26/01/2023
Keterbatasan ruang tidak menghalangi kami dalam membuka ruang terbuka hijau di areal sekolah kami (SDN 22 Dauh Puri) yang bertempat di Jl. Mataram no.4 Lumintang Denpasar.
Dibekali 2 buah emperan yang sangat terbatas dengan ukuran 20 cm x 6 meter yang masing-masing membentang tepat di depan area sekolah kami, kami mengupayakan adanya telajakan sekolah (ruang terbuka hijau) yang bertujuan untuk menjaga lingkungan agar tetap asri, kaya akan oksigen dan tentunya menambah estetika tampak depan area sekolah kami.
Dengan dibangunnya telajakan sekolah minimalis di depan area sekolah kami dengan komposisi tanaman : Miana/Cemeng (5 warna), Lantana/Krasi (Putih dan Kuning), Krokot (Hijau dan Merah), Jempiring Putih, Taiwan (Ungu dan Putih), Pucuk Merah, dan dilengkapi dengan Rumput Mutiara.
Pembangunan Telajakan / merenovasi emperan depan sekolah kami menjadi ruang terbuka hijau juga bertujuan untuk turut serta meramaikan perlombaan telajakan kategori "Lingkungan Sekolah Dasar" yang dilaksanakan oleh Kota Denpasar.
Keikutsertaan kami dalam ajang lomba Telajakan se Kota denpasar, juga mengusung misi, membantu mengkampanyekan "pentingnya ruang terbuka hijau dalam menjaga lingkungan hidup kita sebagai umat manusia" dan "keterbatasan lahan tidak menjadi halangan dalam upaya kita dalam membuka ruang terbuka hijau".
10/01/2023
SD Negeri 22 Dauh Puri mengucapkan selamat dan sukses atas pengukuhan Badan Akreditasi Nasional Sekolah /Madrasah Provinsi Bali (2023-2026)
25/11/2022
Hari Guru Nasional yang diperingati pada setiap 25 November tidak bisa dilepaspisahkan dari sejarah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Penetapan Hari Guru Nasional pada 25 November bermula dari Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) yang didirikan pada tahun 1912.
Namun seiring berjalannya waktu PGHB kemudian diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) di pada 1932.
Perubahan itu sebenarnya mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata 'Indonesia' yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disetujui oleh Belanda pada saat itu.
Lalu dilanjutkan pada zaman penjajahan Jepang, segala organisasi pendidikan di Indonesia mulai dilarang.
Banyak sekolah yang ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitasnya secara bebas.
Namun, dalam Kongres Guru Indonesia pada 24-25 November 1945 di Surakarta, kelompok organisasi dan guru-guru dari seluruh pelosok negeri mulai bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momentum ini berakhir dengan lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang didirikan pada 25 November 1945.
Saat itu, Persatuan Guru Republik Indonesia serentak bersatu untuk mengisi kemerdekaan.
Ada tiga tujuan dari PGRI saat itu:
1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik
2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan.
3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, guru pada khususnya.
Berdasarkan catatan sejarah berdirinya PGRI, akhirnya pada tahun 1994 Presiden Soeharto meneken Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 dan menetapkan hari lahir PGRI pada tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional.
(Sumber CNN,PGRI Blog)
Pada perayaan Hut PGRI yang ke-77 dan Hari Guru Nasional Tahun 2022 pagi tadi, kami keluarga besar SD Negeri 22 Dauh Puri melaksanakan Upacara Bendera, untuk mengenang sejarah panjang perjalanan gerakan guru di Indonesia, dan diakhiri dengan acara ramah tamah bersama seluruh keluarga besar SD Negeri 22 Dauh Puri
Selamat HUT PGRI ke - 77 dan Hari Guru Nasional Tahun 2022
Bergerak Bangkit
Berinovasi Mendidik Generasi ❤️
29/10/2022
Bulan Bahasa dan Sastra diperingati setiap bulan oktober, hal ini berhubungan dengan Tercetusnya Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober tahun 1928.
Di dalam perumusan Naskah Sumpah Pemuda, Para Pemuda yang tergabung didalam Perhimpunan Pemuda-Pemuda Indonesia (PPPI), yang berasal dari aneka Suku di Indonesia dan memiliki budaya dan bahasa yang berbeda, merumuskan Naskah Sumpah Pemuda, yang didalam poin ketiga disebutkan :
"KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,
MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,
BAHASA INDONESIA".
