28/05/2022
Hari Senin kemarin sudah berencana untuk mengajak anak-anak untuk seru-seruan lagi di Rumah Peradaban SNC
Awalnya anak-anak masih semangat untuk datang mengikuti kegiatan seperti biasanya, tapi lama kelamaan tidak muncul lagi 😅.
Setelah dicari tahu, ternyata banyak yang ketiduran saat jam kunjungan RP di buka. Hehehe.
Anak-anak mengisi waktu dengan mewarnai, main games terus lanjut unboxing buku baru yaitu "Muhammad Teladan Sepanjang Zaman", dilanjutkan dengan berkisah tentang arah kiblatnya umat muslim.
Eh temen-temen pada tahu nggak sich ternyata arah kiblat pertama kita itu dulunya bukan ke Ka'bah lho....
Nih ada kisahnya di buku baru yang kami terima. 😍
Ternyata kiblat umat muslim untuk sholat itu dulunya ke arah Baitul Maqdis. Ini sesuai dengan perintah Allah yang diberikan kepada Rasulullah. Namun Rasulullah berharap dan memohon agar kiblat sholat diubah ke arah Ka'bah yang merupakan kiblat Nabi Ibrahim as.
Suatu hari di bulan Sya'ban, sekitar delapan belas bulan setelah Rasulullah hijrah, beliau mengajak beberapa orang sahabat untuk mengunjungi Ummu Bisyr. Ummu Bisyr adalah istri dari Al Bara' bin Ma'rur salah seorang pemimpin pada baiat Aqabah. Dia wafat sebulan sebelum Rasulullah tiba di Madinah.
Al Bara' semasa hidupnya hanya mau sholat menghadap Ka'bah. Dia tidak mau menghadap ke Baitul Maqdis dan memunggungi Ka'bah. Setelah bertemu Rasulullah barulah dia mau berkiblat ke Baitul Maqdis. Dan sewaktu dia wafat, dia dimakamkan dengan wajah menghadap ke Ka'bah sesuai wasiatnya.
Nah ketika memasuki waktu Dzuhur pada saat Rasulullah berada di rumah Al Bara' inilah Allah menurunkan perintah kepada Rasulullah agar beliau berkiblat ke Ka'bah. Di kemudian hari, rumah Al Bara' pun dijadikan masjid dengan nama Masjid Qiblatain (Masjid Dua Kiblat).
Yuk Yuk Yuk...
Ayah bunda abang kakak dan adik-adik semuanya, dateng dan main lagi ke sini ya. Kita isi dengan kegiatan yang positif, nge-read bareng-bareng pasti seru dech 😍😍
28/05/2022
25/05/2022
25/05/2022
25/05/2022
24/05/2022
24/05/2022