Kembang Anggrek

Kembang Anggrek Tempat belajar untuk menambah ilmu dan sahabat baru. Semoga status kami bermanfaat untuk semua. SILAHKAN DI SHARE

08/05/2019

Dari Ibnu ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِىَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ

“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah no. 2414)

08/05/2019

Assalamualaikum, apakah sahabat masih setia di FP ini?
Jika iya, tema status apa yang anda inginkan dari FP ini?

31/12/2016

⏰ *Time is Irreversible, Ukirlah Legacy* ⏰

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Saudaraku dan Sahabatku yang dirahmati Allah SWT ....

Hari ini tanggal 31 bulan Desember 2016. Sebentar lagi kita akan menuju ke tahun berikutnya: 2017.

Apa yang telah Anda lakukan di tahun 2016, itu sudah selesai, itu masa lalu.
Kalaupun ada prestasi, syukuri. Kalau Anda belum melakukan apapun, harus dievaluasi: kenapa kita belum menorehkan sejarah hebat di tahun 2016?

Kalau seandainya saya kasih Anda uang 24 juta, kemudian Anda boleh membeli apapun, membelanjakan apapun, memakai apapun uang tersebut dan apakah uang itu habis atau tidak, besok pagi Anda akan saya kasih lagi uang 24 juta. Namun sisa uang yang kemarin tidak boleh ditambahkan lagi.
Contoh: saya kasih Anda uang 24 juta hari ini, kemudian Anda belanjakan hanya 10 juta. Berarti ada sisa 14 juta, namun 14 juta itu akan kembali kepada saya karena Anda akan ditambahkan 24 juta lagi.

Kalau Anda habis 24 juta, ya sudah...tidak ada masalah. Kalau pun saya kasih 24 juta lagi bahkan Anda hanya membelanjakan 1 juta pun, tidak ada masalah. Namun besok dikasih 24 juta lagi dan sisa yang kemarin tidak boleh ditambahkan.

Ketika seperti itu, pasti Anda berusaha menghabiskan uang 24 juta itu untuk kebutuhan Anda: apakah untuk membeli sesuatu? memberikan kepada orang yang Anda cintai atau bahkan Anda akan belikan sesuatu yang terbaik.

Namun kadang-kadang kita tidak memahami. Yang saya tanyakan tadi sebenarnya adalah *WAKTU*.
Anda diberikan waktu yang sama: 24 jam.
Berapa jam yang Anda pakai, tidak ada masalah karena besok Anda dikasih 24 jam yang sama. Anda pakai 8 jam? 10 jam? 12 jam? Besok diberikan 24 jam utuh.

Terkadang kita tidak mampu mengoptimalkan 24 jam hari ini: untuk tidur, ngobrol, main game, nonton tv, atau bahkan sekedar melakukan sesuatu yang bermanfaat.
Padahal kita besok diberikan 24 jam sama dan kita melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat lagi, akhirnya tiba-tiba tanggal 31 Desember.

Saya hanya ingin katakan kepada Anda, tahun 2017 sebentar lagi akan jadi *sesuatu yang indah manakala Anda punya perencanaan*: apa yang ingin Anda lakukan, ilmu apa yang harus Anda kuasai, tokoh-tokoh mana yang harus Anda temui, buku-buku apa yang harus Anda baca, investasi pelatihan apa yang harus Anda ikuti, silaturahim ke saudara mana Anda akan menuju, dan yang terpenting adalah: ketika 2016 ini Anda menyesal, maka itu tidak akan pernah kembali. *Kita harus menuju ke titik yang lebih baik di tahun 2017*. Renungkan di hari terakhir hari ini....di tanggal 31 Desember hari ini.

Evaluasilah apakah Anda layak dikatakan sebagai orang yang berhasil atau dikatakan sebagai orang gagal di tahun 2016?

Kalau Anda melakukan banyak hal yang Anda capai, saya ucapkan *"selamat"*, berarti Anda telah menorehkan sejarah.
Namun ketika Anda tidak melakukan apapun, bahkan hanya mengeluh, menyalahkan atau bahkan mencari kambing hitam dari perjalanan Anda, maka saya ucapkan *"kasian"*, karena Anda tidak akan bisa mengubah dunia ketika Anda menginginkan dunia berubah untuk Anda.

