13/01/2024
Raih Ketenangan dengan Wirid Jamaah
Belajar Agama Nyambil menimba Ilmu Umum dan dilengkapi dengan Belajar Keterampilan (Life Skill)
13/01/2024
Raih Ketenangan dengan Wirid Jamaah
02/06/2023
Ayo mondok
01/06/2023
Ilmu qulhu geni
Kunjungi TikTok untuk menemukan video! Tonton, ikuti, dan temukan lebih banyak konten yang sedang trending.
30/05/2021
Jajampean
25/10/2020
Mangga urang sasarengan,,,
Manawi janten wasilah di angken umat Rosul,
Tiasa sasarengan di sawarga sinareng Rosulalloh...
Amin...
25/10/2020
Hayya Bina!!!!
MAJELIS KE-1
(Misteri Waktu)
اللهم صل على روح سيدنا محمد فى الارواح وصل على جسد سيدنا محمد فى الاجساد وصل على قبر سيدنا محمد فى القبور اللهم بلغ روح سيدنا محمد منى تحية وسلاما
Pergantian Waktu
Allah SWT. telah menciptakan segala sesuatu tanpa terlepas dari suatu ikatan yang dinamakan Taqdir (ketetapan / pengaturan / batasan), termasuk didalamnya adalah waktu, misalnya 1 pekan diabatasi 7 hari, atau 1 bulan dibatasi 30 hari dan 1 tahun itu berarti 360 hari, begitupun pada hal lain, namun sebanyak apaupun waktu yang telah Allah berikan kepada makhluk, maka tetap saja suatu saat akan sampai pada titik akhir yang dinamakan ajal.
Menurut ahli sastra Malik bin Nabi bahwa “waktu adalah sungai yang mengalir ke seluruh penjuru sejak dahulu kala melintasi pulau, kota dan desa, membangkitkan semangat atau meninabobokan manusia, ia diam seribu bahasa, sampai sampai manusia sering tidak menyadari kehadiran waktu dan melupakan nilainya”.
Memang betapa banyak diantara kita yang tidak bisa mengelola waktu, sampai sampai diibaratkan dengan pedang.
Nama nama waktu
Banyak nama/istilah yang dipergunakan dalam al-qur’an untuk menunjuk kata waktu dengan maksud yang berbeda, misalnya ;
1. Ajal
Menunjukan pada waktu berakhirnya sesuatu seperti berkahirnya usia لكل امة اجل
2. Dahr
Digunakan untuk saat berkepanjangan yang dilalui di alam raya dalam kehidupan ini yaitu sejak diciptakan sampai punahnya alam fana ini هل اتى على الانسان حين من الدهر
3. Waktu
Digunakan dalam keberakhiran masa untuk menyelesaikan sesuatu pekerjaan
ان الصلوة كانت على المؤمنين كتابا موقوتا
4. Ashr
Berarti “waktu menjelang terbenamnya matahari” atau masa secara umum
Kesimpulan :
bahwa segala sesuatu pasti ada akhirnya (Ajal) karena segalanya pernah tidak ada dan keberadaannya terikat oleh waktu (Dahr) dan ketika itu manusia diberi kesempatan (waktu) untuk menunaikan segala tugas tugasnya, sebelum segalanya berakhir (Ashr).
Penentuan awal tahun
Jauh sebelum ditentukan tahun, maka sebelumnya masih belum ada tahun A tahun B dst. tahun ditentukan dengan musim atau dengan momen tertentu, misal tahun Gajah atau tahun yang lainnya…hingga pada satu waktu pada masa Ustman bin Affan munculah ide untuk menentukan awal tahun,,, terlepas dari banyaknya usulan maka dipilihlah peristiwa Hijrah Nabi menjadi penentuan awal tahun, meskipun peristiwa Hijrah bukanlah satu satunya hal besar dalam Islam, karena masih ada peristiwa lain yang mungkin lebih besar, semisal Isro Mi’raj, Maulid dll.
