SDIT Cipta Cendikia Indonesia

SDIT Cipta Cendikia Indonesia Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from SDIT Cipta Cendikia Indonesia, Education, Cimenteng, Cimahi.

Kepada Ayah Bunda yg sedang mencari Sekolah Islam berkwalitas silakan datang ke sekolah kami. Ada 8 Keunggulan minimal m...
29/11/2018

Kepada Ayah Bunda yg sedang mencari Sekolah Islam berkwalitas silakan datang ke sekolah kami. Ada 8 Keunggulan minimal menyekolahkan di sekolah kami :
1. Membentuk siswa yang netimana, bertaqwa dan berakhlak mulia.
2. Menghantarkan siswa berprestasi akademik
3. Siswa tarlil membaca Al Quran dan menghafal minimal 1 juz.
4. Menjadikan siswa berwawasan luas, mandiri dan disiplin.
4. Mengoptimalkan kcerdasan non akademik.
6. Membiasakan siswa hidup sehat dan peduli lingkungan.
7. Pengajaran beorientasi kepada pendidikan karakter
8. Menjalin kerjasama yg baik dengan orangvtua, masyarakat dan pemeintah.

Alhamdulillah SDIT CIPTA CENDIKIA INDONESIA menyelenggarakan penyembelihan jewan Qurbannya di hari tasyrik pertama.Semog...
23/08/2018

Alhamdulillah SDIT CIPTA CENDIKIA INDONESIA menyelenggarakan penyembelihan jewan Qurbannya di hari tasyrik pertama.
Semoga para siswa bisa memaknai peristiwa qurban yg dilakukan keluarga nabi Ibrahim....

Yuk berkurban bersama SDIT CIPTA CENDIKIA INDONESIA
20/08/2018

Yuk berkurban bersama SDIT CIPTA CENDIKIA INDONESIA

Semangat Kemerdekaan RI harua selalu ada pada generasi Bangsa. DIRGAHAYU RI YG KE 73
20/08/2018

Semangat Kemerdekaan RI harua selalu ada pada generasi Bangsa.
DIRGAHAYU RI YG KE 73

Khotaman dan Imtihan Al Quran Metode Ummi dan Tahfidz juz 29 dan 20 SDIT CIPTA CENDIKIA INDONESIASmg mereka menjadi anak...
10/05/2018

Khotaman dan Imtihan Al Quran Metode Ummi dan Tahfidz juz 29 dan 20 SDIT CIPTA CENDIKIA INDONESIA
Smg mereka menjadi anak2 Gerasi Qurani Pewaris Para Nabi...❤❤❤

15/02/2018

7 Tips Pengasuhan Anak di Era Digital dari Psikolog Elly Risman

Alissa Safiera - wolipop

Foto: Thinkstock

Jakarta - Membesarkan anak di zaman millenial butuh usaha ekstra dibanding puluhan tahun yang lalu. Perkembangan dunia digital tak hanya memberi kemudahan, malah kadang membuat gap antara orangtua dan anak. Tak jarang berakhir dengan anak yang membangkang atau masalah lainnya.

Psikolog dan Pendiri Yayasan Kita dan Buah Hati Elly Risman berbagi tujuh cara mengasuh anak di era digital yang bisa dipraktikkan agar hubungan antara orangtua dan anak tetap terjaga.

1. Tanggung Jawab Penuh
Ketika bicara mengenai pola asuh anak, peran seorang ibu seringkali dianggap hal paling utama. Padahal menurut Elly, sosok ayah dalam mendidik anak tak kalah penting. Di era digital seperti sekarang ini, ayah dan ibu harus memiliki pandangan yang sama, yaitu sama-sama bertanggungjawab atas jiwa, tubuh, pikiran, keimanan, kesejahteraan anak secara utuh. Masih banyak orangtua muda masa kini yang melepaskan anak-anaknya secara total di tangan orang ketiga, entah mertua atau pembantu. Namun jika hal ini terpaksa dilakukan, maka perlu dicek kembali bagaimana sejarah dari orang yang Anda rekrut untuk menjaga buah hati.

"Sebuah tesis pernah membahas mengenai peran ayah. Anak-anak yang kurang sosok ayah, dan dia punya anak laki dia nakal, agresif, narkoba, seks bebas. Anak perempuan biasanya depresi, seks bebas. Jadi ayah harus selalu ada, pulang kerumah di era digital," ujar Elly di Plaza Selatan, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/5/2016).

