19/09/2023
Takhassush
Madrasah Takhasshushiyyah AlDimyathiyyah adalah tempat pendidikan agama islam melalui AlQuran Hadits
19/09/2023
17/09/2023
Budalken
11/03/2022
Santri BISA....
19/05/2021
نحن تحت شرفه وتربيته دائما
In Frame : Ust. Faqih Harun saat sowan di kediaman Syaikhuna KH. Sirojul Huda
07/05/2021
Tadribud Dakwah : Merupakan sebuah kegiatan safari Ramadhan yang ditujukan bagi santri santri kelas 5 Madrasah Takhassushiyyah AlDimyathiyyah untuk diterjunkan ditengah masyarakat, menyampaikan ilmu yang telah didapati selama 5 tahun belajar. Para santri akan dimukimkan di pedesaan pedesaan selama kurang lebih 25 hari Ramadhan. Kebetulan untuk tahun ini Kecamatan Trucuk atau lebih tepatnya Desa Sumberjo Padang dan Desa Trucuk yang menjadi tempat para santri dalam kegiatan tadribud dakwah. Semoga bermanfaat.
28/10/2020
قال الشيخ شمس الدين بن ناصر الدين الدمشقي :
اذا كان هذا كافرا جاء ذمه # بتبت يداه في الجحيم مخلدا
اتى انه في يوم الإثنين دائما # يخفف عنه للسرور بأحمدا
فما الظن بالعبد الذي طول عمره # بأحمد مسرورا ومات موحدا ؟
Syekh Syamsuddin bin Nashiruddin Ad Dimasyqi berkata :
Jika si kafir ini (Abu Lahab) yang kekal di neraka dan bahkan senantiasa dicela dengan surat Tabbat Yada, Diringankan siksaannya setiap hari Senin sebab ia gembira dengan kelahiran Nabi Muhammad (dengan membebaskan budaknya bernama Tsuwaibah Al Aslamiyyah) , bagaimana p**a dengan seorang hamba yang seumur hidupnya bahagia dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan mati dalam keadaan beriman?
23/10/2020
إنا لله وإنا إليه راجعون
اللهم اغفرله وارحمه وعافه واعف عنه
22/10/2020
PESANTREN DAN SANTRI
Apa yang dimiliki dan harus dijaga/ dirawat oleh Pesantren?”.
Ini adalah pertanyaan yang menarik sekaligus menukik. Ia seperti menyimpan kegelisahan panjang yang ingin dijawab segera, tentang peran dan sumbangsih pesantren dimasa kini dan mendatang bagi negeri ini. Ada beberapa gagasan yang ditawarkan oleh beberapa tokoh terkenal. Boleh jadi gagasan tersebut tak juga memuaskan.
Pada awal adanya, pesantren dimaksudkan sebagai institusi sosial dengan visi-misi profetik (cita-cita kenabian). Cita-cita ini tidak lain adalah cita-cita kemanusiaan. Ia adalah “memutus mata rantai penindasan manusia atas manusia, membebaskan manusia dari struktur social yang tiranik yang membodohi dan memarginalkan mereka, mengajarkan pengetahuan dan menegakkan keadilan”. Visi ini diungkapkan secara eksplisit oleh al-Qur’an :
الَر كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَى صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ
Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.
Di pelbagai Pesantren, Kiyai kerapkali mengatakan : “Belajar dan mengaji itu untuk menghilangkan kebodohan”. Kalimat ini tampak amat sederhana memang, tetapi ia amat mendasar, prinsipal. Kebodohan adalah kegelapan. Permusuhan lebih sering terjadi akibat dari kebodohan atau ketidakmengertian. Jadi kebodohan (al-zhalam) berpotensi melahirkan kezaliman (al-zhulm). Sebuah pepatah mengatakan : "Al-Insan A'da- u ma Jahilu", manusia itu memusuhi orang lain karena mereka bodoh.
Manakala Nabi di Thaif dilukai oleh orang-orang lafir Quraisy, beliau berdoa :
اللهم اهد قومی فانهم لا يعلمون
"Ya Allah tunjukilah (berilah pengetahuan) kaumku itu, karena mereka tidak tahu"
22.10.2020
16/08/2020
بمناسبة ذكرى يوم الاستقلال اندونيسيا ال ٧٥ نقدم الشكر الجزيل لله تعالى: هنيءا لك يا وطننا الحبيب .وكلّ عامٍ وشعبنا اندونيسيا الطيب بألف ألف خير. ادام الله نعمة الامن والامان والاستقرار والتقدم والازدهار .
Berkenaan dengan hari ulang tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke 75 kami menyampaikan rasa syukur kepada Allah. Selamat wahai Tanah Air ku tercinta. Semoga bangsa Indonesia senantiasa dalam keadaan baik, aman, sentosa, terjaga, maju dan berkembang.
