Ma'had Tahfizh Qur'an Raudhotul 'Ilmi

Ma'had Tahfizh Qur'an Raudhotul 'Ilmi Terbentuknya Hafidz Al-Qur'an Dalam periode 2 tahun

25/04/2019

Assalamualaikum...
Ikhwan fillah rahimakumullah, sekedar informasi saja bahwa sekarang ma'had RAUDHOTUL 'ILMI telah berganti nama menjadi Ma'had Tahfizh AL-HAR..

15/01/2019
08/05/2018

Bismillah...
Kabar gembira bagi teman2 semua yg punya azzam ingin menghafal dan belajar al-qur'an, alhamdulillah ma'had Tahfizh Qur'an Raudhotul 'ilmi d bulan mei ini kami mulai membuka pendaftaran maha santri baru utk angkatan 7, utk itu bagi teman2 semua yg ingin tanya2 lebih jauh tentang ma'had kami bisa hubungi contac wa d bawah...
Syukron..

Maman saepurrahman 0821-1633-2408

Dari kami utk paletina...
15/12/2017

Dari kami utk paletina...

01/05/2017

Bismillah ....
KABAR GEMBIRA......TOLONG SEBARKAN .......
TELAH DIBUKA PROGRAM BEASISWA TAHFIZH QUR'AN 30 JUZ ANGKATAN 6
Bekerjasama antara AMCF (Asia Muslim Charity Foundation) dengan Yayasan Raudhotul 'Ilmi
TAHUN AJARAN 2017 M
GRATIS 100% DENGAN MASA PENDIDIKAN 2 TAHUN

KUOTA TERBATAS 20 PUTRA

- PENDAFTARAN: 1 April 2017 - 30 Juni 2017

PROGRAM:
Pesantren Tahfizh Qur'an (Sekolah Qur'an)
dengan fasilitas:
1. Gratis biaya pendidikan
2. Asrama
3. Masjid Ma'had
4. Perpustakaan

MATERI TAMBAHAN :
- Ulumul Qur'an
- Tafsir Ayat Ahkam
- Sirah Nabawiyah
- Tsaqofah Islamiyah
- Ushul Fiqh
- Aqidah
- Bahasa Arab
- Qiro'ah Mujawwad
- Perkemahan al-Qur'an
- Pelatihan Bela Diri

PERSYARATAN:
- Lulusan SMA/SMK/sederajat.
- Usia 18 - 30 tahun dan tidak sedng menempuh pendidikan formal atau kegiatan lain.
- Menyerahkan FC ijazah SMA/SMK/sederajat.
- Menyerahkan FC SKCK.
- Pas Foto berwarna 3x4 sebanyak 2 lembar.
- SKCK
- Mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.
- Mempunyai Azzam yang kuat untuk menghapal Al-Qur'an 30 juz.
- Siap memenuhi target yang ditetapkan.
- Memiliki hafalan 1 Juz.

♻ INFORMASI:
🌎 www.blogspot.roudhotulilmiid.id
📱089648389109 Ust. Arip Syaripudin al-hafizh
📱081214526507 Ust. Andri Lc.
📱089666558393 Ust. Maman S al-hafizh
FB : Ma'had Tahfizh Qur'an Roudhotul 'Ilmi
📫 LOKASI:
Ma'had Tahfizh Raudhotul 'Ilmi
Jl. Dewi sartika No. 08 kamp. Malongpong ds. Sukasari kec. Cikijing Majalengka JABAR

04/03/2017

...

05/10/2016

*بِسْم الله والصلاة والسلام على رسول الله صلى الله عليه وسلم تسليما كثيرا*
Dengan menyebut nama Allaah dan shalawat teriring salam semoga senantiasa tercurah atas Rasuulullaahi shallallaahi 'alayhi wa sallam.