Tanggal 31 Desember ini, hari terakhir di tahun 2016 ini, jadikan sebagai *momentum Anda mengevaluasi diri dan jadikan 2017 menjadi tahun kebangkitan Anda, kebangkitan emosi Anda, spiritual, dan finansial Anda*.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

30/12/2016

*EDISI LIBURAN SUAMI ISTRI*

ISTRI : Mas, Kenapa sih setelah kita menikah, kok Mas gak pernah ngajak aku jalan-jalan lagi!

SUAMI : Coba diingat-ingat, kita menikah karena apa, Dik ?

ISTRI : Ya, karena JODOH, mas. .

SUAMI : Nah, itulah bukti dari pepatah, " Kalau JODOH kan gak ke mana-mana"...

ISTRI : 😩😩😩😭😭😭

30/12/2016

Uji merkuri

Bismillah....sy coba membahas bagaimana uji merkuri ya...

Banyak yg bertanya, mba gimana caranya menguji merkuri dlm kosmetik? Apa uji sederhananya? Apakah benar kalau ujinya itu dg menggosok kosmetik dengan cincin emas dan kalo ada warna abu2 atau hitam itu berarti bermerkuri??

Mudah2an pembahasannya ga terlalu panjang dan mudah dipahami ya saya akan bahas di beberapa tulisan ya

Pertama, kenali dulu ciri2 dr krim bermerkuri. Biasanya kalo ada yg nanya apakah krim sy merkuri atau bukan, sy minta dia foto dan menyebutkan ciri2nya

1. Tidak ada nomor registrasi POM. Sayangnya banyak krim gajebo yang mengklaim produknya aman & punya no. registrasi POM tapi ternyata palsu.

Cek saja di database registrasi BPOM, cari berdasarkan merk

2. Warna krim mengkilap & mencolok, biasanya kuning & putih yang mengkilap seperti mutiara. Ketika diusap ke kulit seperti ada yg berkilap

3. Tidak homogen, krim tidak tercampur rata sehingga ada bagian yang padat & berminyak yang terpisah

4. Lengket

5. Bau menyengat, mengandung banyak parfum untuk menyamarkan bau logam atau bau bahan-bahan berbahaya lainnya

6. Gatal, panas, perih saat dipakai

7. Hasil sangat cepat (2 minggu atau kurang). Merkuri mengikis lapisan terluar kulit sehingga kulit menjadi licin, pori-pori tampak menghilang, dan tidak berjerawat sama sekali.

8. kulit putih pucat yang tidak alami, karena krim tersebut menghilangkan melanin (pigmen pemberi warna kulit)

9. Kulit memerah saat kena sinar matahari. Pigmen kulit sifatnya sebagai pelindung, karena dihilangkan kulit menjadi hipersensitif terhadap sinar matahari, bahkan rentan terkena kanker kulit

10. Selama pemakaian krim muncul keluhan seperti pusing, gemetar, mual, depresi, insomnia, pikun, gangguan penglihatan karena merkuri terakumulasi dalam organ-organ tubuh termasuk otak & sistem saraf.

11. Ketergantungan. Jika pemakaian dihentikan, kulit menjadi sangat kusam, gelap & muncul jerawat yang banyak & besar (cystic acne). Ini adalah efek balik (rebound) dari krim tersebut

Serem banget ya??

Banyak krim merkuri ini yg dikemas dengan cantik dan dijual dg mahal. Bahkan kadang harganya bisa mencapai 750 rb, sehingga kita sebagai konsumen seakan2 diyakinkan bahwa ga mungkin ini krim ga jelas krn mahal.

Padahal produsennya membeli dalam bentuk kiloan dengan harga yang sangat murah.

Bisa dibayangin nggak, bahan macam apa yang digunakan untuk membuat krim itu? Dan pastinya proses pembuatannya juga jauh dari higienis!

