02/02/2021
Mohon Wujudkan
Dalam keseharian kita, kerap kali kita dihadapkan oleh suatu keinginan yang mungkin menurut akal sehat kita itu sesuatu yang tidak mungkin. Ingin itu, ingin ini, ingin punya ini dan lain sebagainya. Tanpa kita sadari p**a kita kerap kali memaksakan kehendak untuk memiliki sesuatu padahal itu bukanlah sesuatu yang urgent untuk kita miliki saat ini. Bahkan kita juga mungkin pernah merasakan bagaimana rasanya menginginkan sesuatu tapi terkendala oleh dinding yang teramat tinggi sehingga kita sulit untuk meraihnya.
Bagaimana solusinya agar kita bisa meredam keinginan yang menggebu-gebu tapi belum saatnya tersebut?
caranya, Mulailah berintrospeksi diri terlebih dahulu. Karena segala sesuatu yang saat ini kita miliki atau yang akan kita miliki nanti, bernilai manfaat ataukah tidak. Jika persentase manfaatnya lebih besar, maka berusahalah semaksimal mungkin untuk mendapatkannya. Tapi jika persentasenya bernilai kecil, maka sudah menjadi keharusan untuk kita agar bisa menekan keinginan tersebut.
Allah itu tahu apa yang dibutuhkan oleh diri kita. Meski kita sangat menginginkan tapi ternyata kurang baik untuk diri kita, jelas Allah tidak akan mengabulkan. Tapi jika sebaliknya, apa yang kita butuhkan itu sangatlah bermanfaat, maka Allah pasti akan dengan mudah mengabulkannya.
Kuncinya sangatlah simpel, mintakan sesuatu itu pada-Nya. Karena Dia lebih tahu apa yang kita butuhkan saat ini, dan memohonlah kepada-Nya untuk segera diwujudkan.
Semoga bermanfaat.
☺️☺️🙏🙏
25/11/2020
Setiap orang pastilah memiliki suatu kelebihannya masing-masing. Entah itu dia mahir dalam bidang A ataupun di bidang B. Kadang juga kita memiliki suatu skil yang mahir kita lakukan sedangkan orang lain tidak bisa mengerjakan bidang tersebut. Begitupun sebaliknya. Apa yang ada di muka bumi ini, akan selalu ada plus dan minusnya.
Bagaimana cara mengatasinya? Hal tersebut kembali kepada diri kita masing-masing. Karena setiap hari yang kita lalui saat ini, merupakan lembaran perbuatan kita sendiri. Maka isilah dengan sesuatu hal yang menurut kita itu yang terbaik adanya.
Jadi yuk, kita isi setiap hari kita dengab sesuatu yang paling baik yang belum kita lakukan. Jangan malas dan tetap semangat dalam menapak tilasi sebuah kehidupan yang ada.
Semoga bermanfaat.
☺️🙏
23/11/2020
Kita sering sekali melihat seseorang yang mungkin agak arogansi dalam menyimpulkan sesuatu. Atau bahasa keren lainnya meng hipotesis sesuatu. Dengan hipotesis yang jauh dari kata benar. Akibatnya banyak statemen-statemen yang berakibat kurang baik untuk kalangan-kalangan yang akal fikirannya masih mudah terpropokasi.
Sedangkan, sudah menjadi suatu keharusan bagi kita untuk mencerna dan memahami terlebih dahulu segala jenis informasi yang kita terima hari ini. Kenapa deminikin? Ini untuk meminimalisir segala jenis konflik yang akan timbul dikemudian hari.
Karena, tanda kecerdasan akal adalah memahami dan puncaknya adalah tepat dalam berhipotesis.
Jadi bisa di simpulkan. Ketika kita mendapati seseorang yang mudah terpropokasi, itu tandanya orang tersebut masih belum bisa memahami segala jenis informasi yang masuk. Tapi jika sebaliknya, ketika kita menemukan seseorang yang tutur katanya selalu bijak dan selalu tepat dalam memberi kesimp**an. Maka, orang tersebut jelas memiliki kecerdasan yang mampu memahami dari segala macam informasi yang ia terima.
