10/05/2023
┏━🕌🕌●●━━━━━━━┓
🇩🇴🇦 🇧🇪🇷🇸🇦🇲🇦 🇾🇦🇹🇮🇲 🇩🇭🇺🇦🇫🇦🌿
┗━━━━━━━●●🕌🕌━┛
✅ ꜱᴇᴅᴇᴋᴀʜ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴀɴᴀᴋ ʏᴀᴛɪᴍ ᴘɪᴀᴛᴜ
Ini Keutamaan-keutamaan Memuliakan Anak Yatim yang Harus Anda Ketahui;
📌 𝙔𝘼𝙏𝙄𝙈, adalah anak yang ditinggal ayahnya (meninggal) ketika usianya masih kecil, atau belum baligh. Sementara jika yang tiada adalah ibu, maka disebut dengan PIATU.
“Tidak lagi disebut yatim anak yang sudah bermimpi (baligh).” (HR. Abu Daud dari Ali bin Abi Thalib). (Sunan Abi Daud, Kitab Al-Washaya No. 2489).
Tidak ada satu pun anak yang menginginkan dilahirkan dalam keadaan seperti itu, dengan kondisi orang tua yang tidak lengkap, atau bahkan tanpa keduanya sama sekali.
Maka, keberadaan mereka, “anak yatim”, seharusnya menjadi perhatian kita semua.
Dalam Al-Qur’an, kata yatim disebutkan sebanyak 23 kali, yakni 8 kali disebut dalam bentuk tunggal, 14 kali dalam bentuk jamak dan 1 kali dalam bentuk dua (mutsanna).
Al-Qur’an secara tegas mengatakan, anak yatim adalah sosok-sosok yang harus dikasihi, dipelihara dan diperhatikan.
Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik,” (QS. Al-Baqarah [2]: 220).
Tahukah Anda, ternyata banyak sekali keutamaan-keutamaan menyayangi dan memuliakan anak yatim.
Dikutip dari buku ‘Dahsyatnya Doa Anak Yatim’ karya M. Khallurrahman Al Mahfani, begini keutamaan-keutamaan mencintai anak yatim:
🌿 1. 𝙈𝙚𝙧𝙖𝙞𝙝 𝙋𝙚𝙡𝙪𝙖𝙣𝙜 𝘿𝙚𝙠𝙖𝙩 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙍𝙖𝙨𝙪𝙡𝙪𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙎𝘼𝙒 𝙙𝙞 𝙎𝙪𝙧𝙜𝙖
Orang yang memelihara anak yatim akan masuk surga berdekatan dengan Rasulullah SAW.
Siapa yang tak mau berdekatan dengan Rasulullah? Dimana kedekatannya seperti jari telunjuk dengan jari tengah. Begitu dekatnya. MasyaAllah.
“Aku dan orang yang mengasuh atau memelihara anak yatim akan berada di surga begini,” kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkannya sedikit.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad dari Sahl bin Sa’d). (Lihat Shahih Bukhari, Kitab Ath-Thalaq: 4892. Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1841. Sunan Abi Daud, Kitab Al-Adab:4483).
🌿 2. 𝙋𝙚𝙢𝙚𝙡𝙞𝙝𝙖𝙧𝙖 𝘼𝙣𝙖𝙠 𝙔𝙖𝙩𝙞𝙢 𝘿𝙞𝙟𝙖𝙢𝙞𝙣 𝙈𝙖𝙨𝙪𝙠 𝙎𝙪𝙧𝙜𝙖
Jika mereka, para pemelihara anak yatim tidak bisa menjadi teman Rasulullah di surga karena suatu hal tertentu, namun ia akan tetap dijamin masuk surga.
“Orang yang memelihara anak yatim di kalangan umat muslimin, memberikannya makan dan minum, pasti Allah akan masukkan ke dalam surga, kecuali ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Abbas). (Lihat Sunan Tirmidzi, Kitab Al-Birr wa Ash-Shilah’an Rasulillah: 1840).
