Bertitik tolak pada firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 104 dan 110, yang pada intinya mengharapkan agar ada sebuah lembaga atau Organisasi yang terjun secara terorganisir dalam kegiatan dakwah, menegakkan Amar Ma’ruf dan mencegah perbuatan munkar serta mengajak beriman kepada Allah SWT, maka kami terpanggil untuk membentuk sebuah lembaga yang bergerak dalam pendidikan, untuk mencapai tujuan t
ersebut. Disadari betul bahwa pola pembinaan melalui Sistem Pesantren telah teruji dari sejak lama sampai sekarang dan diakui keberhasilannya dan telah banyak manfaatnya bagi perkembangan dan kemajuan umat Islam di Indonesia. Pada sisi lain kita tidak boleh mengesampingkan keberhasilan pembinaan pendidikan dengan cara moderen dan telah memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Bangsa, Negara dan Agama. Dari kedua sudut pandang inilah kami mencoba meramu antara pola pendidikan Pesantren dengan Kyai sebagai figur sentral, dipadukan dengan Pola pendidikan moderen yang lebih demokratis. Dalam perkembangan pendidikan di Indonesia, telah terbentuk lembaga Pendidikan Pesantren Konvensional, Pesantren Modern dan Pendidikan Formal . Pada kesempatan ini ada celah yang belum terisi, sebagai kebutuhan umat yang cukup penting, yaitu: Pesantren Kilat (Sanlat).Sebagai lembaga Pendidikan Non Formal dalam bidang ke-Islaman. Program ini bertujuan memenuhi tuntutan masyarakat yang ingin menambah Ilmu pengetahuan ke-Islaman dalam suasana Pesantren, lingkungan yang kondusif, dengan tidak meninggalkan kegiatan atau profesi keseharian mereka sebagai pelajar, mahasiswa, karyawan dll. Alhamdulillah kegiatan Pesantren Kilat ini telah dilaksanakan semenjak tahun 1992, dan mendapat sambutan dari masyarakat luas, termasuk mantan Presiden Soeharto, lalu kemudian th 1994 mewajibkan sekolah untuk melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat, dalam upaya membendung kenakalan remaja yang sudah sangat memprihatinkan. seperti tawuran, narkoba, pergaulan bebas, rendahnya akhlak dan kurangnya nilai ke-Islaman. Kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) di Pondok Pesantren Kilat Al-Hikmah terus berlangsung sampai sekarang dan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, karena banyak memberikan kontribusi dalam memajukan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memadukan antara Iman Takwa dan Ilmu Pengetahuan pada umumnya.