Dijaman sekarang ini, kita memiliki suatu keharusan agar kita mampu memilah dan memilih dalam menyimpulkan apa yang telah kita dapat. Karena orang yang bijak adalah seseorang yang mampu memberikan solusi terbaik agar bisa memberikan kemaslahatan bersama.
Semoga bermanfaat.
☺️
18/11/2020
Berfikir itu setengah dari kehidupan. Kenapa demikian?
Karena orang yang enggan untuk berfikir, berarti ia enggan untuk bersyukur. Orang yang selama hidupnya terus berfikir atau orang yang selama hidupnya selalu bertemu dengan problem yang memaksa ia untuk berfikir keras agar bisa keluar dari masalahnya. Maka, selamat. Dia termasuk orang-orang yang menjalankan kehidupannya dengan penuh kesyukuran.
Sudah menjadi keharusan bagi kita untuk selalu berfikir. Baik itu berfikir dalam ibadah, mencari nafkah, bekerja, dan lain sebagainya. Karena begitu seseorang sudah menyelesaikan satu masalah, maka Alllah akan menyiapkan masalah yang lainnya. Kenapa begitu? Karena Dia lebih s**a melihat hamba-Nya berfikir memecahkan masalah dari pada mereka yang bisanya hanya menimbulkan masalah.
Itu bisa menjadi bukti bahwa setiap masa dan setiap waktu, semua orang akan di paksa untuk berfikir. Bahkan ada yang dipaksa untuk berfikir lebih keras dari orang pada keumuman.
Jadi, teruslah berfikir dan berinovatif. Karena berfikir itu setengah dari kehidupan.
Mudah-mudahan bermanfaat.
☺️🙏
16/11/2020
Pernah tidak kita berfikir disaat kita hendak memulai sesuatu tapi kita takut apakah akan berhasil atau tidak?
Kejadian seperti itu memang kerap kali menyerang para kaum muda yang hendak memulai bisnis mereka. Kadang mereka selalu dihantui rasa kegagalan padahal belum memulai. Rasa takut jika tidak sesuai dengan apa yang diharapkan sedangkan modal sudah keluar banyak.
Bukan di bidang bisnis saja, dibidang-bidang yang lain juga sering sekali ada. Contohnya, ketika kita hendak ikut suatu ujian yang akan menentukan nasib kita kedepannya bagaimana, kadang rasa takut akan kegagalan juga seringnya datang menyapa.
Atau ketika kita dituntut untuk meminjam suatu modal yang sangat besar tapi kita bingung apakah bisa untuk mengembalikannya atau tidak. Hal itu bukanlah suatu hal yang baru bagi kita.
Ketika kita sudah memutuskan sesuatu pastilah resiko-resiko yang tidak akan kita duga selalu datang menyertainya. Yang jadi pertanyaannya hanyalah satu. Kita mau tidak untuk memulainya?
Seberapa besar rasa takut kita, seberapa besar rintangan yang kita hadapi, tetap, keberhasilan itu akan selalu mungkin untuk kita raih. Sabar, istiqomah dan terus berusaha. Hanya itu kuncinya.
Orang yang selalu takut untuk memulai sesuatu dan selalu banyak pertimbangan dalam mengerjakan sesuatu, maka ketahuilah, ia akan selalu dihantui dengan rasa takut akan kegagalan.
Kuncinya cuman dua, yakin dan lakukan. Karena keberhasilan itu selalu mungkin.
Mudah-mudahan bermanfaat.
☺️🙏
11/11/2020
Jika diantara memiliki seorang teman yang selalu mengingatkan kita dan mengajak kita untuk selalu berbuat baik. Maka fiks, jangan lepaskan dan terus pertahankan teman tersebut. Karena, mencari teman sejati itu sangatlah sulit, tapi jika ingin mencari musuh itu sangatlah mudah.
