20/02/2017
Hari Sabtu..hari joging..ceria..cerah hatinya..
Lembaga pembibitan penghafal alquran (hafidz/hafidzah) dengan target 2 tahun menyelesaikan setoran hafalan 30 juz, yang diawali dengan bimbingan tahsin.
20/02/2017
Hari Sabtu..hari joging..ceria..cerah hatinya..
semoga tidak sekedar impian..membangun rumah sendiri untuk Rumah Quran IPB..tapi akan menjadi nyata dengan do'a dan uluran tangan dari sahabat semuanya..
jadilah diantara 200 muhsinin yang mewakafkan tanah untuk Rumah Quran IPB..! via transfer ke rek BNI Syariah Cabang Depok 0250962198 an. fadlyl usman. konfirmasi via 081353549575 ( sms / WA ).
alhamdulillah ada tambahan transfer Rp. 10.500.000 (17-1-2017)
jazakumullah khairan jaza'..
08/01/2017
Bagaimana dengan yang ini?
1. *Al-Qur’an*
*M E L A R A N G*
*Menjadikan orang Kafir Sebagai PEMIMPIN*
QS.Ali Imraan: 28,
QS.An-Nisaa’: 144,
QS.Al-Maa-idah: 57.
2. *Al-Qur’an*
*M E L A R A N G*
*Menjadikan orang Kafir Sebagai PEMIMPIN Walau KERABAT Sendiri*.
QS.At-Taubah: 23,
QS.Al-Mujaadilah: 22,
3. *Al-Qur’an*
*M E L A R A N G*
*Menjadikan orang Kafir Sebagai TEMAN SETIA*.
QS.Ali Imraan: 118,
QS.At-Taubah: 16.
4. *Al-Qur’an*
*M E L A R A N G*
*SALING TOLONG dengan kafir yang akan MERUGIKAN umat islam*.
QS.Al-Qasshash: 86,
QS.Al-Mumtahanah: 13.
5. *Al-Qur’an*
*M E L A R A N G*
*MENTAATI orang kafir untuk MENGUASAI Muslim*
QS.Ali Imraan: 149–150.
6. *Al-Qur’an*
*M E L A R A N G*
*Memberi PELUANG kepada orang kafir sehingga MENGUASAI Muslim*.
QS.An-Nisaa’: 141.
7. *Al-Qur’an*
*MEMVONIS MUNAFIQ*
*Kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin*.
QS.An-Nisaa’: 138–139.
8. *Al-Qur’an*
*MEMVONIS ZALIM*
*Kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin*.
QS.Al-Maa-idah: 51.
9. *Al-Qur’an*
*MEMVONIS FASIQ*
*Kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin*.
QS.Al-Maa-idah: 80–81.
10. *Al-Qur’an MEMVONIS SESAT, kepada muslim yg menjadikan kafir sebagai pemimpin*.
QS.Al-Mumtahanah: 1.
11. *Al-Qur’an MENGANCAM AZAB, Bagi yang menjadikan Kafir cebagai Pemimpin / Teman setia*.
QS.Al-Mujaadilah: 14–15.
12. *Al-Qur’an* *MENGAJARKAN DOA*
*Agar Muslim Tidak Menjadi SASARAN FITNAH kaum Kafir*
QS.Al-Mumtahanah: 5.
15/07/2016
http://www.rumahqurandaaruttarbiyah.com/2015/05/membaca-surat-al-kahfi-di-hari-jumat.html
Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jum’at ~ Rumah Quran Daarut Tarbiyah
15/07/2016
http://www.rumahqurandaaruttarbiyah.com
Rumah Quran Daarut Tarbiyah Lembaga pembibitan penghafal alquran (hafidz/hafidzah) dengan target 2 tahun menyelesaikan setoran hafalan 30 juz dengan diawali bimbingan tahsin.
"Penerimaan santri Takhosus 1tahun khatam 30 juz" untuk Tamat SMA / Sederajat khusus ikhwan
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
" Saya mentargerkan anak - anak untuk hafal quran tamat SD, kalau tidak..maka tamat SMP, kalau tidak..maka tamat SMA, kalau belum juga..maka setelah tamat SMA fokus dulu hafal Quran sampai khatam..kalau sudah khatam..maka anak-anak boleh kuliah dimana saja yang mereka s**ai..inilah komitmen kami " ( Ust. Mutamimul ulla, SH. - ayah sukses yang mengantarkan anak-anaknya menjadi hafizh-hafizhoh).
