Saung Yatim & Dhuafa Darul Istiqomah Nusantara

Saung Yatim & Dhuafa Darul Istiqomah Nusantara

Share

membina, mendidik mengayomi serta mencerdaskan generasi Bangsa Abdul Fatah

Saung Yatim & Dhua'afa salah satu unit sosial di Yayasan Darul Istiqomah Nusantara yang bergerak dibidang sosial untuk membina, mendidik mengayomi serta mencerdaskan generasi Bangsa. Visi

Terwujud Lembaga sosial yang care and religius, harmonis, amanah, profesional dengan prestasi nasional maupun internasional

Misi

1.Membangun nilai-nilai kemandirian yatim dan dhu’afa
.2.Meningkatkan partisipas

29/04/2016

The power of giving.
Disebuah desa yang subur, hiduplah 2 lelaki
bersaudara.
Sang kakak telah berkeluarga dengan 2 orang
anak, sedangkan si adik masih melajang.
Mereka menggarap satu lahan berdua dan ketika
panen, hasilnya mereka bagi sama rata.
Disuatu malam setelah panen, si adik duduk
sendiri dan berfikir. "pembagian ini sungguh tidak
adil, seharusnya kakakku lah yang mendapat
bagian lebih banyak karena dia hidup dengan istri
dan kedua anaknya.
"Maka dimalam yang sunyi itu diam2 dia
menggotong satu karung padi miliknya dan
meletakkanya dilumbung padi milik kakaknya".
Ditempat yg lain, sang kakak juga berfikir,
"pembagian ini adil jika adikku mendapat bagian
yang lebih bnyak, karena ia hidup sendiri, jika
terjadi apa2 dengannya tak ada yang mengurus,
sedangkan aku ada anak dan istri yg kelak
merawatku."
Maka sang kakakpun bergegas mengambil satu
karung dari lumbungnya dan mengantarkan
dengan diam2 ke lumbung milik sang adik.
Kejadian ini terjadi bertahun-tahun.
Dalam benak mereka ada tanda tanya, kenapa
lumbung padi mereka seperti tak berkurang meski
telah menguranginya setiap kali panen?
Hingga disuatu malam yang lengang setelah
panen, mereka berdua bertemu ditengah jalan.
Masing2 mereka menggotong satu karung padi.
Tanda tanya dalam benak mereka terjawab
sudah, seketika itu juga mereka saling memeluk
erat, mereka sungguh terharu ber urai air mata
menyadari betapa mereka saling menyayangi.
Beginilah seharusnya kita bersaudara.
# Jangan biarkan Harta menjadi pemicu
permusuhan melainkan menjadi perekat yg
teramat kuat diantara saudara #
Kita akan hidup bahagia jika kita banyak
memberikan cinta kasih kepada sesama
Kita tidak akan pernah kekurangan jika kita selalu
berusaha mencukupi kehidupan orang lain.
Kita tidak akan mendapat kesusahan jika kita
selalu berusaha membahagiakan orang lain.
Kullu Ma'ruufin Shadaqoh.
"Sekecil apapun kebaikan itu adalah sedekah".
Semoga bermanfaat 💐

24/04/2016

Pagi #

Mengingat keajaiban ISTIGFAR

Syaikh Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As-Syinqity pernah mengatakan:

Tidaklah hati seorang hamba selalu beristigfar melainkan akan disucikan.
Bila ia lemah maka akan dikuatkan,
Bila ia sakit maka akan disembuhkan'
Bila ia diuji maka akan diangkat ujian itu darinya. Bila ia kalut maka akan diberi petunjuk.
Dan bila ia galau maka akan diberi ketenangan.

