SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan

SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan Halaman Facebook Resmi SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan

Loker guru di SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan
29/06/2025

Loker guru di SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan

Pendaftaran murid baru SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan tetap buka selama liburan.
27/06/2025

Pendaftaran murid baru SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan tetap buka selama liburan.

19/01/2023

Sosialisasi SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan di MTs N 1 Brebes.

Dirgahayu Kabupaten Brebes yang ke-345.Bangkit Bersama, Kuat Raih Prestasi.Sejarah Kabupaten BrebesAda beberapa pendapat...
18/01/2023

Dirgahayu Kabupaten Brebes yang ke-345.
Bangkit Bersama, Kuat Raih Prestasi.

Sejarah Kabupaten Brebes

Ada beberapa pendapat mengenai asal - usul nama "Brebes" yang di antaranya berasal dari kata "Bara" dan "Basah", bara berarti hamparan tanah luas dan basah berarti banyak mengandung air. Keduanya cocok dengan keadaan daerah "Brebes" yang merupakan dataran luas yang berair. Karena perkataan bara di ucapkan "bere" sedangkan basah di ucapkan "besah" maka untuk mudahnya di ucapkan "Brebes". Dalam Bahasa Jawa perkataan "Brebes atau mrebes" yang berarti tansah metu banyune yang berarti "Selalu keluar airnya".

Nama "Brebes" muncul sejak zaman Mataram. Kota ini berderet dengan kota-kota tepi pantai lainnya seperti Pekalongan, Pemalang, dan Tegal. Brebes pada saat itu merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Tegal.

Pada tanggal 17 Januari 1678 di Jepara diadakan pertemuan Adipati Kerajaan Mataram se-Jawa Tengah, termasuk Arya Martalaya, Adipati Tegal dan Arya Martapura, Adipati Jepara. Karena tidak setuju dengan acara penandatanganan naskah kerjasama antara Amangkurat Admiral dengan Belanda terutama dalam menumpas pemberontakan Trunajaya dengan imbalan tanah-tanah milik Kerajaan Mataram, maka terjadi perang tanding antara kedua adipati tersebut. Peristiwa berdarah ini merupakan awal mula terjadinya Kabupaten Brebes dengan Bupati berwenang.

Sehari setelah peristiwa berdarah tersebut yaitu tanggal 18 Januari 1678, Sri Amangkurat II yang berada di Jepara mengangkat beberapa Adipati / Bupati sebagai pengagganti Adipati-adipati yang gugur. Untuk kabupaten Brebes di jadikan kabupaten mandiridengan adipati Arya Suralaya yang merupakan adik dari Arya Martalaya. Pengangkatan Arya Suralaya sekaligus titimangsa pemecahan Kadipaten Tegal menjadi dua bagian yaitu Timur tetap di sebut Kadipaten Tegal dan bagian barat di sebut Kabupaten Brebes.

Wilayah Geografis
Kabupaten Brebes terletak di bagian Utara paling Barat Provinsi Jawa Tengah, di antara koordinat 108° 41'37,7" - 109° 11'28,92" Bujur Timur dan 6° 44'56'5" - 7° 20'51,48 Lintang Selatan dan berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi Jawa Barat. Penduduk Kabupaten Brebes mayoritas menggunakan bahasa Jawa yang yang mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh daerah lain, biasanya disebut dengan Bahasa Jawa Brebes. Namun terdapat Kenyataan p**a bahwa sebagian penduduk Kabupaten Brebes juga bertutur dalam bahasa Sunda dan banyak nama tempat yang dinamai dengan bahasa Sunda menunjukan bahwa pada masa lalu wilayah ini adalah bagian dari wilayah Sunda. Daerah yang masyarakatnya sebagian besar menggunakan bahasa Sunda atau biasa disebut dengan Bahasa Sunda Brebes, adalah meliputi Kecamatan Salem, Banjarharjo, Bantarkawung, dan sebagian lagi ada di beberapa desa di Kecamatan Losari, Tanjung, Kersana, Ketanggungan dan Larangan.

Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik (yang menceriterakan perjalanan Prabu Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu Sunda yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di p**au Jawa dan Bali pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada Perpustakaan Boedlian, Oxford University, Inggris sejak tahun 1627, batas Kerajaan Sunda di sebelah timur adalah Ci Pamali(sekarang disebut sebagai Kali Brebes atau Kali Pemali yang melintasi pusat kota Brebes) dan Ci Serayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi Jawa Tengah.

Ibukota kabupaten Brebes terletak di bagian timur laut wilayah kabupaten. Kota Brebes bersebelahan dengan Kota Tegal, sehingga kedua kota ini dapat dikatakan "menyatu".

Brebes merupakan kabupaten yang cukup luas di Provinsi Jawa Tengah. Sebagian besar wilayahnya adalah dataran rendah. Bagian barat daya merupakan dataran tinggi (dengan puncaknya Gunung Pojok tiga dan Gunung Kumbang), sedangkan bagian tenggara terdapat pegunungan yang merupakan bagian dari Gunung Slamet.

Dengan iklim tropis, curah hujan rata-rata 18,94 mm per bulan. Kondisi itu menjadikan kawasan tesebut sangat potensial untuk pengembangan produk pertanian seperti tanaman padi, hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan dan sebagainya.

Sumber: brebeskab.go.id

Mengikuti pramuka tidak hanya belajar tentang mendirikan tenda, belajar semaphore, membuat simpul tali, dan sebagainya.T...
07/01/2023

Mengikuti pramuka tidak hanya belajar tentang mendirikan tenda, belajar semaphore, membuat simpul tali, dan sebagainya.
Tetapi juga melatih hal lain yg tak kalah bermanfaat.
Melatih disiplin, mengajarkan hidup mandiri, belajar menjadi pemimpin, membangun karakter gotong royong, meningkatkan rasa kepedulian, belajar mencintai alam, dll.

Salam Pramuka.

07/01/2023

Praktikum TPAV (Teknik Pengolahan Audio & Video), kelas XII SMK Islam Bustanul Ulum.

14/03/2022
Memperingati Hari Kesaktian Pancasila.1 Oktober 2021.
01/10/2021

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
1 Oktober 2021.

Dirgahayu INDONESIABerjuang Bersama Melawan Korona, Melawan Pandemi yang tak juga kunjung usai.INDONESIA TangguhINDONESI...
16/08/2021

Dirgahayu INDONESIA

Berjuang Bersama Melawan Korona, Melawan Pandemi yang tak juga kunjung usai.

INDONESIA Tangguh
INDONESIA Tumbuh

Dapatkan twibbon ini melalui twb.nz/iduladhasmkibuktg
18/07/2021

Dapatkan twibbon ini melalui twb.nz/iduladhasmkibuktg

Address

Brebes
52263

Telephone

+6287779035224

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to SMK Islam Bustanul Ulum Ketanggungan:

Shortcuts

Share

Category