Sekolah Alam Indonesia Studio Alam

Sekolah Alam Indonesia Studio Alam

Share

Sekolah yang menyenangkan bermain sambil belajar
� TK | SD | Ekskul | Outbound
� SAI Studio Alam

Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 14/07/2023

“Teman yang Besar dan Baik”

Setelah menanam tunas rumput raja, kami kembali offroad untuk memberi makan paragajahnya🐘 secara langsung. Belum saja kami turun dari mobil, para gajah sudah mulaimenghampiri kami. Ah, lucu bangeeet🤩🙌. Badannya besar, baik, dan ramah sekali. Ada Erin siimut yang lucu, begitu melihat kami dia langsung semangat makan rumput yang kami bawa..
Cuteness overloadddd.

Erin adalah gajah yang belalainya buntung. Sewaktu bayi, dia ditemukan terjebak di ranjau
yang dipasang oleh pelaku ilegal. Akibatnya, belalai Erin putus, dan ia dalam kondisi yangsangat memprihatinkan. Setelah mendapat perawatan intensif, Alhamdulillah kondisi Erin
membaik dan ia sudah sehat sedia kala.

Ada juga Bleno yang jumbo dan anaknya (Nunik) yang berukuran cukup besar. Dua gajah ini
sedang asyik makan, santai sekali. Kata Bapak penjaga, mereka habis berkubang, jadi adasisa² lumpur di kulit mereka. Hahaha😂 lucu banget deh.

Saat menyentuh, anak-anak baru merasakan tekstur kulit gajah yang rupanya kasar. Karena
gajahnya baik, anak-anak jadi gak takut untuk lebih dekat berinteraksi dengan mereka. Kamihanya sebentar memberi makan mereka, uuuh rasanya kurang puaaassss. Tapi apa daya, kamimesti langsung bergegas ke Rumah Sakit Gajah. Kata Pak Polhut, ini adalah RS Gajahterbesar di Asia. Didirikan pada 5 Nov 2015 dengan nama Rumah Sakit Gajah Prof. Dr. Ir. H.
Rubini Atmawidjaja. Di sinilah tempat para gajah dirawat jika ada yang sakit, yang sedang hamilatau yang akan melahirkan. Erin adalah salah satu gajah yang pernah dirawat di rumah sakit
ini.

Cerita tentang kunjungan kami di Rumah Sakit Gajah masih ada loooh, tetep pantengin terus
yah teman-teman~🤠













Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 06/07/2023

“King Grass for The King”

Hari ketiga, 1 Maret 2023. Setelah cek kesehatan dan minum madu, kami jalan ke area kebunbelakang untuk menanam bibit buah. Ada bibit nanas, jambu, dan pepaya. Anak² semangat dansenang sekali🤩🙌.

Sambil memupuk tanah di sekeliling bibit pepayanya, Nafla dengan tulus berkata “semoga
kamu tumbuhnya sehat, biar nanti aku kalo ke sini lagi bisa panen kamu ya” dan ditutup dengansenyum. Aaamiin ya Rabb, semoga Engkau ijabah doa anak-anak kami🤲👳🧕.

Perjalanan kami selanjutnya yaitu ke PLG (Pusat Lektur Gajah), wah ini sih seruuu banget.
Kami naik mobil offroad dan dimanjakan dengan kehadiran para gajah yang santai dan
baik-baik. Setibanya di sana, anak-anak asyik belajar cara packing makanan gajah yaitu KingGrass (rumput raja). Sekilas seperti rumput pada umumnya, hanya saja ukurannya jauh lebih
besaaar. Kata Bapak yang mengajari kami, gajah diberi makan sebanyak 5% dari berat
tubuhnya. Jadi, misalnya berat seekor gajah itu 1000 kg, maka ia diberi makan sebanyak 50 kg
rumput raja🍃.

Puas dengan packing makanan gajah yang sudah kami ikat di mobil, kami lanjut jalan untuk
menanam tunas rumput raja. Rupanya, cara menanam tunas harus ditancapkan miring 45
derajat. Petugas di sana sudah menyiapkan lahan yang luas sekali untuk kami bekerja
(maksudnya kerja nanam) pakan rumput raja.

