23/08/2026
Jenazahnya Diantar Ribuan Orang, Siapa Sosok Ahmad Zaki Ali yang Wafat di NTT Ini?
Puluhan mobil ambulans dan ribuan orang turut mengiringi jenazah Relawan Gerak Cepat Ahmad Zaki Ali yang akan dimakamkan di TPU Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (22/8/2026) malam.
Berdasarkan pemantauan Kompas di lokasi, jenazah yang usai dishalatkan langsung dibawa ke TPU Sukabumi Selatan
Saat proses pengantaran jenazah berlangsung, rekan-rekan almarhum yang merupakan relawan turut menghadiri untuk menemani sampai ke persemayaman.
Jenazah menuju ke TPU Sukabumi Selatan diiringi setidaknya lebih dari 50 mobil ambulans yang berjalan pelan secara beriringan.
Selain mobil ambulans, rekan-rekan almarhum yang merupakan relawan juga ikut mengiringi jenazah hingga ke pemakaman dengan berjalan kaki yang jarak rumah dengan TPU sekitar dua kilometer lebih.
Di TPU Sukabumi Selatan, suasana duka menyelimuti keluarga dan juga rekan-rekan almarhum yang mengenalnya dengan baik.
Almarhum sendiri merupakan sosok yang dikenal baik di lingkungan sebagai relawan kemanusiaan yang aktif.
Diketahui, Ahmad Zaki meninggal di Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, pada Jumat petang (21/8/2026).
Diduga, ia mengalami kelelahan saat berangkat menyalurkan bantuan.
-- Ahmad Zaki Dikenal Selalu Hadir Bantu Bencana --
Kakak pertama almarhum, Reza mengatakan, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan keluarga.
"Beliau di luar mungkin punya atribut sebagai seorang aktivis, sebagai founder Gerak Bareng, sebagai aktivis pemuda Muslim, tapi ketika di keluarga, dia melepas semua atribut itu," kata Reza kepada wartawan di lokasi, Sabtu.
Reza berujar, almarhum memang dikenal sangat aktif khususnya terhadap gerakan kemanusiaan.
"Misalkan hari ini gempa, mungkin malam sudah tiba di lokasi gempa. Kalau tsunami Aceh, hari pagi ini, malam sudah di Aceh. Beliau termasuk yang sangat responsif berkaitan dengan mitigasi bencana. Dan itu yang menjadi passion beliau," ucap dia.
Salah satu rekan relawan, Janton, mengatakan Ahmad Zaki merupakan sosok muda yang rendah hati dan memiliki kepedulian luar biasa.
Menurutnya, hampir setiap kali terjadi bencana, baik di Jakarta maupun di daerah lain di Indonesia, almarhum berupaya untuk hadir memberikan bantuan.
"Almarhum ini anak muda yang humble, yang memang kepeduliannya luar biasa. Setiap ada bencana, baik di lokal dalam Jakarta sampai ke luar, beliau akan selalu hadir ketika bencana itu ada di Indonesia," ujar Janton.
Janton menuturkan, Ahmad Zaki juga kerap memotivasi anggota komunitas untuk segera bergerak ketika terjadi bencana.
Persiapan dilakukan dengan membawa perlengkapan fisik, logistik, serta bantuan yang dapat diberikan kepada para korban.
"Kita memang kalau setiap ada bencana, kita sudah prepare, baik fisik, logistik, dan bantuan-bantuan yang memang bisa kita bawa, kita bawa," katanya.
Selain aktif dalam penanganan bencana, Ahmad Zaki juga disebut banyak merintis kegiatan dan lembaga kemanusiaan.
Salah satu hal yang paling dikenang Janton adalah kepedulian almarhum terhadap anak-anak jalanan di Jakarta.
"Yang saya sangat terharu, dia mengajak anak-anak punk itu untuk melakukan kebaikan-kebaikan juga," tuturnya. (Kompas)