Kenapa teman sejati itu sangat sulit untuk ditemukan? Karena sesuatu yang langka itu memang sangatlah sulit untuk dicari. Ibarat kita mensortir seribu teman yang kita miliki saat ini, maka hanya ada satu yang bener-bener teman yang akan selalu mengajak kita kedalam kebaikan.
Sebagaimana yang dulu pernah penulis bahas, melakukan sesuatu yang baik itu beratnya bukan main. Tapi jika sesuatu itu tidak baik, begitu mudah untuk dilakukan.
The best friend is one who shows you to goodness. Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.
Mudah-mudahan bermanfaat.
☺️🙏
10/11/2020
Adakah yang beranggapan bahwa kita mampu menyembunyikan sesuatu sehingga orang lain tidak tahu apa yang kita sembunyikan? Atau, adakah diantara kita yang mempunyai anggapan bahwa kita mampu bersembunyi dari apa yang telah kita lakukan sehingga Allah tidak mengetahuo dari apa yang telah kita kerjakan? Jika ada diantara kita yang memiliki anggapan seperti itu, maka, sudah seharusnya kita beristigfar sekarang juga.
Manusia, hewan dan mahluq Allah yang lain. Mungkin bisa kita kelabui agar mereka tidak mengetahui apa yang telah kita lakukan. Kita bisa saja menyampaikan sesuatu yang seharusnya A menjadi B. Kita bisa saja menutup mata seseorang agar tidak melihat suatu yang hendak kita sembunyikan. Tapi, bisakah kita sembunyi dari Allah? Jawaban yang sangat pasti adalah Tidak.
"Bagi Allah, tidak ada sesuatupun yang tersembunyi di bumi dan di langit" firman-Nya dalam surat Ali Imran ayat 05.
Ini menandakan bahwa, sekecil apapun perbuatan yang kita lakukan. Itu akan terlihat sangat jelas oleh Allah. Seberapa rapipun kita melakukannya, semua akan tampak sia-sia oleh Allah. Bahkan mahluq Allah yang paling kecil sekalipun, Dia mampu melihatnya sangat jelas.
Jadi yuk, bagi kita yang mungkin masih sering melakukan hal-hal yang kurang positif, maka dari sekarang kita lakukan hal positif lebih banyak dari sebelumnya. Karena, semakin banyak hal baik dan positif kita kerjakan, maka kelimpahan rahmat dan keberkahan akan semakin banyak kita dapatkan.
Mudah-mudahan bermanfaat.
☺️🙏
07/11/2020
Dan segala nikmat yang ada padamu itu datangnya dari Allah. Lantas, adakah diantara kita yang beranggapam bahwa nikmat yang kita rasakan saat ini adalah murni dari usaha kita sendiri? Posisi tertinggi yang kita raih saat ini adalah murni dari kerja keras kita sendiri? Prestasi gemilang yang kita peroleh saat ini adalah hasil dari perjuangan kita selama ini?
Jika ada yang beranggapan demikian, itu juga tidak salah. Hanya saja, semua kenikmatan yang kita rasakan saat ini, sejatinya itu murni datangnya dari Allah.
Memang benar. Usaha tidak akan menghianati hasil. Jika kita ingin merasakan nikmat dikemudian hari, maka perjuangan kita saat ini haruslah lebih extra dari usaha orang lain. Karena, Allah pasti akan memberikan bonus dari apa yang kita usahakan. Yakni berupa kenikmatan-kenikmatan yang selalu Dia berikan setiap harinya. Dari mulai nikmat yang kecil sampai yang besar. Semua Allah berikan tanpa terkecuali.
dan bila mana ketika kita menghadapi sebuah kesengsaraan. menghadapi sebuah jalan buntu yang membuat kita menangis dan menderita. Maka solusi terbaik dan paling akurat hanyalah satu. Yakni meminta pertolongan hanya kepada Allah. Bukan kepada yang lain.
Hal itu sudah Allah firmankan dengan sangat jelas dalam surat An-Nahl ayat 53: 'dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah. Kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nya lah kamu meminta pertolongan.