Semoga tunas-tunas rumput raja yang ditanam Pasukan Reformer bisa tumbuh dengan subur,
dan kelak menjadi cadangan makanan yang berkah untuk para gajah di sini. Aamiin allahumma
aamiin.

Cerita selanjutnya kami akan memberi makan dan bercengkrama dengan para gajah yang lucu
dan menggemaskan. Stay tune ya!












Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 02/07/2023

“Jejak Pohon dan Rejeki Pacet”

Masih tentang petualangan saat trekking, sejujurnya kami sudah tahu bahwa pacet akan jadi
kawan dekat selama kami di sini. Hewan penghisap darah itu nyatanya memang mudah akrab
dengan anak-anak wkwkwk😁.

Begitupun sebaliknya, anak-anak gak ada habisnya ngomongin
pacet. Kadang sampai salah fokus, sepanjang jalur trekking hanya pacet saja yang diurus, duhduh duhhh…😅

Salah satu polisi hutan yang membawa kami tetiba menghentikan langkah dan menyeru, "Tuh,🤔
kalian dengar ga? Ada suara siamang tuh”. Lalu kami hening sejenak dan samar-samar
terdengar suara siamang. Sayang kami gak lihat penampakannya secara langsung, hanya
ranting pohon yang bergoyang, bekas jejak siamang yang sedang bergelantungan.

Ketika kami diberi misi untuk menancapkan papan nama pohon selagi trekking di hutan WayKanan, ada satu titik di mana pacet betul-betul sedang ramai. Mereka nyaman nemplok di
sepatu boots kami. Meski sudah mengenakan legging dan manset lengan, tetap saja beberapa
di antara kami ada yang histeris dan anti banget ditempelin pacet🤭😅.

“Yaudah lah, tenang aja, itu udah jadi rejeki pacetnya dapet darah kita” kata Zidane dengan
santuy😁. MaasyaaAllah, dalam keadaan beginipun anak kami masih bisa berprasangka baik.
Lagipula mereka sudah diajarkan cara menangani pacet, semestinya bukan perkara besar
karena lokasi tempat kami belajar saat ini ya memang rumahnya pacet wkwkwk.

Kami kembali fokus untuk menemukan pohon yang sesuai dengan papan nama yang kami
bawa. Ada banyak sekali pohon di hutan Way Kanan, kami cukup kesulitan menemukan pohon
yang perlu kami beri penanda nama. Kami bersyukur, Allah beri kami kesempatan untuk belajar
langsung di alam, semoga pengalaman ini menjadikan kami anak-anak yang tangguh dalam
mencari ilmu🤠.











Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 20/06/2023

"Badak Sholat Subuh Gak?"

Petualangan hari ini dimulai dengan menjelajahi SRS (Suaka Rhino Sumatra). Setelah foto
bersama di depan gapura selamat datang TNWK yang letaknya sekitar 100 meter dari
homestay utama, satu persatu kelompok naik mobil jeep yang keren dan beraneka warna.🛻
Semua gak sabar menuju SRS dengan jeep, bebas merasakan keindahan alam dengan udara
yg segar.

Nasib belum berkesempatan bertemu langsung dengan para badak saat trekking. Dokter Vera
(dokter hewan yg bertugas di sana) bilang kemungkinan badak²🦏ini sedang jauh di dalam hutanatau bahkan sudah tidur di kubangan.

Saat melihat rekaman CCTV yang menampilkan para badak sedang makan, anak-anakbertanya berapa kali badak makan dalam sehari. Di SRS, para badak diberi makan sekitar15-20 kg pakan setiap pagi, sementara siang harinya mereka dibiarkan mencari makan sendiri
di alam🍃.

Jauh sebelum anak-anak berkunjung langsung ke TNWK, mereka sudah lebih dulu mengenalbadak-badak yang ada di SRS. Ada Bina, Ratu, Rosa, Andalas, Andatu, Delilah, Harapan, danSedah Mirah.. Tapi, saat kami tiba di sana, ada 1 kerangka badak yang menarik perhatian kami.Dia adalah badak jantan Torgamba🦏.

