Gusni Tamrin

Gusni Tamrin Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Gusni Tamrin, Tutor/Teacher, cibinong, Cibinong.

10/02/2026
Saya Budi Santoso Putra.Saya seorang programmer asal Solo, Jawa Tengah. Dan ini adalah kisah bagaimana secangkir kopi di...
10/02/2026

Saya Budi Santoso Putra.
Saya seorang programmer asal Solo, Jawa Tengah. Dan ini adalah kisah bagaimana secangkir kopi di konferensi teknologi mengubah nasib saya selamanya.

Dulu, hidup saya sederhana sekali. Lulusan informatika kampus negeri di Solo, kerja di startup Jakarta dengan gaji awal Rp 15 juta per bulan. Hidup di kost 3x3, ngirit buat kirim orang tua, mimpi terbesar cuma punya apartemen kecil sendiri. Hidup itu linier, predictable.

Semuanya berubah tahun 2018. Saat itu perusahaan saya mengirim saya mewakili tim ke konferensi AI di Singapura. Saya sedang antre di booth kopi, membatin presentasi yang akan saya berikan. Tiba-tiba, pria berkacamata di depan saya menoleh dan bertanya, "Menurut Anda, aplikasi AI untuk diagnostik malaria di daerah terpencil, kendala terbesarnya di infrastruktur atau data?" Saya kaget. Itu Bill Gates. Dengan jantung berdebar, saya jawab dalam bahasa Inggris terbata-bata, "Sir, menurut pengalaman saya di proyek Indonesia, kendalanya justru di trust kepercayaan tenaga kesehatan lokal terhadap sistem AI. Teknologi bisa kita bawa, data bisa kita kumpulkan, tapi tanpa melibatkan mereka dari awal, sistem akan mati."

Dia mengangguk, lalu mengajak saya duduk. Kami bicara 30 menit tentang teknologi untuk kemanusiaan. Dua minggu kemudian, tim filantropi yayasannya menghubungi saya. Saya ditawari posisi sebagai Technical Advisor for Southeast Asia Initiatives.

Gaji awal mereka tawarkan? Setara Rp 250 juta per bulan. Saya hampir pingsan. Saat ini, setelah 5 tahun berkontribusi dan memimpin beberapa proyek, paket kompensasi saya mencapai setara Rp 8 miliar per tahun. Tapi, angka-angka itu bukan lagi yang terpenting.

Perubahan hidupnya? Dulunya, fokus saya adalah "bertahan hidup". Sekarang, fokus saya adalah "dampak". Saya terbang dari Nairobi ke Bali, membangun pusat data untuk petani, mendesain algoritma untuk deteksi wabah. Saya punya apartemen di Seattle dan rumah di Solo. Tapi harta terbesar saya adalah akses untuk bertukar ide dengan pemikir-pemikir terbaik dunia, dan kesempatan untuk membawa solusi nyata pulang ke tanah air.

Yang paling berubah sebenarnya adalah cara saya memandang diri sendiri. Dulu, saya merasa hanya "programmer kampung". Sekarang saya paham, bahwa perspektif sebagai anak Solo yang memahami gotong royong dan kompleksitas lokal, justru adalah senjata saya yang paling kuat. Bill Gates pernah bilang ke saya, "Budi, I hired you not despite your background, but because of it."

Jadi, pesan saya untuk kalian semua: jangan pernah meremehkan latar belakang dan pengalaman unik kalian. Di panggung global, justru itulah nilai jual terkuat kita. Terima kasih.

Senang sekali bisa memberitahukan bahwa saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar berat Pratiwi Noviyanthi! πŸŽ‰
10/02/2026

Senang sekali bisa memberitahukan bahwa saya baru saja diakui sebagai salah satu penggemar berat Pratiwi Noviyanthi! πŸŽ‰

30/01/2026

Maa Syaa Allah luar biasa penjelasan yg implementatif system yang di buat oleh Allah SWT dengan analogi technologi canggih agar kita bisa mencerna dengan gamblang dan detail, SIMAK DG TELITI DAN FULL KONSENTRASI... πŸŒ€

26/01/2026

Mengais rezeki dg penuh resiko di jln pantura kondisi nyata kehidupan masyarakat yg ada saat ini. KDM tolong hentikan tradisi yg buruk iniπŸ˜­πŸ™

26/01/2026

Negara yang menghargai guru maka akan makmur.

26/01/2026

Bahayanya Penduduk China ilegal Bercocok tanam yang Buah nya BERACUN ...

Periksa wilayah Anda,mungkin ditemukan hal yg sama,mengandung viiruuus...

Bantu share,jangan biarkan info video inii brhenti di HP AndaπŸ™πŸ»πŸ‘πŸ»

26/01/2026

HEBOH !!!!
ANIES LAPORKAN JOKOWI,!!!
ISU IJAZAH KEMBALI MELEDAK KE PUBLIK !???

07/11/2024

*PROYEK P*K 2 MERUGIKAN RAKYAT, MENGUNTUNGKAN AGUAN & ANTHONY SALIM, TANGKAP!*

Oleh : *Ahmad Khozinudin, S.H.*
Advokat

Baru selesai pulang dari acara perlawanan pada agenda oligarki property dengan tema 'PSN DAN P*K 2, DERITA RAKYAT BANTEN TERDAMPAK: MENAGIH KOMITMEN KERAKYATAN PRESIDEN PRABOWO' di Jakarta (7/11), penulis mendapat kiriman sejumlah video kerusuhan di kecamatan Teluk Naga, Tanggerang. Dalam video, terlihat sejumlah massa membakar dan merusak mobil truck pengangkut material tanah untuk lahan P*K 2.