Mengikuti jejak dan komitmen beliau serta banyaknya permintaan ortu untuk membuka program khusus tahfizh untuk anak laki-laki (ikhwan) tamat SMA..kami dari Rumah Quran Indonesia dengan :
Bismillahirraohmaanirrohim..kami menerima santri baru saat ini dengan syarat :
1. Tamat SMA /sederajat
2. Lancar baca quran dan diutamakan sudah belajar tahsin.
3. Bersedia fokus selama 1 tahun
4. Siap di Tarbiyah di Rumah Quran
5. Berakhlak baik dan memiliki kemauan kuat untuk hafal quran
6. Siap mengikuti program di Rumah Quran dengan sungguh-sungguh / serius.
7. Diutamakan anak kader terbina
8. Siap memenuhi biaya-biaya berupa uang pangkal Rp. 2.000.000 (uang pangkal pendaftaran untuk ranjang, kasur, bantal, lemari dan spp bulan pertama )
9. Bisa membayar spp bulanan Rp. 600.000 /bulan ( termasuk asrama, program dan makan)
10. Bersedia hidup dalam kebersamaan dengan kesederhanaan.
Pendaftaran :
Dari 20 Desember 2015 s/d penuh quota (terbatas)
Cara daftar :
Kirim biodata lengkap , foto , dan rekaman suara tilawah QS. Maryam 1-10 via WA ke no. 081353549575
Buruan daftar ya..
Lokasi belajar di Rumah Quran Indonesian Kota Depok Jl. karet Rt. 03 / 019 no. 1 Kampung Gedong kel. Kemirimuka kec. Beji, Kota Depok.
🏠kantor Pusat Rumah Quran Indonesia jl. kapuk gang angsana no.47 Rt. 01/ 02 kel. Pondok Cina-Beji, Depok🏠
" Kami menerima juga yang usia SMP dan SMA, yang mau fokus tinggal di asrama, siap tidak sekolah harian, ikut program Paket B atau Paket C, SPP bulanan Rp. 700.0000, biaya masuk Rp. 5.500.000 "..
Mohon bantu share ke yang lain..siapa tahu ada saudara yang membutuhkan..
⭐⭐UNTUK INDONESIA YANG BAROKAH⭐⭐
Berkata Al Fudhail bin 'Iyadh Rahimahullah:
قال الفضيل بن عياض رحمه الله: - رهبة العبد من الله على قدر علمه بالله، وزهادته في الدنيا على قدر رغبته فى الاخرة
"Rasa takut seorang hamba kepada Allah itu sesuai kadar ilmunya tentang Allah, dan Zuhudnya di dunia sesuai kadar pengharapannya kepada kehidupan akhirat"
🌾🌷🌴🍄🍃🍀🌿🌺🌻
📚 Hukm wa Aqwaal Ash Shalaf
🌻🌴Jazakallahu Khairan🌴🌻
Dari Usamah bin Zaid Radhiallahu ‘Anhuma, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ: جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ
"Barang siapa yang telah dibuatkan kebaikan untuknya lalu dia berkata kepada pelakunya: Jazaakallah khairan (Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka dia telah lebih dari cukup dalam memberikan pujian.
🌿🍃🌿🍃🌿🍃
📕 HR. At Tirmidzi No. 2035, katanya: hasan jayyid gharib, Al Bazzar No. 2601, An Nasa’i, As Sunan Al Kubra No. 9937, Ibnu Hibban No. 3413, Al Baihaqi, Syu’abul Iman No. 8713. Dll
📗 Hadits ini dishahihkan oleh Imam Ibnu Hibban dalam kitab Shahihnya No. 3413, diikuti Al Hafizh Ibnu Hajar, Bulughul Maram No. 1369, Imam Al Munawi, At Taisir bisy Syarhi Al Jaami’ Ash Shaghiir, 2/428, Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami’ No. 708. Sementara Imam An Nawawi (Al Adzkar No. 935), Syaikh Abdul Qadir Al Arna-uth mengikuti penghasanan yang dikatakan Imam At Tirmidzi.
