Danial ibnu Suaib

Danial ibnu Suaib بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِDengan nama Allah SWT.

Yang maha pengasih lagi maha penyayang

Segenap puji bagi Allah SWT yang telah mengkaruniakan petunjuknya agar kita memeluk agama islam, t

18/02/2025

fakta menarik bumi

16/03/2021

Rasullullah dan pengemis buta.

Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah seorang pengemis Yahudi buta hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata ”Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”. Setiap pagi Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan, dan tanpa berkata sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapi makanan yang dibawanya kepada pengemis itu walaupun pengemis itu selalu berpesan agar tidak mendekati orang yang bernama Muhammad.

Rasulullah SAW melakukannya hingga menjelang Beliau SAW wafat. Setelah kewafatan Rasulullah tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.ha. Beliau bertanya kepada anaknya, ”anakku adakah sunnah kekasihku yang belum aku kerjakan”, Aisyah r.ha menjawab pertanyaan ayahnya, ”Wahai ayah engkau adalah seorang ahli sunnah hampir tidak ada satu sunnah pun yang belum ayah lakukan kecuali satu sunnah saja”. ”Apakah Itu?”, tanya Abubakar r.a. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana”, kata Aisyah r.ha.

Keesokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikannya kepada pengemis itu. Abubakar r.a mendatangi pengemis itu dan memberikan makanan itu kepada nya. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, ”siapakah kamu ?”. Abubakar r.a menjawab, ”aku orang yang biasa”. ”Bukan !, engkau bukan orang yang biasa mendatangiku”, jawab si pengemis buta itu. Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut dengan mulutnya setelah itu ia berikan pada ku dengan mulutnya sendiri”, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, aku memang bukan orang yang biasa datang pada mu, aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a. ia pun menangis dan kemudian berkata, benarkah demikian?, selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.

14/03/2021

Malaysia Airlines Penerbangan 370 (MH370/MAS370) adalah penerbangan penumpang internasional terjadwal yang menghilang pada tanggal 8 ...

30/03/2020

Entah tulisan siapa ini? Menyentuh dan sangat mengharu biru kan 😭

KETIKA ALLAH SWT TAK MAU MENERIMA KITA DI RUMAHNYA.
TANYA KENAPA.

Allah SWT menurunkan mahluk-Nya yang tak dapat dilihat mata karena terlalu kecil;
bernama CORONA di awal November,
di sebuah negeri yang tak mengenalNya : Wuhan.

Kini si mahluk kecil itu memporak porandakan segala sendi kehidupan 2/3 dunia.
Ekonomi global mengalami anomali yang sulit dinalar.

Ketakutan dimana mana.
Kematian cukup banyak hanya dalam waktu singkat saja.

Saat umroh dilarang oleh otoritas Saudia,. kita masih tidak terlalu risau karena hanya orang mampu dan terpanggil yang bisa melakukannya.

Kita masih bisa berapologi :
" ...Ah umroh kan gak wajib. Lagian rumah Allah kan bukan cuma di Mekkah Madinah.. masih ada Masjid².. Gak masalah Umroh ditutup..."

Pada detik itu,
Hanya berfikir : Allah menutup pintu rumah besarNya hanya untuk kaum - kaum jauh.
Allah hanya memberikan kesempatan pada penduduk sekitar dan para pelayan sejati yang diperbolehkan bertawaf di baitul atiqNya...

Namun tadi malam,. Majelis Ulama Indonesia MUI mengeluarkan fatwa pelarangan Sholat Jumat, Taraweh Ramadhan dan pelaksanaan Sholat Iedul fitri untuk daerah terdampak corona yg ditetapkan pemerintah.
Dan bisa jadi meluas dari yang sekarang.
Bahkan Mudikpun akan dilarang..

Bertanya dalam renung.
Apakah Engkau marah Rabb-ku ?
Ketika sebelum ini :
Masjid² Megah namun Sepi..
Musholla² Bertebaran namun Berdebu...
Taraweh Ramai namun hanya di Awal Ramadhan..
Lebaran katanya Mudik, namun tetap hanya notifikasi WA-lah yang saling Bermaafan...

