29/02/2020
UJIAN PRAKTIK SMA NEGERI 4 BOJONEGORO
KELAS XII - MIPA 4
Parade Tari Nusantara, Banyuwangi Punya Cerita
"TARI NISKALA SEBLANG"
PENARI :
1. Frisca Amelia Devi
2. Rifky Adhelia Putri
3. Wulan Ayu Permatasari
4. Elsa Lovita Nugroho
5. Aishna Bela Ahdi Maharani
Tari Seblang adalah salah satu tari tradisional yang berasal dari daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Tepatnya di desa Olehsari dan Bakungan kecamatan Glagah. Tari ini diadakan setahun sekali sebagai bagian dari upacara adat atau Ritual Bersih Desa Suku Osing Banyuwangi.
Seblang dianggap sebagai tarian sakral karena ketika menari, penarinya dalam keadaan tidak sadarkan diri atau trance. Mereka kerawuhan atau kejiman (kemasukan unsur kekuatan gaib). Penarinya adalah putri keturunan penari Seblang yang berumur 10 tahun hingga remaja.
Dalam proses penyajiannya, Tari Seblang tidaklah menampilkan tema atau cerita dalam susunan gerakannya. Namun, melalui susunan gerak tersebut seperti ada sesuatu yang diungkapkan atau memiliki makna yang hanya bernilai simbolik.
Adapun melalui bentuk fisik penari Seblang dapat terlihat ungkapan sifat-sifat seorang wanita yang luwes, kenes, tregel dan cenderung “erotis”. Nuansa seperti in cukup kentara terutama pada adegan nundik, ketika penari Seblang berpasangan dengan penonton.
Tari Seblang juga seperti tari tradisional Banyuwangi lainnya yang terdiri dari motif gerak, pola gerak dan vokabuler. Vokabuler atau sekaran-sekarannya dilatarbelakangi dari nama gendhing (lagu), wujud gerak serta atas dasar tiruan gerak dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam Tari Seblang ada sejumlah sekaran seperti egol, sapon, celeng mogok dan daplang. Dalam hal ini egol dan sapon yang lebih ditonjolkan. Sedangkan celeng mogok dan daplang hanya dilakukan pada bagian tertentu, yaitu pada gendhing celeng mogok dan sondra dewi.