Sepeninggal Rasulullah, Istigfar merupakan satu-satunya benteng aman yang tersisa untuk kita,
(dari adzab Allah)
”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (p**a) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.”(QS.al-Anfal: 33). Ibnu katsir -rahimahullah - berkata : Barangsiapa yang menghiasi dirinya dengan amalan ini, yaitu memperbanyak istigfar, maka Allah akan mempermudah rezekinya, memudahkan urusannya dan menjaga kekuatan jiwa dan raganya. Ibnul Qayyim - rahimahullah - mengatakan, " Bila engkau ingin berdo'a, sementara waktu yang kau miliki begitu sempit, padahal dadamu dipenuhi oleh begitu banyak keinginan, maka jadikan seluruh isi do'amu istigfar, agar Allah memaafkanmu. Karena bila Dia memaafkanmu, maka semua keperluanmu akan dipenuhi oleh-Nya tanpa engkau memintanya. Ya Allah.. Sesungguhnya engkau Maha pemaaf, mencintai kemaafan, maka ampunilah kami

اَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ

Mulia dengan berbagi
abadikan yang tersisa dengan sedekah

Saung Yatim Dhu'afa
alamat:
Jl. Pangeran Sogiri 170 Tanah Baru. Kota Bogor Jawa Barat

Jl. Menteng Raya C3/6
Perumahan Griya Jakarta
Pamulang - Tangerang Selatan

Rekening
BCA 570367433
BRI 094501001839509
a/n Wawan Setiawan

wa 0822 9842 2968
0881-2568-796
BBM 5EDB1281

22/04/2016

♻PINJAMI AKU SATU HARI⁉

💧Perlahan....tubuhku diturunkan ke dalam lubang yang sempit...
Namun dengan cepat kemudian badanku ditimbun tanah

💧Lalu semua orang meninggalkanku
Masih terdengar jelas langkah kaki mereka
Kini aku sendirian...di tempat yang gelap, tak pernah terbayangkan
Sekarang aku sendiri, menunggu ujian
Istri belahan jiwa pun pergi
Anak... yang di tubuhnya mengalir darahku... juga pergi

💧Apalagi sahabatku... kawan dekat... rekan bisnis...
Ternyata aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka
Menyesal pun... tiada berguna
Taubat tak lagi diterima
Minta maaf... tak lagi didengar..
Kini aku sendirian mempertanggungjawabkan apa yang pernah aku lakukan...
Ya Allah, kalau boleh...

💦Tolong pinjamkan satu hari saja milik-Mu
Aku akan berkeliling mohon maaf kepada mereka
Yang telah merasakan kezalimanku
Yang susah dan sedih karena ulahku
Yang aku sakiti hatinya
Yang telah aku bohongi
Ya Allah,,,berikan aku satu hari saja
Untuk memberi seluruh baktiku untuk ayah ibu tercinta

💦Demi memohon maaf atas kata-kataku yang keras lagi tak sopan
Maafkan aku, Mama..Papa..,
Aku sungguh ingin sujud memohon ridha mereka
Maafkan aku
Aku ingin mengatakan bahwa aku sangat berterimakasih

💦Atas apa yang mereka korbankan untukku
Ya Allah... pinjamkan satu hari saja
Yang akan aku gunakan setiap detiknya
Untuk ruku' dan sujud kepada-Mu
Beramal shalih dengan tulus
Menyedekahkan seluruh hartaku yang tersisa, di jalan-Mu

💦Menyesaaaaal... sekali rasanya
Waktu-waktuku berlalu dengan sia-sia
Bahkan Al Qur'an firman-Mu dengan malas-malasan kubaca

💦Andai kubisa putar ulang waktu itu..
Tapi... aku telah dimakamkan hari ini...
Sakitnya sakaratul maut masih menancap pada setiap senti tubuhku yang kini kaku
Tenggorokanku serasa ditancapi dahan besar yang penuh duri tajam

💦Lalu dahan itu ditarik dengan sekuat tenaga oleh malakul maut
Sakit.... sakit sekali...
𓶫Seratus tahun pun tak hilang rasa sakit ini...
Kulit dan tulangku seperti digergaji lalu direbus dalam belanga Nyeri... panas....masih terasa

💦Dagingku pun terasa terlepas dari tulangnya
Duhai ... kerasnya tarikan malakul maut itu...
Seandainya aku masih bisa bercerita...
Tentu tak akan tenang tidur teman-temanku yang masih hidup
Seumur hidup mereka tak akan pernah lagi tidur nyenyak..

