06/07/2020
Minggu, 5 Juli 2020
Setelah satu dua pegiat membersihkan lahan ulin, Ibu-ibu susul menyusul hadir di sini untuk menggerakkan tubuhnya, Senam.
dan para pegiat yg lain juga dulur-dulur kecil kami berbenah alas duduk dan mulai bercengkrama satu sama lain ketika senam berlangsung. ada yang ulin, ada yg menggambar dan sekedar bercerita.
Yg beda di minggu ini;
1. kami kehadiran Teh Opi, Ahli tari yg siap berbagi ilmu di dunia tari. dia ditemani Mang ÈKÈK, vokalis "Pasukan Perang" yg salah satu keviralannya adalah gayanya ketika melirikkan "Hareudang... hareudang... hareudang panas panas panas" di acara live musik.
2. Kang Burhan beserta TIM, Beliau dijadwalkan untuk membersamai dulur-dulur kami yang tertarik pada Photo dan Videography.
kemudian kami berkumpul bersama, lalu ulin bareng kaulinan jaman baheula. Mang Èkèk yang juga mahir dalam menabuh Kendang, dia spontan ikut mengiringi kami Ulin. dan Timnya kang Burhan merekam kebersamaan kami.
Setelah 'capè' dan istirahat Zhuhur, dulur-dulur kami mengelompokkan diri sesuai ketertarikannya, ada yg bersama Kang Burhan dg Photographynya, ada juga Teh Opi dengan Tarinya. ada yg bersama Idang yg sedang membuat kompos, ada juga yang bersama Mang Ebel dg Musiknya. Dan Mang Èkèk, dia pun ambil bagian untuk mengajarkan cara menabuh dan merawat Kendang kepada dulur kecil kami yg memang sedang serius dalam perkendangan.
Dan dari setiap kelompok tadi, ada Rencana Tindak Lanjut ke depannya. (kapan-kapan diceritakan)
3. Menjelang sore, kami kedatangan perwakilan Badan Promosi Pariwisata Daerah Ciamis beserta Tim kreatifnya. kami diambil video, diwawancarai, kemudian katanya diminta untuk tampil dalam acara talkshaw di Studionya.
Deni WeJe-Pegiat