Hikmah Pemilihan Muharram
Ada seorang sahabat yang bertanya tentang tahun baru, maka Rosul menjawab ماذَا اَعَدْتَ لَهَا apa yang telah engkau persiapkan..? dari jawaban itu munculah kesimpulan bahwa bukan tahun barunya yang jadi persoalan, namun lebih ke apa yang harus kita lakukan dengan datangnya tahun baru? What can we do.? Terserah apa yang akan dilakukan, yang penting jadilah sebagai manusia yang beruntung (robih), karena manusia itu dalam hal melintasi waktu terbagi atas 3 kelompok ;
الناس على ثلاثة اقسام رابح خاسر هالك
1. Beruntung (Robih) ; yaitu orang yang hari ini lebih baik dari kemarin
2. Merugi (Khosir) ; yaitu orang yang hari ini sama dengan kemari
3. Celaka (Halik) ; orang yang hari ini lebih buruk dari kemarin
By: bouyasyams 2000
Terbaik
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد
Yth fanspage, mari kita ramaikan dunia Maya dengan ilmu,
Caranya:
Like, coment, share setiap info yg di anggap bermanfaat,
18/09/2020
Kultum Week end
SHAFAR BULAN SIAL?..
بسم الله الرحمن الرحيم
اَللهُم صَلِّ وَسَلّمِ عَلَى سَيِّدِنَا محمدٍ صَاحِبِ اْلبُشْرَى
Marhaban 1 Safar 1441 H.
Allah menciptakan 12 bulan dalam setahun, dan kita yakin semua ada hikmah yang terkandung didalamnya, dan kita wajib meyakini bahwa segala sesuatu yang Allah ciptakan memang tidak ada yang buruk, karena Allah Maha Baik dan selalu melakukan Hal baik ;
اَلَّذِى اَحْسَنَ كُلَّ شَئٍ خَلَقَهُ
“Allah itu yang menciptakan dengan baik atas segala sesuatu”
dan kalaupun ada hal yang dianggap tidak baik maka semua itu disebabkan karena cara pandang kita yang salah atau yang terbatas, berbeda dengan Allah karena Maha Uninga maka Allah memandang segala sesuatunya secara Universal (lepas tanpa Batas) jadi alhasil keburukan dan kesialan itu datang dari diri kita, coba perhatikan dalam surat Yasin dan Hadits Nabi:
قَالُوْا طَائِرُكُمْ مَعَكُمْ
لَا عَدْوَىْ وَلَا طِيَرة
Bulan Safar merupakan bulan kedua setelah Muharram dalam kalender Hijriah, penamaan bulan ini diambil dari kata “Shafr” yang berarti kosong. Menurut Ibnu Mandzur dalam لسان العرب (Lisânul ‘Arab), hal ini dilatar belakangi karena pada bulan tersebut orang-orang Makkah dalam sejarahnya berbondong-bondong pergi sehingga kota menjadi kosong.
Habib Abu Bakar al-‘Adni dalam منظومة ألشرح الاثار (Mandzumah Syarh al-Atsar fî mâ Warada ‘an Syahri Safar) mencatat bahwa Safar merupakan bulan terjadinya beberapa peristiwa bersejarah, antara lain :
• pernikahan Rasulullah dengan Sayyidah Khadijah,
• pernikahan Sayyidah Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib,
• hijrahnya Rasulullah dari Makkah ke Madinah,
• perang pertama dalam Islam yaitu perang Abwa,
• penaklukan Khaibar, dan
• Rasulullah mengutus Usamah bin Zaid kepada pimpinan prajurit Rum tahun 11 Hijriah.
Pada zaman jahiliah, berkembang anggapan bahwa bulan Safar adalah bulan sial atau dikenal dengan istilah tasyâ-um. Bulan yang tidak memiliki kehendak apa-apa ini diyakini mengandung keburukan-keburukan sehingga ada ketakutan bagi mereka untuk melakukan hal-hal tertentu. Islam datang merevisi anggapan ini.