💦Andai saja mereka tahu...
Baru beberapa saat dalam gelap...
Masih terdengar sayup-sayup suara sandal orang-orang yang meninggalkanku...
Tanah kuburku masih gembur
Baru saja ditidurkan sendirian
Aku lihat tanah kuburan ini makin lama makin menyempit
Dari kiri, kanan, atas dan bawah, makin mendekat
Aku ngeri... mereka terus menghimpitku dengan kejam

💦Aku ingin berteriak...tapi tak mampu...
Tubuhku remuk, rusukku bertindihan
Organ-organ dalamku hancur
Inilah yang dijanjikan Allah pada semua mayat, termasuk mayat orang shalih
Akankah diluaskan lagi kuburku setelah ini?
Bagaimanakah aku menjawab pertanyaan ujian setelah ini?
O...andaikan aku bisa keluar dari sini...

🌾sampaikanlah walau hanya satu ayat, sebagai wujud dakwah,,

🌾Ya Allah ampunkan lah semua dosa" kami.
Dan matikan lah kami dalam kusnul khotimah ya' Allah...
Aamiin yaa rabbal'alamiin..
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

01/04/2016

Mulia dengan berbagi
abadikan yang tersisa dengan sedekah

Saung yatim dhuafa
alamat
Jl. Pangeran Sogiri 170 Tanah Baru. kota Bogor Jawa Barat

Rekening
BCA 570367433
BRI 094501001839509
a/n Wawan Setiawan

wa 0822 9842 2968
0881-2568-796
BBM 5EDB1281

22/03/2016

Renungan yg BAGUS : Seorang guru memberikan tugas kepada siswanya untuk menuliskan 7 Keajaiban Dunia.

Malamnya sang guru memeriksa tugas itu.
Sebagian besar siswa menulis demikian,

Tujuh Keajaiban Dunia :
1. Piramida
2. TajMahal
3. Tembok Besar Cina
4. Menara Pisa
5. Kuil Angkor
6. Menara Eiffel
7. Candi Borobudur

Lembar demi lembar memuat hal yang hampir sama.

Beberapa perbedaan hanya terdapat pada urutan penulisan daftar tersebut.

Tapi guru itu terus memeriksa sampai lembar yang paling akhir…

Tapi saat memeriksa lembar yang paling akhir itu, sang guru terdiam.
Lembar terakhir itu milik si gadis kecil pendiam…
Isinya seperti ini :
Tujuh Keajaiban Dunia:
1. Bisa Melihat
2. Bisa Mendengar
3. Bisa Menyentuh
4. Bisa Disayangi
5. Bisa Merasakan
6. Bisa Tertawa, dan
7. Bisa Mencintai…

Setelah duduk diam beberapa saat, sang guru menutup lembaran tugas siswanya.
Kemudian menundukkan kepalanya berdoa...

Mengucap syukur untuk gadis kecil pendiam dikelasnya yang telah mengajarkannya sebuah pelajaran hebat, yaitu:
Tidak perlu mencari sampai ke ujung bumi untuk menemukan keajaiban.
Keajaiban itu ada disekeliling kita untuk kita miliki dan tak lupa untuk kita " SYUKURI " !!!

Apa yg kita cari dalam hidup ini...?

◆Kita hidup di kebun 🐛🐍🌴🌳 merindukan kota 🏢🚌🚎🚍
◆Kita hidup di kota 🏢🚌🚎🚍 merindukan kebun.. 🐛🐍🌴🌳
◆Kalau kemarau ☀kita tanya kapan hujan☔?
◆Di musim hujan ☔kita tanya kapan kemarau☀?
◆Diam di rumah🏪 inginnya pergi✈🇺🇸🇬🇧🇩🇪🇨🇦🇨🇭🇷🇺🇦🇺🇯🇵🇰🇷🇨🇳
◆Setelah pergi✈ inginnya p**ang 🔙ke rumah..🏡
◆Waktu tenang🔕🔇 cari keramaian...🎉🎧
◆Waktu ramai 🎊🎉🎧cari ketenangan...🔇🔕🏡
◆Ketika masih bujang🚶 mengeluh ingin nikah👰💍👔 Sudah berkeluarga👫, mengeluh belum punya anak👫, setelah punya anak 👫👭mengeluh betapa beratnya 😁biaya 💶 hidup dan pendidikan...