(Dikumpulkan dr bbrp sumber)

30/12/2016

“OM TELOLET, OM!” SEBAGAI COUNTRY BRANDING.

Indonesia adalah negara yang sangat besar. Tapi percaya gak? Masih banyak orang di Benua Eropa, Afrika dan Amerika gak tau Indonesia itu di mana bahkan gak pernah denger nama Indonesia.Waduh! Kok bisa gitu ya? Padahal B**g Karno sering berkata bahwa hakikat bernegara itu adalah bagaimana berkompetisi dengan negara lainnya. Maksud dari B**g Karno itu tentunya adalah bagaimana kita membangun Country Branding agar kita dikenal sama seperti negeri-negeri besar lainnya.

Tapi setelah saya coba pelajari, rasanya semangat berkompetisi bangsa kita dengan negara-negara lain sama sekali tidak terlihat. Bahkan sepertinya negara-negara barat telah berhasil mencuci otak rakyat Indonesia untuk berorientasi ke barat sehingga kita cenderung melupakan akar negerinya sendiri. Ga percaya? Yuk kita bahas satu persatu.

Misalnya soal makanan. Sekarang ini kalo kalian makan makanan lokal, kita s**a diejek sama temen-temen. Saya setiap hari ke kantor bawa makanan dari rumah. Setiap kali saya membuka termos makanan, selalu aja ada yang melirik ke arah makanan yang saya bawa lalu berkomentar dengan nada mengejek, “Wah lokal melulu makanannya?”

Saya s**a sedih mendengar komentar seperti itu. Entah kenapa orang lebih bangga makan pizza daripada martabak. Lebih s**a spaghetti daripada mie goreng. Lebih s**a steak daripada rendang. Orang merasa lebih gaya pergi ke restoran Jepang atau Italia daripada restoran lokal.

Gimana kalo pakaian dan sepatu? Ya sama aja! Setiap kali ada obral barang bermerk, kantor saya langsung kosong. Jam makan siang pulangnya telat gara-gara antri ke outlet Zara, Nike, Mango, Esprit, Guess, dll.

Yang paling parah, pernah saya ngeliat antrean sepatu merk Crocs buatan Tiongkok di Senayan City. Ya ampun! Tokonya ada di lantai 8, tapi antreannya membludak sampai ke tingkat 1. Padahal sepatu Cibaduyut ga kalah bagus loh. Kalo ga percaya, tanya aja tuh sama wakil presiden kita Jusuf Kalla.

Di negeri ini, kita udah jarang menemukan nama-nama melayu seperti Bondan, Wulan, Nurul dan lain-lain. Nama anak jaman sekarang rata-rata berbau barat. Ada yang namanya Patrick, ada yang namanya Nadine, Rebecca, Kent, Patricia, Nicole dan masih banyak lagi.

Soal bahasa? Kayaknya kita udah ga bangga lagi dengan bahasa sendiri. Semua orang ngomong Bahasa Inggris. Bahkan yang ga bisa Bahasa Inggris pun ngomong bahasa gado-gado alias ngomong Bahasa Indonesia dicampur-campur dengan Bahasa Inggris.

Di sebuah restoran saya mengalami peristiwa yang kocak sekaligus miris. Ceritanya, saya mau minta sedotan jadi saya pun memanggil waiter.

“Mas, minta sedotan, dong!” kata saya.

“Kenapa, Pak?” tanya Si Waiter.

“Minta sedotan!” Waduh! Budek kali nih orang.

“Sorry Pak, minta apa tadi?” kata waiter sambil mendekatkan telinganya ke saya.

“Sedotan!! Sedotaaaan!!!” teriak saya kesel sambil memperagakan gaya minum pake sedotan.

Si waiter tersenyum mengerti, lalu berkata, “Oh…straw.”

Straw ndasmu! Udah bagus kita punya nama sedotan kok jadi straw?

Pejabat-pejabat yang jadi narasumber di TV juga ga mau kalah. Mereka berebut mempermalukan dirinya sendiri dengan ngomong pake bahasa amburadul. Contohnya adalah sebagai berikut.