Ya Rabb..

Saat tak dibebaskan lagi bagi kami bersujud di rumahMu yang suci,
Saat terbatasi bagi kami berjamaah dengan para jamaah saudara seiman kami,
Baru kami Paham :
Arti Kehilangan..

Betapa mulai sunyi pengeras suara masjid disekitaran kami dari celoteh kanak² dan pujian²..

Betapa sepi jalanan depan rumah kami dari ramainya TPA dan ibu² yang hendak pengajian...

Betapa terasa saat semua hal yang selama ini kami abaikan itu, telah selanjutnya jadi pelarangan..

Nikmat yang Dicabut itu,
Barulah menggerogoti Relung Kedamaian..

Ya Allah,
Pesan Cinta apa yang ingin Kau sampaikan?

Atau memang sudah tak sudi lagi,
Engkau melihat wajah kami, mendengar keluh kesah kami, menatap tangis kami dan meraba senyum bahagia kami di Rumah²Mu ?

Ya Rabb sekarang kami bisa merasakan bagaimana perasaan saudara kami di Uiyghur, Myanmar, Suriah dan Palestina yang harus berjuang untuk bisa berada di masjid²Mu.

Sementara kami,
Malah sering dan seringkali malas menuju masjid yg hanya beberapa langkah dengan aman dan nyaman..

Ya Rabb kini kami sadar arti silahturahmi yang dulu kami anggap hanya basa basi.
Sekarang kami tak bisa dalam kerumunan dan forum dakwah yang mendatangkan banyak orang lagi..

Corona..
Mahluk Kecil Tak Nampak oleh Mata..
Namun mampu merusak Tatanan Ketenangan dunia..

Ya Rabb jangan kau buat ramadhan kami nanti akan terasa sepi hambar.
Membayangkan tak ada sholat taraweh berjamaah, tadarrus ramai ramai, dan membangunkan sahur sambil berkeliling kampung.
Apalagi membayangkan : Tak ada lagi mudik berdesakan...

Jangan ya Rabb...
jangan ya Rabb...
Jangan Kau cabut Nikmat yang berpuluh tahun kami nikmati namun telah kami abaikan..

Apa Engkau Menyentil kami?
Ketika ada kesempatan,
Kami malah cukup mengumbar WA KoPas-an untuk bermaafan?

Apa Engkau MengKapoki kami?
Ketika takziah yang 1 kota saja,
Kami hanya titip kalimat Innalillah melalui Grup Rekan dan Teman?

Jangan Kau cabut Nikmat ini ya Rabb..
Karena kini,
kami akhirnya benar² hanya bisa bertemu dalam tegur WA atau Kalimat Telpon dan Pesan..

Engkau menuruti kami Ya Rabb..
Menuruti pengabaian kami..
Yang kami ciptakan sendiri..

Maafkan kami Rabbi..
Maafkan kami..

Masihkah ada kesempatan lagi?
Bukankah Maha PengasihMu,
Melebihi MurkaMu pada kami ?

Ya Rabb..
Hidupnya Mahluk Corona adalah semata mata atas KehendakMu.
Engkau yang Menghidupkan segalanya..
Engkaupun yang Mematikan segalanya..

Mohon Ya Rabb
Panggil kembali mahluk corona ke tubuh tubuh hewan seperti sebelumnya.
Cukupkan tugas mereka untuk mengingatkan kami semua.

Ya Allah,
Berilah obat untuk wabah ini.
Dan Berilah tobat bagi kami..

Pertemukan kami dengan ramadhan penuh berkah,
Tanpa Corona antara Kita.
Aamiin ya rabbal alamin.

Bagikan 5 grup karena ucapan adalah do'a semoga Allah mengabulkan permintaan kita Aamiin.. 🙏

Tolong Aamiinkan ramai ramai ❤
keseluruh medsos kemana saja agar gema aamiin didengar oleh Azza Wajalla wa Maliki yaumudin 🙏

16/03/2020

*Pondok pesantren bukan lagi alternatif pendidikan di Indonesia bagi orang tua, dan memang seharusnya begitu karena ponpes adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang telah melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh baik di NKRI.

