Majelis Baitussalam Cimahi &Padalarang

Majelis Baitussalam Cimahi &Padalarang Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Majelis Baitussalam Cimahi &Padalarang, Education, Cimahi.

*Majelis An Nahdhoh Pandiga*Present :*_JUM'AT MENGAJI_*Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakatuhUNDANGAN*KAJIAN UMUM*T...
01/06/2023

*Majelis An Nahdhoh Pandiga*
Present :

*_JUM'AT MENGAJI_*

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakatuh

UNDANGAN
*KAJIAN UMUM*
TERBUKA UNTUK UMUM IKHWAN & AKHWAT

*MEMAHAMI ISLAM*
====================

Insyaa Allah bersama:

🎙️ *Ustadz. H. M. Ali* Moeslim
📆 *Jum'at, 2 Juni 2023*
⏰ *16.00-17.30*
🕌 *Musholah Pandiga Educreation Sports*
https://maps.app.goo.gl/qD3RUF8V8NYx7t746
https://ma
Catatan:
🔘 Jamaah dimohon untuk mengajak yang lainya untuk ikut serta dalam kajian Umum ini
🔘 Jamaah dimohon untuk mencatat faidah pada saat kajian berlangsung

Dakwah Organizer Cimahi & DKM MASJID JAMI AS SALAM - MT ASH SHOHABAH CIMAHI Present :AHAD MENGAJI SPECIAL MOMENTAssalamu...
17/03/2023

Dakwah Organizer Cimahi & DKM MASJID JAMI AS SALAM - MT ASH SHOHABAH CIMAHI
Present :

AHAD MENGAJI SPECIAL MOMENT

Assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh

UNDANGAN
TABLIGH AKBAR
TERBUKA UNTUK UMUM IKHWAN & AKHWAT

MAJELIS ASH SHOHABAH + MASJID JAMI AS SALAM

TARHIB RAMADHAN 1444H
=========================

Insyaa Allah bersama:

🎙️ *Ustadz. Eri Taufiq
📆 *Ahad, 19 Maret 2023
⏰ *09.00 WIB- Selesai
🕌 *Masjid Jami As Salam. Jl Budi, Cilember Pasirkaliki Cimahi Utara - Kota Cimahi - Jawa Barat
https://maps.google.com/?cid=16644133201962894729&entry=gps
=========================

📡 *LIVE STREAMING ON :
~ INSTAGRAM :
https://www.instagram.com/shohabah.id/
~FACEBOOK :
https://www.facebook.com/profile.php?id=100085753412055
~ YOUTUBE CHANNEL :
https://www.youtube.com/channel/UCDD69DKW-zNs4f-MXOZkIdQ

Dari Umar bin Khattab r. a., dari Nabi ﷺ bersabda; Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas umat ini adalah orang muna...
01/09/2022

Dari Umar bin Khattab r. a., dari Nabi ﷺ bersabda;

Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas umat ini adalah orang munafik yang pandai lidahnya.

(HR. Baihaqi dalam Syu'abul Iman II/ 284)

*MAJELIS TA'LIM AL BAROKAH*                *KOTA CIMAHI|*                _Proudly Present :_       *KAJIAN AHAD DAN FASH...
18/06/2022

*MAJELIS TA'LIM AL BAROKAH*
*KOTA CIMAHI|*
_Proudly Present :_

*KAJIAN AHAD DAN FASHDU MASAL*

🎙️Ustadz Ali Muslim & Rumah Sehat Fashdu
📆 Ahad, 19 Juni 2022
🕰️ Ba'da Shubuh - selesai
📌 _"ISLAM DAN KESEHATAN"_
🕌 Masjid AL BAROKAH
📍 JL.BUDI RT06 RW 13.Kelurahan PASIRKALIKI, kec Cimahi Utara

==== _*Terbuka Umum*_====

Info Kajian Islam Bandung Raya] .kajian.bandung Info Kajian Islam Bandung Raya]

10/05/2022

TULISAN UNTUK PARA PENGEMBAN MABDA YANG BEGITU MENYENTUH

Renungan......
Ustadz Fatih Karim

Sudah lelahkah wahai kawan atas perjuangan
ini..?

mungkin jadwal dakwah yang padat itu
membuatmu lemah?