“Perekonomian kita sudah jauh mem-better. Tapi apa yang sudah di-achieve, akan sulit sustain kalo tidak di-followup-i dengan empowerment program pada human resources secara continuous.” PRET!

Seorang teman pernah komentar begini, “Gue paling ga s**a panggilan ‘Ayah’ loh. Rasanya ga ada emosinya. Kurang terasa ikatan batin antara bapak dan anak.”

“Masa? Emang lo dipanggil apa sama anak lo?” tanya saya penasaran campur dongkol. Soalnya anak-anak saya manggil saya ‘Ayah.’

“Daddy,” sahut teman saya tanpa rasa bersalah.

Daddy? TOBAT!

Dalam berpenampilan pun kita cenderung terbius dengan budaya barat. Berapa ribu kali kita ngeliat melayu berambut pirang ala bule? Berapa kali kita ngeliat perempuan melayu pake contact lens biar matanya keliatan biru? Konsep tentang keren bukan lagi konsep yang ada di negeri sendiri tapi memakai ukuran konsep orang lain. Seolah kita nggak percaya bahwa Tuhan udah ngasih yang terbaik buat masing-masing ras.

Yang paling nyebelin adalah konsep ganteng dan cantik. Konsep ganteng dan cantik di negeri kita ikut tergerus dengan jajahan budaya barat. Buat orang Indonesia, perempuan cantik itu seperti Sandra Bullock atau Nicole Kidman. Sedangkan cowo ganteng adalah yang seperti Brad Pitt atau Tom Cruise, Justin Bieber. Gila kan? Kasian orang-orang di Indonesia yang memiliki ketampanan Melayu. Mereka ga direken lagi sekarang.

Misalnya saya. Saya ini sebenernya lumayan ganteng loh untuk konsep timur (Hehehe.. GR dikit gapapa ya?) Tapi gara-gara budaya barat, saya udah ga dianggap ganteng lagi. Soalnya rambut saya item, kulit saya coklat dan idung saya ga mancung seperti Brad Pitt.

Tapi tidak semua negara-negara timur bermental pengekor. Jepang, lalu Cina dan belakangan Korea memutuskan untuk jadi pelopor perubahan. Setelah dunia barat, maka ketiga negara ini ikut menjajah negara lain, termasuk kita. Sampe saat ini kita cuma jadi penonton aja dan jadi pengekor negara-negara pelopor. Buat masyarakat kita, menjadi kekinian itu adalah dengan mengikuti apa yang ada di luar. Buat masyarakat kita, menjadi hebat itu adalah dengan menjadi pengekor. Buat masyarakat kita, menaikkan gengsi itu adalah dengan menjadi konsumen bukan menjadi produsen.

Temen saya Robert yang bekerja sebagai marketer bilang, “Negara kita memang bukan negara hebat, Bud. Gak banyak yang bisa diceritakan dari negeri kita. Apa yang bisa diceritakan? Pemusik, sastrawan, aktor atau negarawan kita gak ada yang mendunia. Teknologi kita ketinggalan. Olahraga kita ketinggalan. Industri kita apalagi. Rupiah kita lemah. Jadi apa yang bisa diceritakan?”

Saya cuma bengong aja ngedenger omongan Robert. Mau berdebat bilang gak setuju tapi saya blom punya argumentasi yang kuat. Di dalam hati yang paling dalam saya merasa negara kita memang kurang hebat tapi rasanya banyak hal di negeri kita yang bisa dijual pada masyarakat internasional. Seharusnya sih banyak potensi yang bisa menjadi bekal untuk mengangkat country branding kita. Tapi apa ya?

Sampai akhirnya tiba-tiba muncul fenomena Om Telolet, Om. Hahahahaha…. pasti sebagian dari kalian akan menganggap saya norak kan? Hayo ngaku!!!! Tapi buat saya, fenomena ‘Om telolet, Om” adalah peristiwa anomali yang luar biasa dan layak untuk dianalisis. Buat saya ini adalah pembelajaran yang baik buat country branding kita.

