23/04/2021
Belajar Baca AlQuran Metode Tartili - Tutor Umi Nafsiah
Mengenal metode pengajaran baca Al Quran Tartili bersama tutor umi Nafsiah. Juga untuk para pengajar baca Al Quran.
Ditujukan bagi yang ingin belajar baca Al Quran dari dasar dengan metode yang lebih ringkas dan menyenangkan.
23/04/2021
12/04/2021
Buku lama, terbitan pertama tahun 1956, sepertinya sudah tidak diterbitkan lagi.
Isinya bagus dan lengkap.
08/04/2021
Ahlan wa sahlan ya Ramadhan
Ya syahrul Qur'an
Video 1 : Pendahuluan
1. Buku
2. Syarat guru
3. Persiapan murid
4. Sarana yang dibutuhkan
5. Metode
Semoga bermanfaat
Mengenal Metode Tartili (2)
Metode Tartili menggunakan metode : klasikal - simak - baca.
Klasikal : satu guru mengajar satu atau beberapa anak didik berkelompok. Guru menyampaikan instruksi yang ada dalam buku dan pertama, guru memberi contoh: mengajarkan bagaimana bacaan dengan berirama (lagu).
Ini akan menyenangkan dan memberi semangat pada anak-anak didik dan lebih cepat bisa membaca.
Kemudian murid menyimak, lalu dilanjutkan murid satu per satu membaca ulang, latihan sampai dirasa cukup.
*** bersambung
Dirangkum dari :
https://www.nu.or.id/post/read/109206/metode-tartili-memesona-sejumlah-guru-tpq-di-mimika-papua
http://zimantartili.blogspot.com/2013/04/cara-cepat-belajar-al-quran-metode.html
Mengenal Metode Tartili (1)
Untuk membantu umat muslim belajar membaca al Quran dengan benar, mudah, efisien, dan menyenangkan, lahirlah berbagai metode pembelajaran.
Bagi generasi dulu, masih ingat bagaimana para guru mengajarkan dengan metode legendaris :
" alif fathah (di atas) a, alif kasroh (di bawah) i, alif dhommah (depan) u
A - i - u "
Itu dikenal sebagai metode Baghdadi
Kemudian di Indonesia lahir metode Iqra susunan Ustadz As’ad Humam. Metode ini sangat luas digunakan hingga saat ini. Ada p**a metode Qiroati susunan KH Dahlan Salim Zarkasyi. Selain itu p**a ada metode Dirosati, Tartila, Yanbu’a, dan lain-lain.
Metode Tartili dibuat oleh Ustadz Syamsul Arifin Al-hafidz, Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hidayah, Kesilir, Wuluhan, Jember, Jawa Timur. Yang bersangkutan awalnya adalah koordinator Qiroati se-Jawa dan Bali.
Berawal dari kesulitan yang dialami ustadz Syamsul memperoleh buku pedoman Qiroati, dan adanya tuntutan untuk membuat pembelajaran lebih cepat, tidak terlalu ketat, menyenangkan dan tidak mudah lupa, maka lahirlah metode Tartili.
Sejak pertama kali metode tartili muncul, yaitu mulai pertengahan tahun 2000 – sekarang, Alhamdulilah sudah berkembang pesat lebih dari 850 Lembaga Pendidikan Al-Qur’an yang memakai metode Tartili, khususnya di Wilayah Jawa Timur, Kudus, Semarang, Jakarta,dan Bali, bahkan baru-baru ini telah berkembang di Wilayah Sumatera.
(Bersambung)
Dirangkum dari :
https://www.nu.or.id/post/read/109206/metode-tartili-memesona-sejumlah-guru-tpq-di-mimika-papua
http://zimantartili.blogspot.com/2013/04/cara-cepat-belajar-al-quran-metode.html
Selamat hari guru
Wahai Pencinta,
Pembela,
Dan Pengajar baca Al Quran
Apakah Arti Tartili ?
Tartili berasal dari kata tartiilan (ترتيلا) yang berarti, pelan, perlahan-lahan, kalem.
Sedangkan tartil menurut istilah adalah membaca Al-Qur’an dengan suara pelan namun tidak menghilangkan makhraj, shifat, serta tajwidnya Al-Qur’an.
Dalam Al Quran istilah tartil ini muncul dalam ayat :
اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰ نَ تَرْتِيْلًا ۗ
"atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan."
(QS. Al-Muzzammil 73: Ayat 4)
وَقَا لَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْـقُرْاٰ نُ جُمْلَةً وَّا حِدَةً ۛ كَذٰلِكَ ۛ لِنُثَبِّتَ بِهٖ فُـؤَادَكَ وَرَتَّلْنٰهُ تَرْتِيْلًا
"Dan orang-orang kafir berkata, Mengapa Al-Qur'an itu tidak diturunkan kepadanya sekaligus? Demikianlah, agar Kami memperteguh hatimu (Muhammad) dengannya dan Kami membacakannya secara tartil (berangsur-angsur, perlahan, dan benar)."
(QS. Al-Furqan 25: Ayat 32)
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Depok