17/03/2020
DIBALIK KE GELISAHAN MUNCUL KEBAHAGIAAN.
Ditengah gegap gempitanya isu virus Corona, dan semua kegiatan publik harus dihentikan sementara, mucullah calon-calon hafifzah yg masih belia.
Disela-sela santri ga boleh kemana-mana disitulah kesempatan untuk bisa fokus menghafalkan qur'an .
Semoga dengan fokus hafalan bisa menghalau virus corona dari lingkungan pesantren.
Aamiin.
01/01/2020
Bila jiwa Enterpreneur sudah melekat.
Liburan akhir semester bagi sebagian besar santri adalah waktu yang ditunggu-tunggu untuk p**ang ke kampung halaman.
Namun bagi santri Hidayatullah Cirebon ini tidak seperti santri kebanyakan. Liburan semester mereka memilih magang dibeberapa perusahaan, salah satunya di percetakan.
Begitulah jika jiwa enterpreneur sudah tertanam. Pulang kampung tidak menjadi impian. Tapi yang mereka impikan adalah sebuah kesuksesan dimasa yang akan datang. dimana mereka bisa hafal alqur'an, dan menjadi pengusaha sesuai dengan harapan.
Masih terbuka kesempatan bagi putra putri pilihan untuk bergabung dengan Pesantren Hidayatullah Cirebon dari semua tingkatan. Baik MTs maupun MA.
29/12/2019
๐๐๐ฒ๐ผ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฒ๐ผ๐๐
*Dicari lulusan SMP/MTs*
yang hafal Alquran minimal 2 juz, untuk dididik menjadi *Entrepreneur Muda* yang hafal Alquran di *MA HuffadzPreneur* Hidayatullah Cirebon
Tahun Ajaran 2020/2021
Dibiayai penuh / Gratis untuk *30 putra dan 30 putri* bagi yang memenuhi syarat.
*Hubungi :*
Mistari : wa.me/6285224787772
Syamsul : wa.me/6285722200107
*Sebarkan informasi ini*
Semoga lahir enterpreuneur muda yang hafal Alquran melalui informasi yang anda sebarkan.
๐๐๐ฒ๐ผ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฒ๐ผ๐๐
Catatan Prestasi :
Hafalan santri klas XI tercapai 30 juz.
Omzet praktek Enterpreneur klas XI hingga bulan Oktober 2019 sekitar Rp. 70.000.000
Share on WhatsApp
WhatsApp Messenger: More than 1 billion people in over 180 countries use WhatsApp to stay in touch with friends and family, anytime and anywhere. WhatsApp is free and offers simple, secure, reliable messaging and calling, available on phones all over the world.
29/10/2019
MEREKA LAHIR UNTUK MEMBAHAGIAKAN ORANG TUANYA.
Alhamdulillah Hari ini
1. Ananda *Sri Muliyana* Kelas 7
Hafalan *4 Juz*
2. Ananda *Mufida* Kelas 8
Hafalan *3 Juz*
3. Ananda *Ririn Fadhila* Kelas 10
Hafalan *7 Juz*
4. Ananda *Nila Tiara* Kelas 10
Hafalan *14 Juz*
5. Ananda *Nur Halimah Ramadhani*
Kelas 11
Hafalan *20 Juz*
Telah menambah hafalan al-qur'an nya.
Mudah-mudahan menjadi hafidzoh, sholehah yang menyejukkan hati untuk keluarganya, di berikan kemudahan, keberakahan didunia dan di akhirat untuknya dan keluarganya. Aamiin yaa robbal 'aalamiin
05/10/2019
Sang Juara....!
Lelah, payah dan susah itu telah terlupakan
dari hati para calon PEJUANG PERADABAN ISLAM.
Kini perasaan senang dan senyuman yangengbang, terlihat dari wajah-wajah para santri yang baru selesai TANDANG
di kancah perhelatan nasional Hidayatullah.
Selama hampir satu pekan mereka berjuang mengukir prestasi dalam bentuk lomba bidang study dan Jambore. Bersaing dengan teman2 seluruh indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Dan perjuangan mereka itu ternyata membawa hasil. Sejumlah piala dan tropi dapat diboyongnya dari kota Malang Jawa Timur
Selamat bagi para santri peserta Jamnas Pandu Hidayatullah dan HIC .Semoga kalaian semua tetap semangat untuk menggapai cita-cita bahagia dunia dan akhirat. Amiin.