*أما بعد* :
Kemudan setelah itu:g

💿 لقد انتشر في الآونة الأخيرة كثير ممن يدعي *_القراءة والصوت الحسن_*
Sesungguhnya telah tersebar akhir-akhir ini orang-orang yang mengaku-aku memiliki "bacaan Al-Quran dengan suara yang indah".

⬅ ولكن إذا نظرت إلى :

🔹 *الأحكام*
🔹 *ومخارج الحروف والصفات*
🔹 *والوقف والابتداء*
Akan tetapi bila engkau memperhatikan:
📌 Hukum-hukum tajwid,
📌 Tempat keluar (makhraj) dan sifat huruf hijaiyyah, serta
📌 Permasalahan waqaf dan ibtida.

*لا تجد شيئا.*
Maka engkau tidak menemukan apapun pada bacaannya.

⤴ وهذا من الفتن المعاصرة مع تطور وسائل التسجيل الصوتي.
Dan hal ini merupakan bencana kontemporer yang tersebar melalui rekaman-rekaman audio (mp3) [dan juga video, pen.]

*فأصبح كل من هب ودب يسجل صوته وينشره عبر وسائل التواصل المنتشرة*
Maka setiap orang pun berlomba-lomba untuk merekam suaranya (bacaan Al-Quran) kemudian menyebarkannya dengan berbagai macam media.

🔍 وقد تجد من هؤلاء الجهلة
*_يلقبونهم بالتسميات الرنانة_*
Maka engkau telah melihat orang-orang awam menjuluki mereka (orang-orang yangg telah merekam bacaan Al-Quran dengan suaranya yang enak tersebut) dengan nama-nama yang indah dan menyanjungnya begitu tinggi.

_كالقارئ والماهر والمجيد وصاحب الصوت الشجي والجميل_
Seperti menyebut mereka sebagai "Qari", atau "orang yang mahir dalam Qiraah", "orang yang mulia", "pemilik suara emas",

*وغيرها من الألقاب التي لا تسمن ولا تغن من جوع*
Serta julukan-julukan lain yang "tidak akan pernah mengenyangkan perut yang lapar atau memberikan manfaat atasnya."

فهذا القارئ ليس له من نصيب القراءة إلا الاسم واللقب الذي يفرح به { مع الغرور والإعجاب بالنفس الذي يصيبه ويجعله لا يقبل النصح }...
Dan sebutan "Qari" untuknya tersebut sama sekali tidak mencerminkan kualitas bacaannya dan kapasitasnya dalam Qiraah, melainkan sebutan yang membuatnya senang (yang diiringi tipuan sehingga menimbulkan rasa ujub, sombong, dan membuat dirinya tidak bisa menerima nasihat)...

وإذا ذهبت إلى الجوهر لا تجد إلا اللحن بنوعيه الجلي والخفي {والمقصود باللحن الخطأ في التلاوة وليس التلحين ، فأما إذا كان التلحين على المقامات الموسيقية فإنه أشد جرما وإثما }.
Dan bila engkau perhatikan lebih dalam lagi esensi dari bacaan mereka, maka tidak akan ditemukan apapun kecuali kesalahan demi kesalahan, bahkan dua kesalahan (lahn) yang jelas (jaliy) sekaligus yang samar (khafiy). (Dan yang dimaksud "lahn" di sini adalah kesalahan dalam tilawah bukan "talhin". Adapun talhin, yakni membaca Al-Quran dengan memasukan unsur-unsur nada maqamat musik secara tidak alami, maka dosanya lebih besar lagi.

[Catatan penerjemah: Maqamat musiqiyah adalah nada-nada yang berasal dari musik untuk dimasukan ke dalam Al-Quran, seperti Bayati, Nahawand, Rast, dan sebagainya. Bila bacaang seseorang secara alami menyerupai salah satu atau beberapa jenis maqamat maka hal tersebut tidak mengapa]

📝 *فالأصل في القارئ هو :
Padahal sesungguhnya asalnya seorang Qari adalah ia yang:

*الإخلاص*
*وحفظ القرآن كاملا*
*وضبط مخارجه وصفاته*
*وخاصة جانب الوقف والابتداء*
📌 Ikhlas,
📌 Telah menghafal keseluruhan Al-Quran,
📌 Kuat secara teori dan praktik dalam permasalahan makhraj dan sifat huruf,
📌 Terkhusus memahami permasalahan waqaf dan ibtida.

