SMK Negeri 1 Cilacap

SMK Negeri 1 Cilacap Sekolah menengah kejuruan yang indah dan menyenangkan. Sekolah ini mempunyai 6 Jurusan diantaranya :

20/05/2020

Untuk kelancaran penyelenggaraan PPDB SMK Negeri Tahun Pelajaran 2020/2021 di Provinsi Jawa Tengah diatur dengan jadwal sebagai berikut :
1. Pengumuman PPDB : Tanggal, 8 s.d 13 Juni 2020
2. Pendaftaran Dibuka : Tanggal, 17 Juni 2020, mulai pukul
08.00 WIB Ditutup : Tanggal, 25 Juni 2020, pukul 16.00 WIB
3. Evaluasi dan Seleksi : Tanggal, 26 s.d 29 Juni 2020
4. Pengumuman Hasil : Tanggal, 30 Juni 2020 selambatnya
pukul 23.55 WIB
5. Daftar Ulang : Tanggal, 1 s.d 3 Juli 2020
6. Hari Pertama Masuk Sekolah : Tanggal, 13 Juli 2020

01/07/2018
31/05/2017
http://www.keepo.me/inspirational-channel/siswa-ini-mengungkap-korupsi-para-guru-di-sekolahnya-dengan-cerdas-dan-rapi-ap...
21/08/2016

http://www.keepo.me/inspirational-channel/siswa-ini-mengungkap-korupsi-para-guru-di-sekolahnya-dengan-cerdas-dan-rapi-apa-kamu-berani-seperti-mereka

Siswa Ini Mengungkap Korupsi Para Guru di Sekolahnya dengan Cerdas dan Rapi. Apa Kamu Berani seperti Mereka?

Korupsi telah menjadi budaya, melekat dalam sistem, bahkan menjamur di institusi pendidikan.

Siswa-siswa ini tidak ingin praktik korupsi tersebut berlangsung terus menerus. Mereka ingin perubahan, mereka ingin korupsi hilang di Indonesia, minimal dari lingkungan sekolahnya.

Mereka pun bergerak dengan cerdas dan rapi, mengumpulkan bukti-bukti, berkas-berkas, mengorganisir aksi demo. Mereka bahkan mampu menghubungi media massa, agar semua orang tahu, apa kebus**an yang terjadi di sekolah mereka.

Semua tekanan mereka hadapi dengan berani.

Usia mereka boleh jadi masih muda, tapi cara mereka berpikir dan bertindak, sangat dewasa.

Tonton 'Sekolah Kami, Hidup Kami' arahan Steve Pillar Setiabudi (Indonesia)

Watch more Awesome Short Films at https://www.viddsee.com Documentary filmmaker Steve Pillar Setiabudi (Pilar) initially wanted to get some insight on democr...

31/05/2016

Pendaftaran Ujian Nasional Perbaikan

UN Perbaikan adalah ujian nasional yang diselenggarakan untuk peserta didik pada jenjang SMA/MA/SMAK/SMTK, SMK/MAK, dan Program Paket C tahun pelajaran 2014/2015 yang mencapai nilai UN kurang dari atau sama dengan 55.0 (lima puluh lima koma nol).

UNP diperuntukkan hanya bagi siswa yang berkeinginan untuk memperbaiki nilai tersebut.

Setiap calon peserta UNP harus melakukan pendaftaran secara online secara mandiri melalui laman ini.

Untuk calon peserta yang belum mendaftar, silahkan klik menu "Pendaftaran", untuk yang sudah mendaftar silahkan klik menu "Login"

PENDAFTARAN UNP 2015/2016 AKAN DIBUKA TANGGAL 1 JUNI 2016 s.d 16 JULI 2016.

sumber : akun Esemka Negeri I Cilacap

13/06/2015

Mulai tgl 15 dan 16 Juni SMK Negeri 1 Cilacap sudah mulai Tes Kesehatan.

" Kerjaanmu hanya menggambar, mau jadi apa kamu? "Jangan mematikan semangat dan bakat kreatifitas anak didik anda! merek...
05/05/2015

" Kerjaanmu hanya menggambar, mau jadi apa kamu? "

Jangan mematikan semangat dan bakat kreatifitas anak didik anda! mereka adalah orang yang harus dihargai juga.
Tidak semua orang jadi guru, tidak semua orang jadi pejabat.
Jangan memaksakan semua murid harus pandai di semua mata pelajaran. di kehidupan kerja nanti hanya skill dan beberapa cabang ilmu saja yang akan dipakai. setiap orang punya kemampuan masing2.

