14/02/2024
PILPRES DI NEGARA HEBAT
Sebagai warga negara yg baik kita telah menyaksikan bahwa NKRI ini telah menentukan siapa pemimpin di masa yg akan datang.
Bagi Saudaraku yg berbeda pilihan, sudahi hiruk-pikuk Pilpres dengan lapang dada, terimalah taqdir ini sebagai bagian dari keimanan kita.
Saya (meyakini &) bersyukur menjadi bagian dari sebuah negara besar saat genderang pilpres -- dgn 204,8 juta pemilih, -- berlangsung sangat damai. Pun tak ada peristiwa yg mengarah pada pertumpahan darah yg membabi buta. Konflik ada tapi hanya gontokan suporter pemanis media. Wajarlah jika negara ini telah menjadi panutan.
Prabowo Subianto (PS) yg diusung partai Gerindra yg 2 kali nyapres dikalahkan oleh Jokowi. Namun Presiden Joko Widodo di Pilpres ini menggandeng PS, menjadi penentu melambungnya raihan suara 1 putaran. Ini yg menjadi Icon sekaligus keunikan di negara yg hebat ini. Lawan menjadi kawan dan memenangkannya dalam satu putaran.
Dalam pidato kemenangan hitungan cepat, Prabowo Subianto berpesan bijak, ". . Kita tidak boleh sombong atas kemenangan ini, kita tunggu hingga penghitungan usai."
Dalam kesempatan sebelumnya yg sangat rileks di kolam renang. Beliau jawab pertanyaan, " Saya pasrah saja, apapun yg terjadi."
Kita memandang ada kharisma dan aura dari seorang bijak-bestari. Manusia pasti berubah dan kita bisa berharap progres yg lebih baik ke depan. Visi seorang negarawan, ketegasan dan kesantunan Beliau akan diuji dalam memimpin 5 tahun yg akan datang.
Sebagai warga negara yg baik, kita dituntut untuk memberi dukungan, kritisme dan juga pengharapan doa, saat memasrahkan kertas suara yg kita coblos tadi pagi :
اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ وَلَا يَرْحَمُناَ
“Ya Allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau kuasakan (jadikan pemimpin) atas kami karena dosa-dosa kami orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak mempunyai belas kasihan kepada kami."
Al Haqier, Ayi Mamduh
Baroskulon, Cianjur 14 Febr 2024
Pukul 23.14