15/12/2020
APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK, SEGERA DOWNLOAD...GRATIS...!!!
Assalamu'alaikum Ayah Bunda,
Alhamdulillah ILYASA ISLAMIC SCHOOL (TKIT-SDIT-DAYCARE IT) telah mengembangkan Media Pembelajaran berbasis Android Keselamatan untuk Anak 'Safety for Kids Indonesia'.
Aplikasi ini telah melalui Uji Ahli dan Uji Lapangan dan dinyatakan Sangat Layak untuk dipublikasikan.
Silahkan Download Aplikasi dengan link berikut ini:
https://play.google.com/store/apps/details?id=air.com.RushdMedia.SafetyForkids
Jangan lupa ya berikan REVIEW dan BINTANG LIMA di Aplikasi. Silahkan share ke teman-teman lainnya (mumpung masih gratis). Selamat Belajar sambil bermain.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
copyright by: ilyasa_school
07/05/2019
MEMBENTUK KARAKTER...Melakukan Hal yang BENAR
Pagi itu, Nafeeza telah berdiri disamping sepeda motor untuk bersiap berangkat kesekolah, helm mungil itu telah menempel dikepalanya dengan pengait dagu terkunci erat. Sambil memakai kaca mata hitam tebal yang membuatnya nampak keren, Bundanya datang dan langsung naik ke motornya.
‘Bunda kok ga pakai helm’, emang ga gelap apa pakai kaca mata hitam seperti itu Bun?’ tanya Nafeeza pada Bundanya yang sedang menyiapkan motor.
‘Ah pagi gini pak polisi belum bangun alias masih tidur kalii, ga usah pakai helm!’ jawab Bundanya, ‘ayo naik, tar terlambat lho…’ajak Bundanya
‘Gak ah Bun, kalo Bunda ga pakai helm, Nafeeza ga mau naik motor ah!’ kata Nafeeza sambil memegangi tasnya
‘Eh…eh…gak boleh gitu Nafeeza….ayo cuma dekat ini kok sekolahanmu’ Rayu Bundanya
‘Ga Bunda, bahaya, kata Bu Guru, kalo naik motor harus pakai helm supaya aman, meskipun jaraknya dekaat” kata Nafeeza pada Bundanya
‘Ini Bun, Nafeeza ambilkan, Bunda pakai helm ya’ kata Nafeeza sambil memberikan Helm pada Bundanya
‘Iya deh kalo gitu Bunda pakai, ayo kita berangkat’ Ajak Bundanya.
Akhirnya, mereka berangkat ke sekolah dengan motor dan dua-duanya memakai helm.
Ketika sampai di perempatan jalan, terlihat lampu rambu jalan menyala merah, ada kendaraan yang tidak tertib melaju menerobosnya dan ada yang berhenti di jalur zebra cross.
‘Waduh…lampu merah lagi, bikin lambat aja’ guman Bunda sambil pelan-pelan memberhentikan motornya
‘Ga papa Bun, kita tunggu sampai lampu hijau. Kalo merah kan ga boleh jalan, Kata Bu Guru kalo merah artinya STOP atau Berhenti’ kata Nafeeza
‘Udah kita jalan aja ya, sepi tuh…ada yang jalan terus juga itu kok’kata Bunda sambil melihat orang yang menerabas lampu merah.
‘Jangan Bun, bahaya, jangan ikuti bisikan setan, kata Bu Guru kita harus tertib, meskipun tidak ada polisi yang melihat tapi Allah kan Maha melihat Bun” kata Nafeeza merayu Bundanya
-akhirnya lampu hijau pun menyala dan mereka melanjutkan perjalanan ke sekolah. Masuk ke jalan masuk area sekolah banyak terlihat penghalang jalan yang melintang beberapa di ruas jalan (orang menyebutnya ‘polisi tidur)-.
