Sebuah wasiat yang disampaikan seorang wanita arab bernama Umamah binti Harits kepada putrinya pada malam pengantinnya :
★putriku,Andai wasiat dibiarkan untuk akal,adab,atau kemuliaan leluhur,tentu semua itu ditinggalkan dan dijauhkan darimu.namun,wasiat adalah peringatan bagi orang yang berakal,sekaligus bagi orang lalai
★Putriku,andai seorang wanita merasa cukup karena kekayaan kedua orang tuany
a,sementara kedua orang tuanya juga amat memerlukan bantuannya,tentu ia adalah manusia yang tidak membutuhkan suami,Namun,untuk lelaki,wanita diciptakan;seperti halnya untuk wanita,lelaki diciptakan
★Putriku,kini kau telah meninggalkan suasana yang sudah terbiasa bagimu,menuju sarang yang tidak kau kenali,bersama pendamping yang tidak terbiasa bagimu,sehingga karena memilikimu,ia menjadi seorang raja,Untuk itu,jadilah budak baginya,niscaya ia menjadi seorang budak bagimu,
JAGALAH sepuluh pesan ibu,niscaya kau sukses dan menjadi buah bibir
Pesan pertama dan kedua : perlakukanlah suami apa adanya,taat dan patuhlah kepadanya,mengingat sikap menerima apa adanua akan menentramkan hati,sedangkan taat dan patuh kepada suami akan menyenangkan RABB
Pesan ketiga dan keempat : Jangan sampai kedua mata suamimu memandang sesuatu yang tidak baik darimu,dan jangan sampai hidungnya mencium apapun darimu selain keharuman,ketahuilah,wahai putriku,air adalah wewangian terbaik ketika wewangian tidak ada,dan celak mata adalah kecantikan terbaik yang ada
Pesan kelima dan keenam : perhatikan waktu makan suami,dan tenanglah saat ia tidur,sebab,pedihnya rasa lapar dapat menyulut emosi,dan terusik kala tidur bisa memicu kemarahan
Pesan ketujuh dan kedelapan : jagalah harta suami,jagalah kerabat dan keluarganya,pasalnya,menjaga harta itu termasuk bagian dari sikap hormat yang baik,sedangkan menjaga keluarga dan kerabatnya termasuk bagian dari penataan yang baik
Pesan kesembilan dan kesepuluh : Jangan pernah menyebarkan rahasia suami,dan jangan membantah perintahnya,sebab,ketika kau menyebarkan rahasia suami,maka kau tidak bisa memastikan akan terhindar dari penghianatan suami,sementara jika kau membantah perintahnya,maka kau akan membuatnya marah,jangan sampai kau merasa senang kala suami sedih,dan jangan bersedih di dekatnya kala ia senang,pasalnya,merasa senang saat suami sedih adalah tindakan lalai,dan merasa sedih saat suami senang itu akan memperkeruh suasana
Ketahuilah putriku,kau takkan bisa mencapai kemuliaan ini di mata suami tanpa mendahulukan keinginanya di atas keinginanmu,mendahulukan ridhanya di atas ridhamu,dan mendahulukan kesenangannya di atas kesenanganmu
⇨Kharirotus sa'dah⇦
Sumber : Buku biografi istri-istri para Nabi