Pondok Pesantren Nurul 'Ulum Panca Mukti Lalundu

Pondok Pesantren Nurul 'Ulum Panca Mukti Lalundu Karena dengan Al-Qur’an hidup akan bahagia

❌“Menghafal Al-Qur’an Itu Susah?”❌Sahabat, jika ada yang mengatakan kepadamu bahwa menghafal Al-Quran itu susah. Ketahui...
20/06/2023

❌“Menghafal Al-Qur’an Itu Susah?”❌

Sahabat, jika ada yang mengatakan kepadamu bahwa menghafal Al-Quran itu susah. Ketahuilah, ia telah berdusta.
Yang pertama:
Harus kita pahami bahwa Al-Quran itu diturunkan oleh Allah, dan Allah yang berjanji akan menjaganya.

﴿ اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكرَ وَاِنَّا لهٗ لحٰفِظُوْن ٩ ﴾

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’anَََْ dan pasti Kami (p**a) yang memeliharanya. [QS. Al-Hijr [15]: 9]

Keyakinan bahwa ‘Allah yang menjaganya’ amatlah penting. Agar, kita tidak punya pikiran sedikit pun bahwa Al-Quran mampu kita hafalkan dengan kecerdasan dan kemampuan kita. Demi Allah, bukan Sungguh, Allah-lah yang menjaganya. Maka, saat seseorang bisa menghafalkan ayat-ayat Al-Quran, tidaklah itu karena kemampuan dan kehebatannya. Sejatinya itu atas kehendak Allah, sebab berarti Allah berkenan menjadikannya sebagai salah satu penjaga Al-Quran. Maka, yang menjaganya adalah Allah, bukan kemampuan manusia. Jika hal tersebut telah kita pahami, maka tidak mungkin muncul kalimat ‘menghafal Al-Quran sulit’.

Bagaimana mungkin kita menyebutnya sulit?
Apakah kita telah menyandarkan perjuangan ini kepada kemampuan kita yang lemah ini?
Ah, pantas saja kita mengeluh sulit, ternyata kita belum benar-benar meyakini bahwa yang menjaganya adalah Allah. Seringnya, kita masih mengandalkan kecerdasan dan kemampuan otak yang lemah ini.

Sahabat, jika kita mengeluh sulit dalam menghafal Al-Quran, artinya kita telah menuhankan ikhtiar serta kemampuan kita dalam menghafal. Seseorang yang meyakini Al-Quran adalah karunia dari Allah, tidak akan pernah mengeluh sulit,
dan bahkan mensyukri setiap perjuangannya.

Sebab, kesadaran itu telah membuatnya membuang jauh-jauh penyandaran pada kemampuan diri. Jika semua telah disandarkan kepada Allah, maka yang tersisa hanyalah kemudahan.
Begitu juga, keyakinan kita tentang ‘Allah yang menjaganya’ akan menjadikan kita kuat dan optimis. Sebab jika Allah hendak menjadikan kita terlibat dalam penjagaan itu, tentu mudah bagi Allah membuat kita hafal, meski dengan segala keterbatasan yang kita miliki.

Karena, pada akhirnya kita paham, ini tentang Ke-Maha Kuasa-an Allah, bukan tentang kemampuan lemah kita.

Yang Kedua.
Rasa sulit dalam menghafal sejatinya hanyalah was-was dari syetan, sedangkan kemudahannya adalah janji pasti dari Allah. Janji itu, sahabat, Allah ulang sampai empat kali dalam satu surah yang sama. Surah Al-Qomar.

﴿ وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ ﴾

Sungguh, Kami benar-benar telah memudahkan AlQur’an sebagai pelajaran. Adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
[QS. Al-Qomar [54]: 17, 22, 32, 40]

Sungguh, apakah kita lebih meyakini was-was syetan ketimbang janji Allah?Apakah kita lebih percaya dengan satu bisikan syetan, lantas meragukan sekian janji Allah? Jika seperti, sejatinya kita telah terperdaya. Maka, rasa sulit itu, sahabat, sebenarnya tidaklah nyata, abstrak. Sedangkan kemudahannya itu sangat nyata.