Atau tak pernah punya waktu istirahat di akhir
pekan yang kau gusarkan, karena harus terus BERGERAK berdakwah?

Atau pusingnya fikiranmu mempersiapkan acara2
dakwah yang membuatmu ingin terpejam?

Atau panasnya aspal jalanan saat kau melakukan aksi yang ingin membuatmu “rehat sejenak”?

Atau sulitnya mencari orang yang ingin kau ajak
HIJRAH ini yang kau risaukan?

Atau karena seringnya kehidupan sekitar kita
meminta infak2mu yang membuatmu ingin
menjauh?

Dakwah kita hari ini hanya sebatas ‘itu’ saja
kawan.
Bukan ingin melemahkan tapi izinkan saya
mengajakmu merenung sejenak….

Tahukah engkau wahai kawan, siapa Umar bin
Abdul Azis?? Tubuhnya hancur dalam rangka 2
tahun masa memimpinnya...
2 tahun kawan, cuma 2 tahun memimpin tubuhnya
yang perkasa bisa rontok,
kemudian sakit lalu syahid...

Sulit membayangkan sekeras apa sang khalifah
bekerja…tapi salah satu pencapainya adalah;
saat itu umat kebingungan siapa yang harus diberi
zakat…
tak ada lagi orang miskin yang layak diberi infaq…

Memang seperti itu dakwah. Dakwah adalah cinta.
Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu.
Sampai pikiranmu.
Sampai perhatianmu.
Berjalan, duduk, dan tidurmu.

Tapi Syekh Musthafa Masyhur mengatakan
“jalan dakwah ini adalah jalan yang panjang tapi
adalah jalan yang paling aman untuk mencapai
ridho-Nya.”
Ya kawan, jalan ini yang akan menuntun kita
kepada ridho-Nya…
saat Allah ridho..

maka apalagi yang kita risaukan?
Saat Allah ridho…semuanya akan jauh lebih indah…karena surga akan mudah kita rasa...,
insyaAllah.

Rasulullah begitu berat dakwahnya..
harus bertentangan dengan banyak kabilah dari keluarga besarnya..

Mush'ab bin Umair harus rela meninggalkan
ibunya...
Salman harus rela meninggalkan seluruh yang dia kumpulkan di Mekkah untuk hijrah…
Asma' binti Abu Bakar rela menaiki tebing yang
terjal dalam kondisi hamil untuk mengantarkan
makanan kepada ayahnya dan Rasulullah.
Hanzholah segera menyambut seruan jihad
saat bermalam pertama dengan istrinya,
Ka'ab bin Malik menolak dengan tegas suaka
Raja Ghassan saat ia dikucilkan…
Bilal, Ammar, keluarga Yasir..mereka kenyang
dengan siksaan dari para kafir,
Abu Dzar habis dipukuli karena meneriakkan
kalimat tauhid di pasar,
Ali mampu berlari 400 KM guna berhijrah di
gurun hanya sendirian,
Usman rela menginfakkan 1000 unta penuh makanan untuk perang Tabuk,
Abu Bakar hanya meninggalkan Allah dan
Rasul-Nya untuk keluarganya…
Umar nekat berhijrah secara terang terangan,
Huzaifah berani mengambil tantangan untuk menjadi intel di kandang musuh,
Thalhah siap menjadi pagar hidup Rasul di
Uhud, hingga 70 tombak mengenai tubuhnya,
Zubair bin Awwan adalah hawariinya rasul,
Al Khansa' merelakan anak2nya yang masih
kecil untuk berjihad,
Nusaibah yang walaupun dia wanita tapi tak
takut turun ke medan perang,
Khadijah sang cintanya rasul siap memberikan
seluruh harta dan jiwanya untuk islam, siap
menenangkan sang suami di kala susah..benar2
istri shalihah