Kami berkesempatan melihat kerangka badak Torgamba, badak jantan pertama yang jauh-jauhdipulangkan dari Inggris untuk dikawinkan dengan badak betina di SRS. Namun akibat kondisitubuhnya yang kian memburuk, Torgamba tidak sempat memiliki keturunan. Kerangkanyakemudian dijadikan spesimen di SRS. Saat menceritakan tentang keseharian badak yangsudah bangun dari jam 4 pagi, Kadzim bertanya, “mereka sholat subuh gak, Dok?” makangakaklah Dokter Vera hahaha😂.












Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 17/06/2023

“Suasana Desa Memang Juara”

Pukul empat sore kami tiba di Plang Ijo, Desa Labuan Ratu IX. Di sinilah kami akan menginap
selama 2 hari.

Tinggal bersama di rumah beberapa warga yang sekaligus menjadi homestaybagi para "turis" seperti kami.Kami disambut dengan suguhan dimsum dan teh hangat, snack andalan yang biasa kami
santap🍱🍵.

Senangnya anak-anak karena boleh nambah porsi hahaha.
Setelah mendengarkan sambutan dari perwakilan di Plang Ijo, kami diberi waktu free play untuk
aklimatisasi🧘.

Pasukan The Reformer happy karena udara di sini sejuk, dingin dan… halamanrumahnya luasss, enak deh dipakai lari-larian 😁.

“Enak ya buk, suasana di desa, adem, banyak suara ayam berkokok lagi” kata Hayfa sambil
tersenyum😁.

Beberapa homestay tempat kami menginap letaknya lumayan jauh dari basecamp, sehingga
perlu naik mobil untuk ke sana. Nah ini nih yang bikin kami senenggg juga, mobilnya terbuka
jadi bisa ngerasain sedapnya terkena angin sepoi-sepoi deh🛻~~ wuuussshh~~

Kami berkumpul lagi di musholla untuk sholat maghrib berjamaah. Kemudian makan malam dan
mendengarkan briefing untuk kegiatan besok… siapaa yg udah gak sabar mau ketemu badak
dan 🐘?? Yuhuuu besok kita lanjut lagi ceritanya yaah 😉











Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 31/05/2023

"Anak Empang yang Menyeberangi Laut"

Pukul 11.12 WIB, Bis kami mendekati Pelabuhan Merak, di kanan kami ada tebing. Di kiri kamiada laut lengkap dengan deretan kapal yg salah satunya akan kami tumpangi⛴️

Begitu melihatlaut, Pasukan Reformer langsung serempak tengok kiri dan …. "MasyaAllah!!! Keren bangeeet
lautnyaa!"🌊

Kami terpaku dengan birunya laut yang ada di depan mata."Buuk, kita biasanya liat empang yg coklat, ijo, dekil. Kali ini liat laut birunya baguuuus banget
maasyaaAllah ya Buk" begitu kata anak-anak🤩.

Sampai di atas kapal kami langsung makan siang. Saat kecepatan kapal mulai bertambah,terdengar suara adzan zuhur. Kelas Forest sholat lebih dulu. Sholat mereka ini cukupmenantang, mereka mesti mempertahankan keseimbangan ketika berdiri dan ruku karena kapalkami bergoyang. Wkwkwk saat rakaat pertama sholat sunnah qobliyah, baru saja takbiratulihram, serempak saf mereka oleng dan satu persatu jatuh miring akibat ombak 🤣 subhanallahdah.

Kelas River yg menunggu giliran sholat, memutuskan untuk latihan keseimbangan di luar
musholla. Maka mereka coba² gerakan sholat sambil melawan guncangan kapal yg sedang
melawan ombak.🌊

Beberapa ada yg stabil, tapi gak sedikit juga yang oleng dan kepusingan wkwkwk.
MaasyaaAllah ya Nak. Selepas sholat, kami pindah dari geladak kapal menuju ruangan di lantai
bawah sebab angin laut terlampau kencang.

Begitulah kegigihan para pencari ilmu, hmm ini baru cerita pemanasan gimana serunya The
Reformer nyebrang laut.