📘 Syaikh Abdurrahman Al Mubarkafuri Rahimahullah menjelaskan:
“Hal tersebut sudah cukup dalam menunaikan ungkapan “terima kasih” kepada pemberinya, dan itu merupakan pengakuan dari ketidakmampuan dalam memberikan balasan yang lebih, hal ini bagi orang yang memang tidak bisa memberikan balasan yang setimpal, sehingga dia mengembalikan balasan itu kepada Allah ﷻ agar Dia memberikan balasan baginya. Sebagian ulama mengatakan: “Jika tangan kalian pendek untuk memberikan balasan, maka panjangkanlah lisan Anda dengan rasa terima kasih dan doa.” (Tuhfah Al Ahwadzi, 6/156)
🔷🔶🔷🔶
Ust. Farid Nu'man Hasan
🌿🌺 Dosa Besar Yang Diremehkan Remaja 🌺🌿
Hi guys! ... Tahu gak, banyak lho hal-hal yang dianggap biasa saja oleh kita, ternyata di sisi Allah ﷻ termasuk dosa-dosa besar. Tapi, karena dianggap biasa akhirnya kita menganggap itu tidak apa-apa, padahal fatal.
Nah .., di sini akan saya paparkan beberapa contoh dosa besar yang diremehkan remaja-remaja masa kini. So, .. duduk yang manis dan perhatikan!
1⃣ Percaya Ramalan Bintang
Pasti tahu kan ..., Libra, Sagitarius, Gemini, Ta**us, de el el. Kalau kamu baca ini, biasanya akan ada rasa penasaran, katanya sih sekadar mau tahu. Tapi lama-lama terpancing ingin membuktikan, akhirnya bisa lahir rasa antara percaya dan tidak. Nah itulah kesyirikan, yaitu kita menjadikan selain Allah ﷻ sebagai penentu nasib kita. Ini merupakan penyakit terparah dalam aqidah tauhid dan dosa terbesar. Biasanya dalam daftar ramalan bintang, akan diramal jodoh, percintaan, keuangan, dan kesehatan.
👉 Padahal Allah ﷻ sudah menegaskan:
قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Katakanlah: "Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah pelindung Kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal." (QS. At Taubah: 51)
Jadi, apa pun yang kita alami adalah dalam pengetahuanNya dan berjalan sesuai kehendakNya, bukan karena ramalan bintang yang nebak-nebak secara sembarang itu. Tahu kan matematika peluang? Nah logikanya mirip dengan ramalan bintang tersebut. Orang yang bintang Gemini, Libra, dan lainnya, tentu banyak sekali, mungkin jutaan manusia. Si peramal akan meramal bebas, asal bicara, pasti akan ada yang cocok dengan pembacanya. Bukan karena dia tahu atau jago meramal, tapiiii ….. karena memang yang berbintang Gemini, Libra, dan lainnya itu banyak. Wajarlah kalau berpeluang ada yang cocok.
👉 Allah ﷻ berfirman tentang dosa syirik:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. An Nisa: 48)
2⃣ Durhaka Kepada Orang Tua
Hayoo ngaku … siapa yang pernah melawan orang tua? Baik membantah perkataannya, menolak perintahnya yang baik-baik, bahkan pernah menghardiknya? Kalau pernah, buru-buru deh minta maaf dan mohon ampun kepada Allah ﷻ. Tahu gak, itu termasuk terlarang keras dalam Islam. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua selalu digandengkan dengan penyembahan kepada Allah ﷻ., sebagaimana larangan durhaka kepada orang tua selalu digandengkan dengan larangan syirik kepada Allah ﷻ.
Allah ﷻ berfirman tentang perintah berbakti kepada kedua orang tua:
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, Ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. (QS. An Nisa: 36)
Dengan tegas oleh Nabi Muhammad ﷺ bahwa durhaka kepada orang tua adalah DOSA BESAR:
إِنَّ أَكْبَرَ الْكَبَائِرِ عُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ
Sesungguhnya termasuk dosa besar yang paling besar adalah durhaka kepada kedua orang tua. (HR. Ahmad No. 7004, Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 7004)
Ibnu Umar Radhiallahu 'Anhuma mengatakan:
بكاء الوالدين من العقوق والكبائر
Membuat kedua orang tua menangis adalah kedurhakaan dan termasuk dosa besar. (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad No. 31. Syaikh Al Albani: shahih. Lihat Ash Shahihah No. 2898)
Sa’id bin Abi Sa’idberkata: Ada seorang laki-laki bertanya kepada Ka’ab tentang durhaka kepada orang tua: “Apakah kamu dapati dalam Al Quran dan As Sunnah tentang durhaka?”