Atau mari kita bicara tentang

> Musa…mulutnya
gagap tapi dakwahnya tak pernah pudar…
ummatnya seburuk-buruknya ummat, tapi proses menyeru tak pernah berhenti…

> atau Nuh, 900 tahun menyeru hanya
mendapat pengikut beberapa orang saja..bahkan
anaknya tak mengimaninya…

> Ibrahim yang dibakar Namrud, Syu’aib yang
menderita sakit berkepanjangan tapi tetap menyeru…

> Ismail yang rela disembelih ayahnya karena
ini perintah Allah…

Deretan sejarah di atas adalah SEBAIK-BAIKnya
guru dalam kehidupan kita...

Sekarang beranikah kita masih menyombongkan
diri bersama jalan dakwah yang kita lakukan saat
ini, mengatakan lelah padahal belum banyak
melakukan apa apa…bahkan terkadang… kita
datang menyeru dengan keterpaksaan, berat hati
kita, terkadang menolak amanah (untuk menjadi
TELADAN)

Kawan… dakwah kita hari ini hanya sebatas “itu2”
saja,
he he bukan untuk melemahkan…
tapi menguatkan karena ternyata yang kita
lakukan belum apa apa….

Hidupku adalah hari ini, bukan hari kemarin
ataupun esok.. aku akan BERBUAT SEMAKSIMAL
mungkin dalam aktivitasku demi mencapai
keridhoan Allah SWT...

Suksesku semata kupersembahkan untuk
KEJAYAAN ISLAM yg sangat kucintai.
Renungan bagi diriku...

Semoga bermanfaat juga untukmu kawan...
Barakallahu fiikum





08/05/2022

RAHASIA PENCARI ILMU
oleh : KH. Hafidz Abdurrahman MA.

Imam az-Zuhri (w. 124 H/741 M), rahimahullah berkata

« إِنْ هَذَا الْعِلْم أَنْ أَخَذَتهُ بِالْمُكَاثَرَة غَلَبَك وَلَم تَظْفَر مِنْهُ بِشَيْءٍ ! ؛ وَلَكِن خُذْه مَعَ الْأَيَّامِ وَاللَّيَالِي أَخْذًا رَفِيقًا تَظْفَر بِه! »

"Sesungguhnya ilmu ini (tsaqafah Islam), ketika kamu ambil (dapat) dengan banyak-banyakan, maka ia akan mengalahkanmu, dan kamu tidak akan meraih kemenangan sedikit pun darinya!

Tapi, ambillah ilmu itu dengan hari-hari dan malamnya dengan cara membersamainya (dengan penuh kelembutan), maka kamu akan menang."
(Abu Nu'aim, Hilyatu al-Auliya', Juz III/364)

Karena itu, ilmu harus dijadikan sebagai bagian dari kehidupan kita, seperti siang dan malam. Terus membersamai dan kita bersamai dengan lemah lembut, agar ia tidak lari

Maka, para ulama mempunyai cara untuk merawat ilmunya. Dengan cara mengamalkannya, dalam bentuk perbuatan. Dengan cara menginfakkannya, yaitu mengajarkannya. Dengan cara mendokumentasikannya, melalui tulisan. Itulah cara mereka

Suatu hari ada yang bertanya, mengapa ada orang-orang hebat, ilmunya seolah tak membekas, baik dalam lisan maupun perbuatannya? Saya jawab, "Karena ilmu itu cahaya. Nur yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Mudah bagi Allah memberi dan mengambil kembali cahaya-Nya."

Maka, selain upaya menjaga ilmu dengan mengamalkan, menulis dan mengajarkan, juga ada upaya lain, menjaga ketaatan. Ibn 'Abbas, misalnya, tidak pernah putus shalat malam dan Dhuhanya

Itulah rahasia pencari ilmu. Semoga Allah menganugerahkan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua

اللهم ارزقنا علما نافعا، وعملا متقبلا. اللهم انفعنا بما علمتنا وعلمنا ما ينفعنا وزدنا علما..

