30/10/2021
MANAQIB SINGKAT AL QUTHBUL MUFRAD SULTHANUL AWLIYA HABIB TOHA BIN HASAN BIN YAHYA JATISEENG CILEDUG CIREBON
Habib Toha dilahirkan pada tahun 1192 H di Pekalongan dari Ayah bernama Habib Hasan. Nasab beliau adalah Habib Toha bin Hasan bin Toha bin Muhammad Al Qodhi bin Toha bin Muhammad bin Syekh bin Ahmad bin Yahya Ba’alawi Al Husaini.
Beliau dari kecil sampai usia 10 tahun dididik dan digembleng langsung oleh Ayah beliau, yaitu Habib Hasan, yang mana Habib Hasan merupakan tokoh ulama diberi gelar Asy-Syaikhul Akbar atau Guru Besar oleh Kesultanan Yogyakarta, dan Habib Hasan juga merupakan tokoh yang berjuang melawan penjajahan Belanda.
Setelah 10 tahun digembleng oleh Ayahanda, Habib Toha melanjutkan pencarian ilmu ke negeri nenek moyang beliau di Hadhramaut, Yaman, lalu ke Negara timur tengah lainnya, termasuk di Makkah dan Madinah, serta banyak tempat lainnya.
Setelah berkeliling mencari ilmu ke banyak tempat, Habib Toha pulang kembali ke Jawa, tepatnya di Semarang, karena Ayahanda beliau, Habib Hasan, bertempat tinggal di Semarang menjadi Senopati Kesultanan Yogyakarta bergelar KRT. Sumodiningrat yang apabila berperang seperti Singo Barong, sehingga dijuluki Mbah Singo Barong.
Habib Hasan mendidik dan mengutus putra-putra beliau menjadi telik sandi, sehingga tersebar di beberapa tempat, diantaranya Habib Alwi di Kendal, Habib Muhammad di Batang, Habib Abu Bakar di Cirebon, Habib Toha di Cirebon yang sekaligus bertugas menghadang bantuan penjajah Belanda di Batavia ke Semarang dan Yogyakarta. ....................................................................
Lanjut part 2
Silahkan klik
https://www.facebook.com/105947694663153/posts/337352661522654/
Sumber : Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Umar bin Thoha bin Yahya