Hal yang harus kita lakukan ketika datang bulan Shafar (dan bulan lainnya) yaitu harus berhusnudzon kepada Allah dan jangan lupa tetap memperbanyak berdo’a dan memohon perlindungan kepada Allah agar terhindar dari berbagai keburukan dan hal yang tidak diinginkan. Dan kalaupun ada sebagian orang yang enggan melakukan hal besar pada bulan Shafar hendaklah di kaitkan dengan teknis dan kesiapan saja, sehingga karena kekurangsiapan segalanya dikhawatirkan menjadi asbab segala sesuatu tidak berjalan lancar dan menjadi bencana dan kerugian.
Dan Inilah Do’a yang dibaca dibulan Shofar :
Do’a memohon Penjagaan dan Kebaikan
di bulan Shafr Dan Bulan Lain
بسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّ هَذَا الزَّمَانِ وَأَهْلِهِ وَأَسْأَلُكَ بِجَلَالِكَ وَجَلَالِ وَجْهِكَ وَكَمَالِ جَلَالِ قُدْسِكَ أَنْ تُجِيْرَنِي وَوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَأَهْلِي وَأَحْبَابِي وَمَا تُحِيْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي مِنْ شَرِّ هَذِهِ السَّنَةِ وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ فِيْهَا وَاصْرِفْ عَنِّي شَرَّ شَهْرِ صَفَرَ يَا كَرِيْمَ النَّظَرِ وَاخْتِم لِي فِي هَذَا الشَّهْرِ وَالدَّهْرِ بِالسَّلَامَةِ وَالْعَافِيَةِ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَأَوْلَادِي وَلِأَهْلِي وَمَا تَحُوْطُهُ شَفَقَةُ قَلْبِي وَجِمْيعِ الْمُسْلِمِيْن. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الشَّهْرِ وَمِنْ كُلِّ شِدَّةٍ وَبَلَاءٍ وبَلِيَّةٍ قدَّرْتَهَا فِيْهِ يَا مَالِكَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ يَا عَالِماً بِمَا كَانَ وَمَا يَكُوْنُ وَمَنْ إِذَا أَرَادَ شَيْئاً قَالَ لَهُ: (كُنْ فَيَكُوْنُ) يَا أَزَلِيُّ يَا اَبَدِىُّ يا مُبْدِئ يَا مُعِيْدُ يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَاذَا الْعَرْشِ الْمَجِيْدِ أَنْتَ تَفْعَلُ مَا تُرِيْدُ اَللَّهُمَّ احْرُسْ بِعَيْنِكَ أَنْفُسَنَا وَأَهْلَنَا وَأَمْوَالَنَا وَوَالِدِينَا وَدِيْنَنَا وَدُنْيَانَا الَّتِي ابْتَلَيْتَنَا بِصُحْبَتِهَا بِبَرَكَةِ الْأَبْرَارِ وَالأخْيَارِ وَبِرَحْمَتِكَ يَاعَزِيْزُ يَاغَفَّارُ يَاكَرِيْمُ يَاسَتَّارُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَللَّهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوَى وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَنِ يَا عَزِيْزُ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ اِكْفِنِي مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَا مُحْسِنُ يَا مُجْمِلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُتَكَرِّمُ يَا مَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ اِرْحَمْنَا اللَّهُمَّ بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ أَجْمَعِيْن
12/09/2020
Kultum Hari ini
12 September 2020
Mengenal AHMADIYAH
بسم الله الرحمن الرحيم
اَللهُم صَلِّ وَسَلّمِ عَلَى سَيِّدِنَا محمدٍ صَاحِبِ اْلبُشْرَى
Bermula dari penemuan “Gulam Ahmad” terhadap sebuah kuburan seorang Waliyulloh (Yusuf As’af) di Saranjar Kasmir, yang dia yakini sebagai kuburan Nabi Isa, dan setelah kejadian itu ia meyakini beberapa hal :
1. Kekuatan Nabi Isa dan kekuatan Tuhan menjelma dalam dirinya (al-mahdi)
2. Memiliki mu’jizat yaitu terjadi gerhana dihadapannya, (tertulis dalam bukunya “untuk Muhammad bulan Gerhana dan untukku Bulan dan Matahari gerhana)
3. Mengaku dirinya sebagai Rosul, dalam bukunya ( حقيقة الوحى ) dia menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah خاتم الانبياء yang bertarti “tanda” dan bukanlah penutup, dalam kitab (at-ta’lim) dia menyebutkan bahwa nabi yang tidak membawa syari’at masih mungkin keberadaannya.