🌿 3. 𝘿𝙞𝙗𝙚𝙧𝙞 𝙂𝙚𝙡𝙖𝙧 𝘼𝙗𝙧𝙤𝙧 (𝙎𝙖𝙡𝙚𝙝 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙏𝙖𝙖𝙩 𝙆𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝)
Ketahuilah, menyantuni anak yatim dan memberi makan mereka beserta orang miskin merupakan tanda orang-orang yang abror.
“Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan (abror) minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. Yaitu mata air (dalam surga) yang diminum oleh hamba-hamba Allah dan mereka dapat memancarkannya dengan sebaik-baiknya. Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana. Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 5-6).
🌿 4. 𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝 𝘽𝙚𝙧𝙞 𝙋𝙚𝙧𝙩𝙤𝙡𝙤𝙣𝙜𝙖𝙣
Menolong anak-anak yatim dengan berbagai langkah kepedulian nyata, menjadi ibadah yang akan mendatangkan pertolongan Allah.
“Barangsiapa yang menghilangkan kesusahan orang mukmin di dunia maka Allah akan menghilangkan kesusahannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang meringankan kesulitan orang mukmin di dunia maka Allah akan meringankan kesulitannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib orang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di akhirat. Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya. (HR. Muslim dan Ashhabus Sunan dari Abu Hurairah). (Lihat Shahih Bukhari, Kitab Al-Adab: 5557).
🌿 5. 𝙈𝙚𝙣𝙜𝙝𝙞𝙣𝙙𝙖𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙎𝙞𝙠𝙨𝙖 𝘼𝙠𝙝𝙞𝙧𝙖𝙩 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙋𝙚𝙙𝙞
“Demi Yang Mengutusku dengan hak, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, menyayangi keyatiman dan kelemahannya. (HR. Thabrani dari Abu Hurairah). (Imam Ath-Thabrani, Al-Mu’jam Al-Ausath, VIII/346. Hadist no. 8828).
🌿 6. 𝙇𝙖𝙙𝙖𝙣𝙜 𝘼𝙢𝙖𝙡 𝙎𝙝𝙖𝙡𝙞𝙝 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙙𝙞 𝘼𝙠𝙝𝙞𝙧𝙖𝙩 𝙆𝙚𝙡𝙖𝙠
“Jika manusia mati maka terputus lah amalnya, kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang selalu mendoakannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah).
🌿 7. 𝙈𝙚𝙧𝙖𝙞𝙝 𝙆𝙚𝙗𝙚𝙧𝙪𝙣𝙩𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙈𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙏𝙚𝙧𝙗𝙖𝙞𝙠
Memelihara dan memuliakan anak yatim merupakan salah satu bentuk ibadah sosial dalam rangka amar makruf (mengajak kebaikan) dan nahi mungkar (melarang berbuat maksiat).
Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut ini:
“Siapa saja yang menyeru kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya itu.” (HR. Muslim, Tirmidzi dan Abu Daud dari Abu Mas’ud).
Dengan memuliakan anak yatim, InsyaAllah kita akan diberikan keutamaan-keutamaan besar, antara lain dekat dengan Rasulullah di surga, melunakkan hati yang keras, terpenuhinya kebutuhan hidup, dan memperoleh perlindungan di hari kiamat. Wallahu a’laam
✅ ʙᴀɢɪ ʏᴀɴɢ ʙᴇʟᴜᴍ ʙɪꜱᴀ ꜱᴇᴅᴇᴋᴀʜ, ɴɪᴀᴛᴋᴀɴ ꜱᴀᴊᴀ ꜱᴇᴅᴇᴋᴀʜ ꜱᴜᴅᴀʜ ᴅɪᴄᴀᴛᴀᴛ ᴋᴇʙᴀɪᴋᴀɴ