22/07/2024
*”Menjaga Kehormatan Nabi ﷺ, Ke-1”*
Kecintaan kepada Nabi ﷺ ialah ciri khas seorang muslim dan itu merupakan bentuk kecintaan kepada Allah juga, sebagaimana firman Allah :
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ
Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu (QS. Al Imran : 31)
Allah telah memerintahkan hamba-Nya jika mengakui mencintai-Nya, maka ikuti Nabi ﷺ dari berbagai seluk beluk kehidupan. Oleh karena itu, di setiap waktu kita selalu mengikuti tuntunan beliau, sebagai bukti cinta kepada Rasulullah ﷺ.
Di antara bukti cinta kepada nabi yang sering dilupakan, ialah menjaga muruah dan kemuliaan Nabi ﷺ. Dimana kita berusaha menjaga agar tidak ada kebohongan yang di sandarkan kepada nabi ﷺ.
Sebab banyak di zaman sekarang orang dengan tidak sadar telah menjatuhkan kemulian nabi ﷺ, dengan menyebarkan hadits-hadits palsu (kedustaan atas nama nabi).
Kenapa penting menjaga, agar tidak berdusta kepada Nabi ?
1. Seperti seorang yang istri berusaha menjaga agar tidak ada orang lain yang berdusta mengatas namakan suaminya.
Si suami sedang bekerja keluar kota selama 1 minggu, pada suatu pagi datang seseorang tidak dikenal mengatakan bahwa suami mu telah memberikan tanah kebun di depan rumah mu ke temannya si A.
Tentu si istri terkejut dan tidak langsung percaya, bahkan ia akan menelepon suaminya memastikan berita tersebut. Sebab ini tanah sekian ratus meter akan hilang diambil orang.
Itu baru seorang suami istri yang mengaku saling cinta, bagaimana dengan Nabi yang lebih utama di cintai dan dampak negatif jika seseorang berdusta atas nama nabi ? bukan rugi dunia saja, tapi akhirat juga.
2. *Karena berdusta atas nama nabi termasuk dosa-dosa besar,* Imam Al Hafidz Ad Dzahabi yang lahir abad 8 Hijriah menyusun kitab Al-Kaba’ir (dosa-dosa besar). Berdusta atas nama Nabi termasuk ke dalam dosa besar.
Jika selama ini takut berbuat syirik, berzina, durhaka kepada Orang Tua. Maka ketahuilah berdusta atas nama Nabi dan semua yang tadi sama-sama dosa besar yang harus dihindari.
3. *Rasulullah telah memastikan langsung,* orang yang berdusta atas nama nabi di ancam akan masuk neraka, sebagaimana dalam hadits shahih yang mutawatir diriwayatkan oleh ratusan sahabat nabi dan ulama hadits:
مَن كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا، فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
“Barang siapa berdusta atasku dengan sengaja, maka hendaknya ia bersiap-siap mengambil tempatnya di neraka” (HR. Bukhari dan Muslim)
Wallahu A’lam, Insyaa Allah bersambung...
Oleh : Raihan Faqoth. Mahasantri S1 Ushul Fiqh, Ma’had Aly Sumatera Thawalib Parabek.
👉 SILAHKAN SEBARKAN TANPA MENGUBAH ISINYA 👍
https://chat.whatsapp.com/EgVfn3YrjU98MT3iD0XDMi