27/03/2026
"Pengingat bagi Alumni pesantren"
'Halal Bihalal santri Madinah Rasul Di kab.Kuningan'
"Sedikit ilmu atau amalan yang didapatkan dari Pondok harus disyukuri dan bertrimakasih!
kalau kita diberi nikmat duniawi walaupun sedikit saja (Sesuap nasi, secuil benda,Dibantu orang) diperintahkan oleh allah untuk mensyukuri, berterimakasih seperti keterangan dalam hadis nabi saw..
lalu bagaimana dengan pengetahuan/ilmu: satu perkara,satu bab..yang mana ilmu itu perkara kekal bermanfaat sampai akhirat kelak.
juga lihat takdzimnya Seorang yang dijuluki Nabi saw sebagai Pintu nya ilmu yaitu Saydina Ali Ra Beliau benar-benar menghargai satu hurruf dari seorang guru, dan berani mengatakan :
كنت له عبدا
Aku menjadi budak baginya"
juga ketika berada Dipondok
kita bisa melakukan satu Amalan, adab, tepat waktu mendirikan solat, bahkan dengan berjamaah, yang mana pahalanya akan tetap sampai milyaran tahun lebh nnti diakerat.
"barokah & manfaat nya ilmu itu tidak dilihat dari padatnya undangan,materi dan kekayaan harta, posisi dimasyarakat, pandainya berbicara bahkan memimpin majlis atau pondok, tp bagaimana dia mengamalkan ilmunya utk diri sendiri, takut kepada allah dan taqwa juga istikomah memegang itu semua sampai meninggal..berapa banyak orang yg berilmu,bisa pandai bicara,tampil batsul masail tp tdk takut dg allah, solat nya tidak tepat , matanya tdk dijaga,waktu nya urakan , tdk qobliyah ba'diyah dan tdk rutin baca quran! ini yang diterangkan Para Masayih terdahulu.
"klo misalkan pindah tempat, melanjutkan Pondok berikutnya,universitas diluar, ingat ! jangan lupakan jasa asatidz ppmr.
kita tidak bisa melangkah ke tangga ketiga, ke empat dan naik keatas kalu tdk melalui tangga pertama, dasar-dasar ilmu: nulis pegon,
jurmiyah, imla' imriti safinah yg didaptkn itu adalah bekal /alat kamu bisa naik ke kitab atau jenjang lebih tinggi, jangan lupakn ! apalagi meremahkan gurunya.
karna terkadang seorang pelajar mendapati dirinya mempunyai kemampuan, kecerdasan lebih, kemudian merendahkan,berpaling dari gurunya dan berani mencaci nya.
Maka ini sama halnya yang diumpamakan oleh sekh Abi Al bathha' Ra berikut
أعلمه الرمايةكل يوم #
فلمااشتدساعده رماني
Saya mengajarinnya memanah setiap hari, ketika lenganya menjadi kuat,ia memanahiku"
ini adalah kekurang ajaran terhadap Asatidz, mereka adalah orang yang telah mengajarkan ilmu kemudian dianggap bodoh dan dihinakan oleh Murid yang tdk tahu etika dan trimakasih.
semoga semuanya mendapat petunjuk dan rido allah.amin