Abu Rasyidah

Abu Rasyidah Penyuluh Agama Islam

30/09/2019

Dan apa yang kamu infakan, maka Allah akan memberi gantinya...

Baksos dan Tarhib Ramadhan Pokjaluh Kab Bekasi di Sukawangi
29/04/2019

Baksos dan Tarhib Ramadhan Pokjaluh Kab Bekasi di Sukawangi

Kajian Bakda Shubuh Masjid Hidayaturrahman, Jatimulya, Tambun Selatan, Ahad (17/2/2019)
17/02/2019

Kajian Bakda Shubuh Masjid Hidayaturrahman, Jatimulya, Tambun Selatan, Ahad (17/2/2019)

sungaiku masih jernih
31/12/2017

sungaiku masih jernih

31/12/2017

Alangkah ruginya jika kita hanya mengejar dunia, tidak mengejar keridhaan Allah sebagai Pemilik Dunia.

cegah penularan lgbt
20/12/2017

cegah penularan lgbt

Barangkali gambar2 seperti ini tdk kita jumpai di TV-TV. Setiap hari muslim diajarkan kumpul sholat jamaah di masjid,Sep...
03/12/2017

Barangkali gambar2 seperti ini tdk kita jumpai di TV-TV.

Setiap hari muslim diajarkan kumpul sholat jamaah di masjid,

Sepekan sekali kumpul berjamaah gabungan mushola dan masjid, jamaah jum'at,

Setahun 2 kali kumpul laki2, perempuan, yg tua, yg muda, bahkan anak2, jamaah ied, dilapangan cakepppp,

Yg berkemampuan, kumpul berjamaah di Arafah, 9 dzulhijjah,

Alhamdulillah, muslim indonesia, diberi sarana kumpul 212,

Indahnya berjamaah. Indahnya muslim bersatu.

Ya Allah satukan hati2 kami, eratkanlah ikatannya, kokohkanlah cinta di antara kami, bimbinglah kami pd jalan-Mu!

Ruang Itu Hanya Dia Yang Dapat MengisinyaTerkadang -- kalau bukan malah sering -- syetan itu sedemikian rupa meniupkan b...
27/11/2017

Ruang Itu Hanya Dia Yang Dapat Mengisinya

Terkadang -- kalau bukan malah sering -- syetan itu sedemikian rupa meniupkan bisikan-bisikan jahat kepada manusia.

Contohnya, bagaimana syetan itu meniupkan bisikan kepada saudara-saudara nabi Yusuf as. agar nabi Ya’kub as., ayah mereka, melakukan suatu move tashfiyah (pembersihan), atau tahmisy (peminggiran, penyingkiran) terhadap nabi Yusuf as. dari mereka. Target mereka, agar terjadi yang namanya: yakhlu lakum wajhu abikum, agar perhatian ayah mereka tertumpah hanya kepada mereka saja.

Begitulah syetan berbisik, agar di lapangan, atau kehidupan yang sedang berjalan dan dijalani, hanya ada mereka saja, dan mau tidak mau, terpaksa, perhatian ayah mereka hanya tertuju dan bahkan tertumpah hanya kepada mereka sahaja (Q.S. Yusuf: 9).

Lalu, sandiwara, drama, scenario dan bahkan “operasi” pun mereka susun sedemikian rupa, sehingga pada akhirnya, mereka “berhasil” meminggirkan nabi Yusuf as. dari sisi ayah mereka, menyingkirkannya, dan bahkan sempat terpikir, untuk “membersihkannya” dari lingkungan ayah mereka, dan nabi Yusuf as. pun “hilang” dari mereka dan dari lingkungan ayah mereka.

Lalu, berhasilkah mereka mendapatkan target, tujuan dan cita-cita mereka? yaitu: terjadinya suatu kondisi yang mereka sebut sebagai: yakhlu lakum wajhu abikum??!! Sama sekali tidak.

Faktanya, setelah berlalu 40 tahun menurut satu riwayat, dan bahkan 80 tahun menurut riwayat yang lain, dan setelah terjadi peristiwa demi peristiwa, kejadian demi kejadian, toh akhirnya ayah mereka, yaitu nabi Ya’kub as. berkata:
Ya asafa ‘ala Yusufa, “aduhai duka citaku kepada Yusuf”. (Q.S. Yusuf: 84).

Tetap saja, hati nabi Ya’kub as. itu teringat kepada nabi Yusuf as!!!
Yang demikian ini karena, di dalam hati nabi Ya’kub as. ada satu ruang yang tidak bisa diisi kecuali oleh nabi Yusuf as. tempat itu hanya dia yang bisa mengisinya!!!

Padahal, kalau dipikir-pikir:
Bukankah nabi Yusuf as. sudah dimakan oleh serigala semenjak 40 atau 80 tahun yang lalu?!!!

Bukankah di sisi nabi Ya’kub as. terdapat 12 atau sebelas anak yang mengelilinginya?!!!

Bukankah 11 atau 12 anak lebih daripada cukup untuk mengisi ruangan itu?!!!

Tidak, dan ternyata tidak.

Memang saudara-saudara nabi Yusuf itu “telah berhasil” melakukan tahmisy (peminggiran, penyingkiran), dan bahkan tashfiyah (pembersihan) terhadap nabi Yusuf as. Namun, adakah mereka sukses dalam mengisi satu ruang di hati ayah mereka (nabi Ya’kub as.)??

Tidak, sama sekali tidak. Sebab, tempat itu hanya dia (nabi Yusuf as.) yang dapat mengisinya, tidak tergantikan oleh apa pun, dan oleh siapa pun!!!

link:

Contohnya, bagaimana syetan itu meniupkan bisikan kepada saudara-saudara nabi Yusuf as. agar nabi Ya’kub as., ayah mereka, melakukan suatu move tashfiyah (pembersihan), atau tahmisy (peminggiran, penyingkiran) terhadap nabi Yusuf as. dari mereka.

dunia hanya sementara
27/11/2017

dunia hanya sementara

Address

Cikarang
17520

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Abu Rasyidah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category