Sayangnya, banyak orang tua yang tidak kuat mental ketika mengirimkan anaknya menuntut ilmu jauh dari kampung. Mereka mengira akan sama saja dengan menyekolahkan anak dekat-dekat rumah.

Akhirnya, sebagian dari wali santri gagal, putus dijalan karena hatinya belum kokoh. Untuk itu, melalui halaman ini saya ingin memotivasi para orang tua atau calon wali santri untuk mempersiapkan hal-hal berikut saat memondokkan putra-putri mereka.

Tips ini berasal dari Pimpinan Pondok Modern Gontor, Kiyai Hasan Abdullah Sahal, di singkat dengan istilah TITIP.

1. Tega
Huruf T yang pertama adalah Tega. Orang tua harus tega meninggalakan anaknya di pondok. Biasanya para ibu punya sindrom gak tegaan.

Yakinkan pada diri Anda bahwa di pesantren putra-putri ibu dididik bukan dibuang, diedukasi bukan dipenjara. Harus tega, karena pesantren adalah medan pendidikan dan perjuangan.

Yakinlah keadaan anak bapak jauh lebih baik dibanding keadaan saat Nabi Ibrahim alaihissalam meninggalkan putranya di gurun yang tandus tidak ada pohon sekalipun, apalagi MCK dan warteg.

ربنا إني أسكنت من ذريتي بواد غير ذي زرع …

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman … (Ibrahim [14]: 37)

2. Ikhlas
“I”… ikhlas. Sebagaimana kita sadar, bahwa anak kita dididik, dan diajar, kita juga harus ikhlas purta-putri kita menjalani proses pendidikan itu; dilatih, ditempa, diurus, ditugaskan, disuruh hafalan, dibatasi waktu tidurnya, dan sebagainya.

Kalau merasa anak Anda dibuat tidak senyaman hidup dirumah, silakan ambil anak itu serkarang juga.

Pondok bukan funduk (hotel), pesantren tidak menyediakan pesanan. Lagi p**a, guru dan ustadz belum tentu dibayar dari uang kita. Silakan baca artikel; sistem manajemen pembiayaan Pondok Pesantren Darussalam Gontor.

3. Tawakkal
Huruf T kedua adalah Tawakkal. Setelah menetapkan hati untuk tega dan ikhlas, serahkan semua pada Allah.

Berdoalah! Karena pesantren bukan tukang sulap, yang dapat mengubah begitu saja santri-santrinya. Kita hanya berusaha, Allah azza wa jalla mengabulkan doa.

Doa orang tua pada anaknya pasti dikabulkan. Minta juga anak untuk rajin berdoa karena doa penuntut ilmu mustajab.

4. Ikhtiar
Untuk poin ini yang utama adalah dana. Tidak semua pondok merupakan lembaga amal. Banyak pondok yang tidak menggaji ustadznya, masa’ harus dibebani dengan membiayai santrinya juga.

Imam Syafi’i sendiri berpesan mengenai syarat menuntut ilmu adalah dirham (baca: uang/rupiah). Insyallah, semua yang dibayarkan bapak-ibu 100% kembali pada anak-anak.

5. Percaya
Yang terakhir, Percaya. Percayalah bahwa anak bapak-ibu dibina, betul-betul dibina. Semua yang mereka dapatkan di pondok adalah bentuk pembinaan. Jadi kalau melihat anak-anakmu diperlakukan bagaimanapun, percayalah itu adalah bentuk pembinaan.

Jadi, jangan salah paham, jangan salah sikap, jangan salah persepsi.

Jangan sampai, ketika ibu-bapak berkunjung menjenguk anak, kebetulan melihat putra-putrinya sedang mengangkut sampah, kemudian wali santri mengatakan “ngak bener nih pondok, anak saya ke sini untuk belajar, bukan jadi pembantu”.