Saya analogikan begini: Sekarang, cobalah pikirkan tentang lemon yang sangat asam. Bayangkanlah, bahwa lemon itu engkau belah lalu engkau peras di atas mulutmu. Cobalah imajinasikan, bahwa tetestetes air lemon yang asam itu mengalir membasahi lidahmu dan kemudian masuk menuju kerongkonganmu.

Nah, sahabat, pada saat membayangkannya tadi, bukankah engkau merasakan ada yang berbeda dimulut dan kerongkonganmu? Seolah-olah engkau benar-benar sedang menelan air lemon tersebut. Ada semacam asam yang engkau rasakan dalam mulut dan kerongkongan.
Padahal, apakah air lemon itu benar adanya? Tidak! Ia hanyalah imajinasi yang kita munculkan, tapi seolah menjadi nyata karena kita pikirkan.

Ketahuilah rasa sulit itu tidak pernah ada, sampai kita mendatangkannya dengan pikiran-pikiran dan bayangan yang ditawarkan oleh syetan.
Jangan percaya!

Yang Ketiga:
Barangkali, engkau akan mempertanyan: Jika memang menghafal Al-Quran itu mudah, dan kesulitannya tidaklah nyata, tapi mengapa saya menghafal tidak hafal-hafal, dan ayat-ayatnya tidak masuk-masuk?
Sederhana saja, sahabat. Begini:
Menurutmu, apakah berjalan itu mudah?
Iya, pasti engkau sepakat, itu mudah sekali.
Tapi, sahabat, apakah dahulu saat engkau masih bayi, engkau seketika bisa berjalan begitu saja? Begitu lahir langsung bisa jalan?
Tidak, bukan?
Meski kita telah sepakat bahwa berjalan itu mudah, kita juga harus ingat bahwa untuk sampai pada titik mudah itu, kita pernah jatuh-bangun saat pertama kali. Kita pernah terpeleset, tersandung, tergelincir, dan berbagai proses meyakitkan lainnya.

Maka, begitulah, semudah apapun sesuatu, ia harus melalui tahapan prosesesnya.
Menghafalkan Al-Quran itu mudah! Setiap sulitnya hanyalah proses yang harus kita tempuh. Tapi tidaklah itu sebuah kesulitan, jika kita terus berjuang. Sulit itu hanya akan benar-benar menjadi sulit, jika kita berhenti hari ini. Was-was syetan yang berupa ‘perassan sulit’ itu, adalah usaha syetan untuk terus menjatuhkan perjuanganmu, hingga engkau berhenti. Maka, jangan berhenti!

Yang Keempat:
Sahabat, adakalanya kita merasakan sulit padahal sesugguhnya ia adalah bentuk kemudahan lain yang tidak kita pahami. Begini, sahabat. Salah satu penyebab hafalan susah masuk, adalah terhalang oleh dosa dan kemaksiatan. Setiap dosa itu akan menjadi noda hitam yang menghalangi cahaya Al-Quran masuk ke dalam hati.
Tapi, sahabat, kendatipun Al-Quran secara hafalan tidak masuk-masuk, ketahuilah bahwa interaksi kita yang terus-menerus dengan Al-Quran akan menggerus dan membersihkan noda-noda hitam tersebut. Sebab, setiap kebaikan akan menghapuskan kesalahan.

﴿ ... ۗاِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰت ...ِۗ. ١١٤ ﴾

[Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik menghapus kesalahan-kesalahan… [QS. Hud [11]: 114

Maka, sahabat, dalam hafalan yang tidak hafal-hafal, ada penghapusan dosa di sana. Agar, setiap hurufnya kita ulang terus menerus. Dan, sebanyak huruf yang kita baca itu, sebanyak itulah dosa akan terhapus. Sedangkan setiap hurufnya bernilai minimal sepuluh kebaikan. Maka, bukankah ini kemudahan!
Kita merasa seolah menghafal itu sulit, padahal itu kemudahan yang Allah berikan untuk mendapatkan ampunan.
Sungguh, menghafal itu mudah, bahkan sulitnya pun merupakan kemudahan lain.

Ubahlah mindset Menghafal Al-Quran itu Susah.
Menjadi Menghafal Al-Quran itu
Mudah.