05/07/2019
Program Enterpreneur
Insya Allah mulai tahun ini program enterpreneur santri MA Hufadz Preneur Hidayatullah Cirebon memberikan keterampilan berupa :
1. Thibbunnabawi
2. Tata busana
3. Desighn Grafis
4. Internet Marketing
5. Agro bisnis
Semoga para santri menjadi para pengusaha muslim yg handal dan hafal qur'an.
Amiin
08/05/2019
THE VALUE OF SOMETHING
Mari berimajinasi tentang tiga keadaan berikut ini, untuk memudahkan kita dalam memahami apa yang dimaksud dengan the value of something.
Pertama, bayangkan seseorang sedang mengendarai motor di jalan raya kemudian ia merogoh saku celananya dan menyadari ponselnya tidak ada. Ia tentu cemas. Ia menduga kemungkinan terjatuh di jalan.
Maka orang itu memutar balik arah kendaraannya dan mengamati lokasi jalan yang baru saja ia lewati. Benar saja, ada sebuah ponsel tergeletak di pinggir jalan. Ia dekati benda tersebut dan ternyata memang miliknya. Kini hatinya menjadi lega.
Kedua, bayangkan jika orang yang ponselnya terjatuh itu tidak berhasil menemukan sesuatu di jalan tempat ia tadi melintas. Ia lantas bertambah panik.
Ia putuskan untuk mencarinya sekali lagi, tetapi masih tidak ditemukan apa-apa. Jantungnya semakin berdegup kencang. Pasti seseorang sudah mengambil ponsel itu lebih dulu.
Lalu ia melihat ada pos keamanan tidak jauh dari sana, maka ia lantas coba-coba bertanya ke sana, siapa tahu saja masih rezekinya. Benar saja, rupanya seorang petugas mengamankan ponsel itu dari pinggir jalan.
Ia sangat senang sekali, dan mengucapkan terima kasih berulang-ulang kepada petugas yang jujur itu. Hatinya kini sangat lega.
Ketiga, bayangkan jika ternyata orang itu tidak menemukan ponselnya meski sudah berulang kali ia periksa kondisi jalan dan saat ia bertanya ke pos keamanan juga tidak ada yang tahu.
Ia menjadi luar biasa khawatir. Maka ia p**ang dengan kondisi lesu dan akhirnya ia pasrah harus kehilangan ponsel. Satu hari kemudian, seseorang datang ke rumahnya membawa ponsel miliknya.
Rupanya orang itu membaca profil di ponsel tersebut dan tertulis alamat rumah yang jelas di sana, lalu berinisiatif mencari alamat tersebut dan mengembalikan ponsel itu kepada pemiliknya.
Ia bersyukur luar biasa mendapati hal ini. Tak henti-hentinya ia ucapkan terima kasih pada orang itu, bahkan diberinya sejumlah uang sebagai hadiah atas kegembiraan yang ia rasakan.
Nah, ketiga cerita di atas intinya sama saja yaitu orang yang kehilangan ponsel lalu berhasil kembali lagi. Lalu mengapa rasa syukurnya bisa berbeda-beda seperti itu? Jawabannya, karena kehilangan menyebabkan seseorang menghargai miliknya.
Nilai dari sesuatu yang kita miliki terkadang tidak disadari saat kita masih bersamanya. Setelah kehilangan, baru mengertilah kita betapa sesuatu itu sangat berharga. Seperti yang dikatakan orang-orang barat,
You donโt know what youโve got until it's gone.
Jangan sampai hal ini terjadi p**a pada Ramadhan. Saat kita memilikinya, lantas kita tidak begitu menghargai. Begitu Ramadhan ini pergi, barulah kita menyadari betapa bernilainya bulan mulia ini. Namun segalanya sudah terlambat.
Sadari value dari Ramadhan yang sekarang sedang menjadi milik kita, agar kita mampu menjaga dengan sebaik-baiknya.
ููุนูู
ูุชูุงูู ู
ูุบูุจูููู ูููููู
ูุง ููุซููุฑู ู
ููู ุงููููุงุณู ุงูุตููุญููุฉู ููุงููููุฑูุงุบู
โDua kenikmatan yang kebanyakan manusia tidak sadar betapa berharganya, yaitu kesehatan dan waktu luang."
(Hadist Riwayat Bukhari)