25/06/2026
Suatu kehormatan bagi Team di SMPN 16 Denpasar mendapat kunjungan silaturahmi / dharma suaka dari Kasi Intel Kejaksaan Negeri Denpasar, Bapak Achmad Wahyudi beserta staf beliau, di suasana Hari Raya Galungan Kuningan dan SPMB Denpasar 2026.
Team SMPN 16 Denpasar didampingi Team Komite Sekolah serta Kadisdikpora Denpasar menerima dengan s**a cita kedatangan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Denpaaar. Dalam suasana hangat, terbuka, dan penuh persaudaraan / kekeluargaan beliau memperkenalkan diri lalu memberikan informasi penting tentang peran serta Kejaksaan dalam memajukan pendidikan.
Kejaksaan memiliki pendekatan yang mengedepankan perlindungan Guru dan Siswa dalam kasus pendidikan di mana Kejaksaan menghindari kriminalisasi berlebihan di lingkungan pendidikan.
Penegakan hukum dengan prioritas humanisme tidak sekadar memberikan hukuman, tetapi mencari solusi win-win, memulihkan hubungan, dan menciptakan efek jera yang mendidik.
Lebih lanjut, berbagai pihak terkait seperti Kemendikdasmen terus mengapresiasi dan bersinergi dengan Kejaksaan dalam mengawal kasus-kasus pendidikan agar diselesaikan secara damai.
Kejaksaan aktif terjun langsung melalui penyuluhan hukum yaitu program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) atau Jaksa Goes To Campus untuk mengedukasi mahasiswa dan pelajar mengenai hukum dan restorative justice.
Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) adalah inisiatif dari Kejaksaan Agung RI untuk mengenalkan hukum sejak dini kepada siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Program ini bertujuan menciptakan generasi taat hukum dengan slogan "Kenali Hukum, Jauhi Hukuman".
Berikut adalah inti dan tujuan utama dari program penyuluhan ini:
1. Tujuan Utama Mengenalkan Hukum: Memperkenalkan dan menanamkan pemahaman hukum dan perundang-undangan sejak dini.
2. Pencegahan (Preventif): Mencegah kenakalan remaja, tawuran, perundungan (bullying), radikalisme, hingga penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah.
3. Edukasi UU ITE: Mengedukasi siswa mengenai etika dan batasan hukum dalam bermedia sosial agar terhindar dari jerat hukum.
SMPN 16 Denpasar siap berkolaborasi dan mendukung program JMS ini dan akan segera mengajukan permohonan Nara Sumber kepada Bapak Kejari Denpasar.