Alhamdulillah,
Semoga bermanfaat

اللَّهُمَّ نَوِّرْ قُلُوْبَنَا بِتِلاَوَةِ الْْقُرْآنِ, وَزَيِّنْ أَخْلاَقَنَا بِجَاهِ الْقُرْآنِ, وَحَسِّنْ أَعْمَالَنَا بِذِكْرِ الْقُرْآنِ, وَبَيِّضْ وُجُوْهَنَا بِبَرَكَةِ الْقُرْآنِ, وَنَوِّرْ أَبْدَانَنَا بِنُوْرِ الْقُرْآنِ, وَنَجِّنَا مِنَ النَّارِ بِكَرَامَةِ الْقُرْآنِ, وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ بشَفَاعَةِ الْقُرْآنِ

Aamiin...

Repost.

Tonton juga video di channel Youtube saya : https://youtu.be/i7aSWSSaJUo
________
Ingin setiap hari nya dikirimkan broadcast motivasi ke WA kalian ?
Atau ingin konsultasi tentang quran ?
Tidak usah khawatir karena program ini GRATIS
Langsung saja save no WA saya atau klik link WA warna biru dibawah
📍WA ==> 0881023405935
http://bit.ly/Motivasi-tahfidz
📍Facebook : https://www.facebook.com/makhfudh.a.sidiq
📍Instagram :
https://www.instagram.com/makhfudhagung
📍Channel Youtube : https://youtube.com/channel/UCcD9OT1ZJAWz6t5kdOSdTAg
📍Grup Facebook : Motivasi Tahfidz Quran
📍Fans Page :
https://www.facebook.com/Motivasi-Tahfidz-Quran-122449339558744/

BONUS : Pdf mengenai kesalahan2 membaca surat Al-Fatihah oleh Ustadz Mujiadi M.A. (GRATIS)

Banyak dari lulusan pondok, sekolah 6 tahun di pondok. Saat keluar dari pondok. bagaikan burung yang terlepas dari sangk...
26/07/2022

Banyak dari lulusan pondok, sekolah 6 tahun di pondok.
Saat keluar dari pondok. bagaikan burung yang terlepas dari sangkarnya.
Terpengaruh dengan godaan,fashion dunia. Yang awalnya berniqab kemudian niqab terlepas, dari jilbab panjang semakin memendek bisa jadi terlilit lilit, kaos kaki menghilang digantikan high heels atau berbagai macam sepatu. gamis lebar kemudian berubah menjadi rok sempit,lari pun ke celana. Begitu hebat fitnah dunia.

Yang diluaran sana,banyak akhwat yang mulai berhijrah dari yang berpakaian pendek . perlahan- lahan menutup aurat hingga memakai niqob.

Sering kali terlintas dalam benak, mengapa begitu terbalik ???? Tidak semuanya yang lulusan pondok tapi tidak menutup kemungkinan ada yang seperti itu, ujian keimanan dunia luar sungguh menggoda. Hingga dalam sebuah hadits pun di sebutkan "Dunia penjara bagi orang mukmin dan syurga bagi orang kafir".

Semoga cahayanya hidayah Allah senantiasa bersinar dalam hidup kita hingga Jannah.
Apa pun ujian mu sehingga kau harus menanggalkan Niqabmu. jangan pernah kau kembali memakai pakaian singkat dan ketat.

Cukup niqab mu saja kau lepas,jangan stoking mu juga ikut terbang. Aurat mu kau anggap ringan.🥀

Ingat! Niqab SUNNAH, Menutup aurat itu WAJIB. Apa makna wajib? Maksudnya BERDOSA bila kau tak buat.
📝 Salin Tempel
🎨 .diaa
🎨🖌 .diaa
Follow .akhwat

02/07/2022
Lanjutkan pembelajaran sampai ilmu menguasai segalanya!
25/02/2022

Lanjutkan pembelajaran sampai ilmu menguasai segalanya!

Allah Tahu apa yang ada di hatimu sebelum kau mengatakannya
31/01/2022

Allah Tahu apa yang ada di hatimu sebelum kau mengatakannya

4. Tinggalkan MaksiatMaksiat adalah perbuatan yang melanggar perintah Allah atau perbuatan dosa. Ketika Allah taala meme...
01/11/2021

4. Tinggalkan Maksiat

Maksiat adalah perbuatan yang melanggar perintah Allah atau perbuatan dosa. Ketika Allah taala memerintah sesuatu, dia justru tidak amalkan. Tetapi, ketika Allah melarang dari sesuatu, justru dia amalkan.