Menggambar mengasah kreatifitas dan membantu melihat permasalahan dari sudut pandang berbeda, tidak seperti anak yang selalu penurut bak robot yang patuh pada aturan. Anak s**a mengambar ini cenderung melawan arus dan punya potensi sukses menjadi pemimpin suatu kelompok atau perusahaan lebih besar daripada anak penurut pengejar nilai A disemua mata pelajaran yang akhirnya hanya bekerja sebagai karyawan/bawahan.

Tanpa jenis anak seperti ini dunia hanya akan diisi dengan manusia2 robot kaku yang patuh aturan. tidak ada film animasi, tidak ada game, tidak ada hiburan.

Intinya, "hargailah perbedaan"

Menengok Sistem Pendidikan Finlandia
03/02/2015

Menengok Sistem Pendidikan Finlandia

Ternyata muridmurid paling pintar di dunia itu justru gak pernah ngerjain PR atau ulangan umum lho. Mau tahu rahasianya

[WAJIB BACA] Mengapa Bangsa Indonesia kalah kreatif dari Bangsa Barat??
10/09/2014

[WAJIB BACA] Mengapa Bangsa Indonesia kalah kreatif dari Bangsa Barat??

MENGAPA BANGSA ASIA KALAH KREATIF ???

Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland, dalam bukunya "Why Asians Are Less Creative Than Westerners" (2001) yang dianggap kontroversial tapi ternyata menjadi "best seller". (www.idearesort.com/trainers/T01.p) mengemukakan beberapa hal ttg bangsa-bangsa Asia yang telah membuka mata dan pikiran banyak orang:

1. Bagi kebanyakan org Asia, dlm budaya mereka, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta thdp sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreatifitas kalah populer oleh profesi dokter, lawyer, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang utk memiliki kekayaan banyak.

2. Bagi org Asia, banyaknya kekayaan yg dimiliki lbh dihargai drpd CARA
memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai ceritera, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran p**a bila perilaku koruptif pun ditolerir/ diterima sbg sesuatu yg wajar.

3. Bagi org Asia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis "kunci jawaban" bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT dll semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus2 Imu pastidan ilmu hitung lainnya bukan diarahkan utk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus rumus tersebut.

4. Karena berbasis hafalan, murid2 di sekolah di Asia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi "Jack of all trades, but master of
none" (tahu sedikit sedikit ttg banyak hal tapi tidak menguasai apapun).

5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Asia bisa jadi juara dlm
Olympiade Fisika, dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada org Asia yang menang Nobel atau hadiah internasional lainnya yg berbasis inovasi dan kreativitas.

6. Orang Asia takut salah (KIASI) dan takut kalah (KIASU). Akibat- nya sifat eksploratif sbg upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil resiko kurang dihargai.

7. Bagi keanyakan bangsa Asia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah

8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi stlh sesi berakhir peserta mengerumuni guru / narasumber utk minta penjelasan tambahan.

Dlm bukunya Prof.Ng Aik Kwang menawarkan bbrp solusi sbb:

1. Hargai proses. Hargailah org krn pengabdiannya bukan karena kekayaannya. Percuma bangga naik haji atau membangun mesjid atau pesantren tapi duitnya dari hasil korupsi

2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling dis**ainya

3. Jangan jejali murid dgn banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban utk X x Y harus dihapalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar2 dikuasainya

4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan PASSION (rasa cinta) nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yg lebih cepat menghasilkan uang

5. Dasar kreativitas adlh rasa penasaran berani ambil resiko. AYO BERTANYA!

6. Guru adlh fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dgn bangga kl KT TDK TAU!

7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan..sebagai orang tua kita
bertanggung-jawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya.

Mudah2an dengan begitu, kita bisa memiliki anak-anak dan cucu yang kreatif, inovatif tapi juga memiliki integritas dan idealisme tinggi tanpa korupsi

Note: Artikel dikirim oleh bu Ratih dari FB: Komunitas Ayah Edy

Inilah gambaran kita, egoisnya manusia..serakah, masa bodoh dengan lingkungan.
23/04/2014

Inilah gambaran kita, egoisnya manusia..
serakah, masa bodoh dengan lingkungan.

Animation created in Flash and After Effects looking at mans relationship with the natural world. Music: In the Hall of the Mountain King by Edvard Grieg. fa...

22/01/2014

PENTINGKAH MEMAKSAKAN ANAK USIA DINI DAN SD WAJIB BISA BACA TULIS HITUNG?

Seorang guru di Australia pernah berkata kepada saya

“Kami tidak terlalu khawatir jika anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika” kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.”

“Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu ?” Saya mengekspresikan keheranan saya, karena yang terjadi di negara kita kan justru sebaliknya.

Inilah jawabanya;

1. Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri.

2. Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak menjadi Penari, Atlet Olimpiade, Penyanyi, Musisi, Pelukis dsb.

3. Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan Matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan Etika Moral dan Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak.

”Memang ada pelajaran berharga apa dibalik MENGANTRI ?”

”Oh iya banyak sekali pelajaran berharganya;” jawab guru kebangsaan Australia itu.

1. Anak belajar manajemen waktu jika ingin mengantri paling depan datang lebih awal dan persiapan lebih awal.

2. Anak belajar bersabar menunggu gilirannya tiba terutama jika ia di antrian paling belakang.
3. Anak belajar menghormati hak orang lain, yang datang lebih awal dapat giliran lebih awal dan tidak saling serobot merasa diri penting..

4. Anak belajar berdisiplin dan tidak menyerobot hak orang lain.

5. Anak belajar kreatif untuk memikirkan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebosanan saat mengantri. (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri)

6. Anak bisa belajar bersosialisasi menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian.

7. Anak belajar tabah dan sabar menjalani proses dalam mencapai tujuannya.

8. Anak belajar hukum sebab akibat, bahwa jika datang terlambat harus menerima konsekuensinya di antrian belakang.

9. Anak belajar disiplin, teratur dan kerapihan.

10. Anak belajar memiliki RASA MALU, jika ia menyerobot antrian dan hak orang lain.

11. Anak belajar bekerjasama dengan orang2 yang ada di dekatnya jika sementara mengantri ia harus keluar antrian sebentar untuk ke kamar kecil.

12. Anak belajar jujur pada diri sendiri dan pada orang lain

dan mungkin masih banyak lagi pelajaran berharga lainnya, silahkan anda temukan sendiri sisanya.

Saya sempat tertegun mendengarkan butir-butir penjelasannya. Dan baru saja menyadari hal ini saat satu ketika mengajak anak kami berkunjung ke tempat bermain anak Kids Zania di Jakarta.

Apa yang di pertontonkan para orang tua pada anaknya, dalam mengantri menunggu giliran sungguh memprihatinkan.

1. Ada orang tua yang memaksa anaknya untuk ”menyusup” ke antrian depan dan mengambil hak anak lain yang lebih dulu mengantri dengan rapi. Dan berkata ”Sudah cuek saja, pura-pura gak tau aja !!”

2. Ada orang tua yang memarahi anaknya dan berkata ”Dasar Penakut”, karena anaknya tidak mau dipaksa menyerobot antrian.

3. Ada orang tua yang menggunakan taktik dan sejuta alasan agar anaknya di perbolehkan masuk antrian depan, karena alasan masih kecil capek ngantri, rumahnya jauh harus segera p**ang, dsb. Dan menggunakan taktik yang sama di lokasi antrian permainan yang berbeda.

4. Ada orang tua yang malah marah2 karena di tegur anaknya menyerobot antrian, dan menyalahkan orang tua yang menegurnya.

5. dan berbagai macam kasus lainnya yang mungkin anda pernah alami juga.?

Ah sayang sekali ya.... padahal disana juga banyak pengunjung orang Asing entah apa yang ada di kepala mereka melihat kejadian semacam ini?

Ah sayang sekali jika orang tua, guru, SEKOLAH2 dan Kementerian Pendidikan kita masih saja meributkan anak muridnya tentang Ca Lis Tung (Baca Tulis Hitung), Les Matematika dan sejenisnya. Padahal negara maju saja sudah berpikiran bahwa mengajarkan MORAL pada anak jauh lebih penting dari pada hanya sekedar mengajarkan anak pandai berhitung.

Ah sayang sekali ya... Mungkin itu yang menyebabkan negeri ini semakin jauh saja dari praktek-praktek hidup yang beretika dan bermoral. ?

Ah sayang sekali ya... seperti apa kelak anak2 yang s**a menyerobot antrian sejak kecil ini jika mereka kelak jadi pemimpin di negeri ini ?

Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua para orang tua juga para pendidik di seluruh tanah air tercinta. Untuk segera menyadari bahwa mengantri adalah pelajaran sederhana yang banyak sekali mengandung pelajaran hidup bagi anak dan harus di latih hingga menjadi kebiasaan setiap anak Indonesia.

Yuk kita ajari anak kita untuk mengantri, untuk Indonesia yang lebih baik,

Yuk kita mulai dari keluarga kita terlebih dahulu, ... mau ?

Salam syukur penuh berkah...

Sumber : Ayah Edy Parenting | Komunitas Ayah Edy

Address

Jalan Budi Utomo Nomor 8
Cilacap Regency
53212

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SMK Negeri 1 Cilacap posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category