‘Aduuuh…banyak amat sih ini polisi tidur…bikin lambat aja’ keluh Bunda saat melintasi polisi tidur
‘Kan kata Bunda tadi polisinya belum pada bangun…jadi masih pada tiduuur’ kata Nafeeza
‘Bisa aja kamu Nafeeza…nafeeza…’ kata Bundanya tersenyum sambil belok memasuki halaman sekolah. Nafeeza pun turun, sambil salim dan mencium tangan Bundanya ia pun bilang;’ Bun, tadi bunda belok tidak nyalain lampu sein ya?!, kata Bu Guru, kalo naik motor dan mau belok-harus menyalakan lampu sein Bun, sein kanan untuk belok kanan-sein kiri untuk belok kiri, ntar kalo perjalanan pulang jangan lupa ya Bun, supaya aman. Nafeeza kan sayang Bunda’ Kata Nafeeza menasehati Bundanya
‘Iyaaaa…Nafeezaaa….bawel amaatt… siiihhhh’ jawab Bundanya sambil menggigit giginya tampak gemes
‘Eit…Bundaaa ga boleh gituuu…Apa tujuan Bunda menyekolahkan Nafeeza?’ Tanya Nafeza pada Bundanya
‘Supaya pinter dooong!’ Jawab bunda singkat sambil tersenyum
‘Naaaah sekarang Nafeeza sudah mulai pinter kan Bun!?’ Kata Nafeeza
‘Iyaa…iyaaa sayaang…sana masuk kelas” Nafeeza pun di cium oleh Bundanya.
(Ditulis oleh: Triyono Hadi, Founder PAUD berbasis Tauhid, Karakter dan E-safety pertama di Indonesia. PENULIS BUKU: Safety for kids Indonesia; The Miracle of Safety; Agar Hidup dan Matiku tidak sia-sia) --- Share it and save our children.
07/05/2019
https://youtu.be/gaL_MFl4FeE
Terima Kasih Guruku
Terima Kasih Guruku. ILYASA ISLAMIC SCHOOL 2019
23/07/2018
HARI ANAK NASIONAL 2018... Alhamdulillah kegiatan anak-anak di TKIT ILYASA sangat menyenangkan...Mengajari mereka mandiri---sejenak berpisah dg Ayah Ibunya untuk mulai belajar ttg Banyak hal: Belajar berinteraksi, belajar berkomunikasi, belajar pegang Pensil, belajar berdoa, belajar makan sendiri, belajar Mengenal huruf Alquran dan menghafalnya, belajar sholat dan Banyak lagi...Terima kasih Ayah/Abi/Bapak/Papa/Pipih dan Bunda/Mama/Ibu/Mami/Umi yang selalu menyemangatiku untuk mjd anak Sholeh/Sholehah...Doamu sungguh berguna bagiku.
25/03/2018
PENDAFTARAN
Gelombang I : 1Januari s.d 31 Maret 2018
Gelombang II : 1 April s.d 31 Mei 2018
Gelombang III : 1 Juni s.d 31 Juli 2018
08/03/2018
MEMBENTUK KARAKTER...Melakukan Hal yang BENAR
Pagi itu, Nafeeza telah berdiri disamping sepeda motor untuk bersiap berangkat kesekolah, helm mungil itu telah menempel dikepalanya dengan pengait dagu terkunci erat. Sambil memakai kaca mata hitam tebal yang membuatnya nampak keren, Bundanya datang dan langsung naik ke motornya.
‘Bunda kok ga pakai helm’, emang ga gelap apa pakai kaca mata hitam seperti itu Bun?’ tanya Nafeeza pada Bundanya yang sedang menyiapkan motor.
‘Ah pagi gini pak polisi belum bangun alias masih tidur kalii, ga usah pakai helm!’ jawab Bundanya, ‘ayo naik, tar terlambat lho…’ajak Bundanya
‘Gak ah Bun, kalo Bunda ga pakai helm, Nafeeza ga mau naik motor ah!’ kata Nafeeza sambil memegangi tasnya
‘Eh…eh…gak boleh gitu Nafeeza….ayo cuma dekat ini kok sekolahanmu’ Rayu Bundanya
‘Ga Bunda, bahaya, kata Bu Guru, kalo naik motor harus pakai helm supaya aman, meskipun jaraknya dekaat” kata Nafeeza pada Bundanya
‘Ini Bun, Nafeeza ambilkan, Bunda pakai helm ya’ kata Nafeeza sambil memberikan Helm pada Bundanya
‘Iya deh kalo gitu Bunda pakai, ayo kita berangkat’ Ajak Bundanya.