Ketahuilah bapak, ibu… putra-putrimu pergi ke pesantren untuk kembali sebagai anak berbakti. Jangan beratkan langkah mereka dengan kesedihanmu. Ikhlaskan, semoga Allah rahmati jalan mereka.

Izinkan saya menutup tulisan ringkas ini dengan sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

زر غبا تزدد حبا

Bertemulah jarang-jarang agar cinta makin berkembang.

(Abu Dawud, Ibnu Hibban)*

16/03/2020

*HATI-HATI HILANG KEBERKAHAN ILMU KARENA ETIKA WALI MURID*

Dari: Bu Nyai Ida Lirboyo

Sebuah Kisah Inspiratif di zaman Syekh Abdul Qadir Al-Jailani....

Ada seorang yang busuk hatinya ingin memfitnah Syekh Abdul Qadir..

lalu ia berupaya mencari jalan untuk memfitnahnya..

Maka ia membuat lubang di dinding rumah Syekh Abdul Qadir dan mengintipnya..

Kebetulan ketika ia mengintip Syekh Abdul Qadir..

ia melihat Syekh Abdul Qadir sedang makan dengan muridnya..

Syekh Abdul Qadir s**a makan ayam..

dan setiap kali ia makan ayam dan makanan yang lain.. ia akan makan separuh saja

lebihan makanan tersebut akan diberi kepada muridnya.

Maka orang tadi pergi kepada bapak dari murid Syekh Abdul Qadir tadi.

Bpk punya anak yg namanya ini?

Jawab si bapak: ya ada..

Apakah benar anak bpk belajar dengan Syekh Abdul Qadir?

Jawab si bapak: ya.

Bpk tahu, anak Bpk diperlakukan oleh Syekh Abdul Qadir Jailani seperti seorang hamba sahaya dan kucing saja..

Syekh Abdul Qadir beri lebihan sisa makanan pada anak Bpk...

Maka si bapak tidak puas hati lalu ke rumah Syekh Abdul Qadir..

*Wahai tuan syekh, saya menghantar anak saya kepada tuan syekh bukan untuk jadi pembantu atau dilakukan seperti kucing*...

*Saya hantar kepada tuan syekh, supaya anak saya jadi alim ulama'*...

Syekh Abdul Qadir hanya jawab ringkas saja..

*Kalau begitu ambillah anakmu*...

Maka si bapak tadi mengambil anaknya untuk p**ang..

Ketika keluar dari rumah syekh menuju jalan p**ang..
bapak tadi bertanya pada anaknya beberapa hal mengenai ilmu hukum syariat ... ternyata kesemua soalannya dijawab dengan betul..

Maka bapak tadi berubah fikiran untuk kembalikan anaknya kepada tuan Syekh Abdul Qadir..

*Wahai tuan syekh terimalah anak saya untuk belajar dengan tuan kembali*...

Tuan didiklah anak saya.. ternyata anak saya bukan seorang pembantu dan juga diperlakukan seperti kucing...

Sy melihat ilmu anak sy sangat luar biasa bila bersamamu..

Maka jawab tuan Syekh Abdul Qadir..

*Bukan aku tidak mau menerimanya kembali*.. *tapi ALLAH sudah menutup pintu hatinya untuk menerima ILMU*..

*ALLAH sudah menutup futuhnya untuk mendapat ilmu*... *disebabkan seorang AYAH yang tidak beradab kepada GURU*... *maka anak yang menjadi korban*...

*Begitulah ADAB dalam menuntut ilmu*...

*Anak, Ibu, ayah dan siapa pun perlu menjaga adab kepada guru*...

*Betapa pentingnya adab dalam kehidupan seharian kita*...

Kisah di atas menceritakan seorang ayah yang tiada adab pada guru..

*Bagaimana kalau diri sendiri yang tiada adab, memaki dan mengaibkan gurunya*...