Beliau menjawab:
إِذَا أَقْسَمَ عَلَيْهِ لَمْ يُبْرِرْهُ، وَإِنْ سَأَلَهُ لَمْ يُعْطِهِ، وَإِذَا ائْتَمَنَهُ خَانَهُ، فَذَلِكَ الْعُقُوقُ
Jika dia bersumpah tidak dibenarkan sumpahnya, jika dia meminta tidak diberikan keinginannya, dan jika dia memberikan amanah dikhianati amanahnya. Itulah durhaka (kepada orang tua).” (Lihat Jami’ Ma’mar bin Rasyid Al Azdi, No. 20131)
3⃣ Mengejek Teman Dengan Nama-Nama Hewan
Aduh sakit kan .. kalau kamu dipanggil, “eh nyet ...” ... “Woi ... babi!”. Periih!!
Allah ﷻ berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekump**an orang laki-laki merendahkan kump**an yang lain, boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan jangan p**a sekump**an perempuan merendahkan kump**an lainnya, boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan janganlah s**a mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan Barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. (QS. Al Hujurat: 11)
Secara khusus, kita juga dilarang memaki dengan memanggil saudara kita dengan menyebutnya sebagai hewan.
Ibrahim An Nakha’i berkata:
كَانُوا يَقُولُونَ: إِذَا قَالَ الرَّجُلُ لِلرَّجُلِ: يَا حِمَارُ، يَا كَلْبُ، يَا خِنْزِيرُ؛ قَالَ اللَّهُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: أَتَرَانِي خَلَقْتُ كَلْبًا أَوْ حِمَارًا أَوْ خِنْزِيرًا
Dahulu mereka mengatakan: “Jika ada seorang laki-laki yang berkata kepada laki-laki lainnya: “Wahai keledai, wahai anjing, wahai babi.” Maka Allah akan berkata kepadanya pada hari kiamat: “Apakah kau melihat Aku menciptakannya sebagai anjing? Atau keledai? Atau babi?” (Al Mushannaf Ibni Abi Syaibah, No. 26102. Semua perawinya terpercaya)
Dari Al ‘Ala bin Al Musayyib dari ayahnya, katanya:
لَا تَقُلْ لِصَاحِبِكَ: يَا حِمَارُ، يَا كَلْبُ، يَا خِنْزِيرُ. فَيَقُولَ لَكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ: أَتُرَانِي خُلِقْتُ كَلْبًا أَوْ حِمَارًا أَوْ خِنْزِيرًا؟
Jangan kamu katakan kepada sahabatmu: Wahai keledai, wahai anjing, wahai babi. Sebab, akan dikatakan kepadamu pada hari kiamat nanti: “Apakah kau melihat aku menciptakannya sebagai anjing? Atau keledai? Atau babi?” (Ibid, No. 26100)
Nah, jelas kan larangannya? Bakan sangat keras. Jadi, jangan deh ngejek, atau memanggil teman kamu dengan nama-nama hewan. Bukankah Allah ﷻ menciptakan mereka sebagai manusia? Kenapa kita memanggilnya dengan nama-nama hewan?
4⃣ Berbohong kepada Orang Tua dan Guru
Naah kayanya ini sering nih. Berbohong itu muara semua kejahatan lho. Mencontek ketika ujian, mengambil uang sekolah, bolos dari sekolah, bahkan kejahatan tingkat tinggi seperti korupsi itu karena diawali hobi bohong sebelumnya.
Wajar sekali jika berbohong merupakan awal banyak kejahatan. Dari Abdullah bin Mas’ud , bahwa Nabi ﷺ bersabda:
إِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ، وَالْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ، حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا
Hati-hatilah kamu terhadap dusta, karena dusta itu membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa kepada neraka. Seseorang terus melakukan kedustaan hingga akhirnya Allah ﷻ catat dirinya sebagai pendusta. (HR. Ahmad No. 4108. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan: shahih sesuai syarat Bukhari dan Muslim. Lihat Ta’liq Musnad Ahmad No. 4108)
Nabi ﷺ menyebut bahwa ini merupakan salah satu ciri munafik. Coba nih baca:
Dari Abu Hurairah , bahwa Nabi ﷺ bersabda:
آيَةُ المُنَافِقِ ثَلاَثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
Ciri munafiq ada tiga: Jika berbicara dia berbohong, jika berjanji dia ingkar, jika diberi amanah dia berkhianat. (HR. Al Bukhari No. 33)
5⃣ Tawuran dan Mem-bully
Dua hal ini enggak mirip-mirip amat, tapi ada kesamaan yaitu menzalimi orang lain dengan lisan dan fisik. Ada yang mengejek, sampai menyakiti secara fisik, baik melukai bahkan membunuh. Ini jelas dosa besar yang luaaaarrrr biasa.