Selain bahwasanya dia mengakibatkan dosa dan mengundang murka, salah satu bahaya dari perbuatan maksiat adalah memunculkan sifat mudah lupa.

Hal ini karena ilmu adalah cahaya, sedangkan maksiat adalah kegelapan. Dan gelapnya maksiat tidak akan pernah berkumpul dengan terangnya cahaya ilmu. Imam Syafi’i rahimahullah berkata:

شكوت إلى وكيع سوء حفظي * * فأرشدني إلى ترك المعاصي
وأخبرني بأن العلم نور * * ونور الله لا يهدى لعاصي

Aku mengadu kepada Waki’ (guru beliau) tentang buruknya hafalanku. Maka beliau menasehatiku agar meninggalkan maksiat. Beliau memberitahuku bahwa ilmu adalah cahaya. Dan cahaya Allah itu tidak diberikan kepada pelaku maksiat. [I’anatut Thalibin 2/190].

** Siapa Muslimah Sejati Itu..**Sering ada statemen  *Jangan cari istri yang s**a demo di jalan. Pemimpin negara aja mer...
16/10/2021

** Siapa Muslimah Sejati Itu..**

Sering ada statemen *Jangan cari istri yang s**a demo di jalan. Pemimpin negara aja mereka hujat apalagi pemimpin rumah tangga*

Wahai para Muslimah ideologis yg masih jombloh di jalan Allah, Jika ada Pria yang pemikirannya seperti ini datang mengkhitbah kalian, sebaiknya untuk tidak menerimahnya. Kenapa? Karena PR kalian untuk membimbingnya akan sangat banyak.

Pria yang pemahamannya seperti ini Paham agamanya masih sangat... sangat... dangkal. Diantaranya.

1. Pemahamannya terhadap Siroh dan As Sunnah sangat dangkal. Dia tidak paham bahwa pertama kali Rasulullah 'ilan.. dakwah secara terang terangan di makkah diawali dengan Masyiroh (Demonstrasi) dengan Rasulullah dan para sahabat berbaris mengelilingi kabbah sambil menyerukan islam dengan orasi. Dan di barisan belakang ikut serta barisan para muslimah yang terdiri dari istri- istri Rasulullah dan para sahabiyah lainnya.

2. Sepertinya pria model ini belum pernah baca siroh jika Khalifah Umar bin Khattab pernah dikoreksi kebijakannya terkait penetapan mahar oleh seorang muslimah, Sahabiyah tersebut mengoreksi kebijakan Khalifah Umar dengan cara naik di atas panggung berorasi di tengah keramaian. Dan umar membenarkan wanita itu. Berkat koreksinya Amirul Mukminin yang bijak itu mengubah kebijakannya tentang mahar. Selain itu para sahabat yang lain pun menyaksikannya dan mereka semua membiarkannya. Jadi merupakan Ijma' Sahabat jika seorang muslimah boleh berorasi dalam rangka amar ma'ruf nahi mungkar kepada penguasa dengan cara mengoreksi kebijakannya yang terindikasi dzolim.

3. Pria seperti ini juga tentu belum paham Hadis Rasullah yang menyatakan bahwa " Penghulu para Syuhada' adalah Hamzah dan orang yang terbunuh karena berdiri di hadapan pemimpin yang dzalim untuk mengoreksinya sebagai amar ma'ruf (muhasabah al hukkam) kepada penguasa". Qarina hadis itu bersifat umum artinya perintah tersebut bukan hanya kepada laki-laki namun juga kepada wanita. Jadi muhasabah al hukkam adalah kewajiban bukan hanya kewajiban kepada pria muslim namun juga kewajiban kepada para muslimah.

4. Kedangkalan pemahaman mereka terhadap islam membuat mereka merendahkan muslimah yang melakukan kewajibannya kepada Allah amar ma'ruf nahi mungkar terhadap kebijakan penguasa yang dzalim. Tanpa dia pahami bahwa orasi seorang muslimah yang melakukan muhasabah al hukkam karena membelah agama Allah, menyerukan hukum islam mampu menggetarkan Arsy' nya Allah. Dia tidak paham jika muslimah yang berpeluh di jalan karena menjalankan kewajiban dari Allah jauh lebih mulia dibandingkan muslimah yang hanya tinggal mengurung diri di rumah dengan dalih senantiasa dibalik hijab, sementara mereka melalaikan kewajiban publiknya melakukan dakwah dan amar ma'ruf nahi mungkar.