Jangan ke mana² karena cerita kami masih puanjaaaang~ 🤩











Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 10/05/2023

Another episode of "MY SCHOOL MY ADVENTURE" 🥳
Yuhuuuuuu~~~
Siapa bilang Market Day isinya hanya jajan-jajan makanan dan mainan. No no no, kali ini untuk
memuaskan pengunjung, kami juga membuka beragam wahana yang oke punya 🤩🥳

Kalau lapangan rumput kami disulap jadi Pasar Raya, maka coba jalan sedikit ke belakang, kitaakan disambut oleh Rumah Hujan by SD1 🏠🌧. Di sana, pengunjung bisa merasakan sensasidiguyur hujan..tapi di dalam rumah 🤩, lengkap dengan penjelasan mengapa hujan bisa terjadi.

Tengok kiri di sebelahnya, ada Pulau Bintang yang terbuat dari Taman Eceng Gondok milik SD2
⭐🌱.

Sesuai menu makanan yang dijual (pakcoy dan bayam), coba deh mampir ke Hidroponik
Garden by SD3. Cantik dan segarrr sekali sayuran di kebun mereka. Tentu ada juga para
profesor cilik yang siaga memberi wawasan tentang sayuran dan berkebun 🥬🥬

Geser sedikit ke samping, kita bisa merasakan pengalaman naik Rakit Bambu, menyusuri
Pulau Mangga sampai Tambak Ikan Lele buatan SD4. Tenang, aman kok ada talinya 🏄🤩 kita
juga bisa memberi makan maggot yang imut-imut sebagai pakan lele 🐛.

Nah, di titik lokasi paling belakang, para pengunjung boleh nih merasakan sensasi menyusuriempang naik rakit dari galon bekas 🤩. Kalo naik rakit yang ini kita harus duduk yah, tapi
tenang aja ada Pasukan SD5 yang siaga sebagai guide dan rescue, memastikan pengunjung
aman sentosa 👍🤩

Alhamdulillah, hujan yang mengguyur di akhir acara menambah keberkahan Market Day kali ini.

Terima kasih banyak kepada segenap keluarga besar Komunitas SAI Studal atas partisipasi
dan kontribusi untuk acara kali ini.
Semoga ridho Allah menyertai
SEE YOU ON THE NEXT CELEBRATION 🥳🥳🥳











Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 14/04/2023

"BUMI CUMA SATU: MARKET DAY MINIM SAMPAH, YUK BISA YUK" 🥳

Naaah ada yang beda nih di Market Day kali ini. Biasanya Pasar Raya atau tempat jajan itu
identik dengan jumlah sampah yang banyak kan yah. Hmm, tapi di Market Day kali ini, ada 1
aturan yang berlaku: tidak boleh menggunakan kemasan sekali pakai. Jadi, pengunjung
membawa wadah makan/minum masing-masing.

Keliatan ribet? Alhamdulillah, bisa kok terlaksana 🤩. Pengunjung di stand SD3 mengantri rapi
sambil memegang wadah masing-masing saat membeli spaghetti pakcoy dan es krim bayam.

Di SD4, Lapak Pecel Lele dipenuhi tumpukan piring dan gelas yang memang sudah disediakan.
Di SD5 yang dominan jual aneka minuman segar pun, tidak nampak kemasan plastik dan
sedotan. Semua ada wadah yang bisa dicuci-pakai kembali.

Bismillah, langkah kecil yang kita lakukan bersama ini, mudahan-mudahan jadi kebiasaan baru
yah. Bayangkan berapa banyak jumlah sampah yang bisa kita kurangi kalau kita konsisten tidak
pakai kemasan sekali pakai 😇
Sebab Bumi itu bukan warisan dari generasi sebelumnya, Bumi adalah pinjaman dari generasi
selanjutnya. Sebagai makhluk Allah, kita wajib menjaganya sebagai bentuk rasa syukur dan
kewajiban.
Duh dari kemarin ngomongin jualan mulu yak, padahal Market Day kemarin gak cuma jualan
aja loh. Ada juga beragam wahana proyek yang seru-seru!!
Teteup stay tune yak, nantikam ceritanya di episode mendatang 🥳

Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 29/03/2023

MARKET DAY IS BACK! 🥳
Lapangan rumput sekolah kami disulap jadi Pasar Raya 🤩.