16.08.2020
MTHA
07/08/2020
TAQLID DALAM MASALAH FIQH
Mujtahid mutlak (seperti imam Syafi’i) adalah seorang yang mampu untuk istimbath (memetik) berbagai hukum (langsung) dari dalil-dalilnya. Mujtahid madzhab adalah seorang yang mampu untuk memetik hukum dengan menggunakan kaidah-kaidah yang disusun oleh imam madzhabnya (imam Asy-Syafi’i), seperti imam Al-Muzani dan Al-Buwaithi. Mujtahid fatwa adalah seorang yang mampu merajihkan (menguatkan) sebagian pendapat imam (madzhab)nya atas pendapatnya yang lain, seperti imam An-Nawawi dan Imam Ar-Rafi’i, bukan seperti Imam Ar-Ramli dan Ibnu Hajar Al-Haitami karena keduanya hanya seorang muqallid*.
Seorang yang tidak memiliki kemampuan berijtihad secara mutlak pada dirinya, wajib untuk mengikuti salah satu dari imam empat yang masyhur, yaitu imam Asy-Syafi’i, Imam Abu Hanifah, Imam Malik, dan Imam Ahmad bin Hanbal – semoga Allah merahmati mereka semua -. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala : “Bertanyalah kepada ahli dzikir (para ulama) jika kalian tidak mengetahui.” (QS. An-Nahl : 43). Allah mewajibkan orang yang tidak tahu untuk bertanya. Maka hal ini mengharuskan untuk mengambil pendapat seorang alim, dan itu namanya taqlid kepadanya.
Dalam masalah furu’ (cabang agama) tidak dibolehkan untuk bertaqlid kepada selain imam yang empat (yang telah disebutkan di atas) dari sisa-sisa para ulama mujtahidin, seperti : Imam Sufyan Ats-Tsauri, Imam Sufyan bin ‘Uyainah, dan imam Abdurrahman bin Umar Al-Auza’i. Juga tidak boleh untuk bertaqlid kepada sahabat-sahabat senior (maksudnya : secara langsung tanpa lewat para imam mu’tabar), karena madzhab mereka belum diteliti secara seksama dan belum dihimpun.
---------
*Jika sekelas imam Ar-Ramli dan Ibnu Hajar Al-Haitami saja termasuk level muqallid, lalu kita ini masuk level apa , ya ? Sungguh benar ucapan yang berbunyi : “Semoga Allah merahmati seorang yang tahu kadar dirinya.” Maka, tahu kadar diri, bermadzhab dengan salah satu dari madzhab yang empat, serta bertaqlid kepada para imam mujtahidin, merupakan perkara yang sangat urgent bagi orang semacam kita ini. Semoga Allah merahmati para ulama kita yang telah wafat dan menjaga mereka yang masih hidup. Amin.
30/07/2020
HUKUM MENYEMBELIH QURBAN,
DI SEKITAR MASJID.
Saat hari raya Idul Adha, sering ditemui di masyarakat proses penyembelihan hewan kurban yang dilakukan pada lahan di sekitar halaman masjid.
Dilihat dalam kacamata syariat, lahan di sekitar masjid tersebut boleh dimanfaatkan selama sesuai dengan kebiasaan (urf') tanpa ada yang mengingkari, misalkan untuk tempat penyembelihan hewan kurban. (Ghayah Talkhish al-Murad, hlm. 94-95)
Sayyid Abdurrahman al-Masyhur menegaskan pada persoalan lahan yang berada di sekitar masjid:
ليست ألجوابي الفعروفة وزواياها من رحبة المسجد ولا حريمه، بل هي مستقلة لما وضعت له، ويستعمل كل على ما عهد فيه بلا نكير..
ولا تحتاج إلى معرفة نص من واقفها، إذ العرف كاف في ذلك..
"Beberapa kolam dan tepiannya (yang berada di sekitar masjid) bukanlah bagian dari serambi dan pelataran masjid. Akan tetapi ia menyendiri sesuai tujuan awal. Dan setiap orang boleh memanfaatkan dengan pemanfaatan yang diketahui tanpa ada yang mengingkari.
Dan tidak butuh untuk mengetahui penjelasan orang yang mewakafkan. Karena kebiasaan sudah mencukupi untuk memperbolehkan."
(Bughyah al-Mustarsyidin, hal-63)
Kendati demikian, proses penyembelihan hewan kurban di sekitar masjid tidak boleh mengganggu pemanfaatan asli masjid, seperti menghilangkan kekhusyukan orang salat disebabkan bau yang menyengat dan lain sebagainya. (Al-Hawi al-Kabir, VII/1273).
Sumber : Bahtsul-Masa'il.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Website
Address
Jalan KHR Moh Rosyid 29 Sumbertlaseh Dander Bojonegoro
Bojonegoro
62171
Opening Hours
| Monday | 07:00 - 12:00 |
| Tuesday | 07:00 - 12:00 |
| Wednesday | 07:00 - 12:00 |
| Thursday | 07:00 - 12:00 |
| Saturday | 07:00 - 12:00 |
| Sunday | 07:00 - 12:00 |