Kata ulama: *Satu perasangka buruk saja kepada gurumu*... *Maka Allah haramkan seluruh KEBERKAHAN* *yang ada pada gurumu kepadamu*.

Semoga Allah jadikan kita orang yang beradab kepada makhluknya terlebih lagi kepada guru yang mengajarkan ilmu kepada kita dan atau anak kita... Aamiin..🤲🤲

12/03/2020

Breaking NewS ! TERNYATA MEMBACA AL-QUR'AN SETELAH MAGHRIB & SUBUH DAPAT MENINGKATKAN KECERDASAN OTAK SAMPAI 80%, TOLONG DI SHARE YA SOBAT

Media Informasi Islam - Inilah kedahsyatan dan manfaat dibalik doa dan membaca al-qur'an setelah maghrib dan subuh subhanallah semoga setelah membaca artikel ini kita bisa meningkatkan iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Aamiin, Tahukah Anda? Ternyata Membaca Al-Qur'an Sesudah Maghrib & Subuh Itu Manfaatnya Luar Umum, Menurut hasil penelitian, ternyata membaca Al-Qur’an setelah waktu sholat Maghrib dan Subuh itu dapat tingkatkan kecerdasan otak hingga 80 %. Hal ini karena disana ada perubahan dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari.

Diluar itu, ada tiga kesibukan sekaligus, yaitu membaca, melihat dan mendengar. Ada banyak hal yang dapat mengakibatkan seseorang itu kuat ingatan atau hafalannya, salah satunya :

Menyedikitkan makan
Membiasakan melakukan beribadah shalat malam
Dan membaca Al-Qur’an sambil saksikan pada mushaf
Tidak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan pada daya ingat manusia, dan juga berikan ketenangan pada seseorang kecuali membaca dengan Kitab Suci Al-Qur’an. Diluar itu, membaca Al-Qur’an juga menghadirkan pahala dari Allah SWT.

Dokter ahli jiwa, Dr. Al Qadhi melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat (AS) sukses menunjukkan bila hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an, jadi seorang Muslim itu, baik mereka yang dapat berbahasa Arab maupun bukan, bisa rasakan perubahan sebagaimana berikut :

Fisiologis yang begitu besar Penurunan depresi, kesedihan Mencegah berbagai jenis penyakit yaitu pengaruh umum yg dirasa beberapa orang yang menjadi objek penelitiannya

Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit pada aliran listrik.

Dari hasil uji cobanya ia berkesimp**an, bila membaca Al-Qur’an punya pengaruh besar hingga 97 % dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit. Dalam laporan sebuah penelitian yang di sampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984 dijelaskan, Al-Qur’an dapat dibuktikan bisa menghadirkan ketenangan hingga 97 % buat mereka yang mndengarkannya. Masya Allah…

Untuk itu, mari saat ini kita mulai menyempatkan diri kita sebagian menit dari 24 jam di hari kita, yang didapatkan oleh Allah SWT untuk membaca, merenungi, mentadaburi dan mengerti isi yang ada didalam Kitab Suci Al-Qur’an.

Semoga Bermanfaat..dan niat kita Amalkan dan sampaikan kepada saudara kita ya biar sampai ke Akhaerat !
Aamiin YRA...
[4/11 3.17 AM] M. Rusli Abdillah kpmkb: *AKIBAT MEMBACA ALQURAN TERUS MENERUS*

*Berkata Abdul Malik bin Umair:*

*"Satu-satunya Manusia yang Tidak Tua*[ awet muda dan tidak pelupa adalah orang yang selalu membaca Al-Quran".

*"Manusia yang Paling Jernih Akalnya* adalah para pembaca Al-Quran".

*Berkata Al-imam Qurtubi :*
"Barang siapa yang membaca *Al-Quran*, maka Allah akan menjadikan *Ingatannya Segar* meskipun Umurnya telah mencapai 100 tahun".

*Imam Besar Ibrahim al-Maqdisi memberikan wasiat pada muridnya Abbas bin Abdi Daim Rahimahullah.*

"Perbanyaklah membaca *Al-Quran* jangan pernah kau Tinggalkan, kerana sesungguhnya setiap yang kamu Inginkan akan dlMudahkan Setara dengan yang kamu baca".