Nabi ﷺ juga bersabda:
سِبَابُ المُسْلِمِ فُسُوقٌ، وَقِتَالُهُ كُفْرٌ
Memaki seorang muslim adalah kefasikan, dan membunuhnya adalah kekufuran. (HR. Bukhari No. 48)
Dari Jabir bin Abdullah , bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
اتَّقُوا الظُّلْمَ فَإِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Takutlah terhadap kezaliman, sesungguhnya kezaliman akan membawa kegelapan pada hari kiamat nanti. (HR. Muslim No. 2578)
Dari Abu Musa Al Asy’ary , bahwa Nabi ﷺ bersabda:
قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ الإِسْلاَمِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: «مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ، وَيَدِهِ»
Mereka bertanya: Wahai Rasulullah, Islam apakah yang paling utama? Beliau bersabda: “Yaitu orang yang muslim lainnya aman dari lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari No. 11, Muslim No. 42)
Sebenarnya masih banyak lagi ..., tapi itu saja dulu ya.. Semoga setiap kita bisa menjadi anak yang shalih, kebanggaan orang tua di dunia dan akhirat.
Wallahu A’lam
🔶🔷🔶🔷
Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
🌿🌺 Salah Satu Adab Penyembelih Qurban 🌺🌿
Disunnahkan orang yang menyembelih adalah yang berkurban, jika dia memiliki keahlian.
Demikianlah yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
📋وَنَحَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَدَنَاتٍ بِيَدِهِ قِيَامًا وَذَبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ كَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ
“Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyembelih Unta dengan tangannya sendiri sambil berdiri, di Madinah Beliau menyembelih dua ekor kambing Kibasy yang putih.” (HR. Bukhari No. 1551)
Namun, bagi yang tidak ada keahlian, dianjurkan untuk menyaksikan penyembelihan.
✔ Berkata Syaikh Sayyid Sabiq:
ويستحب أن يذبحها بنفسه، إن كان يحسن الذبح، وإلا فيندب له أن يشهده.
“Disunahkan disembelih sendiri oleh yang berkurban, jika dia bisa menyembelih dengan baik, jika tidak bisa, maka dianjurkan untuk menyaksikan.” (Fiqhus Sunnah, 1/741)
🔷🔶🔷🔶
Share from fanpage : Ustadz Farid Nu'man Hasan, S.S.
Selasa: kajian tafsir
🌺 MUQADDIMAH TAFSIR 🌺
📋Pengertian tafsir secara bahasa
Para ulama ahli bahasa berbeda pendapat tentang akar kata ‘tafsir’ dalam dua pendapat:
✏ Pendapat pertama:
قيل هي من " الفَسْرُ " بمعنى البيان والكشف ، وفسَّرَه أبانه ووضحه ، وفسر القول إذا كشف المراد عن اللفظ المشكل
Berasal dari kata “ al fasru” artinya al bayan ( penjelasan ) dan al kasyfu ( menyingkap ), fassarahu berarti menjelaskan dan menerangkannya, fasaral qaul, jika menyingkap makna-makna dari lafadz yang sulit.
(Ibnu Mandzur, Lisanul Arab, 5/555) Mukhtarus Sihah1/211, Azhari, Thdzibul Lughah, 12/407)
Allah berfirman didalam Al Qur’an:
وَلَا يَأْتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئْنَاكَ بِالْحَقِّ وَأَحْسَنَ تَفْسِيرًا
Dan mereka (orang-orang kafir itu) tidak datang kepadamu (membawa) sesuatu yang aneh, melainkan Kami datangkan kepadamu yang benar dan penjelasan yang paling baik ( QS. Al Furqan:33)
✏Pendapat kedua:
قيل : هو مقلوب من " سَفَر " بمعنى كشف، يقال : سَفَرت المرأةُ سفوراً إذا ألقتْ خِمَارَها عن وجهها وهي سافرة ، وأسفر الصبح أضاء وأشرق
Tafsir merupakan bentuk terbalik dari kata “safara” artinya menyingkap, dikatakan safarat imra’atu safuran, jika ia menyingkap penutup wajahnya, “asfara subha” jika cahayanya bersinar terang.
