Annaba Islamic Boarding School (AIBS)
Jenjang Pendidikan: TK (Regular) SMP (Boarding) SMA (Boarding)
Keunggulan : Tahfidz al-Qur’an dan Bahasa
Alamat : Jl. Raya Sukabumi Km. 5 Telp.(0263) 287124 Rancagoong
Cianjur – Jawa Barat
Website : www.annaba.sch.id
fb.com/annabacianjur
SMP Islam Annaba merupakan bagian dari Annaba Islamic Boarding School Cianjur (AIBS) yang berdiri berdasarkan SK K
epala Dinas Pendidikan Kab. Cianjur No.425/1410a/Bid.SMP/Kab.2014 dengan Nomor Statistik Sekolah (NSS) No.202020714 dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) No.69880820 ini mengindikasikan bahwa SMP Islam Annaba resmi dibawah Kementrian Pendidikan Nasional dan juga dibawah Kementrian Agama dengan tebitnya SK Kemenag Kab. Kd.10.03/3/PP.007/0284/2015 dengan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) No. 510032030384
Selain Tahfidz Al-Qur’an sebagai program unggulan santri juga diajarkan ilmu-ilmu syar’i supaya memahami akidah dan ibadah yang benar sesuai dengan pemahaman salafussoleh ahlu sunnah wal jamaah, dan supaya dapat berkomunikasi secara global para santri diberi kemampuan bahasa Arab dan Inggris serta diwajib untuk menguasai ICT (Information and Communication Technology). SMP Islam Annaba juga memiliki berbagai ekstrakurikuler seperti futsal, renang, beladiri, kepramukaan, English dan Arabic club, bekam dan herbal, design grafis dan pembuatan web. Dengan lokasi yang tidak jauh dari pusat kota Cianjur, sekitar satu jam dari arah puncak membuat suasana yang kondusif untuk belajar, itulah yang membuat para santri betah mondok di AIBS, disamping itu mereka merasakan suasana seperti dirumah sendiri karena hampir semua pengasuh dan keluarganya tinggal dilingkungan pondok, sehingga terjalin suasana akrab antara santri dan pengurus pondok seakan mereka punya orangtua kedua, dan yang lebih menggembirakan lagi setelah lulus mereka tidak perlu lagi mencari sekolah lanjutan diluar kerena di AIBS programnya sampai setingkat SMA. Dampak dari semua itu membuat AIBS di usianya yang baru satu tahun lebih sudah memiliki lebih dari 50 santri yang bukan hanya santri lokal melainkan dari luar kota seperti Cirebon, Garut, Bandung, Depok, Bogor, Jakarta, Sukabumi bahkan ada yang dari luar pulau yaitu Maluku, Sumatera, dan Madura dan juga dari negeri tetangga Malaysia.