Asyik banget deh, aneka barang dagangan bisa dibeli loh. Mulai dari makanan, mainan, perabot
rumah, sampai hewan ternak pun ada 😁 nyok dipilih-dipilih~
Stand paling ujung ada pasukan kami yang paling imut, TKA Domba dan TKB Semut jualan
ikan cupang, ayam ternak, cookies, es milo, tutut bumbu kuah, es lemon tea, dan mainan
latto-latto keong. Lucu yah hahaha😂.

Di sebelahnya, ada SD1 Teratai-Seroja yang sibuk melayani pelanggan dengan es bungatelang dan makaroni telor mereka yang rasanya top markotop. Dengan didampingi fasilitator,anak-anak hebat ini belajar memasak, meracik bumbu makanan, menjadi kasir, berhitung uangkembalian, dan melayani pelanggan. Gemesss banget liatnya 😍

Nah, lanjut ada SD2 Merah-Putih yang jualan batang eceng gondok kering yang dikreasikan
jadi aneka kerajinan (keranjang, placemat, bingkai foto, wadah, dll). Semua ini hasil buatan
tangan mereka sendiri loh, dengan bantuan Ayah Bunda di rumah. Plus, ada juga jajanan ciloklegend bumbu kacang, sedaaap~. Tidak tinggal diam di stand, Pasukan Merpati keliling
sekolah, menawarkan langsung barang dagangannya ke pengunjung yang tersebar.

Alhamdulillah, sesuai yang dicontohkan Rasulullah, anak-anak belajar berniaga sejak dini.Semoga keberkahan Allah menyertai ya Nak🤲.
Eits, cerita Market Day kemarin masih berlanjut loh, nantikan update selanjutnya, stay tune yak
🤩🙌










Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 14/03/2023

Jreng…jreng…jreng…
Akhirnya~ yang ditunggu-tunggu datang jugaaa!!

Yeaayyy, tantangan fisik yang jadi makanan sehari-hari anak Sekolah Alam Indonesia, apalagikalau bukan outbound 🤩🤩

Walaupun masih imut-imut, tapi nyali mereka besar loooh. Wuih, canggih banget memang nihpasukan kita ini 👏👍. Mungkin ada yang sudah sering nyobain outbound, eh tapi banyak jugaloh yang baru pertama kali menguji keberanian diri sendiri, keren dah ah 🔥🥳

Terima kasih ya para pasukan hebat, sudah mau sabar dan semangat mengikuti seluruh
rangkaian sit-in kali ini.

Hmmm, sit-in nya sih memang singkat ya Nak ya, Bapak-Ibu Fasilitator bakalan kangen deh,
tapi gapapa insyaAllah kita akan segera bertemu lagi yah 😉.

Salam sayang dari kami untukPasukan Cilik yang sudah berani ikut sit-in, semoga ridho Allah selalu menyertai ya Nak 🥰❤️

Photos from Sekolah Alam Indonesia Studio Alam's post 13/03/2023

🌟 Fun Learning 🌟

Proses belajar sama anak-anak itu, satuuu aja yang mesti diingat: harus menyenangkan 😉
Sebab dunia anak itu ya dunia bermain, penuh dengan hal yang menyenangkan. Maka proses
belajarnya pun juga harus dilakukan dengan menyenangkan ~

Berakar dari prinsip itulah, kami mendesain rangkaian kegiatan belajar anak, agar sesuai
dengan fitrahnya.Kami memfasilitasi materi yang ada di pelajaran umum kepada anak dengan cara yangfleksibel. Itu berarti, kami tidak mewajibkan penggunaan buku cetak tertentu 🧐

Ada kalanya, kami ajak anak keliling sekolah sembari menjelaskan hal-hal yang menarik
perhatian mereka, atau bahkan di-mix dengan kisah-kisah Nabi dan Rasul.Seperti yang dilakukan saat sit-in ini, Pasukan Cilik berkesempatan keliling sekolah, eksplorasi
sambil mengaktifkan panca indra mereka.
Ya, begitulah konsep yang insyaAllah senantiasa kami terapkan. Semoga
ridho Allah menyertai kita semua.

Eits, cerita keseruan sit-in masih akan berlangsung, pantengin terus pokoknya ya👍😉


Want your school to be the top-listed School/college in Depok?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Depok