04/06/2026
SMP Negeri 5 Denpasar menyelenggarakan kegiatan pelepasan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di The Silas. Kegiatan yang dikemas dalam suasana formal dan semi formal ini menjadi momen istimewa untuk menandai berakhirnya masa belajar siswa di jenjang SMP sekaligus mempererat rasa kekeluargaan antara siswa, guru, dan orang tua. Melalui kegiatan ini, sekolah ingin menghadirkan kenangan yang menyenangkan dan bermakna bagi seluruh lulusan sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi formal berupa sambutan, pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi, dan pelepasan simbolis siswa kelas IX. Selanjutnya, suasana keakraban semakin terasa melalui berbagai penampilan seni, pertunjukan kreativitas siswa, sesi refleksi, permainan kolaboratif, serta kegiatan yang mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan rasa percaya diri peserta didik.
Kegiatan pelepasan ini bukan sekadar perpisahan, melainkan juga sarana pembelajaran tentang pentingnya menghargai proses, menjaga persahabatan, dan mensyukuri setiap pencapaian. Diharapkan seluruh lulusan SMP Negeri 5 Denpasar dapat melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan semangat belajar sepanjang hayat, karakter yang kuat, serta tekad untuk terus mengembangkan potensi diri demi meraih cita-cita di masa depan.
04/06/2026
Kata-kata dan tindakan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Apa yang kita ucapkan sering kali mencerminkan apa yang ada dalam pikiran, sementara apa yang kita lakukan menunjukkan nilai yang kita pegang. Karena itu, setiap ucapan dan tindakan perlu didasari oleh pertimbangan yang matang agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sering kali, luka yang paling dalam bukan berasal dari perbuatan besar, melainkan dari kata-kata yang diucapkan tanpa berpikir. Begitu p**a tindakan yang dilakukan secara tergesa-gesa dapat menimbulkan masalah yang sulit diperbaiki. Ketika emosi menguasai diri, kita cenderung mengabaikan akibat yang mungkin muncul. Padahal, satu kalimat yang keliru dapat merusak hubungan, dan satu keputusan yang salah dapat meninggalkan penyesalan dalam waktu yang lama.
Oleh karena itu, kebijaksanaan dimulai dari kemampuan untuk menahan diri sejenak sebelum berbicara dan bertindak. Dengan berpikir lebih dahulu, kita memberi ruang bagi akal dan hati untuk bekerja bersama. Sikap ini bukan hanya menunjukkan kedewasaan, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab terhadap diri sendiri dan sesama. Pada akhirnya, ucapan yang baik dan tindakan yang tepat akan membawa manfaat, membangun kepercayaan, serta menghadirkan kebaikan bagi banyak orang.
03/06/2026
SMP Negeri 5 Denpasar menerima kunjungan dan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar yang didampingi oleh Puskesmas II Denpasar Utara serta Kecamatan Ubung Kaja. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan UKS sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, tim melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana UKS, administrasi kesehatan sekolah, serta berbagai program yang telah dilaksanakan oleh SMP Negeri 5 Denpasar. Selain itu, diberikan p**a masukan dan arahan guna mengoptimalkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, serta pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Kepala SMP Negeri 5 Denpasar menyambut baik kegiatan pembinaan ini sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan instansi kesehatan dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan UKS SMP Negeri 5 Denpasar semakin mampu menjadi pusat edukasi kesehatan yang mendukung proses pembelajaran dan tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
02/06/2026
Denpasar, 2 Juni 2026. Keluarga besar SMP Negeri 5 Denpasar patut bersyukur dan berbangga. Melalui pengumuman kelulusan yang dilaksanakan secara daring pada 2 Juni 2026, seluruh siswa kelas IX dinyatakan lulus 100 persen. Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang dipenuhi semangat belajar, kerja keras, doa, serta dukungan tulus dari orang tua dan para guru.
Kelulusan menjadi penanda berakhirnya satu babak kehidupan sekaligus awal dari langkah baru menuju masa depan. Selama tiga tahun, para siswa tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, persahabatan, dan arti perjuangan. Setiap keberhasilan yang diraih hari ini adalah buah dari proses yang telah mereka jalani dengan penuh ketekunan.