Konon kabarnya, kegiatan telolet ini dimulai oleh anak-anak kecil di Jember yang nongkrong di pinggir jalan. Mereka berteriak-teriak “Om Telolet, Om!!!” ke arah bis yang lewat dan meminta supir bis itu untuk membunyikan klakson. Ketika supir bis tersebut membunyikan klaksonnya, semua anak-anak tersebut berteriak-teriak dan melompat kegirangan, seakan apa yang mereka peroleh adalah kesuksesan yang luar biasa.

Peristiwa tersebut direkam dengan kamera handphone lalu mereka posting di social media. Rupanya kegiatan anak-anak ini menggugah emosi anak-anak lainnya. Mereka merasa aktivitas itu lucu dan terpicu untuk melakukan hal yang sama. Dan aktivitas itupun berulang, bukan hanya di Jember tapi kegiatan ini terus menular sampai ke kota-kota lainnya. Dan postingan “Om Telolet, Om” di social media pun menjadi viral secara nasional. Selesai? Belum!

“Om Telolet, Om” sekonyong-konyong menjelma menjadi fenomena bola salju. Dia terus menggelinding dengan cepat dan bentuknya semakin besar seperti gelombang Tsunami yang melanda dunia. Pengguna social media di kota-kota seluruh dunia tiba-tiba dibanjiri spam ‘Om telolet, Om”. Sebagian cuek, sebagian terganggu tapi sebagian lain terhibur dan ikut-ikutan melakukan kegiatan tersebut. saya s**a geli sendiri ngeliat bule-bule di youtube menghentikan bis lalu membentangkan poster bertuliskan ‘Om telolet, Om”. Atau mereka meneriakkan kalimat “Om telolet, Om” dengan logat bulenya yang aneh.

Kalo kalian membuka Youtube, kalian juga akan banyak menemukan video bule yang sedang menerangkan apa itu “Om telolet Om.” Mereka melakukan presentasi menjelaskan fenomena itu dengan animasi globe yang menunjukkan Indonesia sebagai tempat fenomena ‘Om Telolet, Om’ berasal. Penjelasan mereka cukup komprehensif lengkap dengan berbagai video-video orang-orang sedang melakukan kegiatan telolet di jalan raya.

Yang paling fenomenal, banyak DJ-DJ internasional merasa terinspirasi dengan gelombang Telolet ini dan mereka ikut-ikutan mentweet ‘Om telolet, Om.” Mereka antara lain adalah DJ Snake, DJ Zedd, Marshmello, The chainsmokers, Martin Garrix, Cash Cash, Michael Clafford dan masih banyak lagi.

Karena mereka memiliki pengaruh besar dengan follower yang banyak, jadilah ‘Om telolet, Om” menjadi trending topic dunia. Bahkan sebagian dari mereka meracik musik EDM (Electronic Dance Music) yang di dalam lagunya ada bunyi klaksson bis lengkap dengan teriakan ‘Om telolet, Om”. Gila ya?

Sekarang, coba kalian ketik “What is Om telolet, Om”di Google. Kalian akan menemukan 2.530.000 results. Coba kalian lakukan hal yang sama di Bing, Yahoo, Instagram, Youtube, hasilnya sama saja. Fenomena “Om telolet, Om” sungguh sangat mencengangkan.

Okay! Sekarang kita kembali ke pembahasan awal. Kenapa negara kita kurang dikenal di masyarakat internasional? Apakah karena negara kita memang cemen? Apakah benar tidak ada yang hebat dari negara kita yang patut diceritakan? Mungkin betul. Mungkin juga tidak. Saya nggak tau pasti.

Tapi Fenomena ‘Om telolet, Om” telah menyadarkan kita bahwa kita punya sesuatu untuk diceritakan. Kita tiba-tiba menyadari bahwa sesuatu yang diceritakan itu tidak perlu harus hebat. Fenomena ‘Om telolet, Om” ternyata bisa menggegerkan dunia. Potret rakyat yang mendapatkan kebahagiaan secara sederhana telah menginspirasi banyak sekali orang di seluruh dunia termasuk artis-artis terkenal.

