04/07/2020
مراتب العلم
أول العلمٍ التواضعُ
ثم الصمت
ثم الاستماع
ثم فهمه
ثم حفظه
ثم العمل به
ثم نشره
Tahapan-tahapan ilmu.
1. Tawadlu. Yakni kerendahan hati seorang santri (tidak sombong; takabbbur) untuk menerima ilmu walaupun dari guru yang lebih muda usianya, yang derajat atau nasabnya di bawahnya.
2. Diam. Tidak menanyakan sesuatu yang tidak atau kurang berfaidah pada guru. Tidak menanyakan yang tidak sedang disampaikan guru. Karena guru yang robbani akan tau kemampuan dan kebutuhan ilmu seorang murid.
3. Mendengar secara seksama keterangan guru. Raga dan sekaligus hati ikut hadir di majlis ilmu.
4. Memahami sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh kyai.
5. Menjaga ilmu. Dengan tidak bosan bosan mengulang walaupun materi yang sederhana sekalipun. Juga senantiasa menjaga ilmu nya dengan cara menjauhi maksiat. Ulama menyebutkan, satu maksiat dapat menyebabkan lupa satu bab ilmu.
6. Mengamalkan ilmu. Sebagaimana --agar bersih dari kotoran-- harta wajib dizakati dengan memberikan pada yang berhak, demikian juga ilmu. Ia wajib diamalkan dengan ikhlas agar ilmu kita benar-benar bermanfaat terutama bagi diri sendiri terlebih dahulu.
7. Menebarkannya. Yakni mengajarkan pada yang membutuhkan ilmu. Seorang santri yang mengharapkan pahala dan ridlo Nya, walaupun ilmu nya sedikit, ia tetap bersemangat tinggi agar ia menjadi bagian dari golongan yang menunjukkan kebaikan pada orang lain. Ia berprinsip bahwa yang menunjukkan kebaikan pada orang lain maka ia bagaikan pelaku kebaikan itu sendiri. Menebar ilmu (kebaikan) berbalas 10 kali lipat pahala. Dan jika ilmu itu diamalkan orang lain, maka ia yang menunjukkan kebaikan mendapatkan yang 10 kali lipat dari 10 kali lipat pahala ilmu yang ia ajarkan atau sama dengan 100 kali lipat. Demikian seterusnya hingga hari akhir.
Karenanya, menurut para ulama, manusia yang paling banyak pahala dan lipatan pahalanya ada Rasullullah shollallahu 'alaihi wa sallam. Karena, beliau lah manusia pertama yang mengajak jin dan manusia pada kebaikan (Islam) setelah masa fatroh; kevakuman para nabi dan rasul.
Setiap kebaikan, yang dilakukan oleh umat nya dimulai dari santri pertama yang merupakan para shohabat hingga orang beriman terakhir sebelum kiamat, adalah karena jasa nasyrul ilmi; menebar ilmu yang dilakukan oleh Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam.
Jika benar-benar melalui tahapan di atas, lalu adakah maqom semulia santri ini?
✊🇮🇩