5. Harusnya mereka lebih banyak membaca siroh sahabiyah. Bagaimana peran mereka di publik dalam rangka membela agama Allah. Bagaimana Khaulah binti Dirar yang dijuluki kesatria berkuda atas perannya terjun langsung di medan perang bersama pas**an Kaum muslimin di perang Qadasiyah. Bagaimana Nusaibah Ummu Umara terjun langsung di perang hunain menjadi perisai Rasulullah. Dan masih banyak lagi siroh yang lain.

6. Harusnya mereka mencontoh aktivitas politik para ummul mu'minin saat Khalifah umar memintah nasehat untuk kebijakan politiknya kepada ibunda Aisya.

7. Mereka tidak tahu aja bahwa para muslimah yang garang di depan penguasa dzalim sangat taat dan lebut kepada suami mereka...
Mereka tidak tau aja betapa berharga dan muliahnya muslimah seperti ini di hadapan Allah, para malaikat sepanjang waktu memujinya...
Mereka belum tau aja betapa cerdas dan berilmunya muslimah seperti ini, Karena ilmulah yang membuat mereka berani mengoreksi penguasa...
Belum tau aja mereka betapa multi taskingnya muslimah seperti ini, mereka melakukan semua peran sebagai anak yang berbakti bagi orang tuanya, menjadi istri yang sholehah bagi suaminya, menjadi ibu yang serba bisa untuk anak - anaknya, menjadi manager, dan pengelola keuangan yang handal dalam rumah tangganya...
Belum tau aja mereka betapa besar cinta, kasih sayang dan kepedulian yang dimiliki muslimah seperti ini. Cintanya kepada Allah dan Rasulnya adalah segalanya baginya melebihi apapun di dunia ini, Cinta dan kasih sayangnya kepada keluarga tak pernah lekang oleh waktu. Cinta dan kepeduliannya kepada ummat membuatnya rela mengorbankan segala yang dimilikinya di jalan Allah.

Oleh: kak Tahreera

Bukti terbesar cinta kepada al Qur`an, yaitu seseorang berusaha untuk mehamami, merenungi dan memikirkan makna-maknanya....
14/10/2021

Bukti terbesar cinta kepada al Qur`an, yaitu seseorang berusaha untuk mehamami, merenungi dan memikirkan makna-maknanya. Sebaliknya, bukti kelemahan cinta kepada al Qur`an atau tidak cinta sama sekali, yaitu berpaling tidak merenungi maknanya. Allah Azza wa Jalla mencela orang munafik, karena tidak merenungi al Qur`an dengan firmanNya :

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan al Qur`an? Sekiranya al Qur`an itu bukan dari sisi Allah, tentu mereka sudah mendapatkan pertentangan yang banyak di dalamnya”. [an Nisaa`/4 : 82] .

Mentadabburi al Qur`an dapat mengobati berbagai macam penyakit hati, membersihkannya dari kotoran, serta dapat memberikan jawaban dan bantahan terhadap syubhat yang dibawakan setan, manusia, dan jin. Berbeda dengan orang munafik, karena enggan merenungi al Qur`an dan tidak mencari petunjuk darinya, maka hati mereka sakit, penuh penyakit syubhat dan syahwat, sebagaimana firman Allah :

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakit itu; dan bagi mereka siksa yang pedih disebabkan mereka berdusta”. [al Baqarah/2 : 10].

Jadi, ketika Allah Azza wa Jalla mengajak manusia untuk mentadabburi al Qur`an, pada hakikatnya Allah Azza wa Jalla mengajak untuk mengobati hati mereka dari berbagai macam penyakit yang membahayakan.

, mantapkan keimanan dan bekali hidup dengan ilmu. Rapatkan barisan, jalin ukhuwah. Semoga Allah memberikan berkah-Nya, membimbing rasa cinta yang ada menuju Jannah-Nya yang kekal abadi.

Address

Donggala

Telephone

+6282290035135

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok Pesantren Nurul 'Ulum Panca Mukti Lalundu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Pondok Pesantren Nurul 'Ulum Panca Mukti Lalundu:

Shortcuts

Share