So guys! Mari kita bangun country branding kita. Mari kita laksanakan apa yang dikatakan oleh Presiden Soekarno bahwa hakikat bernegara itu adalah berkompetisi dengan negara-negara lainnya. Kalau kita memang tidak punya cerita hebat untuk diceritakan, mungkin kita bisa mencari kegiatan-kegiatan sesederhana ‘Om telolet, Om.”

Kebahagiaan rakyat yang diperoleh secara sederhana telah membuktikan bahwa semua yang diciptakan dengan hati yang jujur mampu menggetarkan dunia. Sekali lagi saya ulang, fenomena “Om telolet, Om” telah mengajarkan kita bahwa kita selalu mempunyai sesuatu untuk diceritakan.

Dan saya punya kecurigaan bahwa bisa jadi ‘Om telolet, Om” adalah keriaan di ujung tahun sebagai pertanda utuk memasuki tahun 2017 yang lebih baik. Siapa tau, kan? Jadi selamat menyongsong tahun baru. Bunyikanlah terompet kalian keras-keras. Kalo kalian gak punya terompet, minta aja orang lain yang punya untuk membunyikannya. Caranya?

Teriak aja “Om, telolet, Om!”

30/12/2016

Berharap kesempurnaan dalam diri seseorang hanya akan membuat yang sederhana menjadi rumit, lelah hati dan hilang rasa syukur.

Semakin banyak menuntut kesempurnaan, semakin bersiaplah untuk kecewa.

Maka berhentilah menuntut pasangan yang untuk menjadi sempurna. Toh diri ini juga jauh dari sempurna.

Karena memang dibutuhkan dua orang yang ‘tidak sempurna’ supaya keduanya belajar untuk menghargai.

Belajar menghargai ketidaksempurnaannya adalah bagian dari keberanian mengakui bahwa diri ini juga tak sempurna.

30/12/2016

Mencela mereka yang berjuang untuk Islam, tak akan menjadikan dirimu mulia. Bisa jadi malah sebaliknya. Dukung dan doakan saudara kita yang berjual untuk Islam.

30/12/2016

*Berkumpul dengan orang-orang yg sholeh akan mengubahmu dari 6 perkara kepada 6 perkara:*

1. Dari keraguan dlm perkara agama, menjadi yakin.
2. Dari sikap riya' dlm beribadah, menjadi ikhlas.
3. Dari lalai mengingat Allah, menjadi senantiasa berdzikir.
4. Dari cinta dunia, menjadi cinta akhirat.
5. Dari sombong, menjadi tawadhu'.
6. Dari yg mudharat, menjadi senantiasa maslahat.
_*(Imam Ibnul Qayyim)*_

30/12/2016

📗 *"RIYA' TERSELUBUNG"*

Syaitan tidak berhenti berusaha menjadikan amalan anak Adam tidak bernilai di sisi Allah. Diantara cara jitu syaitan adalah menjerumuskan anak Adam dalam berbagai model riyaa'. Sehingga sebagian orang "KREATIF" dalam melakukan riyaa', yaitu riyaa' yang sangat halus dan terselubung. Diantara contoh kreatif riyaa' tersebut adalah:

*Pertama* : Seseorang menceritakan keburukan orang lain, seperti pelitnya orang lain, atau malas sholat malamnya, tidak rajin menuntut ilmu, dengan maksud agar para pendengar paham bahwasanya ia tidaklah demikian. Ia adalah seorang yang dermawan, rajin sholat malam, dan rajin menuntut ilmu. Secara tersirat ia ingin para pendengar mengetahui akan amal ibadahnya.

Model yang pertama ini adalah model riya' terselubung yang terburuk, dimana ia telah terjerumus dalam dua dosa, yaitu mengghibahi saudaranya dan riyaa', dan keduanya merupakan dosa besar. Selain itu ia telah menjadikan saudaranya yang ia ghibahi menjadi korban demi memamerkan amalan sholehnya

*Kedua* : Seseorang menceritakan nikmat dan karunia yang banyak yang telah Allah berikan kepadanya, akan tetapi dengan maksud agar para pendengar paham bahwa ia adalah seorang yang sholeh, karenanya ia berhak untuk dimuliakan oleh Allah dengan memberikan banyak karunia kepadanya.