*Berkata Ibnu Solah :*

"Bahawasannya para Malaikat Tidak Diberi Keutama'an untuk membaca *Al-Quran*, maka oleh kerana itu para Malaikat Bersemangat untuk selalu Mendengar saja dari Bacaan Manusia".

*Berkata Abu Zanad :*

"Di tengah malam, aku keluar menuju Masjid Rasulullah SAW. sungguh tidak ada satu Rumahpun yang aku lewati melainkan padanya ada yang Membaca *Al-Quran".*

*Berkata sebagian ahli tafsir :*

"Manakala kita menyibukkan diri dengan *Al-Quran* maka kita akan Dibanjiri oleh sejuta Keberkahan dan Kebaikan di dunia".

"Kami memohon kepada *Allah* agar memberikan taufiqnya kepada Kami dan semua yang membaca tulisan ini untuk selalu membaca *Al-Quran* dan mengamalkan kandungannya".

Bila anda Cinta pada *Al-Quran* maka sebarkanlah. Demi *Allah,* sekian banyak orang yang membaca *Al-Quran* maka pahala akan mengalir pada anda.

*JADIKAN ALQURAN TEMAN DI DUNIA DAN PENOLONG DI AKHERAT*

Aamiin yaa robbal alaamiin...silakan di bagikan.semoga bermanfaat.Aamiin.

🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋

08/03/2020

PADA SAAT ENGKAU MATI…

BBG AL ILMU

🌴🌴🌴
Inilah di antara tulisan terbaik Syekh Ali Thanthawi Rahimahullah:

“…Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, karena kaum muslimin akan mengurus jasadmu.

Mereka akan melucuti pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanimu lalu membawamu ke tempatmu yang baru, kuburan.

🌴🌴🌴
Akan banyak orang yang mengantarkan jenazahmu bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaannya untuk ikut menguburkanmu.

Dan mungkin banyak yang sudah tidak lagi memikirkan nasihatmu pada suatu hari….. Barang barangmu akan dikemas; kunci kuncimu, kitab, koper, sepatu dan pakaianmu. Jika keluargamu setuju barang-barang itu akan disedekahkan agar bermanfaat untukmu.

🌴🌴🌴
Yakinlah; dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dengan kepergianmu.

Ekonomi akan tetap berlangsung!
Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain.

Hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu. Sedangkan kamu yang akan dihisab dan diperhitungkan untuk yang kecil dan yang besar dari hartamu!

🌴🌴🌴
Kesedihan atasmu ada 3 :

** Orang yang mengenalmu sekilas akan mengatakan, kasihan.

** Kawan-kawanmu akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa!

** Di rumah ada kesedihan yang mendalam! Keluargamu akan bersedih seminggu dua minggu, sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun?? Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip kenangan!

🌴🌴🌴
Demikianlah “Kisahmu telah berakhir di tengah-tengah manusia”.
Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, AKHIRAT !!

Telah musnah kemuliaan, harta, kesehatan, dan anak.
Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta.
Kini hidup yang sesungguhnya telah dimulai.

🌴🌴🌴
Pertanyaannya adalah:
APA PERSIAPANMU UNTUK KUBURMU DAN AKHIRATMU ??

Hakikat ini memerlukan perenungan.

Usahakan dengan sungguh-sungguh;
Menjalankan kewajiban-kewajiban,
hal-hal yang disunnahkan,
sedekah rahasia,
merahasiakan amal shalih,
shalat malam,

Semoga saja engkau selamat.

🌴🌴🌴
Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini insyaAllah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat.

“Berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang orang mukmin”

(Diterjemahkan oleh Ustadz Ainul Haris حفظه الله تعالى )

========🌴🌴🌴🌴🌴========

Address

Salu Salue
Bulukumba

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Danial ibnu Suaib posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Danial ibnu Suaib:

Shortcuts

Share

Category