Kepala SMP Negeri 5 Denpasar menyampaikan harapan agar seluruh lulusan terus melangkah dengan percaya diri, menjaga karakter baik, dan tidak pernah berhenti belajar. “Kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan pintu menuju kesempatan yang lebih luas. Teruslah menjadi pribadi yang rendah hati, berani bermimpi, dan bermanfaat bagi sesama. Ke mana pun kalian melangkah, bawalah nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan di sekolah ini,”
02/06/2026
Tidak semua hal dalam hidup akan berjalan sesuai dengan harapan atau keinginan kita. Namun, setiap peristiwa yang terjadi baik menyenangkan maupun sulit, selalu membawa pelajaran berharga yang dapat membantu kita bertumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat, bijaksana, dan dewasa. Karena itu, sikap ikhlas penting dimiliki agar kita mampu menerima kenyataan dengan lapang hati tanpa terjebak dalam kekecewaan yang berkepanjangan.
Dalam dunia pendidikan maupun kehidupan sehari-hari, kegagalan, tantangan, dan perubahan sering kali menjadi sarana belajar yang paling efektif. Ketika kita mau menerima setiap pengalaman dengan ikhlas dan mengambil hikmah darinya, setiap peristiwa akan menjadi bekal untuk melangkah lebih baik di masa depan. Dengan demikian, hidup bukan hanya tentang mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi juga tentang memahami dan memanfaatkan pelajaran yang diberikan oleh setiap perjalanan kehidupan.
02/06/2026
Denpasar, 2 Juni 2026 – SMP Negeri 5 Denpasar melaksanakan kegiatan Gladi Bersih Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten pada Selasa, 2 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan teknis dan akademik sebelum pelaksanaan OSN tingkat kabupaten secara resmi.
Dalam kegiatan tersebut, SMP Negeri 5 Denpasar mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sekolah mengirimkan masing-masing lima siswa terbaik pada setiap cabang, sehingga total terdapat 15 peserta yang mengikuti gladi bersih.
Pelaksanaan gladi bersih bertujuan untuk memastikan kesiapan peserta dalam menggunakan sistem ujian berbasis komputer, memahami tata tertib pelaksanaan, serta mengantisipasi berbagai kendala teknis yang mungkin terjadi saat kompetisi berlangsung. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan disiplin didampingi oleh guru pembina masing-masing bidang.
Kepala SMP Negeri 5 Denpasar menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa dan guru pembina yang telah melakukan persiapan secara intensif. Diharapkan melalui gladi bersih ini, para peserta semakin percaya diri dan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya dalam ajang OSN Tingkat Kabupaten Tahun 2026.
Partisipasi SMP Negeri 5 Denpasar pada seluruh cabang OSN menjadi wujud komitmen sekolah dalam mengembangkan budaya akademik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mendorong peserta didik untuk terus berprestasi di bidang sains dan ilmu pengetahuan. Dengan persiapan yang matang, sekolah optimis dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama SMP Negeri 5 Denpasar di tingkat yang lebih tinggi.
01/06/2026
SMP Negeri 5 Denpasar mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.
Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk mengenang lahirnya dasar negara yang mempersatukan keberagaman bangsa Indonesia. Pancasila bukan sekadar ideologi negara, tetapi juga pedoman dalam bersikap, bertindak, dan hidup bermasyarakat. Nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial menjadi fondasi yang harus terus dijaga dan diamalkan oleh seluruh generasi bangsa.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, mari kita perkuat semangat persatuan, menghargai perbedaan, menumbuhkan sikap toleransi, serta mengembangkan karakter yang berintegritas dan bertanggung jawab. Sebagai generasi penerus bangsa, peserta didik memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Makna Hari Lahir Pancasila adalah mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dalam keberagaman, menjunjung tinggi gotong royong, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
"Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia yang Maju, Berkarakter, dan Bermartabat."