Nikmat datangnya dari Allah, maka bersyukurlah atas segala nikmat yang kita rasakan hari ini. Dan kesengsaraan juga datangnya dari Allah, maka mintalah pertolongan hanya kepada-Nya. Karena sebaik-baik penolong di muka bumi ini, itu hanyalah Allah semata.
Semoga bermanfaat.
☺️🙏
06/11/2020
Kemalasan memanglah suatu penyakit yang sudah selayaknya kita singkirkan sejauh mungkin dari diri kita. Ia mampu merenggut apa saja yang kita s**ai dan mampu juga mengakhiri apa yang telah menjadi impian kita. Bahkan sesuatu yang telah kita miliki saat ini, baik itu suami, istri, anak, saudara, teman, dan sejenisnya. jika kita masih saja berprilaku malas, bukan tidak mungkin mereka akan meninggalkan kita satu demi satu.
Jika kita sudah membulatkan suatu tekad dalam satu asa untuk meraih impian kita. Maka, sudah menjadi keharusan bagi kita untuk bekerja lebih giat dari orang lain.
Jika kita sudah menentukan satu titik goal dalam kehidupan kita. Maka, fokus dalam satu titik dan bersemangat adalah kunci kita agar mampu mencapai goal tersebut.
Mungkin, terkadang ada saja rasa malas yang kerap kali menyapa di waktu-waktu tertentu. Tapi disitulah sejatinya suatu titik yang akan menentukan kita. Apakah kita layak sebagai pemenang ataukah pecundang.
Maka dari itu, penting sekiranya untuk selalu fokus dan berusaha untuk mempertahankan kesemangatan kita. Baik itu dalam bekerja, belajar, beribadah dan semacamnya. Agar apa yang sudah kita gantungkan di ketinggian semesta, dengan semangat dan kerja keras. Allah pasti akan membantu kita untuk menggapai satu bintang keberhasilan yang telah Allah siapkan disetiap puncak dari apa yang telah kita perjuangkan selama ini.
من دام كسله خاب أمله
Barang siapa selaku melas,
Maka akan kandad impiannya.
Mudah-mudahan bermanfaat.
☺️🙏
06/11/2020
Lisan itu adalah gerbang.
Kenapa lisan bisa dikatakan dengan gerbang? Karena dari lisan itulah awal dari segala bentuk buah yang akan kita petik nantinya. Jika lisan kita selalu kita isi dengan kalimat-kalimat ajiab. Seperti mengucap syukur, mendoakan sesama teman, mengaji, mangajak kedalam hal-hal yanh baik dan lain sebagainya. Maka hidup kita dengan sendirinta akan penuh dengan keajaiban.
Tapi jika lisan kita membuka gerbang yang sebaliknya. Yakni lisan kita isi dengan kalimat yang penuh dengan unsur pahit. Sepeti dengki, hasud, adu domba, marah-marah, menghina dan sebagainya. Maka secara otomatis hidup kita akan penuh dengan kepahitan juga.
Sejatinya, hidup kita itu simpel loh. Kita tinggal memilih mau yang ajaib atau yang pahit. Cuman terkadang, ketika kita memilih yang ajaib, itu cobaan dan rintangan yang menyertainya terkadang mampu membuat semangat kita goyang. Sedangkan yang pahit, tidak ada halang rintang sama sekali. Lancar layaknya jalan tol.
Namun, perlu diingat p**a. Setiap kalimat yang keluar dari gerbang bernama lisan, itu pasti mengandung suatu resiko. Apakah itu berdampak positif ataukah negatif. Kehati-hatian kita dalam memilih kata, itu juga menjadi cerminan untuk diri kita sendiri agar tidak terpelet dalam kesalahan yang berakibat buruk.
Jadi yuk, perhatikan lisan kita dalam berucap. Karena lisan adalah gerbang yang bisa menentukan kita apakah kita bisa masuk dalam kategori hidup yang penuh keajaiban ataukah hidup yang penuh dengan kepahitan.
Semoga bermanfaat.
☺️🙏