Ternyata SESUATU💭 itu tampak indah 🌈💐🌺karena belum kita miliki...

◆Kapankah kebahagiaan🎁🎉 didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada💬💬, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki...🏡🏢💶💰🚘
Jadilah pribadi👦👧 yang SELALU BERSYUKUR...🙏
dengan rahmat yang sudah kita miliki...
Mungkinkah selembar daun yang kecil 🍃 dapat menutupi bumi 🌏 yang luas ini..??

Menutupi telapak tangan✋ saja sulit...
Tapi kalo daun kecil🍃 ini nempel di mata👀 kita, maka tertutuplah “BUMI" dengan Daun,
Begitu juga bila hati💜 ditutupi pikiran buruk😈 sekecil apa pun, maka kita akan melihat keburukan 🔥💥👹👺dimana-mana
Bumi ini 🌏 pun akan tampak buruk...👿
Jangan menutup mata😑 kita, walaupun hanya dengan daun🌱 yang kecil...

Jangan menutupi hati❤ kita, dengan sebuah pikiran buruk🐍👹 walau cuma seujung kuku...💅
SYUKURILAH 🙏 apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkanNYA...
Karena hidup adalah :
WAKTU⏰ yang dipinjamkan,
dan Harta💰💴💵💶 adalah BERKAT yang dipercayakan...
dan... semua itu kelak akan di mintai pertanggungjawaban.

Jadi bersyukurlah atas nafas😤 yang masih kita miliki...
Bersyukurlah atas keluarga ?👨‍👩‍👧‍👦 yang kita miliki...
Bersyukurlah atas pekerjaan 👮👷🚵🏂🏫🏢🏥🚣✈🚅🚎 yang kita miliki...

Bersyukur & selalu bersyukur di dalam segala hal.
Segeralah berlomba /🏁🏆dalam kebaikan di mulai dari sekarang..🙋🏻

Mulia dengan berbagi
abadikan yang tersisa dengan sedekah

Saung yatim dhuafa
alamat
Jl. Pangeran Sogiri 170 Tanah Baru. kota Bogor Jawa Barat

Rekening
BCA 570367433
BRI 094501001839509
a/n Wawan Setiawan

wa 0822 9842 2968
0881-2568-796
BBM 5EDB1281

Silahkan share jika bermanfaat ❤️

25/02/2016

★ RATAPAN ANAK YATIM ★
Ayah..

jika saja ayah masih hidup,
suatu saat bila aku mempunyai seorang
anak, anakku akan bangga karna memiliki
seorang kakek seperti Ayah

Ayah..
seandainya ayah masih
hidup,
ibuku tak akan bekerja terlalu keras untuk
membiayai hidupku dan Adik-adikku

Ayah..
jika ayah masih hidup,
mungkin ayah akan
bangga karna aku dapat memenuhi
harapanmu

Dan ayah...
seandainya kau masih hidup, aku tidak akan
merasakan sakit hati bila melihat teman
sebayaku yang masih dapat bermain
dengan ayahnya.

Ayah..
Disini aku selalu menangis mengingatmu.
Aku Rindu bermain dengan Ayah, Aku ingin
merasakan sekali lagi gendongan Ayah.

Tapi itu tak akan mungkin, karna Kata Ibu
Ayah tak akan pernah kembali lagi
Ayah..

Semoga Tenang di alam sana, Do'akan aku
agar bisa berbakti pada ibu yah..
***

jadi buat kawan2 semua yang masih
mempunyai ayah, sayangilah dia...

Jangan pernah membantah didikannya,
apalagi sampai marah2.