Alhamdulillah, taqobballahu minna wa minkum, minal aidin wal faidzin, kullu 'aamin wa antum bi khoir. Selamat hari raya ...
01/05/2022

Alhamdulillah, taqobballahu minna wa minkum, minal aidin wal faidzin, kullu 'aamin wa antum bi khoir. Selamat hari raya Iedul Fitri 1443 Hijriyah.
Mohon maaf lahir dan Batin

*SECANGKIR  KOPI  HANGAT (SKH)*Penulis :  H. M Ali MoeslimTema : *MENITI JALAN PERUBAHAN*Bandung: 18 April 2022 M/ 17 Ra...
18/04/2022

*SECANGKIR KOPI HANGAT (SKH)*

Penulis : H. M Ali Moeslim
Tema : *MENITI JALAN PERUBAHAN*
Bandung: 18 April 2022 M/ 17 Ramadhan 1443 H
Subscribe: https://youtube.com/channel/UC1ATh1KSliIeM_5JcA6pKuQ

_Bismillahirrahmaanirrahiim_

*RASULULLAH SAW* memulai dakwah dengan seorang diri kemudian membentuk kelompok dakwah politik (kutlah siyasiyah). Artinya, Rasulullah saw. tidak berdakwah sendiri. Beliau melakukan dakwah berjamaah dengan aktivitas politik melakukan _ash-shira al-fikri_ (pergolakan pemikiran) dan _al-kifah as-siyasi_ (perjuangan politik). Beliau berdakwah untuk mengubah pemikiran dengan bentuk menyeru, debat dan dialog tidak dengan kekerasan. Aktivitas dakwah di Makkah melalui tiga tahapan:

*Pertama: _Marhalah at-Tatsqif_ (Tahap Pembinaan dan Pengkaderan)*. Aktivitas ini dimulai sejak Rasulullah saw. diutus sebagai rasul sesuai seruan Allah dalam QS al-Muddatsir [74] : 1-2] secara sirriyah (sembunyi). Dimulai dari istrinya Khadijah ra., sepupunya Ali bin Abi Thalib ra., mantan budaknya Zaid dan sahabatnya Abu Bakar ash-Shiddiq ra. Rasulullah membina mereka dengan pemahaman Islam yang kuat sehingga menghasilkan individu yang ber-syakhsiyyah islamiyyah dan siap mengemban dakwah.

*Kedua: _Marhalah Tafaul maa al-Ummah_ (tahap interaksi dengan umat),* Rasulullah saw. dan para Sahabat yang telah digembleng, memulai dakwah secara terang-terangan sesuai firman Allah SWT dalam QS al-Hajr [15]: 94). Pada tahapan ini dilakukan _ashiraa al-fikri_ (pergolakan pemikiran) dan _al-kifah as-siyasiyah_ (perjuangan politik). Dakwah dilakukan dengan melakukan benturan Islam dengan selain Islam baik berupa pemahaman (mafahim), tolok ukur (maqayis) maupun keyakinan (qanaat).

*Ketiga: _Istilam al-Hukmi_ (Tahap Penerimaan Kekuasaan).* Meski telah memasuki tahapan ini, tahapan pertama dan kedua tetap dilakukan. Tahapan ini diawali dengan aktivitas thalab an-nushrah terhadap _Ahlul Quwwah._ Rasulullah saw. mendatangi kabilah-kabilah Arab untuk menyerukan Islam, menawarkan dirinya untuk dilindungi dalam mendakwahkan Islam serta diberi kekuasaan penuh untuk menerapkannya atas umat Islam. _Thalab an-nushrah_ merupakan wahyu dari Allah SWT yang sifatnya wajib. Akhirnya, nushrah diberikan dari suku _Aus dan Khazraj_ yang dikenal dengan kaum Anshar, menerapkan Islam secara kaffah dalam bentuk negara, melindungi kaum muslimin dan hubungan luar negeri dalam kerangka dakwah.