*Ketiga* : Memuji gurunya dengan pujian setinggi langit agar ia juga terkena imbas pujian tersebut, karena ia adalah murid sang guru yang ia puji setinggi langit tersebut. Pada hakikatnya ia sedang berusaha untuk memuji dirinya sendiri, bahkan terkadang ia memuji secara langsung tanpa ia sadari. Seperti ia mengatakan, "Syaikh Fulan / Ustadz Fulan…luar biasa ilmunya…, sangat tinggi ilmunya mengalahkan syaikh-syaikh/ustadz-ustadz yang lain. Alhamdulillah saya telah menimba ilmunya tersebut selama sekian tahun…"

*Keempat* : Merendahkan diri tapi dalam rangka untuk riyaa', agar dipuji bahwasanya ia adalah seorang yang low profile. Inilah yang disebut dengan "Merendahkan diri demi meninggikan mutu"

*Kelima* : Menyatakan kegembiraan akan keberhasilan dakwah, seperti banyaknya orang yang menghadiri pengajian, atau banyaknya orang yang mendapatkan hidayah dan sadar, akan tetapi dengan niat untuk menunjukkan bahwasanya keberhasilan tersebut karena kepintaran dia dalam berdakwah

*Keenam* : Ia menyebutkan bahwasanya orang-orang yang menyelisihinya mendapatkan musibah. Ia ingin menjelaskan bahwasanya ia adalah seorang wali Allah yang barang siapa yang mengganggunya akan disiksa atau diadzab oleh Allah.

Ini adalah bentuk tazkiyah (merekomendasi) diri sendiri yang terselubung.

*Ketujuh* : Ia menunjukkan dan memamerkan kedekatannya terhadap para dai/ustadz, seakan-akan bahwa dengan dekatnya dia dengan para ustadz menunjukkan ia adalah orang yang sholeh dan disenangi para ustadz. Padahal kemuliaan di sisi Allah bukan diukur dari dekatnya seseorang terhadap ustadz atau syaikh, akan tetapi dari ketakwaan. Ternyata kedekatan terhadap ustadz juga bisa menjadi ajang pamer dan persaingan.

*Kedelapan* : Seseorang yang berpoligami lalu ia memamerkan poligaminya tersebut. Jika ia berkenalan dengan orang lain, serta merta ia sebutkan bahwasanya istrinya ada 2 atau 3 atau 4. Ia berdalih ingin menyiarkan sunnah, akan tetapi ternyata dalam hatinya ingin pamer. Poligami merupakan ibadah, maka memamerkan ibadah juga termasuk dalam riyaa'.

Para pembaca yang budiman, ini sebagian bentuk riyaa' terselubung, semoga Allah melindungi kita dari terjerumus dalam bentuk-bentuk riyaa’ terselubung tersebut. Tidak perlu kita menuduh orang terjerumus dalam riyaa' akan tetapi tujuan kita adalah untuk mengoreksi diri sendiri.

Hanya kepada Allahlah tempat meminta hidayah dan taufiiq.

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu.

29/12/2016

💧💦EMBUN PAGI💦💧
Jum'at, 30 Desember 2016
30 Robi'ul awal 1438 H
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌸
Hadits: "Sesungguhnya Allah sangat mencintai mereka yang melaksanakan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh" (HR. Thabrani)
🍀
Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya (QS.53:39)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

29/12/2016

Inilah 6 Hak Sesama Muslim

“Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada enam:

1) Jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam,
2) Jika dia mengundangmu maka datanglah,
3) Jika dia meminta nasehat kepadamu maka berilah nasehat,
4) Jika dia bersin lalu mengucapkan Alhamdulillah maka doakanlah,
5) Jika dia sakit maka jenguklah,
6) dan jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya“
(HR. Muslim).
Silahkan di share ya ^_^
Saling mengingatkan dan mendo'akan..
Semoga bermanfaat ^_^

Address

Ceper

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kembang Anggrek posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category