06/08/2025
Join our Forest Carbon Masterclass to learn policy, project design, MRV, and trading--empowering climate solutions with expert guidance and practical tools. Register at https://forest-carbon.rccc-trainings.org
Welcome to the official Facebook Fan Page of Research Center for Climate Change Universitas Indonesia (RCCC - UI).
Research Center for Climate Change Universitas Indonesia (RCCC UI) since its established in 2010, has been trusted to maintain and manage an office on 8,5 floor of Rectorat Building (PAU building) of Universitas Indonesia in Depok campus. The Research Center has been actively engaged in climate change issues since than. Working under the Directorate of Research and Public Service (DRPM UI), RCCC U
06/08/2025
Join our Forest Carbon Masterclass to learn policy, project design, MRV, and trading--empowering climate solutions with expert guidance and practical tools. Register at https://forest-carbon.rccc-trainings.org
02/01/2025
🦋🌳 *Workshop Berkebun Bersama KupuKita: Jurus Jitu Mengundang Kupu-kupu* 🦋🌳
Resolusi di tahun 2025 mau punya taman sendiri tetapi bingung gimana caranya karna lahan cuma 1mx1m?
S**a kupu-kupu tapi gak tahu cara mengundangnya ke taman di rumah kalian?
Atau penasaran, apa sih perannya kupu-kupu di kawasan perkotaan tempat tinggal kita?
Untuk KawanKupu yang baru mau memulai berkebun di rumah atau yang sudah mahir mengelola taman, this workshop is for everyone! Yuk gabung bersama kami di *Workshop Berkebun Bersama KupuKita: Jurus Jitu Mengundang Kupu-kupu!*
_Narasumber_
Hening Sw****ka (Pegiat kebun dan kupu-kupu, )
_Moderator_
Nuruliawati (KupuKita)
🗓️ Sabtu, 11 Januari 2025
🕘09.00-12.00 WIB
📍Coffee & Couple, Tebet, Jakarta Selatan
🎉Games bareng tentang kupu-kupu, free drinks & snacks, merchandise KupuKita dan workshop kit untuk berkebun!
‼️Limited seats, hanya untuk 25 pendaftar pertama!
Registrasi di sini: bit.ly/WorkshopKupu24. Biaya pendaftaran: Rp.50,000.
Info lebih lanjut, sila hubungi Fasya (0857-1413-3068).
See you KawanKupu! 🦋
22/09/2024
Call for abstract!
Join us at the 1st Internasional Symposium on Biodiversity Conservation and Ecotourism, 7-8 December 2024, Labuhan Bajo.
https://bce-symposium.com/
01/03/2024
RCCCUI bersama DitJen Pembangunan Daerah, Kemendagri didukung oleh Ford Foundation, tengah menyusun Panduan Perdagangan Kabin Sektor Energi untuk Daerah. Simak video grafisnya melalui
Panduan Perdagangan Karbon Sektor Energi Untuk Daerah Memahami Nilai Ekonomi Karbon pada sektor energi. Hasil kerjasama RCCCUI dengan DitJen Pembangunan Daerah, Kementrian Dalam Negeri, didukung oleh Ford Found...
29/02/2024
Danau 'spongebob'
Danau 'spongebob' adalah sebutan associate peneliti RCCCUI, Anargha Setiadi untuk Danau Haji Buang di Kep**auan Maratua, Kalimantan Timur. Ini adalah salah satu danau air laut (marine lakes) di Indonesia yang kaya akan ubur-ubur air tawarnya. Di danau ini p**a, Anargha dan tim mendeskripsikan spesies bintang laut baru yang diduga endemik, Limnasterias oinops.
Simak kisah lengkapnya di https://www.mongabay.co.id/2024/02/29/keunikan-biodiversitas-danau-air-laut-haji-buang-yang-belum-dieksplorasi/
Keunikan Biodiversitas Danau Air Laut Haji Buang yang Belum Dieksplorasi Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas danau air laut, misalnya Danau Kakaban di Pulau Kakaban, dan Danau Haji Buang di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Danau Haji Buang memiliki biodiversitas unik…
31/01/2024
Bumi Bagja adalah harapan bagi Kang Isep, bumi artinya tanah dan Bagja itu Bahagia. Tanah yang berada di lereng sungai membuatnya tak memungkinkan dijadikan pertanian monokultur. Kang Isep sadar bahwa ia tinggal di pinggir hutan, bagaimana dapat hidup berdampingan dengan hutan. Dibangunnya penginapan yang berbaur dengan hutan. Diciptakannya menu-menu khas yang menggunakan bahan yang diperoleh di sekitar hutan serta pertanian masyarakat seperti yang dikelola Pak Ibrahim, mantan polisi hutan. Pertanian yang digarap secara sederhana berdasarkan pengalaman. Kang Isep dan Pak Ibrahim adalah local champion yang mendukung ekowisata berkelanjutan.