Kabarnya, peristiwa dipicu dampak yang merugikan masyarakat sekitar proyek P*K 2, dari aktivitas pengurukan lahan proyek menggunakan sejumlah kendaraan truck yang beroperasi 24 Jam. Jalanan umum warga jadi rusak, polusi, memicu terjadinya banyak kecelakaan.

Sambil menyimak sejumlah video dan komplain sejumlah warga, penulis jadi ingat materi pandangan tokoh di acara silaturahmi tokoh bangsa, yang berkesimpulan sama yakni proyek P*K 2 harus dibatalkan. Status PSN nya harus dicabut.

Bang Marwan Batubara, menyampaikan pandangan bahwa tidak hanya dibatalkan, tetapi proyek P*K 2 yang merugikan rakyat ini harus diproses secara hukum. Nah, dalam kesempatan menyampaikan pandangan itulah, penulis kembali menyampaikan 4 (empat) kerugian yang dialami rakyat akibat proyek P*K 2.

*Pertama,* kerugian finansial karena tanah rakyat digusur dan diganti rugi sekenanya. Masyarakat menjadi kehilangan sumber penghidupan, baik sebagai petani, petambak maupun nelayan, sebagaimana disampaikan Bang Edy Mulyadi.

*Kedua,* kerugian sosial akibat adanya adu domba dan pecah belah antara sesama elemen masyarakat yang dilakukan oleh pengembang. Contohnya, Bang Said Didu yang dilaporkan ke polisi oleh elemen masyarakat, padahal jelas yang ada dibalik pembungkaman itu adalah oligarki pengembang.

Oligarki Property, tidak berani turun sendiri. Melainkan, menggunakan kekuatan kapitalnya, menggerakan elemen masyarakat untuk lapor, memanfaatkan oknum aparat desa, aparat kecamatan, aparat BPN hingga aparat penegak hukum untuk berhadapan dengan rakyat. Konflik sosial akibat polarisasi yang ditimbulkan proyek P*K 2 ini jelas sangat merugikan rakyat.

*Ketiga,* kerugian spiritual berupa hilangnya kegiatan ibadah dan syia'r dakwah Islam. Potensi hilangnya ratusan Masjid dan Musola yang terdampak proyek, yang juga akan menghilangkan kegiatan ibadah, pengajian, ratiban, maulidan, sholat 5 waktu berjama'ah, adalah kerugian yang tidak dapat diganti dengan natural uang, berapapun jumlahnya. Apalagi, hanya diganti dengan rencana membangun 1 Masjid di Kawasan P*K.

*Keempat,* kerugian konstitusional dengan adanya eksklusifisme kawasan P*K 2 yang akan menjadi 'Negara dalam Negara'.

Realitasnya rakyat yang dirugikan. Dalam berbagai aspek. Kerugian akibat pengangkutan material tanah timbunan proyek oleh truk yang beroperasi 24 Jam, yang menyebabkan polusi, jalanan rusak dan kecelakaan, menambah daftar kerugian yang diderita rakyat.

Lantas, siapa yang diuntungkan?

Nah, dalam kesempatan tersebut penulis sampaikan bahwa yang paling diuntungkan dari Proyek P*K 2 adalah Sugiyanto Kusuma alias Aguan dan Anthony Salim (Salim Group), karena kedua orang ini adalah pemegang saham mayoritas PT Pantai Indah Kapuk 2 (PANI).

Agung Sedayu Group milik Aguan dan Grup Salim milik Anthony Salim merupakan pemegang saham mayoritas PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI).

Agung Sedayu hanya menjadi salah satu pemegang saham, namun Aguan menjabat sebagai Direktur Utamanya. Sementara Grup Salim milik Anthony Salim menjadi pemegang saham utama PANI melalui Tunas Mekar Jaya.

Jadi, siapa yang paling bertanggungjawab atas kerugian masyarakat akibat proyek P*K 2? Jawabnya adalah pihak yang paling diuntungkan oleh proyek P*K 2, yakni Sugiyanto Kusuma (Aguan) dan Anthony Salim.

Karena itu, proses hukum terhadap proyek P*K 2 haruslah diarahkan kepada dua orang ini. Karena alasan itulah, penulis dalam kesempatan penyampaian pandangan menyerukan agar aparat segera menangkap Aguan dan Anthony Salim. Presiden Prabowo harus segera membatalkan status PSN P*K 2.

Aguan sendiri, bersama anaknya Alexander Halim Kusuma semestinya sudah ditangkap dengan status tersangka dalam kasus perampasan tanah klien penulis SK Budiardjo dan Nurlela. Karena keduanya, adalah direksi dan pemegang saham mayoritas PT SSA yang merampas tanah SK Budiardjo & Nurlela, lalu menggunakannya untuk membangun komplek perumahan Golf Lake Residence di Cengkareng, Jakarta Barat. [].

Address

Cibinong
Cibinong
16913

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gusni Tamrin posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Gusni Tamrin:

Shortcuts

Share

Category