Nah poin ketiga inilah yang melandasi perayaan Bulan Bahasa dan Sastra di Indonesia, berasal dari aneka suku yang tersebar di segala penjuru wilayah Indonesia dan memiliki beraneka Bahasa Daerahnya tersendiri, Bersatu "Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia"
Pada perayaan Bulan Bahasa dan Santra tahun 2022, Keluarga Besar SDN 22 Dauh Puri, melaksanakan serangkaian lomba yang dilaksanakan pagi tadi, sabtu, 29 Oktober 2022 yang meliputi :
1. Lomba membaca
2. Lomba menulis tegak bersambung
3. Lomba mengarang
4. Lomba mendongeng
5.Lomba gambar berseri
6. Lomba pidato
7. Lomba Cipta Puisi
Lomba diikuti oleh perwakilan dari seluruh siswa jenjang sekolah dasar (1-6), yang bertujuan untuk memupuk semangat berkarya, khususnya dalam bidang sastra.
28/10/2022
Peringatan Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tahunnya pada tanggal 28 Oktober, hal ini tidak lepas dari sejarah perjalanan panjang gerakan pemuda Indonesia dalam memperjungkan kemerdekaan Indonesia, yang dimana pada saat itu masih dibawah penjajahan Belanda.
Tercetusnya peringatan Hari Sumpah Pemuda ini berdasarkan hasil Kongres Pemuda 2 yang digagas oleh kelompok Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) dan dilaksanakan pada tanggal 27-28 Oktober tahun 1928 yang berlangsung sebanyak 3 sesi di 3 tempat berbeda di Bhatavia (Sekarang Jakarta)
Pada tanggal 27 Oktober 1928 dilaksanakaan Kongres Pemuda 2 sesi 1di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. (mengurai pembahasan soal sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan, sebagai unsur persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia.)
Dilanjutkan pada tanggal 28 Oktober 1928 dilaksanakan Kongres Pemuda 2 sesi 2 yang bertempat di Gedung Oost-Java Bioscoop (pembahasan tentang pendidikan)
Masih di tanggal 28 Oktober 1928 kemudian dilanjutkan Kongres Pemuda 2 sesi 3 yang bertempat di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat.(Pembahasan nasionalisme, demokrasi, dan isi rumusan satu visi)
Dari hasil Kongres Pemuda 2 disesi 3 inilah akhirnya tercetusnya Hari Sumpah Pemuda yang ditetapkan dan dirayakan untuknpertama kalinya pada tanggal 28 Oktober tahun 1928 yang ditandai dengan pembacaan Teks Deklarasi Sumpah Pemuda yang menyebutkan :
Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedua: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Pagi tadi, untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kami keluarga Besar SD Negeri 22 Dauh Puri, telah melaksanakan Upacara Bersama yang diikuti oleh Kepala Sekolah, Para Siswa, Guru, Staf Pegawai, sebagai bentung penghormatan kepada jasa Para Pemuda Indonesia dalam mempersatukan dan memperjuangkan kemerdekaan indonesia.
Selamat Hari Sumpah Pemuda yang ke-94
Tetap Kobarkan Api Semangat Perjuangan, Bersatu Bangun Bangsa.
22/10/2022
Hari Raya Saraswati yang jatuh pada Saniscara Umanis Watugunung dalam perhitungan Pawukon (kalender bali) dimaknai oleh Umat Hindu sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan.
Melalui perayaan Hari Raya Saraswati ini, marilah kita bersama-sama untuk terus belajar, mengembangkan pengetahuan yang telah diwarisi oleh para pendahulu kita, sehingga dapat melahirkan pengetahuan-pengetahuan baru yang dapat kita jadikan bekal untuk menjawab tantangan zaman yang selalu bergerak dinamis, dan menyimpan banyak misteri didalamnya.
Rahajeng Rahina Saraswati
Perayaan Hari Raya Saraswati di SDN 22 Dauh Puri
Hari Raya Saraswati yang jatuh pada Saniscara Umanis Watugunung dalam perhitungan Pawukon (kalender bali) dimaknai oleh Umat Hindu sebagai hari turunnya ilm...
17/07/2022
Sabtu 16 Juli 2022 juga telah dilaksanakannya Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Operasional Sekolah Gugus Kapten Japa, yang bertempat di Aula SD Negeri 22 Dauh Puri
Peserta terdiri dari seluruh Kepala sekolah dan Tim Penyusun Kurikulum Sekolah di Lingkungan Gugus Kapten Japa, yang dinarasumberi oleh Ibu Kordinator Pengawas Kota Denpasar ( Tatik Dwi Wahyuni ) dan didampingi oleh Bapak Pengawas Daerah Binaan II ( Bapak Lanang Ngurah )
Acara dilaksanakan dalam rangka menyusun, mengembangkan serta menyempurnakan KOSP Sekolah, dalam mematangkan persiapan pengimplementasian Kurikulum Merdeka di Tahun ajaran 2022/2023, sesuai dengan arahan Bapak Kadis Dikpora Kota Denpasar
Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar