Research Center for Climate Change

Research Center for Climate Change Welcome to the official Facebook Fan Page of Research Center for Climate Change Universitas Indonesia (RCCC - UI).

Research Center for Climate Change Universitas Indonesia (RCCC UI) since its established in 2010, has been trusted to maintain and manage an office on 8,5 floor of Rectorat Building (PAU building) of Universitas Indonesia in Depok campus. The Research Center has been actively engaged in climate change issues since than. Working under the Directorate of Research and Public Service (DRPM UI), RCCC U

I adopts the vision and mission of UI especially in the field of climate change, “UI to be acknowledged as a research university and center of excellence in science, technology, and culture”

to date RCCC UI can be considered as one of the leading research center within the Universitas Indonesia

Join our Forest Carbon Masterclass to learn policy, project design, MRV, and trading--empowering climate solutions with ...
06/08/2025

Join our Forest Carbon Masterclass to learn policy, project design, MRV, and trading--empowering climate solutions with expert guidance and practical tools. Register at https://forest-carbon.rccc-trainings.org

🦋🌳 *Workshop Berkebun Bersama KupuKita: Jurus Jitu Mengundang Kupu-kupu* 🦋🌳Resolusi di tahun 2025 mau punya taman sendir...
02/01/2025

🦋🌳 *Workshop Berkebun Bersama KupuKita: Jurus Jitu Mengundang Kupu-kupu* 🦋🌳

Resolusi di tahun 2025 mau punya taman sendiri tetapi bingung gimana caranya karna lahan cuma 1mx1m?

S**a kupu-kupu tapi gak tahu cara mengundangnya ke taman di rumah kalian?

Atau penasaran, apa sih perannya kupu-kupu di kawasan perkotaan tempat tinggal kita?

Untuk KawanKupu yang baru mau memulai berkebun di rumah atau yang sudah mahir mengelola taman, this workshop is for everyone! Yuk gabung bersama kami di *Workshop Berkebun Bersama KupuKita: Jurus Jitu Mengundang Kupu-kupu!*

_Narasumber_
Hening Sw****ka (Pegiat kebun dan kupu-kupu, )

_Moderator_
Nuruliawati (KupuKita)

🗓️ Sabtu, 11 Januari 2025
🕘09.00-12.00 WIB
📍Coffee & Couple, Tebet, Jakarta Selatan
🎉Games bareng tentang kupu-kupu, free drinks & snacks, merchandise KupuKita dan workshop kit untuk berkebun!

‼️Limited seats, hanya untuk 25 pendaftar pertama!

Registrasi di sini: bit.ly/WorkshopKupu24. Biaya pendaftaran: Rp.50,000.

Info lebih lanjut, sila hubungi Fasya (0857-1413-3068).

See you KawanKupu! 🦋

Call for abstract!Join us at the 1st Internasional Symposium on Biodiversity Conservation and Ecotourism, 7-8 December 2...
22/09/2024

Call for abstract!
Join us at the 1st Internasional Symposium on Biodiversity Conservation and Ecotourism, 7-8 December 2024, Labuhan Bajo.

https://bce-symposium.com/



RCCCUI bersama DitJen Pembangunan Daerah, Kemendagri didukung oleh Ford Foundation, tengah menyusun Panduan Perdagangan ...
01/03/2024

RCCCUI bersama DitJen Pembangunan Daerah, Kemendagri didukung oleh Ford Foundation, tengah menyusun Panduan Perdagangan Kabin Sektor Energi untuk Daerah. Simak video grafisnya melalui

Memahami Nilai Ekonomi Karbon pada sektor energi. Hasil kerjasama RCCCUI dengan DitJen Pembangunan Daerah, Kementrian Dalam Negeri, didukung oleh Ford Found...

Danau 'spongebob' Danau 'spongebob' adalah sebutan associate peneliti RCCCUI, Anargha Setiadi  untuk Danau Haji Buang di...
29/02/2024

Danau 'spongebob'

Danau 'spongebob' adalah sebutan associate peneliti RCCCUI, Anargha Setiadi untuk Danau Haji Buang di Kep**auan Maratua, Kalimantan Timur. Ini adalah salah satu danau air laut (marine lakes) di Indonesia yang kaya akan ubur-ubur air tawarnya. Di danau ini p**a, Anargha dan tim mendeskripsikan spesies bintang laut baru yang diduga endemik, Limnasterias oinops.

Simak kisah lengkapnya di https://www.mongabay.co.id/2024/02/29/keunikan-biodiversitas-danau-air-laut-haji-buang-yang-belum-dieksplorasi/

Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas danau air laut, misalnya Danau Kakaban di Pulau Kakaban, dan Danau Haji Buang di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Danau Haji Buang memiliki biodiversitas unik…

Bumi Bagja adalah harapan bagi Kang Isep, bumi artinya tanah dan Bagja itu Bahagia.  Tanah yang berada di lereng sungai ...
31/01/2024

Bumi Bagja adalah harapan bagi Kang Isep, bumi artinya tanah dan Bagja itu Bahagia. Tanah yang berada di lereng sungai membuatnya tak memungkinkan dijadikan pertanian monokultur. Kang Isep sadar bahwa ia tinggal di pinggir hutan, bagaimana dapat hidup berdampingan dengan hutan. Dibangunnya penginapan yang berbaur dengan hutan. Diciptakannya menu-menu khas yang menggunakan bahan yang diperoleh di sekitar hutan serta pertanian masyarakat seperti yang dikelola Pak Ibrahim, mantan polisi hutan. Pertanian yang digarap secara sederhana berdasarkan pengalaman. Kang Isep dan Pak Ibrahim adalah local champion yang mendukung ekowisata berkelanjutan.

