya :
- KEWAJIBAN TUTUP POINT
- KEWAJIBAN BELI PRODUK
- KEJAR TARGET PENJUALAN

Ada 2 cara jika Anda ingin sukses di PayTren!! Mau tau ?

KLIK www.onebillionpaytren.com/chaezarlukman

INFO :
Chaezar Lukman
HP/SMS/WA/Line: 082214555644
BbM: D21C98B1

Peluang Bisnis Spektakuler dari PAYTREN bersama Ustadz Yusuf Mansur

16/01/2016

Hendaknya kita bicara yang baik-baik dan tulus, terlepas dari kesombonga, tidak mengharap pujian atau simpatik dari orang lain.
Dan kita harus menjaga diri dari berbuat zina, bahkan sekedar untuk mendekatinya pun sudah terlarang.

Nabi ditanya tentang perkara yang paling banyak memasukkan manusia ke neraka. Beliau SAW bersabda:
"Dua lubang :
~ lubang mulut, dan
~ lubang kemaluan". (HR. Ahmad)

15/01/2016

''Ingatlah, kalian adalah orang-orang yang diminta untuk menafkahkan sebagian harta kalian di jalan Allah, namun di antara kalian terdapat orang-orang yang kikir. Siapa pun yang bersikap kikir, maka sesungguhnya ia kikir terhadap dirinya sendiri, sebab Allah Mahakaya dan kalian adalah orang-orang miskin.'' (QS. Muhammad: 38).

07/01/2016

" Sembahlah Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan".
(QS. Al-Ankabut: 36)

05/01/2016

"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun" (QS. Al-Isra' : 44)

05/01/2016

"Aku bersumpah demi bintang-bintang, yang beredar dan terbenam, demi malam apabila telah larut, dan demi shubuh apabila fajar telah menyingsing, sesungguhnya (al-Quran) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril)" (QS. At-Taqwir : 15-19)

Address

Kp. Randukurung RT. 03 RW. 11 Desa Leuwigoong
Garut 1
44192

Telephone

+6282214555644

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SDIT Abdul Latif Sukandi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to SDIT Abdul Latif Sukandi:

Shortcuts

Share

Category