Adapun sifat sifat dakwah beliau sebagai berikut;

*1. Proaktif (Sâfiran).*
Beliau tidak menyimpan risalah dari Tuhannya hanya untuk kalangan sendiri. Sebaliknya, beliau sibuk mengunjungi tempat-tempat berkumpulnya manusia, baik itu pasar, tenda-tenda jamaah haji, maupun mengunjungi siapa saja dalam rangka mendakwahi dan mengajak mereka kepada ajaran Islam. Ini p**a yang terjadi dengan Abu Bakar ra. Beliau diberi perlindungan oleh _Ibnu Daginah_ syarat tidak menunjukkan aktivitas keislamannya di depan publik. Namun, beliau memilih menunjukkan aktivitas keislamannya di depan publik dan melepaskan perlindungan tersebut.

*2. Argumentatif (Fikriyyah).*
Beliau juga menentang dan menantang semua keyakinan rusak yang saat itu sedang trend di tengah-tengah masyarakat. Dalam melakukan itu beliau mengedepankan bukti dan argumen bukan sentimen. Misalnya beliau menyampaikan firman Allah SWT:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ضُرِبَ مَثَلٞ فَٱسۡتَمِعُواْ لَهُۥٓۚ ٧٣

Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah oleh kalian perumpamaan itu (QS al-Hajj [22]: 73)

Allah SWT menggunakan kalimat pasif “telah dibuat perumpamaan (dhuriba matsal[un])” seakan Dia ingin menyatakan, “Jangan kalian perhatikan siapa yang bicara, tetapi pikirkan saja apa yang dibicarakan.” Ini adalah seruan agar manusia berpikir tanpa bias dan sentimen. Untuk sesaat tidak usah diperhatikan bahwa ini adalah al-Quran, ini Islam, atau ini dari Tuhannya Muhammad saw. Setelah itu objek berpikirnya disampaikan, yakni sesembahan kalian tidak akan bisa membuat walau seekor lalat, dan tidak bisa melawan seekor lalat. Layakkah yang seperti itu dipertuhankan?

*3. Bersifat Politik (Siyâsiyyah).*
Politik adalah pengaturan urusan umat di dalam dan luar negeri. Negaralah yang secara langsung melakukan pengaturan ini secara praktis, sedangkan umat mengawasi negara dalam pengaturan tersebut.11

Dakwah yang dilakukan Nabi saw. bukanlah sekedar membahas apa yang terkait dengan hal privat seseorang dengan Tuhannya semata. Dakwah beliau juga bersifat politik, dalam arti meluruskan dan menentang kebijakan para penguasa (pemimpin masyarakat) saat itu yang bertentangan dengan Islam. Beliau juga membongkar persekongkolan para pemimpin Quraisy. Misalnya, terkait Al-Walid bin al-Mughirah Allah SWT berfirman:

إِنَّهُۥ فَكَّرَ وَقَدَّرَ ١٨ فَقُتِلَ كَيۡفَ قَدَّرَ ١٩

Sungguh dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang dia tetapkan). Maka celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan? (QS aI-Muddattsir [74]: 18-19).

Begitu juga Abu Lahab dan Abu Jahal. Tidak luput dari celaan Nabi saw.

*4. Tanpa Kekerasan (La ‘Unfiyyah).*
Walaupun siksaan fisik diterima, bahkan ada yang dibunuh, selama era Makkah Rasulullah tidaklah melakukan kekerasan fisik. Beliau tidak menghancurkan berhala-berhala yang ada atau melakukan penyerangan balasan. Abdurrahman bin ’Auf dan para sahabatnya pernah datang menemui Rasulullah, lalu mengadu, “Wahai Rasulullah, dulu kami kuat dan mulia saat kami musyrik, ketika kami beriman jadilah kami hina.” Rasulullah menjawab:

إِنِّي أُمِرْتُ بِالْعَفْوِ، فَلاَ تُقَاتِلُوا

Aku diperintahkan untuk menjadi seorang pemaaf. Karena itu janganlah kalian berperang.

_Wallahu a'lam bishawab_

Share your videos with friends, family, and the world

Marhaban Ya Ramadhan
31/03/2022

Marhaban Ya Ramadhan

Address

Cimahi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majelis Baitussalam Cimahi &Padalarang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share