Akhirnya, mereka berangkat ke sekolah dengan motor dan dua-duanya memakai helm.
Ketika sampai di perempatan jalan, terlihat lampu rambu jalan menyala merah, ada kendaraan yang tidak tertib melaju menerobosnya dan ada yang berhenti di jalur zebra cross.
‘Waduh…lampu merah lagi, bikin lambat aja’ guman Bunda sambil pelan-pelan memberhentikan motornya
‘Ga papa Bun, kita tunggu sampai lampu hijau. Kalo merah kan ga boleh jalan, Kata Bu Guru kalo merah artinya STOP atau Berhenti’ kata Nafeeza
‘Udah kita jalan aja ya, sepi tuh…ada yang jalan terus juga itu kok’kata Bunda sambil melihat orang yang menerabas lampu merah.
‘Jangan Bun, bahaya, jangan ikuti bisikan setan, kata Bu Guru kita harus tertib, meskipun tidak ada polisi yang melihat tapi Allah kan Maha melihat Bun” kata Nafeeza merayu Bundanya
-akhirnya lampu hijau pun menyala dan mereka melanjutkan perjalanan ke sekolah. Masuk ke jalan masuk area sekolah banyak terlihat penghalang jalan yang melintang beberapa di ruas jalan (orang menyebutnya ‘polisi tidur)-.
‘Aduuuh…banyak amat sih ini polisi tidur…bikin lambat aja’ keluh Bunda saat melintasi polisi tidur
‘Kan kata Bunda tadi polisinya belum pada bangun…jadi masih pada tiduuur’ kata Nafeeza
‘Bisa aja kamu Nafeeza…nafeeza…’ kata Bundanya tersenyum sambil belok memasuki halaman sekolah. Nafeeza pun turun, sambil salim dan mencium tangan Bundanya ia pun bilang;’ Bun, tadi bunda belok tidak nyalain lampu sein ya?!, kata Bu Guru, kalo naik motor dan mau belok-harus menyalakan lampu sein Bun, sein kanan untuk belok kanan-sein kiri untuk belok kiri, ntar kalo perjalanan pulang jangan lupa ya Bun, supaya aman. Nafeeza kan sayang Bunda’ Kata Nafeeza menasehati Bundanya
‘Iyaaaa…Nafeezaaa….bawel amaatt… siiihhhh’ jawab Bundanya sambil menggigit giginya tampak gemes
‘Eit…Bundaaa ga boleh gituuu…Apa tujuan Bunda menyekolahkan Nafeeza?’ Tanya Nafeza pada Bundanya
‘Supaya pinter dooong!’ Jawab bunda singkat sambil tersenyum
‘Naaaah sekarang Nafeeza sudah mulai pinter kan Bun!?’ Kata Nafeeza
‘Iyaa…iyaaa sayaang…sana masuk kelas” Nafeeza pun di cium oleh Bundanya.
(Ditulis oleh: Triyono Hadi, Founder PAUD berbasis Tauhid, Karakter dan E-safety pertama di Indonesia. PENULIS BUKU: Safety for kids Indonesia; The Miracle of Safety; Agar Hidup dan Matiku tidak sia-sia) --- Share it and save our children.
16/02/2018
Alhamdulillah, dengan kegigihan anak-anak dan dukungan Orangtua akhirnya Kita bisa membawa 4 PIALA pd Lomba Gebyar Anak Muslim Indonesia (GAMI VI) Kota Depok... Jazakumullahu khoiron katsiiro kpd Orangtua atas dukungannya meskipun cuaca yg penuh tantangan...Allahu Akbar