〓 KARENA KITA BELUM TAHU BERAPA
LAMA ORANG TUA KITA BISA MENEMANI
DAN MEMBERIKAN KASIH SAYANGNYA
BUAT KITA 〓

30/01/2016

Assalamu'alaikum Sahabat SYD

Semoga Allah memberikan kesehatan, perlindungan dan keberkahan pada Anda sekeluarga. Alhamdulillah, sampai detik ini kita masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik. Salah satu cara memperbaiki diri adalah dengan memperbaiki keadaan sesama yang membutuhkan, seperti peduli anak yatim dhuafa.

Dan mereka bertanya kepadamu mengenai anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan anak-anak yatim itu amat baik bagimu.” – QS Al Baqarah : 22

Photos 26/01/2016

Partisipasi para donatur melalui Program wakaf asrama di Bogor dan Jakarta, yang meliputi :
1. Asrama Saung Yatim Dhuafa
2. Asrama Saung Yatim Dhuafa

Partisipasi Anda sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Program untuk anak-anak yatim.

Pastikan kita semua terlibat dalam Program WAKAF ASRAMA YATIM, paket Wakaf mulai Rp.100.000,- sampai batas kemampuan kita.

No Rek BCA 5470367433
No Rek BRI Syariah 1012636225 an Wawan Setiawan

Caranya :
Transfer Dana Wakaf, lalu Ketik " BISMILLAH, NAMA, NIAT WAKAF ASRAMA YATIM = Rp. ............ KARENA ALLAH SWT, UNTUK SARANA PENDIDIKAN YATIM DAN DHUAFA ", lalu Kirim Ke 0816 952 249 (SMS) 0822 9842 2968 (WA) 5A7C464E ( BBM )

26/01/2016

Hasil Penelitian Ilmuwan Kanada: Sedekah, Kunci Bahagia

“Meskipun banyak penelitian telah mengkaji dampak penghasilan terhadap kebahagiaan, kami memperkirakan bahwa cara bagaimana orang membelanjakan uangnya mungkin setidaknya sama pentingnya dengan berapa besar uang yang mereka peroleh. Secara khusus, kami menduga bahwa membelanjakan uang untuk orang lain mungkin berpengaruh baik pada kebahagiaan daripada membelanjakan uang untuk diri sendiri.”

Demikian tulis Elizabeth W. Dunn dkk. di bagian awal karya ilmiah mereka yang diterbitkan baru-baru ini oleh jurnal ilmiah kondang di dunia, Science, volume 319, tanggal 21 Maret 2008, halaman 1687-1688. Temuan yang menjungkirbalikkan teori ilmu ekonomi itu terbit dengan judul Spending Money on Others Promotes Happiness (Membelanjakan Uang untuk Orang Lain Meningkatkan Kebahagiaan).

Dunn, ilmuwan di jurusan Psikologi, University of British Columbia, Vancouver, Kanada menemukan kebenaran atas dugaannya itu setelah melakukan serangkaian percobaan. Bersama kelompok penelitinya, 109 mahasiswa universitasnya dilibatkan dalam penelitian. Tidak heran, sebagian besar mengatakan mereka lebih bahagia jika memiliki uang 20 dolar daripada 5 dolar. Para mahasiswa yang diteliti itu juga memilih menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadi ketimbang untuk orang lain.

Selain itu, percobaan lain dilakukan Dunn dan timnya. Ia memberi 46 mahasiswa lain amplop berisi uang 5 dolar atau 20 dolar. Namun, cara membelanjakan uang ini tidak diserahkan begitu saja kepada ke-46 mahasiswa ini secara bebas. Mereka diperintahkan membelanjakan uang itu untuk hal-hal tertentu.

Hasilnya sungguh penting disimak. Mahasiswa yang membelanjakan uang untuk bersedekah atau untuk dibelikan hadiah untuk orang lain ternyata lebih membahagiakan dibandingkan mereka yang menggunakannya untuk keperluan diri sendiri, seperti melunasi rekening atau untuk kesenangan pribadi.

Selain mahasiswa, Dunn juga meneliti apakah hal tersebut berlaku untuk kelompok masyarakat lain. Untuk itu, jajak pendapat dilakukan pada 16 karyawan perusahaan di Boston pra dan pascapemberian bonus yang besarnya berbeda-beda. Sebagai tambahan, informasi tentang gaji, pengeluaran, dan tingkat kebahagiaan dari 632 orang di seluruh Amerika Serikat pun dikumpulkan dan dikaji.