Ini adalah salah satu case-story hasil observasi mahasiswa UI dalam program “Impact Seed Funding” dari Pulitzer Center, kerjasama antara Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) dengan Departemen Biologi FMIPA-UI.

Video lengkap dapat dilihat di https://youtu.be/7Oq4W9A1u_k






Bumi Bagja adalah harapan bagi Kang Isep, bumi artinya tanah dan Bagja itu Bahagia. Tanah yang berada di lereng sungai membuatnya tak memungkinkan dijadikan...

Bang Jafra adalah mantan pemburu burung, suatu pekerjaan yang jelas memberi dampak negative bagi konservasi Taman Nasion...
31/01/2024

Bang Jafra adalah mantan pemburu burung, suatu pekerjaan yang jelas memberi dampak negative bagi konservasi Taman Nasional. Sadar bahwa pekerjaannya adalah pekerjaan yang sulit, melanggar hukum, serta tidak memberi pendapatan ekonomi yang pasti, Bang Jafra beralih menjadi petani maggot dari lalat hitam. Maggot lalat hitam dikenal dapat mengurangi sampah organik. Dengan niat kuat untuk belajar, Bang Jafra menyediakan sepetak bangunan untuk ternak maggotnya. Bang Jafra adalah contoh bagaimana masyarakat dapat kreatif mencari pendapatan ekonomi yang lebih layak tanpa mengganggu hutan kawasan konservasi.

Ini adalah salah satu case-story hasil observasi mahasiswa UI dalam program “Impact Seed Funding” dari Pulitzer Center, kerjasama antara Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) dengan Departemen Biologi FMIPA-UI.

Video lengkap dapat dilihat di
https://youtu.be/ULmWgFaKVVo






Bang Jafra adalah mantan pemburu burung, suatu pekerjaan yang jelas memberi dampak negative bagi konservasi Taman Nasional. Sadar bahwa pekerjaannya adalah ...

Di masa lalu, sebagian tepi kawasan TNGGP yang pernah menjadi bagian dari Perhutani menjadi sasaran penanaman pohon Kali...
31/01/2024

Di masa lalu, sebagian tepi kawasan TNGGP yang pernah menjadi bagian dari Perhutani menjadi sasaran penanaman pohon Kaliandra (Calliandra calothyrsus). Ini ditujukan sebagai bahan kayu bakar bagi masyarakat sekitar untuk mengurangi tekanan masyarakat masuk ke dalam hutan. Nyatanya, pohon kaliandra bersifat invasif yang mudah menyebar. Sementara masyarakat tak lagi menggunakan kayu bakar karena beralih ke tungku gas. Kang Isep adalah salah satu masyarakat yang masih menggunakan kayu kaliandra untuk mengasap daging brisket, menu andalan di Bumi Bagja. Kayu yang wangi menghasilkan daging asap yang khas. Kaliandra yang tak terkendali, masih dapat dimanfaatkan.

Ini adalah salah satu case-story hasil observasi mahasiswa UI dalam program “Impact Seed Funding” dari Pulitzer Center, kerjasama antara Research Center for Climate Change-Universitas Indonesia (RCCC-UI) dengan Departemen Biologi FMIPA-UI.

Video lengkap dapat dilihat di https://youtu.be/NLSaNeXwDeY






Di masa lalu, sebagian tepi kawasan TNGGP yang pernah menjadi bagian dari Perhutani menjadi sasaran penanaman pohon Kaliandra (Calliandra calothyrsus). Ini ...

Mari bergabung dalam Seminar Hybrid dengan tema “Jalan Terjal Restorasi Ekosistem dan Perdagangan Karbon dari Konsesi Hu...
29/05/2023

Mari bergabung dalam Seminar Hybrid dengan tema “Jalan Terjal Restorasi Ekosistem dan Perdagangan Karbon dari Konsesi Hutan” yang akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Rabu/31 Mei 2023
Waktu : pk. 09.00 – 14.00 WIB
Tempat : Gedung Perpustakaan Nasional Lantai 17
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat 10110

Atau melalui zoom https://bit.ly/DIPIRCCC31052023

Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Indonesia (RCCC UI) bekerjasama dengan Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) da...
03/03/2023

Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Indonesia (RCCC UI) bekerjasama dengan Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) dan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) akan menyelenggarakan Webinar dengan tema “Leveraging Science in Land Use and Climate Change Issues”.

Hari/Tanggal: Rabu/8 Maret 2023
Waktu : pk. 08.30 – 12.30 WIB
Zoom link : https://bit.ly/webinar_dipi_rccc

Address

Gd. Lab Multidisiplin FMIPA-UI Lt 7. Kampus UI Depok
Depok
16424

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Research Center for Climate Change posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category