07/08/2025
🌙 Semalam di Pesantren
ﺑِﺴْـــــــــــــــــﻢِ الله ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ. ﺑِﺴْـــــــــــــــــﻢِ الله وبحمده. اَلسَلامُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اَللهِ وَبَرَكاتُه
Catatan Hati Wali Santri:
Ada sesuatu yang tak bisa didefinisikan dengan kata-kata ketika kami—sepasang orang tua biasa—memutuskan untuk menginap semalam di pesantren tempat anak kami mondok. Bukan karenap fasilitasnya yang megah, bukan p**a karena kemewahan yang memanjakan, tapi karena suasana yang lembut mengetukp hati.
Malam itu, suara ngaji bergema dari surau kecil di pojok pondok. Santri-santri muda dengan wajah jernih, satu per satu bergiliran melantunkan ayat-ayat suci dengan tajwid yang pas dan adab yang tertata. Kami saling pandang dalam diam. Rasanya, malam itu bukan hanya anak kami yang sedang belajar... kami juga sedang dididik.
Kami lihat anak-anak muda yang tak sibuk dengan gawai, tak sibuk dengan keluh kesah, tapi sibuk dengan ilmu dan adab. Mereka menghormati guru dengan pandangan penuh hormat, menyebut nama orang tua mereka dengan haru, dan saling bantu dalam pekerjaan kecil di pondok. Mungkin beginilah seharusnya sebuah generasi dipersiapkan: bukan hanya untuk pandai, tapi juga untuk siap memikul tanggung jawab hidup dan akhirat.
Dan sang Kiyai... ah, beliau bukan hanya pengajar, tapi benar-benar pengasuh. Lembut ucapannya, tapi mantap arahannya. Kami paham kini mengapa anak kami mulai berubah—dari anak yang rewel jadi lebih dewasa, dari anak yang manja jadi lebih mandiri. Karena di sini, mereka dibimbing bukan hanya dengan buku, tapi dengan doa dan cinta.
Semalam di pesantren, cukup untuk membuat kami berdua menangis dalam doa malam. Bukan air mata sedih, tapi haru dan syukur—karena Allah telah mengarahkan kaki anak kami ke tempat yang mulia ini.
Untuk para guru, ustadz, dan kiyai yang mungkin tidak pernah menuntut balasan—izinkan kami mengucap dari hati yang paling dalam: terima kasih. Kalian sedang menanamkan benih-benih surga dalam dada anak-anak kami. Dan kami tahu, kelak mereka akan tumbuh menjadi pohon yang teduh bagi umat dan keluarga.
Semoga Allah menjadikan lelah kalian sebagai jalan menuju ridha-Nya. Aamiin.
فجَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا....
والله الموفق والهادي ال سبيل الرشاد. والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Buol, 7 Agustus 2025
✍🏻 M. Rafi’i Amin