Berdasarkan pernyataan nya maka aliran Ahmadiyah dinyatakan sebagai keluar dari Islam, dan hal ini diakui mereka ;
1. (kholifah Qodyani) menyatakan dalam Koran harian (al-fardhel) edisi 12 AgusT 1927
ان اسلامهم غير اسلامنا وهكذا نخالفهم فى كل شيء
Sesungguhnya islam mereka (selain ahmadiyah) adalah tidak seperti islam kita (golongan ahmadiyah) dan begitulah kita berbeda dalam segala hal
2. Mirza Basyirudin dalam Kitabnya ( انوار الخلافة ) menyatakan :
من الواجب علينا ان لا نعتبر غير الاحمديين مسلمين وان لا نصلى خلفهم
3. Dalam kitabnya شهادة القرأن Mirza menyatakan : bahwa islam itu terbagi dua, yaitu ;
Ketaatan kepada Allah dan Keta’atan kepada pemerintah yang menyebarkan keamanan (yaitu pemerintah Britania/Inggris) ; وهذه الحكومة هى الحكومة البريطانية
Dari beberapa pernyataan tersebut maka ;
1. Konfrensi islam sedunia (tgl 6 – 10 April 1974) menyatakan bahwa “Ahmadiyah keluar dari Islam” dan
2. Dirjen Haji No. 208/1975 tgl 5 Nopember 1974 menyatakan bahwa “Ahmadiyah dilarang masuk Kota Makkah” serta
3. MPR Pakistan juga menyatakan bahwa “Ahmadiyah Bukanlah Islam” dan
4. Majelis dan Senat Pakistan (tgl. 7 Sept 1974) serta Organisasi Islam Sedunia (Robithoh Islam) 1974 mengesahkan Resolusi tentang penolakan terhadap Ahmadiyah
DR. Moch Iqbal (Pakistan) menyatakan :
1. Ahmadiyah lebih berbahaya dari gerakan Spinoza yaitu Filosof Yahudi yang membuat aturan Yahudi
2. Ahmadiyah bermaksud mengubah bentuk sebagian umat islam menjadi umat baru yang bernabi bangsa Hindi dan gerakan ini lebih berbahaya dari Spinoza
Beberapa pernyataan kontradiksi :
1. (mirza Bashirudin) menyatakan bahwa Gulam Ahmad tidak membawa amanat baru namun dia (dalam kitab lain “Ainat Shodaqot”) menyatakan bahwa seorang muslim yang tidak bai’at kepada Ahmadi termasuk golongan Kafir
2. Dilarang perang melawan imprealis Inggris
3. Tidak boleh bermakmum kepada selain golongannya
4. Tidak boleh menikah dengan golongan lain
5. Tidak ada ziarah ke Makkah melainkan ke “Robwah India”
ربنا لا تزع قلوبنا بعد اذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة
Ya Allah Jangan Sesatkan Hati kami setelah kami mendapat petunjukmu, dan berilah kami Rahmat
:
MA’HAD AT-TAFSIRI
Like and Share
Agar lebih manfaat
By : bouya Syams 2000