( Fairuz Abadi, Qamus Al Muhith 2/113, Zarkasyi, Al Burhan 1/148)
📋Pengertian tafsir secara istilah
Beragam pendapat para ulama terkait pengertian tafsir menurut istilah, diantaranya:
1⃣ Ibnu Juzayyi( 741 H ) berpendapat yang dimaksud dengan tafsir adalah:
شرح القرآن، وبيان معناه ، والإفصاح بما يقتضيه بنصِّه ،أو إشارته ، أو نحوهما
“Penjabaran dan penjelasan makna Al Qur’an, keterangan yang sesuai dengan nash ( teks ) atau isyarat atau sejenisnya
( Ibnu Juzayyi, at Tashil li Ulumi at Tanzil 1/6 )
2⃣ Abu Hayyan Al Andalusy ( 745 H )
علمٌ يُبحثُ فيه عن كيفية النطق بألفاظ القرآن ، ومدلولاتها ، وأحكامِها الإفرادية والتركيبيَّةِ ، ومعانيها التي تُحمل ُ عليها حالَ التركيبِ ، وتتمات ذلك
Ilmu yang membahas tatacara pengucapan lafadz Al Qur’an, petunjuk, hukum-hukum baik tunggal maupun tarkib ( susunan kalimat ), dan makna yang tercakup didalam susunan kalimat tersebut dan kesempurnaannya.
( Abu Hayyan, Al Bahrul Muhith 1/ 23 )
Beliau lalu menjelaskan yang dimaksud dengan ilmu disini adalah ilmu yang luas cakupannya, yang membahas tentang ilmu Qiraat dan lafadz, ilmu Sharaf, I’rab. Bayan dan ilmu Badi’, ilmu Nasakh dan Mansukh, Sabab Nuzul serta kisah-kisah didalam Al Qur’an.
3⃣ Imam Az Zarkasy ( 794 H ) berpendapat bahwa:
علم يفهم به كتاب الله تعالى المنزل على نبيه محمد صلى الله عليه وسلم وبيان معانيه واستخراج أحكامه وحكمه
Ilmu untuk memahami kitab Allah yang diturunkan kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam beserta penjelasan makna dan memilah hukum dan hikmahny.
( Al Burhan Fi Ulumil Qur’an 1/19)
4⃣ Al Jurjany ( 816 H) berpendapat:
توضيح معنى الآية وشأنها وقصتها والسبب الذي نزلت فيه بلفظ يدل عليه دلالة ظاهرة
Ilmu yang menjelaskan makna dan kondisi ayat, kisah-kisah, sebab-sebab ayat diturunkan dengan lafadz yang menunjukkan makna yang jelas. (At Ta’rifat, 67 )
5⃣ Ibnu Asyur berpendapat:
هو اسم للعلم الباحث عن بيان معاني ألفاظ القرآن وما يستفاد منها باختصار أو توسع
Ilmu yang meneliti tentang makna lafadz Al Qur’an dan kandungannya secara simple atau luas. ( At Tahrir wa Tanwir, 1/3)
6⃣ Az Zarqani berpendapat:
علم يُبحث فيه عن أحوال القرآن الكريم من حيث دلالته على مراد الله تعالى بقدر الطاقة البشرية
Ilmu yang membahas tentang Al Qur’an dari sisi petunjuk dan apa yang Allah kehendaki dari ayat tersebut sesuai dengan kemampuan manusiawi.
( Manahilul Irfan 2/4 )
Dari berbagai pendapat ulama tentang pengertian ilmu tafsir dapat disimpulkan bahwa ilmu tafsir adalah:
🔷Ilmu yang membahas tentang penjelasan dan penjabaran makna Al Quran sesuai dengan kemampuan manusiawi berdasarkan nash dan isyarat-isyarat yang terkandung didalamnya.🔶
📋Pembagian Tafsir
Tafsir ada dua jenis:
1⃣ Tafsir bil ma’tsur ( menggunakan ilmu yang diturunkan Allah dan Rasulnya )
2⃣ Tafsir bi Ra’yi ( menggunakan akal )
📋Metode Menafsirkan Al Quran
✏Menafsirkan Al Quran dengan Al Quran.