01/06/2026
Jujur pada fakta, adil dalam bersikap, tenang dalam jiwa adalah landasan penting untuk menjalani kehidupan yang bermakna. Kejujuran membantu seseorang melihat dan menerima kenyataan dengan apa adanya, sehingga setiap keputusan dan tindakan didasarkan pada kebenaran. Sikap adil mendorong kita untuk menghargai orang lain, menghormati perbedaan, dan bertindak tanpa prasangka maupun pilih kasih. Sementara itu, ketenangan jiwa memberikan kemampuan untuk tetap berpikir jernih, bersikap bijaksana, dan tidak mudah terpengaruh oleh emosi sesaat. Ketika ketiga nilai ini berjalan seiring, seseorang akan lebih mampu menghadapi berbagai situasi dengan penuh kebijaksanaan, menjaga hubungan yang baik dengan sesama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
31/05/2026
Pramuka SMP Negeri 5 Denpasar berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Tingkat II (LT II) Kwartir Ranting Denpasar Utara Tahun 2026 yang berlangsung di SMP Negeri 2 Denpasar pada 30 Mei hingga 1 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan dan pengembangan keterampilan Pramuka Penggalang melalui 20 cabang lomba yang menguji kecakapan, kreativitas, kepemimpinan, serta kerja sama peserta.
SMPN 5 Denpasar mengirimkan dua regu terbaiknya, yaitu Regu Hortensia (putri) dan Regu Flaminggo (putra), dengan mengusung motto “Pramuka Aktif, Smart, Tangguh, Intelek.” Berkat persiapan yang matang, semangat juang yang tinggi, serta kekompakan tim, kedua regu mampu menunjukkan performa terbaik di berbagai cabang perlombaan dan bersaing secara kompetitif dengan peserta lainnya.
Hasilnya, Pramuka SMPN 5 Denpasar berhasil meraih 8 Juara 1, yaitu pada cabang Administrasi Regu, Senam Pramuka, Baris-Berbaris (PBB), Reportase, Peta Kompas, Obat Tradisional, Tapak Perkemahan, dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Selain itu, tim juga meraih 2 Juara 2 pada cabang Isyarat dan Semboyan serta Hasta Karya, serta Juara 3 pada cabang Panorama Sket. Prestasi ini menjadi bukti nyata dedikasi para peserta, pembina, dan dukungan sekolah dalam mengembangkan potensi anggota Pramuka.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMPN 5 Denpasar, tetapi juga menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka mampu membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, kreatif, dan berintegritas.
Prestasi yang diraih oleh Regu Hortensia dan Regu Flaminggo diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi, mengembangkan karakter positif, dan membawa nama baik sekolah di berbagai ajang kompetisi pada masa mendatang.
31/05/2026
Mengawali lembaran baru di akhir bulan Mei ini, segenap keluarga besar SMPN 5 turut bersuka cita dan memperingati Hari Raya Waisak yang jatuh pada hari ini, Minggu, 31 Mei 2026.
Peringatan Waisak bukan sekadar momentum perayaan keagamaan bagi umat Buddha, melainkan sebuah panggilan universal bagi kita semua untuk kembali merenungkan tiga peristiwa suci (Tri Suci Waisak): lahirnya Pangeran Siddharta, pencapaian Penerangan Agung menjadi Buddha, dan momen Parinibbana.
Di tengah dinamika dunia pendidikan dan kehidupan sosial saat ini, tema kedamaian, harmoni, dan pengendalian diri yang diajarkan dalam kebijaksanaan Waisak terasa sangat relevan. Keluarga besar SMPN 5 mengajak seluruh warga sekolah, para guru, staf, siswa, dan orang tua untuk menjadikan momentum ini sebagai refleksi diri:
“Sama seperti lilin yang tidak dapat terbakar tanpa api, manusia tidak dapat hidup tanpa kehidupan spiritual yang damai.”
Selamat Hari Raya Waisak. Semoga semua makhluk hidup selamanya berada dalam kebahagiaan, kedamaian, dan bebas dari segala kebencian.