*_وعلى القارئ أن يختم عدة ختمات على شيخه ويجيزه بالقراءات_*
Dan kepada pembaca Al-Quran yang telah menyelesaikan bacaannya berkali-kali kepada Syaikhnya lalu telah diberikan ijazah Qiraat atasnya

فحينئذ نستطيع أن نعطيه لقب القارئ .
Maka, baginya bisa kita sebut ia sebagai "Qari".

*وانظروا* إلى زمن القرّاء الخمسة..
[ القرّاء الخمسة هم : الشيخ الحصري ، الشيخ المنشاوي ، الشيخ مصطفى اسماعيل ، الشيخ محمود علي البنّا ، الشيخ عبدالباسط عبدالصمد ]
Maka perhatikanlah pada zamannya Qari yang lima (yakni Syaikh Al-Hushariy, Syaikh Al-Minsyawi, Syaikh Mushthafa Ismail, Syaikh Mahmoud Ali Al-Banna, dan Syaikh Abdul Basith Abdush Shamad),

🎙 كانو لا يسجلون إلا تحت إشراف لجنة متخصصة تقوم بالتصحيح والتدقيق والتمحيص للقارئ
من جميع الجوانب ..
Mereka tidaklah merekam bacaan Al-Quran kecuali berada di bawah pengawasan Lembaga yang khusus meneliti, mengoreksi, dan menyeleksi para Qari dari berbagai aspeknya.

فالشيخ الحصري مثلا كل التسجيلات التي سجلت له كانت تحت إشراف اللجان المتخصصة .
Syaikh Al-Hushariy misalnya, seluruh rekamannya yang tersebar telah berada di bawah pengawasan Lembaga tersebut.

✂ أما في هذا الزمن فحدث ولا حرج ولا حول ولا قوة إلا بالله نسأل الله العفو والعافية في الدنيا والأخرة والله المستعان وعليه وحده التكلان ........
Adapun hari ini kita melihat semua terjadi begitu mudah tanpa pengawasan siapapun, tiada daya dan upaya kecuali dari Allaah dan Dialah sebaik-baik penolong.
📝 *كتبه* :
Ditulis oleh:

أبو عبدالرحمن عبدالكريم سلمي الجزائري
*Abu Abdirrahman Abdul Karim Silmi Al-Jazairiy* _hafizhahullaahu ta'aala_

Diterjemahkan oleh:
*Abu Ezra Laili Al-Fadhli*
_semoga Allaah mengampuninya dan mengampuni keluarganya_

NB:
Bila ada terjemahan yang kurang tepat mohon koreksi / japri agar segera diperbaiki.

Jazaakumullaahu khayran katsiiran

23/05/2016
Penerimaan Mahasantri Baru Ma'had Tahfizh Qur'an Raudhotul 'Ilmi masih terbuka sampai Tanggal 31 Juni 2016...
21/05/2016

Penerimaan Mahasantri Baru Ma'had Tahfizh Qur'an Raudhotul 'Ilmi masih terbuka sampai Tanggal 31 Juni 2016...

18/05/2016
Pendaftaran masih terbuka sampai tanggal 31 Juli 2016
18/05/2016

Pendaftaran masih terbuka sampai tanggal 31 Juli 2016

Address

Malongpong, Cikijing
Cikijing

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ma'had Tahfizh Qur'an Raudhotul 'Ilmi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Ma'had Tahfizh Qur'an Raudhotul 'Ilmi:

Shortcuts

Share

Category