Ibnul Qayyim Al Jauziyah berkata,” Menafsirkan Al Qur’an dengan Al Qur’an adalah metode terbaik karena Allahlah yang menurunkan Al Qur’an dan Dia yang lebih mengetahui maknanya.” ( At Tibyan fi Aqsamil Qur’an, 185)
Contoh contoh berikut menukil dari kitab Ushul Fi Tafsir karya Syekh Muhammad Shalih Al 'Utsaimin:
Firman Allah:
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الطَّارِقُ
“ Dan tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari?” ( QS. At Thariq:2 )
Makna dari at Thariq ditafsirkan oleh ayat ketiga: النَّجْمُ الثَّاقِبُ
“ Yaitu bintang yang bersinar terang” ( QS. At Thariq:3 )
Firman Allah:
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ
“Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?” ( QS. Al Qari’ah:3 )
Pengertian Al Qariah ( hari kiamat ) ditafsirkan oleh ayat berikutnya:
يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ
“Pada hari itu manusia seperti anai-anai ( laron ) yang beterbangan” ( QS. Al Qari’ah:4)
Firman Allah:
أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
“ Ingatlah wali-wali Allah itu tidak ada rasa takut pada mereka dan tidak bersedih hati “ ( QS. Yunus:62 )
Kalimat أَوْلِيَاءَ اللَّهِ (wali-wali Allah) ditafsirkan oleh ayat berikutnya:
الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ
“ ( Yaitu ) orang-orang yang beriman dan senantiasa bertakwa”
Firman Allah:
وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَلِكَ دَحَاهَا
“Dan setelah itu bumi dihamparkan” ( QS. An Naziat:30 )
Makna kalimat دَحَاهَا ditafsirkan oleh ayat setelahnya yaitu:
أَخْرَجَ مِنْهَا مَاءَهَا وَمَرْعَاهَا
“darinya dipancarkan mata air dan ditumbuhkanlah tanaman”(QS. An Naziat”31)
✏Menafsirkan Al Quran dengan perkataan Rasulullah, karena Rasulullah adalah Penyampai risalah Allah, tentu beliau lebih mengetahui maksud dari firman Allah, disini Al Qur’an ditafsirkan dengan sunnah Rasulullah.
Contoh:
لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَة
“ Bagi orang-orang yang berbuat baik ada pahala yang terbaik dan tambahannya” ( QS. Yunus:26 )
Makna وَزِيَادَة ( tambahannya ) diterangkan oleh hadits Rasulullah sebagai “ melihat wajah Allah Subhanahu wata’ala. Seperti disebutkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim dari hadits Abu Musa dan Ubay bin Ka’ab. Ibnu Jarir meriwayatkan hadits dari Kaab Bin Ujrah dari Suhaib bin Sinan dalam Sahih Muslim, saat hijab terbuka dan tak ada yang lebih aku s**ai selain melihat wajah Allah Subhanahu wata’ala, kemudian Rasulullah membaca ayat tersebut diatas.(HR. Muslim no. 181 )
Contoh;
وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدْوَّ اللّهِ وَعَدُوَّكُمْ (الأنفال:60
“Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki, dari pas**an berkuda yang dapat menggentarkan musuh-musuh Allah dan musuhmu ( QS. Al Anfal:60
Kemudian Rasulullah menafsirkan makna quwwah dalam haditsnya:
عَنْ أَبِي عَلِيٍّ ثُمَامَةَ بْنِ شُفَيٍّ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُا سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُو عَلَى الْمِنْبَرِ يَقُولُ وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ أَلَا إِنَّ الْقُوَّةَ الرَّمْيُ
[ متفق عليه ]
Dari Abi Umamah Ali bin Syufa ia mendengar Uqbah bin Amir berkata,” Aku mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Salam berkata dari atas mimbar,” Dan persiapkanlah segala kemampuan dengan kekuatan kalian, ketahuilah kekuatan adalah melempar, kekuatan adalah melempar, kekuatan adalah melempar” ( Muttafaq Alaih )
Bersambung….
🔶🔷🔶🔷
Ust. Fauzan Sugiono, Lc