2. Kedekatan
Perlu adanya kedekatan antara ayah dan anak, juga ibu ke anak. Kedekatan ini bukan hanya berarti melekat dari kulit ke kulit, melainkan jiwa ke jiwa. Artinya, Anda dan pasangan tak bisa hanya sering memeluk sang anak namun juga harus dekat secara emosional. "Banyak anak yang tidak dapat hal itu dari kecil sehingga jiwanya hampa," tambah Elly.

3. Harus Jelas Tujuan Pengasuhan
"Dari riset yang saya lakukan untuk ibu 25-45 tahun, bekerja tak bekerja, ekonomi menengah ke atas dan menengah ke bawah. Mereka tidak punya tujuan pengasuhan. Mereka tidak tahu anak ini mau di bawa ke mana?"

Elly menyarankan agar orangtua mulai merumuskan tujuan pengasuhan sejak anak dilahirkan. Perlu membuat kesepakatan bersama suami, prioritas apa saja yang diberikan kepada anak dan bagaimana cara pendekatannya.

4. Berbicara Baik-baik
Orangtua harus belajar berbicara baik-baik dengan anak. Tidak boleh membohongi, lupa membahas keunikan anak, dan juga perlu membaca bahasa tubuh, serta mau mendengar perasaan anak.

"Menyalahkan, memerintah, mencap, membandingkan, komunikasi seperti ini akan membuat anak merasa tak berharga, tak terbiasa memilih dan tak bisa mengambil keputusan."

5. Mengajarkan Agama
Menjadi kewajiban orangtua untuk mengajarkan anak-anaknya tentang agama. Pendidikan tentang agama perlu ditanam sejak sedini mungkin. Dalam hal ini, mengajarkan agama tak hanya terbatas ia bisa membaca Al-Qur'an misalnya, bisa berpuasa atau pergi ke gereja. Orangtua perlu menanamkan secara emosional agar anak menyukai aktivitas itu.

"Jangan kosong dan lalu dimasukkan ke sekolah agama. Tidak ada dasarnya jika begitu. Bisa dan s**a itu berbeda. Bisa hanya sekadar melakukan, tapi jika s**a, ada atau tidak ada orangtua dia akan tetap baik," tuturnya.

6. Persiapkan Anak Masuk Pubertas
Kebanyakan orangtua malu membicarakan masalah seks dengan anak dan cenderung menghindarinya. Menurut Elly, pembicaraan justru perlu dimulai sejak dini dengan bahasa yang mengikuti usianya.

"Kalau sudah keluar air mani, sudah menstruasi, itu artinya mereka sudah aktif secara seksual dan sudah telat untuk menanamkan tentang pemahaman seks. Ya jadi s**a-s**anya anak, dia bebas melakukan berbagai macam hal," tambah Elly.

7. Persiapkan Anak Masuk Era Digital
Bukan berarti Anda harus memberikannya gadget sejak bayi. Namun mengajarkan anak jika penggunaan gadget ada waktunya dan memiliki batasan untuk itu. Akses internet pun perlu dibatasi untuk mencegah anak melihat situs yang tidak diinginkan.

Alhamdulillah SDIT Cipta Cendikia Indonesia mendapatkan juara I lomba tahfidz yg diselenggarakan oleh SMP Al Azhar Syifa...
13/02/2018

Alhamdulillah SDIT Cipta Cendikia Indonesia mendapatkan juara I lomba tahfidz yg diselenggarakan oleh SMP Al Azhar Syifa Budi yang diwakili oleh ananda Farras Naufal Shodiq. Smg menjadi motifasi untuk semua bisa lebih dekat kepada Al Quran.

Mohon doanya semoga kami dapat menjalankan amanah mendidik generasi Cipta Cendikia Indonesia yang Qurani.....
12/02/2018

Mohon doanya semoga kami dapat menjalankan amanah mendidik generasi Cipta Cendikia Indonesia yang Qurani.....

Anak adalah investasi dunia dan akherat....Oleh karena itu jangan lewatkan masa untuk mendidik mereka dengan cinta dan k...
12/02/2018

Anak adalah investasi dunia dan akherat....
Oleh karena itu jangan lewatkan masa untuk mendidik mereka dengan cinta dan kasih sayang dengan pendidikan Al Quran

12/02/2018

Assalamualaikum sahabat fb .....
Semoga keberkahan menyertai kita semua😊

Address

Cimenteng
Cimahi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SDIT Cipta Cendikia Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category