Hasilnya Di Luar Dugaan

Hasil penelitian itu sungguh menarik: kebahagiaan sungguh berkaitan dengan besarnya uang yang dibelanjakan untuk orang lain daripada jumlah pendapatan mutlak yang didapatkan dari bonus atau gaji. Dunn mengatakan bahwa temuan ini di luar dugaan, tingkat kebenarannya lebih kuat dari apa yang ia perkirakan.

Pola orang dalam bersedekah ini juga menarik untuk disimak. Dunn memaparkan, sekali saja memberi mungkin menjadikan orang bahagia dalam rentang waktu sehari, tapi ketika memberi ini sudah menjadi jalan hidup, maka pengaruhnya yang berupa kebahagiaan itu bisa langgeng.

Di akhir tulisan ilmiahnya itu, Dunn membuat anjuran menarik kepada para pembuat kebijakan. Agar ada campur tangan kebijakan yang menganjurkan warga untuk membelanjakan uangnya demi kemaslahatan orang lain, agar kekayaan yang semakin meningkat yang dimiliki warga negara dapat mewujud menjadi kebahagiaan yang semakin meningkat p**a.

Tak heran, Allah swt. melalui kitabnya Al Quran dan lisan nabi-Nya menganjurkan membelanjakan uang untuk kebaikan orang lain dan kemaslahatan masyarakat. Ternyata anjuran ini punya rahasia hikmah: sedekah menambah kebahagiaan.{} (ah, koresponden Al Falah di Eropa)

25/01/2016

Ketika Jendela Hati Menembus Dinding Tembok

Tersebutlah dua orang pria, keduanya menderita sakit keras dan sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang diantaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu. Sedangkan pria yang lain tidak bisa melakukan apa-apa, dia hanya bisa berbaring lurus di atas tempat tidurnya.
Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.

Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria kedua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

"Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah."

Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu.

Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah. Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah.

Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu. Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya ia, ketika ia akhirnya bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya ? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG !!

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang buta yang bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.

"Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup," kata Perawat itu.

23/01/2016

Calon anak Asuh Yatim dan Dhuafa kita telah mendaftar di Saung Yatim & Dhuafa, ada sebuah HARAPAN YANG SANGAT dari mereka untuk bisa diterima, mereka ingin merasakan KEGEMBIRAAN dan KEBAHAGIAAN sebagaimana oranmg orang yang bisa belajar dan mempunyai rumah

Sahabat, mereka yang sudah mendaftar dan sangat membutuhkan Pendidikan dan Pembinaan, tak mungkin kita Tolak, inilah Proyek Amal Sholeh kita bersama yang akan menjamin KESELAMATAN kita Dunia Akhirat.

Apa yang ada di tangan kita PASTI LENYAP pada saatnya dan apa yang kita persembahkan untuk Allah dan untuk menolong Agama Allah melalui Pembinaan Generasi dan Ummat ini DIJAMIN PASTI KEKAL dan akan jadi ASET PENYELAMAT kita.

Pastikan kita semua terlibat dalam Program WAKAF ASRAMA YATIM, paket Wakaf mulai Rp.100.000,- sampai batas kemampuan kita.

No Rek BCA 5470367433
No Rek BRI Syariah 1012636225 an Wawan Setiawan ( Lam Si Jaan)

Caranya :
Transfer Dana Wakaf, lalu Ketik " BISMILLAH, NAMA, NIAT WAKAF ASRAMA YATIM = Rp. ............ KARENA ALLAH SWT, UNTUK SARANA PENDIDIKAN YATIM DAN DHUAFA ", lalu Kirim Ke 0816 952 249 (SMS) 0822 9842 2968 (WA) 5A7C464E ( BBM )

Hormat Kami

Marjiuni (Abah Kabayah)

Want your school to be the top-listed School/college in Bogor?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Address


Jalan Pangeran Sogiri No 170, Tanah Baru
Bogor
16154