Ini adalah salah satu case-story hasil observasi mahasiswa UI dalam program “Impact Seed Funding” dari Pulitzer Center, kerjasama antara Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) dengan Departemen Biologi FMIPA-UI.
Video lengkap dapat dilihat di https://youtu.be/7Oq4W9A1u_k
Pulitzer Center_RCCC UI : Food Forest Bumi Bagja adalah harapan bagi Kang Isep, bumi artinya tanah dan Bagja itu Bahagia. Tanah yang berada di lereng sungai membuatnya tak memungkinkan dijadikan...
31/01/2024
Bang Jafra adalah mantan pemburu burung, suatu pekerjaan yang jelas memberi dampak negative bagi konservasi Taman Nasional. Sadar bahwa pekerjaannya adalah pekerjaan yang sulit, melanggar hukum, serta tidak memberi pendapatan ekonomi yang pasti, Bang Jafra beralih menjadi petani maggot dari lalat hitam. Maggot lalat hitam dikenal dapat mengurangi sampah organik. Dengan niat kuat untuk belajar, Bang Jafra menyediakan sepetak bangunan untuk ternak maggotnya. Bang Jafra adalah contoh bagaimana masyarakat dapat kreatif mencari pendapatan ekonomi yang lebih layak tanpa mengganggu hutan kawasan konservasi.
Ini adalah salah satu case-story hasil observasi mahasiswa UI dalam program “Impact Seed Funding” dari Pulitzer Center, kerjasama antara Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) dengan Departemen Biologi FMIPA-UI.
Video lengkap dapat dilihat di
https://youtu.be/ULmWgFaKVVo
Pulitzer Center_RCCC UI : Maggot Bang Jafra adalah mantan pemburu burung, suatu pekerjaan yang jelas memberi dampak negative bagi konservasi Taman Nasional. Sadar bahwa pekerjaannya adalah ...
31/01/2024
Di masa lalu, sebagian tepi kawasan TNGGP yang pernah menjadi bagian dari Perhutani menjadi sasaran penanaman pohon Kaliandra (Calliandra calothyrsus). Ini ditujukan sebagai bahan kayu bakar bagi masyarakat sekitar untuk mengurangi tekanan masyarakat masuk ke dalam hutan. Nyatanya, pohon kaliandra bersifat invasif yang mudah menyebar. Sementara masyarakat tak lagi menggunakan kayu bakar karena beralih ke tungku gas. Kang Isep adalah salah satu masyarakat yang masih menggunakan kayu kaliandra untuk mengasap daging brisket, menu andalan di Bumi Bagja. Kayu yang wangi menghasilkan daging asap yang khas. Kaliandra yang tak terkendali, masih dapat dimanfaatkan.
Ini adalah salah satu case-story hasil observasi mahasiswa UI dalam program “Impact Seed Funding” dari Pulitzer Center, kerjasama antara Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) dengan Departemen Biologi FMIPA-UI.
Video lengkap dapat dilihat di https://youtu.be/NLSaNeXwDeY
Pulitzer Center_RCCC UI : Eksplorasi Kaliandra dan Kehidupan Warga Desa Gede Pangrango Di masa lalu, sebagian tepi kawasan TNGGP yang pernah menjadi bagian dari Perhutani menjadi sasaran penanaman pohon Kaliandra (Calliandra calothyrsus). Ini ...
29/05/2023
Mari bergabung dalam Seminar Hybrid dengan tema “Jalan Terjal Restorasi Ekosistem dan Perdagangan Karbon dari Konsesi Hutan” yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Rabu/31 Mei 2023
Waktu : pk. 09.00 – 14.00 WIB
Tempat : Gedung Perpustakaan Nasional Lantai 17
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat 10110
Atau melalui zoom https://bit.ly/DIPIRCCC31052023
03/03/2023
Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Indonesia (RCCC UI) bekerjasama dengan Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) dan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) akan menyelenggarakan Webinar dengan tema “Leveraging Science in Land Use and Climate Change Issues”.
Hari/Tanggal: Rabu/8 Maret 2023
Waktu : pk. 08.30 – 12.30 WIB
Zoom link : https://bit.ly/webinar_dipi_rccc
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |